cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jp2bs@umnaw.ac.id
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jp2bs@umnaw.ac.id
Editorial Address
Editor's Address: Abdul Rahman Syihab Campus First Floor Jl. Garu II No. 52 LP2M Secretariat UMN Al Washliyah
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA
ISSN : 25029584     EISSN : 25029592     DOI : 10.32696/kjhsd
Core Subject : Education,
JP2BS is a high-quality open access research journal published by Institute for Research and Community Service of Muslim Nusantara Al Washliyah University (LP2MUMNAW). JP2BS receives research articles written by researchers, teachers, students, academics, professionals, and practitioners, this journal is published every April and October. Jurnal Penelitian bahasa dan Sastra UMN Al Washliyah fokus menerbitkan Artikel Hasil; Penelitian Sastra, linguistik Penelitian Tindakan Kelas; Kajian Pustaka; Kualitatif, dan Kuantitatif.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS" : 11 Documents clear
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENULIS TEKS PROSEDUR PADA SISWAKELAS VII SMP NEGERI 3 KUALUH SELATAN KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA Fata Ibnu Hajar, Rahayu
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.695 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.307

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media audio visual dalam pembelajaran teks prosedur pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 3 Kualuh Selatan yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah populasi 250 orang siswa. Dari jumlah tersebut ditetapkan sampel 20% yaitu 50 orang siswa, kemudian sampel dibagi menjadi dua kelompok control dan kelompok eksperimen yang masing-masing berjumlah 25 orang siswa. Teknik pengambilan sampel secara acak. Instrument atau alat pengumpulan data yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar adalah tes essay. Dari hasil analisis data yang dikeahui bahwa media audio visual lebih efektif dibandingkan dengan media konvensional pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dalam hal ini diperoleh 6.81 selanjutnya dikonsultasikan dengan pada taraf 0.05 (5%)=0.127 dengan dk = (N + N)-2= 48. Karena yang diperoleh lebih besar dari diterima. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran teks prosedur dengan menggunakan media audio visual lebih efektif dibandingkan dengan media konvensional.
NILAI BUDAYA LOKAL “ PEMBERIAN MARGA” DI DESA PARINGGONAN DALAM PRESPEKTIF SEMANTIK SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA Lili Herawati Parapat, Deninna Riskiana Aritonang
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1199.81 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.308

Abstract

Pemberian marga merupakan satu budaya lokal yang sangat penting untuk diketahui masyarakat ataupun mahasiswa. Budaya lokal memiliki perangkat pada upacara pelaksanaannya. Teknik penggumpulan data yang dilaskanakan dengan wawancara, langsung dengan pemangku adat/harajaon adat di masyarakat Paringgonan. Penelitian dilaksanakan Di Desa Paringgonan Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padnag Lawas. Mengunakan metode penelitian pustaka & pengembangan, Teknik analisis dengan menganalisia bahasa dan makna yang dipandang dari presfektif Semantik, mendeskripsikan dan menginterpretasikan hasil wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diketahui syarat pemberian marga bagi masyarakat adat yaitu: Setiap pemberian marga haruslah didasarkan pada musyawarah adat dalam suatu kerapatan adat, yang dilaksanakan pemangku adat (Raja adat). Besar kecilnya acara selalu dimusyawarahkan dan dipinpin pemangku adat. Apa lahanannya/landasannya, bergantung kepada status dan kedudukan yang diberikan marga. Perangkat pemberian marga secara Umum adalah Pemangku Adat/ Harajaoon adat, Penemira marga, Pemberi marga (amang topotan), Pulut putih (ketan putih), Inti, Kerbau adalah lambang adat dan kerajaan, karena dimaknai mempunyai sifat yang bertanggung jawab, berani mati, mempertahankan anak-anaknya, bisa hidup dalam segala cuaca,tempat didarat maupun di air, sanggup bekerja siang maupun malam, dengan tenaganya yang sangat kuat. Kambing, Ulos (Kain khusus), Keris. setelah di nilai dari presfektif semantik, perangkat pemberian marga dianggap memiliki makna yang dapat di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dijadikan sebagai bahan ajar Sastra bagi mahasiswa.
PELAKSANAAN ROLE – PLAYING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPEAKING UNTUK MAHASISWA FKIP BAHASA INGGRIS DALAM PEMBELAJARAN ENGLISH PROFICIENCY DI UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL-WASHLIYAH MEDAN Zulfitri, Yuliasari Harahap
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2034.551 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.309

