cover
Contact Name
M. Yusuf Tahir
Contact Email
yusuftahir@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285213181972
Journal Mail Official
piaud@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Prodi PIAUD FTK UIN Alauddin Makassar, Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36 Samata, Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
NANAEKE
ISSN : 27149684     EISSN : 26558483     DOI : -
NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education aims to provide a forum for researchers in education, especially from Islamic studies to publish the original articles. The scope of NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education is teaching and learning, education policy, development of teaching and learning theories, teacher education, and contemporary issues in education. NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education published by Teacher Training Institute (LPTK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar in collaboration with PPS PGRA Indonesia. NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education accept submission from all over the world. All accepted articles will be published on payment of an article-processing charge and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2020)" : 5 Documents clear
PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA ISLAMI TERHADAP PERILAKU MORAL ANAK PADA KELOMPOK B TK CITRA SAMATA Andi Sitti Hartika; Ahmad Afiif; Besse Marjani Alwi
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i1.14317

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui gambaran perilaku moral anak sebelum melakukan permainan ular tangga Islami pada kelompok B TK Citra Samata, (2) untuk mengetahui gambaran perilaku moral anak setelah melakukan permainan ular tangga Islami pada kelompok B TK Citra Samata, (3) untuk mengetahui apakah ada pengaruh permainan ular tangga Islami terhadap perilaku moral anak pada kelompok B TK Citra Samata. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimendengan desain penelitian one group pretest posttes design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh anak  pada TK Citra Samata yang berjumlah 24 orang yang terbagi ke dalam 4 kelas (kelas A, B1, B2, dan B3). Jumlah  sampel adalah sebanyak 24 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Sampling Jenuh, dimana semua jumlah populasi dijadikan sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Perilaku moral anak sebelum melakukan permainan ular tanggga Islami pada kelompok B TK Citra Samata berada pada kategori Sedang dengan rentang nilai 16-29 dengan nilai rata-rata 18. (2) Perilaku moral anak setelah melakukan permainan ular tangga Islami pada kelompok B TK Citra Samata berada pada kategori Tinggi dengan rentang nilai 34-37 dengan nilai rata-rata 35. (3) Hasil penelitian jika dibandingkan sebelum dan setelah melakukan permainan ular tangga Islami maka terdapat pengaruh positif terhadap perilaku moral anak pada kelompok B TK Citra Samata.
PENGEMBANGAN SENI RUPA TIGA DIMENSI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI MEDIA PLAYDOUGH Yoan Sarasehan; Suwaibah Buaraheng; Ida Windi Wahyuni
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i1.13557

