cover
Contact Name
Zulkarnen Mora
Contact Email
jsejurnal@unsam.ac.id
Phone
+6285277039972
Journal Mail Official
jsejurnal@unsam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Samudra, Meurandeh, Kota Langsa
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Samudra Ekonomika
Published by Universitas Samudra
ISSN : 26854287     EISSN : 25494104     DOI : 10.0123
Jurnal Samudra Ekonomika diterbitkan sejak tahun 2017 dan terbit 2 kali setahun pada bulan Maret dan September. Jurnal Samudra Ekonomika merupakan wahana penyebarluasan hasil penelitian dan telaah koseptual dalam bidang Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan yang bertujuan menciptakan forum komunikasi dan informasi bagi hasil penelitian dan kajian analitis dalam skop Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2019)" : 10 Documents clear
Analisis Daya Saing Jeruk Lokal Terhadap Jeruk Impor di Kabupaten Tanah Karo Dhian Rosalina; Muhammad Rizqi Zati
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.343 KB) | DOI: 10.1234/jse.v3i1.1284

Abstract

Maraknya buah jeruk impor ke Indonesia yang mudah dijumpai sampai di pasar tradisional mengindikasikan bahwa buah jeruk lokal sedang menghadapi persaingan ketat dengan buah jeruk dari luar negeri. Penelitian ini berlokasi di Kabupaten Tanah Karo dan memiliki dua tujuan, yaitu 1) Mengetahui bagaimana sikap konsumen terhadap atribut-atribut buah jeruk lokal dan impor di Kabupaten Tanah Karo 2) Bagaimana daya saing buah jeruk lokal dilihat dari sikap konsumen terhadap atribut buah jeruk lokal dan impor. Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat Kabupaten Tanah Karo dengan kriteria sebagai berikut : Berdomisili di Tanah Karo, berusia minimal 21 tahun, dan pendidikan minimal adalah SMU. Metode analisis data dalam penelitian ini mengunakan analisis Multiatribut Fishbein digunakan untuk mengukur sikap konsumen terhadap berbagai atribut suatu produk. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki persepsi bahwa jeruk lokal lebih positif daripada jeruk impor, hal ini dapat dilihat dari total nilai sikap (Ao) sebesar 93,21 untuk atribut jeruk lokal dibandingkan dengan niali A0 pada jeruk impor yang nilanya adalah sebesar 90,75, akan tetapi terdapat beberapa atribut yang perlu diperhatikan agarr dapat meningkatkan daya saing buah jeruk lokal tersebut, atribut tersebut adalah antara lain : 1) Warna, 2) Tekstur, 3) Aroma yang dipersepsikan tertinggal dibandingkan dengan impor.
PengaruhBelanja Modal terhadapKinerjaKeuangan Pemerintah Daerah Kota Langsa Asnidar Asnidar
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.697 KB) | DOI: 10.1234/jse.v3i1.1288

Abstract

TujuanPenelitianiniuntukmengetahuipengaruhdaribelanja modal terhadapkinerjakeuanganPemerintah Kota Langsa. Data yang digunakanadalah data sekunderberupabelanja modal dankinerjakeuangan yang dihitungdariPendapatanAsli Daerah, Total Penerimaan Daerah tahun 2007-2017. Metodeanalisis data yang digunakanadalahpersamaanregresi linier sederhana, uji t, ujikoefisiendeterminasi (R2).HasilpersamaandiperolehY = 99,63+ 9,79X. Berdasarkan nilai konstanta sebesar 99,63 maka kinerja keuangan di Kota Langsa bernilai positif sebelum dipengaruhi oleh belanja modal.Koefisien regresi sebesar 9,79 menunjukkan bahwa belanja modal memberikan pengaruh positif terhadap kinerja keuangan di Kota Langsa dan jika belanja modal meningkat 1% maka kinerja keuangan Kota Langsa akan meningkat sebesar 9,79%. Hasil uji t diperoleh nilai prob t statistik < 5% (0,01<0,05) dapat dinyatakan bahwa belanja modal berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan di Kota Langsa. Hasil uji koefisien determinasi (R2) sebesar 0,503 atau sebesar 50,3% variabel belanja modal memberikan pengaruh terhadap kinerja keuangan Kota Langsa, sedangkan sisanya sebesar 49,7% dipengaruhi variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.
Pengaruh Rasio Keuangan Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Melalui Belanja Modal di Kota Langsa Muhammad Zulkarnain; Yulina Astuti; Erni Wiriani
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.107 KB) | DOI: 10.1234/jse.v3i1.1289