Abstract

Dalam pembelajaran keterampilan berbicara ( Speaking ), para mahasiswa sering menemukan beberapa masalah. Masalah yang sering ditemukan adalah bahwa bahasa asli mereka menyebabkan mereka sulit untuk menggunakan bahasa asing. Alasan lainnya adalah karena kurangnya motivasi untuk berlatih bahasa kedua dalam percakapan sehari- hari. Dengan latar belakang permasalahan ini peneliti melakukan pendekatan kepada mahasiswa dengan menggunakan salah satu metode aktif dalam pembelajran yaitu metode role-playing ( permainan peran ) dalam pelatihan Speaking di FKIP Bahasa Inggris UMN Al – Washliyah Medan khusus nya pada pembelajaran English Proficiency. Speaking adalah salah satu kemampuan yang harus kita kuasai dalam mempelajari Bahasa Inggris. Keterampilan berbicara adalah diukur dari kemampuan untuk melakukan percakapan dalam bahasa. Ini realitas membuat para pengajar khususnya Dosen dan orang tua berpikir bahwa kemampuan berbicara harus dikuasai oleh mahasiswa dan anak- anak mereka. Berdasarkan alasan di atas, peneliti terfokus pada mengajar bahasa Inggris dari pada mengajarkan tentang Inggris bahasa. Penekanannya bukan hanya pada kompetensi linguistik bahasa mahasiswa tetapi juga pada pengembangan kemampuan komunikatif mereka. Oleh karena itu peneliti melakukan metode tindakan kelas ( Classroom Action Research ) yang bertujuan untuk memperbaiki mutu dan peningkatan hasil pembelajaran. Objek dan lokasi pelaksanaan penelitian adalah mahasiswa UMN Al-Washliyah Semester VIIC dan VIID Tahun Ajaran 2018/2019 dengan jumlah 40 orang yang berlokasi di kampus C Jl. Garu II Medan. Agar mengembangkan kemampuan komunikatif mahasiswa, Dosen perlu menciptakan skenario untuk mengajar bahasa secara dinamis, aktif dan menarik. Menurut Stephen D.Hattings berdasarkan pengamatan percakapan di kelas, role playing akan tampaknya menjadi aktivitas yang ideal di mana mahasiswa dapat menggunakan bahasa Inggris mereka kreatif dan bertujuan untuk merangsang situasi percakapan di mana mahasiswa mungkin menemukan diri mereka sendiri dan memberi mereka kesempatan untuk berlatih dan mengembangkan mereka keterampilan komunikasi. Untuk alasan ini, peneliti tertarik untuk menganalisis penggunaan role-playing dalam upaya meningkatkan kemampuan speaking dalam pembelajaran English Proficiency. Peneliti berharap dengan dilakukan nya penelitian ini dapat memberi pengaruh yang signifikan bagi mahasiswa untuk peningkatan kemampuan speaking nya dan juga metode ini bisa menjadi salah satu referensi bagi dosen-dosen yang mengajarkan bahasa asing kepada peserta didiknya.
PEMERTAHANAN BAHASA MELAYU Arifuddin, Misla Geubrina
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.868 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.310

Abstract

Sosiolinguistik adalah salah satu ilmu cabang linguistik yang mengkaji hubungan antara bahasa dan masyarakat penuturnya. Aktifitas yang terjadi di kehidupan masyarakat pasti dihubungkan dengan bahasa dan pemakaian bahasanya. Keanekaragaman bahasa di masyarakat merupakan gejala bahasa yang sangat menarik untuk peneliti di bidang sosiolinguistik. Gejala sosial, globalisasi dan budaya sangat berpengaruh terhadap penggunaan bahasa, diantaranya adalah pergeseran, kepunahan dan pemertahanan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa Melayu dan faktor pendukung pemertahanan bahasa Melayu di Kelurahan Aur. Teori yang digunakan adalah teori sosiolinguistik tentang pemertahanan bahasa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan data diperoleh dari informan melalui teknik wawancara. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa Melayu dan faktor pendukung pemertahanan bahasa Melayu di Kelurahan Aur.
DAMPAK PEMUDARAN TRADISI LISAN JAWA PADA REMAJA DI KOTA BINJAI Nila Afningsih, Debby Chintya Ovami, Suhaila Husna Samosir
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.287 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.311