Abstract

Media playdough merupakan salah satu bahan permainan edukatif karena dapat mendorong imajinasi anak. Media playdough merupakan bahan yang sangat cocok ntuk anak usia dini. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengembangan seni rupa tiga dimensi untuk meningkatkan kreativitas anak melalui media playdough siswa RA Asiah Pekanbaru. Subyek penelitian adalah anak kelompok B RA Asiah yang berjumlah 14 anak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2019. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, dokumentasi, dan hasil karya. Penelitian dilaksanakan secara kolaboratif dengan jumlah 3 orang, dua menjadi peneliti yang bertindak sebagai guru dan teman bertindak sebagai observer/pengamat. Analisis data meggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis interaktif Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan seni rupa tiga dimensi untuk meningkatkan kreativitas anak melalui media playdough di kelompok B RA Asiah dimana anak sudah terlihat mampu membuat karya seni rupa tiga dimensi dan terlihat minat serta kreativitas anak terhadap pembelajaran seni rupa tiga dimensi melalui media playdough.
CAPAIAN DAN STIMULASI ASPEK PERKEMBANGAN SENI PADA ANAK KEMBAR USIA 5 TAHUN Eka Damayanti; Andi Rezeky Amaliah; Ismawati Ismawati
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i1.14176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perkembangan seni pada anak kembar usia 5 tahun berdasarkan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak dan merumuskan stimulasi yang tepat. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian sebanyak dua anak kembar yang berusia 5 tahun. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara dengan menggunakan pedoman observasi dan wawancara. Data dianalisis menggunakan narasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kedua anak telah memenuhi capaian perkembangan pada aspek seni anak berdasarkan standar usia 5 tahun, khususnya dalam hal menikmati berbagai alunan lagu atau suara yang dibuktikan dengan kemampuan: (1) bersenandung atau bernyanyi sambil mengerjakan sesuatu; (2) memainkan alat musik/instrument/benda bersama teman. Anak juga telah tertarik dengan kegiatan seni yang dibuktikan dengan kemampuan: (1) menyanyikan lagu dengan sikap yang benar; (2) menggunakan berbagai macam alat musik; (3) bermain drama sederhana; (4) menggambar berbagai macam bentuk yang beragam; (5) melukis dengan berbagai cara dan objek; (6) membuat karya seperti bentuk sesungguhnya dengan berbagai bahan. Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa stimulasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian aspek perkembangan seni pada anak usia 5 tahun, yakni: (1) mendukung minat anak dan memperdengarkan anak lagu-lagu yang disukainya; (2) memberikan apresiasi berbentuk pujian pada anak; (3) memberikan fasilitas berupa beberapa alat permainan yang dapat mengembangkan aspek seni anak; dan (4) apabila anak berhasil melakukan hal positif, maka anak diberikan reward.
CAPAIAN DAN STIMULASI ASPEK PERKEMBANGAN AGAMA PADA ANAK USIA 5 TAHUN M. Yusuf T; Eka Diah Safitri; Siti Masnah; Bahriatul Ibadiyah
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i1.14362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perkembangan agama anak pada usia 5 tahun berdasarkan standar tingkat perkembangannya serta merumuskan stimulasi yang tepat untuk memaksimalkan perkembangan itu berdasarkan teori perkembangan anak. Penelitian dilakukan   menggunakan   pendekatan   kualitatif   deskriptif   dengan   teknik   pengamatan terstruktur terhadap tiga orang anak yang dipilih berdasarkan kriteria, yaitu: (1) berusia 5 tahun; (2) bersedia menjadi subjek penelitian; (3) dapat dijangkau secara fisik. Dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara, instrumen disiapkan mengikuti rumusan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) PAUD dan dianalisis secara deskriptif-naratif. Hasilnya menunjukan bahwa berdasarkan STPPA, anak telah memenuhi capaian  perkembangan  pada  aspek  agama  pada  indikator:  (1)  mengenal  agama  yang dianutnya; (2) mengerjakan ibadah sederhana yang menjadi ajaran agama yang dianutnya; (3) mengetahui hari besar agamanya; dan (4) menghormati agama orang lain. Berdasarkan hasil penelitian pula ditemukan beberapa stimulasi yang dapat meningkatkan capaian aspek perkembangan agama pada anak usia 5 tahun, yaitu: (1) mendongeng di depan anak tentang kisah tokoh agama; (2) mengingatkan anak  untuk melakukan ibadah;  (3) memberi  anak contoh perbuatan yang baik; (4) memberi anak reward jika anak berperilaku positif.
ANALISIS PENERAPAN METODE TABARAK MENGHAFAL AL-QUR’AN JUZ 30 DI SEKOLAH TAHFIDZ AL-HUSNA BALITA DAN ANAK MAKASSAR Tendri Herma; Umi Kusyairy; Muh Rusdi T
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i1.14332

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui gambaran, faktor pendukung serta faktor penghambat penerapan metode Tabarak dalam menghafal al-Qur’an pada juz 30 di Sekolah Tahfidz Al-Husna Balita dan Anak Makassar. Sumber data penelitian adalah ketiga ustadzah yang mengajar metode Tabarak kelas Balita, kepala sekolah dan ustadzah berlisensi yang memvalidasi prosesnya. Instrumen penelitian berupa observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pembelajaran metode Tabarak dalam menghafal al-Qur’an di Sekolah Tahfidz Al-Husna Balita dan Anak Makassar memiliki buku pedoman khusus yang disusun oleh  Kamil el-Laboody. Pelaksanaannya dengan mentalqinkan anak bacaan al-Qur’an dan muraja’ah hafalan dengan memperdengarkan murattal yang memanfaatkan media elektronik (TV, MP3, Speaker, dan MIC); 2) faktor pendukung yaitu ruangan kondusif, ustadzah yang ramah, tahsin dan tahfidz ustadzah yang bagus, sarana dan prasarana memadai, serta dukungan orangtua dalam menghafal al-Qur’an; 3) faktor penghambat yaitu anak kurang fokus karena bermain dalam kelas, anak yang terlambat atau tidak hadir ke sekolah, kesibukan orangtua sehingga kurang terkontrolnya muraja’ah hafalan anak di rumah, ketiga ustadzah yang belum berlisensi, serta sekolah tidak menerapkan 2 file video yang ada pada metode Tabarak (Tikror dan muraja’ah) sehingga tidak maksimal terutama kedisiplinan anak.

Page 1 of 1 | Total Record : 5