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi melalui belanja modal di Kota Langsa. Data yang digunakan data sekunder dari Badan Pengelola Keuangan Daerah Kota Langsa, Badan Pusat Statistik dan aceh.tibunnews.com tahun 2009-2018. Data dianalisis dengan menggunakan analisis jalur (path analisys). Hasil penelitian diketahui bahwa pengaruh langsung rasio kemandirian keuangan daerah dan rasio efektivitas bernilai positif terhadap belanja modal dan demikian pada variabel rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas dan belanja modal berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil uji F pada sub struktur I secara simultan rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas berpengaruh signifikan terhadap belanja modal. Pada sub struktur II secara simultan rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas dan belanja modal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Langsa
Pengaruh Pendapatan Perkapita TerhadapKonsumsi Di Provinsi Aceh Nurlaila Hanum; Sari Sarlia
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.807 KB) | DOI: 10.1234/jse.v3i1.1291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan perkapita terhadap konsumsi di Provinsi Aceh.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data jumlah pendapatan perkapita dan konsumsi di Provinsi Aceh selama tahun 2008-2017.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana, uji t dan koefisien determinasi. Hasil persamaan regresi linear sederhana diperolehY =2,203 + 0,319X.Nilai konstanta adalah sebesar 2,203 merupakan nilai konsumsi di Provinsi Aceh sebelum dipengaruhi oleh pendapatan perkapita.Artinya jika pendapatan perkapita di asumsikan bernilai nol (0) atau tetap, maka tingkat konsumsi di Provinsi Aceh adalah sebesar 2,203 satuan.Koefisien regresi pendapatan perkapita adalah sebesar 0,319. Hal ini menunjukkan pendapatan perkapita perpengaruh positif terhadap konsumsi masyarakat di Provinsi Aceh, artinya apabila pendapatan perkapita meningkat sebesar 1% maka jumlah konsumsi di Provinsi Aceh akan meningkat sebesar 0,319%. Nilai koefisien determinasi (R2) yaitu 0,592 atau apabila dipersentasekan sebesar 59,20%. Hal ini menunjukkan pendapatan perkapita mempengaruhi konsumsi di Provinsi Aceh sebesar 59,20%, dan sisanya 40,80% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil uji t menunjukkan pendapatan perkapita perpengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi masyarakat di Provinsi Aceh dengan Nilai thitung > t-tabel (3,410> 1,859) dan nilai t-sig yaitu 0,009 < 0,05. Oleh karena itu hipotesis dapat diterima.Artinya semakin tinggi pendapatan perkapita di Provinsi Aceh, maka semakin tinggi pula tingkat konsumsi di Provinsi Aceh.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga dan Lokasi terhadap Keputusan Penggunaan Jasa Pengiriman Barang PT. Citra Van Titipan Kilat Kota Langsa Nurlina; Milasari; Dewi Rosa Indah
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.8 KB) | DOI: 10.1234/jse.v3i1.1292