Abstract

Penduduk kota Binjai mayoritas bersuku Jawa. Pada masa sekarang ini , budaya sudah banyak mengalami pergeseran akibat adanya arus globalisasi. Masyarakat khususnya generasi muda banyak yang menilai bahwa tatanan kehidupan dalam budaya dinilai sudah kuno dan tidak modern. Lebih lanjut lagi, nilai-nilai luhur tersebut banyak yang sudah tidak dipahami atau tidak dimiliki lagi oleh para generasi muda. dipahami , dan nilai-nilai luhur ini yang disebut tradisi lisan. Sangat kritis rasanya jika generasi muda kita harus kehilangan jati diri mereka dalam budayanya. Penelitian ini mencoba merevitalisasi tradisi lisan Jawa yang dilmiki penduduk kota Binjai. Lokasi penelitian ini diambil SMA Abdi Negara sebagai sample penelitian. Metode pada penelitian ini adalah descriptive kualitatif yaitu dengan berusaha mendiskripsikan dan membangun struktur sosial budaya suatu masyarakat dan membandingkan sistem sosial dalam rangka mendapatkan kaidah–kaidah umum tentang masyarakat. Dalam etnografi modern, bentuk sosial dan budaya masyarakat dibangun dan dideskripsikan melalui analisis dan nalar sang peneliti. Sang peneliti harus benar –benar masuk kedalam masyarakat untuk menghasilkan data yang akurat,. Pengecekan ulang seperti ini sangat diperlukan untuk mengetahui kebenaran penelitian, yaitu dengan dilakukan dengan survey , wawancara, dokumentasi. Setelah dilakukan kegiatan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa kepunahan tradisi lisan jawa di kota binjai disebabkan beberapa faktor misalnya saja faktor keluarga, lingkungan , dan perkembangan teknologi. Dan penelitian ini bertujuan khusus untuk : mengembalikan jati diri para remaja kota Binjai akan akan budaya mereka khususnya mengenal diri mereka melalui tradisi lisan Jawa
TINDAK TUTUR PANTUN MELAYU DELI Bima Prana Chitra, Zainab MZ
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.373 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.312

Abstract

Kebudayaan Melayu mendapat peran strategis dalam konteks Sumatera Utara. Kebudayaan Melayu Sumatera Utara yang telah dikenal sebagai penyumbang peradaban Dunia Melayu. Seni budaya yang khas dimiliki masyarakat Melayu Sumatera Utara adalah hasil karya sastra, baik itu yang bersifat lisan maupun tulisan salah satunya yaitu pantun. Pantun biasanya disampaikan pada upacara adat Melayu. Penulis bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur yang digunakan dalam pantun Melayu dan daya pragmatik yang terkandung dalam tindak tutur masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menjumpai narasumber (informan) yang asli suku Melayu. Hasil dari penelitian ini adalah pada masa kini, pantun cenderung dianggap sebagai ciri ‘masa lampau’ sehingga banyak masyarakat yang hanya menggunakannya pada acara adat tertentu seperti perkawinan.
VARIASI IDEASIONAL PADA PANTUN MELAYU DELI KE DALAM BAHASA INDONESIA DI KAMPUNG AUR Mayasari, Hidayati
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.776 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.313

