cover
Contact Name
Ilham Fitrahriansyah
Contact Email
kppub.hki@unsika.ac.id
Phone
+6282117345670
Journal Mail Official
jprmedcom@unsika.ac.id
Editorial Address
Jl. H.S. Ronggowaluyo Teluk Jambe Karawang 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Journalism, Public Relation, and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM)
ISSN : -     EISSN : 27156508     DOI : http://dx.doi.org/10.35706/
JPRMEDCOM diterbitkan sebagai upaya Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Singaperbangsa Karawang untuk mempromosikan pendekatan interdisiplin yang mengakomodasi penelitian terkini di Indonesia terkait dengan jurnalistik, public relation dan media ilmu komunikasi. JPRMEDCOM berharap dapat menerbitkan temuan penelitian secara teratur dan berkala, dan menjadi jurnal rujukan untuk bidang jurnalistik, public relation, media dan ilmu komunikasi di Indonesia. Bentuk elektronik dari JPRMEDCOM diharapkan dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia dan memberikan manfaat bagi publik yang lebih luas.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2021): JPRMEDCOM" : 6 Documents clear
How Constructive Journalism Helps the Small and Medium Enterprises Lulu Awanila; Nabila Zummrah Rubbah; Nurul Amalia Rizki
Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM) Vol 3 No 2 (2021): JPRMEDCOM
Publisher : Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jprmedcom.v3i2.5707

Abstract

UMKM memiliki peran yang penting untuk menopang perekonomian di Indonesia dan merupakan pernggerak pertembuhuhan aktivitas ekonomi nasional.Disisi lain, peran UMKM juga sangat penting karena mampu mengembangkan perdagangan, mengurangi kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan. Namun sayangnya belum banyak UMKM yang mampu mengenalkan produknya kepada masyarakat luas. Untuk itu, dari sinilah peran jurnalisme dibutuhkan untuk membantu para pengusaha menyalurkan hasil usahanya. Untuk menganalisis kami menggunakan metode data dengan mewawancari secara lamgsung beberapa narasumber dibidang jurnalisme dan pengusaha. Penelitian ini telah membuktikan bahwa jurnalisme dapat membantu pengusaha dalam hal disini yang dimaksud adalah UMKM dalam mengembangkan usahanya dan membantu UMKM dalam mencapai tujuannya. MSMEs have an important role to support the economy in Indonesia and are the driving force for the growth of national economic activity. On the other hand, the role of MSMEs is also very important because they are able to develop trade, reduce poverty and create jobs. But unfortunately not many MSMEs are able to introduce their products to the wider community. For this reason, this is where the role of journalism is needed to help entrepreneurs distribute their business results. To analyze we used the data method by directly interviewing several sources in the field of journalism and entrepreneurs. This research has proven that journalism can help entrepreneurs, in this case what is meant here is MSMEs in developing their businesses and helping MSMEs in achieving their goals.
Analisis Framing Pemberitaan Peresmian Sirkuit Mandalika dalam Media Kompas.com dan Detik.com Faisal Reza Baihaqi; Hendra Setiawan
Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM) Vol 3 No 2 (2021): JPRMEDCOM
Publisher : Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jprmedcom.v3i2.6006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media daring kompas.com dan detik.com dalam membingkai pemberitaan peresmian sirkuit Mandalika melalui pendekatan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang mengalisis isi teks berita. Objek penelitian adalah teks pemberitaan peresmian sirkuit Mandalika yang dimuat atau dipublikasikan oleh media berita daring kompas.com dan detik.com. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah purposive sampling. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah portal media daring kompas.com dan detik.com. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan pemberitaan dari banyaknya intensitas berita yang dipublikasi, segi tematik, sintaksis, dan retoris.
Pola Komunikasi Interpersonal Satgas COVID-19 dalam Menghadapi Stigma Negatif Pasien COVID-19 di RW 01 Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara Aditya Widiantoro; Sari Endah Nursyamsi; Imaddudin Imaddudin
Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM) Vol 3 No 2 (2021): JPRMEDCOM
Publisher : Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jprmedcom.v3i2.6245