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan, harga dan lokasi terhadap keputusan penggunaan pada PT. Citra Van Titipan Kilat Langsa.Penelitian menggunakan responden sebanyak 96 responden.Metode analisis data menggunakan persamaan regresi linier berganda, uji hipotesis (uji t dan uji F) serta koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian diperoleh persamaan Y = 1,048 + 0,194X1 + 0,223X2 + 0,309X3, Konstanta sebesar 1,048 merupakan nilai keputusan penggunaan sebelum dipengaruhi oleh kualitas pelayanan, harga dan lokasi, Koefisien regresi kualitas pelayanan sebesar 0,194 menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap keputusan penggunaan, Koefisien regresi harga sebesar 0,223 menunjukkan bahwa harga yang berpengaruh positif terhadap keputusan penggunaan dan koefisien regresi lokasi sebesar 0,309 menunjukkan bahwa lokasi yang berpengaruh positif terhadap keputusan penggunaan. Hasil uji t diperoleh pada variabel kualitas pelayanan tsignifikan< α 5% (0,028 < 0,05), variabel harga tsignifikan< α 5% (0,040 < 0,05), variabel lokasi tsignifikan< α 5% (0,001 < 0,05) dan secara parsial dapat dinyatakan bahwa kualitas pelayanan, harga dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan. Hasil uji F diperoleh Fsignifikan< α 5% (0,000<0,05), maka dapat dinyatakan secara simultan variabel kualitas pelayanan, harga dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan. Hasil uji koefisien determinasi (R2) 0,511 atau 51,1% variabel kualitas pelayanan, harga dan lokasi itu artinya mempunyai pengaruh terhadap keputusan penggunaan dan sisanya sebesar 48,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.
Analisis Ketimpangan Pembangunan Antar Kabupaten/Kota (Studi Kasus Kabupaten Aceh Timur Dan Kota Langsa) Puti Andiny; Nursani Adelida; Rahmi Meutia
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.949 KB) | DOI: 10.1234/jse.v3i1.1294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ketimpangan pembangunan regional antar Kabupaten/Kota (studi kasus Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data jumlah pendapatan perkapita dan jumlah penduduk selama tahun 2008-2017. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Indeks Entropi Theil yang merupakan aplikasi konsep teori informasi dalam mengukur ketimpangan ekonomi suatu wilayah. Berdasarkan hasil perhitungan Indeks Entropi Theil, secara rata-rata nilai Indeks Entropi Theil Kabupaten Aceh Timur selama tahun 2008-2017 yaitu sebesar 0,729. Nilai Indeks Entropi Theil Kota Langsa selama tahun 2008-2017 secara rata-rata yaitu sebesar 1,310. Hasil penelitian menunjukkan Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa masih jauh dari kata baik dari sisi pembangunan yang dibuktikan dengan nilai Indeks Entropi Theil yang nilainya masih jauh dari angka 0. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor lain seperti meningkatnya jumlah penduduk namun lapangan usaha yang tersedia masih kurang memadai, sehingga rendahnya angka pendapatan masyarakat akan mempengaruhi ketidakmerataan pembangunan. Selain itu, pengelolaan tingkat kandungan sumber daya alam, kondisi demografis, lancarnya mobilitas barang dan jasa dan lain sebagainya dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketimpangan pembangunan di Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa.
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, PengangguranDan JumlahPenduduk Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Aceh Bagian Timur Safuridar; Natasya Ika Putri
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.65 KB) | DOI: 10.1234/jse.v3i1.1295

Abstract

Penelitian inidilakukan dengan tujuan untuk mengetahuiseberapa besar pengaruh indeks pembangunan manusia, pengangguran dan jumlah penduduk terhadap kemiskinan di Kota/Kabupaten Aceh Bagian Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data indeks pembangunan manusia, pengangguran dan jumlah penduduk, serta data mengenai tingkat kemiskinan pada periode 2008-2017. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t, uji f dan analisis koefisien determinasi. Dari hasil penelitian dapat dijelaskan secara parsial pengaruh indeks pembangunan manusia terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Aceh Tamiang sebesar 0,097 dan Kota Langsa sebesar 0,574 maka tidak signifikan karena nilai probabilitas di atas 5%. Di Kabupaten Aceh Timur indeks pembangunan manusia berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas 0,033 yaitu di bawah 5%. Nilai probabilitas pengangguran di Kabupaten Aceh Tamiang 0,528 dan Kabupaten Aceh Timur 0,452 makatidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan, sedangkan di Kota Langsa sebesar 0,028 maka pengangguran berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Pengaruh jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan di seluruh Kota/Kabupaten Aceh Bagian Timur adalah signifikan dengan masing-masing nilai probabilitas yaitu Kabupaten Aceh Tamiang sebesar 0,000 , Kota Langsa sebesar 0,000 dan Kabupaten Aceh Tamiang 0,000. Koefisien determinasi variable indeks pembangunan manusia, pengangguran dan jumlah penduduk mampu menjelaskan kemiskinan di Aceh Bagian Timur yaitu, Kabupaten Aceh Tamiang sebesar 92.92%, Kota Langsa 97.93% dan Kabupaten Aceh Timur 96.50%.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Belanja Modal di Kota Langsa Yani Rizal; Erpita
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.647 KB) | DOI: 10.1234/jse.v3i1.1296

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaruh PAD terhadap belanja modal di Kota Langsa. Data yang digunakan adalah data time series mengenai PAD dan belanja modal Kota Langsa tahun2006-2017. Metode analisis data meliputi analisis regresi linier sederhana, uji t, dan analisis koefisien determinasi. Dari analisis regresi linier sederhana diperoleh persamaan regresi Y = 2,186 + 1,211X. Konstanta sebesar 2,186 berarti bahwa peningkatan alokasi belanja modal yaitu sebesar 2,186 persen apabila tidak ada peningkatan pendapatan asli daerah.Koefisien regresi variabel pendapatan asli daerah menunjukkan pengaruh positif terhadap belanja modal sebesar 1,211.Dari hasil uji t dapat dijelaskan bahwa PAD berpengaruh signifikan terhadap belanja modal di Kota Langsa, dimana diperoleh nilai t-hitung > t-tabel (1,986 > 1,833). Dari analisis koefisien determinasi diketahui bahwa pendapatan asli daerah mempengaruhi belanja modal Kota Langsa sebesar 40,6%, sedangkan sisanya59,4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini.
Pengorganisasian Masyarakat Melalui Bank Sampah “Gema Bersatu” di Gampong Ateuk Pahlawan Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh Mutia Rahmi; Amrusi; Musfiana
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.253 KB) | DOI: 10.1234/jse.v3i1.1297