Abstract

Penelitian ini membahas variasi bahasa secara ideasional terhadap penerjemahan teks translasional pantun Melayu.Variasi ideasional tersebut bisa terjadi karena adanya perubahan bentuk yang terdapat antara bahasa sumber dan bahasa sasaran. Alasan pemilihan pantun sebagai objek penelitian ini, yang pertama dikarenakan pantun mengandung nilai-nilai kearifan lokal budaya suku Melayu. Alasan yang kedua adalah untuk melihat penyampaian makna atau pesan dalam pantun dan alasan yang ketiga adalah untuk melihat keakuratan pengodean pertukaran variasi ideasional di dalam bahasa. Diperolehnya terjemahan pantun Melayu ke dalam bahasa Indonesia yang baku dan sesuai dengan PEYD, serta pengendalian penggunaan pantun di kalangan masyarakat supaya tidak menyalahi PEYD. Indikator dalam penelitian ini memberikan pengetahuan tentang penggunaan pantun Melayu dalam sebuah acara adat pernikahan Melayu. Diharapkan penelitian ini menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi masyarakat supaya bisa mengetahui gejolak bahasa terutama pelestarian dan penggunaan pantun di kalangan masyarakat khususnya suku Melayu. Data yang dikaji merupakan data kualitatif yang berwujud klausa. Data tersebut kemudian dideskripsikan dengan menganalisa, mengklasifikasi dan mengidentifikasi variasi ideasional dengan menggunakan teori LSF oleh Halliday. Penelitian ini juga menggunakan teori penerjemahan oleh Larson untuk menilai keakuratan penerjemahan dalam teks translasional pantun Melayu. Penelitian ini akan dilaksanakan di kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun dengan mengumpulkan beberapa teks pantun dari beberapa informan yang akan diwawancarai dalam kegiatan penelitian.
IDENTIFIKASI CAMPUR KODE BAHASA INDONESIA DAN BAHASA TAMIL PADA REMAJA ETNIS TAMIL DI KELURAHAN AUR KECAMATAN MEDAN MAIMUN Zuindra, Aflina
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.685 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk campur kode bahasa Tamil dalam tuturan berbahasa Indonesia pada kalangan remaja etnis Tamil di Kelurahan Aur, untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya campur kode bahasa Tamil dalam tuturan berbahasa Indonesia pada kalangan remaja etnis Tamil di Kelurahan Aur dan untuk mengetahui keragaman bahasa yang terjadi di kalangan remaja etnis Tamil di Kelurahan Aur. Teori yang digunakan adalah teori sosiolinguistik tentang campur kode yang dikemukakan oleh Chaer, (2004:115). Hasil yang ditemukan dari penelitian ini adalah terdapat bentuk percampuran bahasa antara bahasa Indonesia dan bahasa Tamil di kalangan remaja etnis Tamil berupa campur kode kata yang teridiri dari 16 bentuk, campur kode frasa yang terdiri dari 13 bentuk dan campur kode klausa yang terdiri dari 8 bentuk. Selanjutnya terdapat faktor-faktor penyebab terjadinya campur kode bahasa Tamil dalam tuturan berbahasa Indonesia pada kalangan remaja etnis Tamil di Kelurahan Aur yaitu sebagai penutur dan kebiasaan. Dari hasil penemuan tersebut menunjukan bahwa percampuran bahasa antara bahasa Indonesia dan bahasa Tamil yang disebut campur kode dalam dialog yang dilakukan para remaja etnis Tamil benar-benar terjadi dan selalu dilakukan oleh para penutur.
SELF CONCEPT DAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) QUESTIONS DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL Nazriani Lubis, Rido Imam Ashadi, Yuda Setiawan
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.707 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.315

Abstract

Self-concept siswa memberikan kesempatan kepada siswa mengetahui kebutuhan mereka selama proses pembelajaran yang mana itu akan memberikan dampak yang besar terhadap kebiasaan mereka, namun hanya ada beberapa siswa yang sama yang menunjukkan sikap dan perkembangan yang baik dalam komunikasi interperosnal di kelas Bahasa Inggris UMN Al Washliyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengivestigasi hubungan antara self-concept dan Higher Order Thinking Skill (HOTS) Questions dalam komunikasi interpersonal mahasiswa pendidikan Bahasa Inggris UMN Al Washliyah. Untuk mencapai tujuan penelitian, Penelitian kualitatif digunakan untuk fokus kepada karaterisitik tertentu dengan desain penelitian yang digunakan adalah case study, berdasarkan pemilihan subject penelitian adalah sekelompok grup yang terdiri dari beberapa orang yang memiliki karaterisktik khusus. Data penelitian ini adalah kumpulan jawaban-jawaban Higher Order Thingking Skill (HOTS) questions yang ditranskrip secara komprehensif. Kemudian, transkip hasil wawancara untuk memperoleh informasi tentang kesadaran self-concept. Kemudian, data yang ditemukan akan dianalisis menggunakan Model Miles and Huberman. Hasil penemuan dan analisis data mengungkapkan bahwa terdapat tiga kelompok mahasiswa, yaitu; mahasiswa dengan self-concept positif memiliki kemampuan interpesonal sangat baik, mahasiswa dengan self-concept positif memiliki kemampuan interpesonal sedang, mahasiswa dengan self-concept negatif memiliki kemampuan interpesonal yang kurang dalam menjawab pertanyaan HOTS.
TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA MARHATA SINAMOT DALAM PERKAWINAN ADAT BATAK TOBA DI BELAWAN Yufis Nianis Nduru, Maria Fitriani Simanjuntak, Clara Renta Natalia Panjaitan, Dian Syahfitri
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.727 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak tutur direktif pada marhata sinamot dalam perkawinan adat Batak Toba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, hasil wawancara dengan raja parhata, ketua bidang adat yang diuji kebenarannya dengan triangulasi waktu dan dianalisis dengan mereduksi, menyajikan, menyimpulkan data. Kajian yang digunakan dalam tuturan ini adalah kajian tindak tutur direktif. Dari hasil pemerolehan data terdapat bentuk tindak tutur direktif pada marhata sinamot 37 tuturan dan hanya terdapat 18 tuturan yang berupa permohonan, perintah, meminta, mengizinkan, menyuruh, bertanya, ucapan selamat dan imbauan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11