Abstract

Peningkatan jumlah kasus stigma dan prasangka meningkat di Indonesia sejak pertama kali kasus COVID-19 ini dilaporkan masuk Indonesia. Stigma negatif yang terjadi di RW 01 Kaliabang Tengah ini hingga ada warga yang ingin pindah atau mengungsi dari rumahnya karena rumahnya dekat dengan warga positif COVID-19 yang sedangmelakukan isolasi mandiri kemudian anggota keluarga yang negatif juga dikucilkan dari masyarakat. Stigma negatifmasyarakat terhadap COVID-19 ini tentunya memberikan hambatan atau gangguan komunikasi bagi warga yang sedang menjalankan isolasi mandiri, maka dari itu satgas penanganan COVID-19 mengedukasi masyarakat dengankomunikasi agar stigma negatif berkurang bahkan hilang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal Satgas penanganan COVID-19 RW 01 Kelurahan Kaliabang Tengah dalam menghadapi stigma masyarakat bagi pasien COVID-19. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang digunakan Satgas yakni komunikasi linear, komunikasi interaksional, dan komunikasi transaksional, namun pola komunikasi yang lebih baik untuk dilakukan Satgas RW 01Kelurahan Kaliabang Tengah ini, yakni pola komunikasi interaksional berupa penyampaian pesan nasihat kepadamasyarakat dengan contoh pengalaman Satgas menangani warga positif yang telah negatif. Dapat dikatakan demikian karena komunikasi interaksional yang terjadi secara terus-menerus mendapatkan (feedback) umpan balik yang positif untuk menghadapi stigma negatif warga terhadap COVID-19 dan warga yang terkonfirmasi COVID-19
Representasi Perempuan dalam Rezim Wacana Orde Baru Moh. Rifaldi Akbar
Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM) Vol 3 No 2 (2021): JPRMEDCOM
Publisher : Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jprmedcom.v3i2.6258

Abstract

Representasi adalah istilah populer dalam kajian komunikasi dan media. Tulisan ini mengambil posisi untuk menyajikan representasi dengan paradigma kritis. Tulisan ini berargumen bahwa representasi tidak bisa dimaknai sederhana sebagai penggambaran kembali, melainkan representasi adalah kendaraan dari simbol untuk dapat dimaknai dalam ruang wacana yang spesifik. Dengan kata lain, representasi akan memiliki karakter spesifik pada rezim pengetahuan, wacana, dan kebudayaan tertentu. Di balik representasi itu, ideologi kekuasaan dan dominasi berkelindan dengan simbol dan penanda. Tulisan ini menggambarkan representasi perempuan dalam dua ruptur sejarah (rezim wacana) yang berbeda, yaitu Orde Baru (Orba) dan masa setelahnya (pasca-Orba) di Indonesia. Tulisan ini mengambil subjek artefak media yang peneliti bagi ke dalam dua tipologi, yaitu aparatus dan media. Aparatus di dalam subjek penelitian ini adalah buku sekolah masa Orba. Sementara, media dalam subjek penelitian ini adalah pembandingan (poster) film di antara dua rezim wacana berbeda. Dengan mengambil contoh berupa buku sekolah masa Orba, poster film Suzzana, Catatan si Boy, dan Warkop DKI, tulisan ini berargumen bahwa representasi perempuan pada masa Orba mendukung domestifikasi, eksploitasi, dan komodifikasi tubuh perempuan. Tulisan ini menggunakan paradigma kritis, pendekatan kualitatif, dengan metode berupa desk research. Penelitian ini menggunakan metodologi berupa reduksi data dan pengodean aksial.
Analisis Komunikasi pada Pelaksanaan Ibadah Online Umat Gereja Santo Petrus - Cianjur Yulia Sariwaty; Laurensius Aditya Dimas Abimanyu
Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM) Vol 3 No 2 (2021): JPRMEDCOM
Publisher : Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jprmedcom.v3i2.6341