Abstract

Berbagai upaya telah dilakukan guna mengatasi masalah sampah. Salah satunya adalah dengan pengelolaan sampah melalui Bank Sampah di lingkungan masyarakat. Namun pada umumnya perilaku masyarakat dalam mengelola sampah masih tetap sama yaitu masyarakat yang sudah terbiasa membuang sampah sembarangan atau mencampuri antara sampah organik dengan sampah anorganik. Dalam mencapai Pengorgansian Masyarakat yang maksimal sangat tergantung pada tata cara dan keterampilan Pengelola Bank Sampah yang diterapkan dalam prosesnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengorganisasian Masyarakat melalui Bank Sampah “Gema Bersatu”, Pengelolaan Sampah yang dilaksanakan pada Bank Sampah “Gema Bersatu” dan Partisipasi Masyarakat pada Bank Sampah “Gema Bersatu” di Gampong Ateuk Pahlawan Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif.Subjek dalam penelitian ini adalah ketua Bank Sampah “Gema Bersatu” dan 5 masyarakat Gampong Ateuk Pahlawan, sedangkan objek penelitian adalah semua informasi mengenai Pengorganisasian Masyarakat melalui Bank Sampah “Gema Bersatu” di Gampong Ateuk Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data yang diterapkan adalah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan Pengorganisasian Masyarakat melalui Bank Sampah “Gema Bersatu” yaitu dilakukan dengan pertemuan sosialisasi antar masyarakat secara langsung (mengadakan rapat) atau secara tidak langsung (melalui pengumuman). Pengelolaan Sampah yang dilaksanakan pada Bank Sampah “Gema Bersatu” yaitu dengana pemilihan sampah, penyerahan sampah ke Bank Sampah, penimbangan, hasil penjualan sampah dimasukkan kedalam buku tabungan, dan bagi hasil penjualan sampah antara penabung dengan pelaksana. Partisipasi masyarakat pada Bank Sampah “Gema Bersatu” masih rendah, dimana partisipasi masyarakat yang semakin hari semakin menurun.
Pengaruh Infrastruktur Publik Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Langsa Iskandar; Nuraini
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.4 KB) | DOI: 10.1234/jse.v3i1.1298

Abstract

The purpose of this research is to analyze the influence of road and water infrastructure partially and simultaneously on economic growth in the city of Langsa. Variables of Gross Regional Domestic Product (GRDP) as dependent or bound variables and road and water infrastructure variables as independent variables or independent variables. These data use timeseries with time periods from 2008-2017. The method used is using multiple linear regression analysis with Eviws 10 program. The resulting regression equation is Y = 4.385333 + 0.003634X1 + 9.69E-06X2. The constant value of 4.385333 is the value of the level of economic growth. From the results of the test, it can be seen that the value of the road infrastructure variable is t count <ttable (0.597539 <1.8945) and the t value is significant 0.5720> 0.05 so Ho is rejected and Ha is accepted. Thus it can be concluded that partially the road infrastructure has an effect but not significantly on the economic growth of Langsa City. Based on the results of tcount <t table (1.160841 <1.8945) and significant t value that is equal to 0.2898> 0.05 then Ho is accepted and Ha is rejected, thus it can be concluded that the Water Infrastructure partially influences but not significant to Growth Economy in Langsa City. From the results of the Ftable test ata significant level of α = 5% it is 5.5914. Therefore, the calculation of Fcount <Ftable (0.835939 <5.5914), and the significance value of 0.478353> 0.05, Ho is rejected. Then it can be stated that road infrastructure and water infrastructure simultaneously have an effect but not significantly on economic growth in Langsa City. Thus the hypothesis can be accepted. the value of R Square (R²) is 0.217923 so the determinant coefficient value is 21.7923% which means that the road infrastructure variable and the rest 78.2077% are influenced by other variables not examined in this study. Water infrastructure influences economic growth in Langsa City amounting to 21.7923%

Page 1 of 1 | Total Record : 10