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mengubah aktifitas kehidupan social masyarakat dunia, tanpa terkecuali Indonesia, salah satunya adalah cara pelaksanaan beribadah. Jika selama ini, umat Kristen melaksanakan ibadah di dalam gereja, maka selama pandemic dalam upaya mendukung kebijakan pemerintah memutus penyebaran virus Covid-19, pelaksanaan ibadah dilakukan secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan tidaknya pesan yang disampaikan dalam pelaksanaan ibadah secara online oleh umat Paroki Santo Petrus Cianjur. Ibadah online merupakan hal baru bagi umat Gereja Santo Petrus Cianjur, bahkan bagi seluruh umat Kristen Indonesia, saat pandemi sebagian besar aktifitas dilakukan secara daring (dalam jaringan). Komunikasi daring terjadi apabila ada sender menyampaikan pesan, dan ditangkap oleh sinyal kemudian di salurkan kedalam media, selanjutnya di tangkap kembali oleh sinyal lalu disampaikan kepada receiver. Sebelum di terima langsung oleh receiver ada kemungkinan terjadinya beberapa gangguan seperti audio, gambar yang diakibatkan oleh sinyal buruk. Keberhasilan tersampaikannya pesan dalam sebuah komunikasi, bisa di evaluasi melalui respon dari umat. Dalam pelaksanaan ibadah online, komunikasi berhasil dan efektif jika pesan yang disampaikan Pastor Paroki bisa diterima dan didengar secara baik, tim komunikasi social (Komsos) menjamin stabilitas media serta sinyal yang stabil selama pelaksanaan ibadah, dan respon umat melalui saran guna memperbaiki kekurangan dalam pelaksanaan ibadah.
Proses Penetrasi Sosial Hubungan Pasangan Pengguna Aplikasi Kencan Online (Tinder) di Masa Pandemi Covid-19 Luluatu Nayiroh; Juag Nurhalimah
Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM) Vol 3 No 2 (2021): JPRMEDCOM
Publisher : Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jprmedcom.v3i2.6342

Abstract

Aplikasi pencarian jodoh online yang memiliki peningkatan pengguna yang tinggi dimasa pandemi Covid-19 salah satunya adalah Tinder. Tinder menjadi solusi bagi kaum muda untuk mencari jodoh atau sekedar teman ngobrol dimasa pandemi, dimana saat hadirnya kebijakan pembatasan aktivitas diluar rumah, dengan menggunakan tinder individu tidak membutuhkan waktu lama untuk mengenal dan menjalin hubungan dengan orang baru yang tidak pernah bertemu secara langsung. hal tersebut yang ketertarikan tersendiri bagi peneliti untuk mengetahui bagaimana proses penetrasi sosial hubungan pasangan pengguna aplikasi kencan online Tinder dimasa pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dan Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Penetrasi Sosial. Hasil penelitian menunjukan bahwa informan memiliki berbagai alasan untuk mengunakan aplikasi Tinder dimasa pandemi. Mulai dari mencari teman ngobrol dan pasangan, untuk memenuhi keperluan kerja, dan menghilangkan rasa bosan ketika masa pandemi dan interaksi sosial yang semakin terbatas sehingga informan memilih Tinder sebagai solusinya. Walaupun begitu, proses penetrasi sosial untuk mencapai hubungan yang stabil tetap melalui tahapan-tahapan seperti didunia nyata, namun memiliki perbedaan dari tingkat kehati-hatian dan sulitnya untuk mendapat kepercayaan maupun keterbukaan. Sehingga Hanya sedikit pasangan pengguna aplikasi Kencan online Tinder dimasa pandemi dapat sampai pada tahap pertukaran stabil Kata Kunci: Teori Penetrasi sosial, Aplikasi kencan online,Tinder, Covid-19.

Page 1 of 1 | Total Record : 6