cover
Contact Name
Junior Hendri Wijaya
Contact Email
thejournalish@gmail.com
Phone
+6282326796566
Journal Mail Official
thejournalish@gmail.com
Editorial Address
Jl.Patukan Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
TheJournalish: Social and Government
ISSN : -     EISSN : 27225402     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Thejournalish: Social and Government bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau ide konseptual, tinjauan literatur dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan. Ketentuan penerbitan manuskrip tidak pernah dipublikasikan atau tidak diajukan di jurnal lain, manuskrip yang berasal dari nasional dan internasional. Jurnal TheJournalish sudah ber ISSN: 2722-5402 (media online). Selanjutnya Thejournalish: Social and Government dikelola oleh CV The Journal Publishing. TheJournalish juga bekerjsama dengan Community of Government Observer (CGO) Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Budaya UIGM. Thejournalish: Social and Government berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang sosial dan bidang pemerintah. Adapun ruang lingkup sebagai berikut: SOCIAL: Bidang Kebijakan Sosial, Kesejahteraan Sosial, Kemiskinan, Bencana Alam dan Sosial, CSR, Inovasi Sosial, Pemberdayaan Sosial, dan Lingkup ilmu yang terkait lainnya. GOVERNMENT: Governance, Politics Government, E-Government, Pemerintahan Daerah, Pemerintahan Desa, Governability, Kepemimpinan Strategis dan Inovatif, dan Lingkup ilmu yang terkait. Thejournalish: Social and Government menerbitkan 4 kali dalam setahun yang dimulai dari edisi bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Setiap naskah yang dikirim ke Jurnal The
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2021): October: TheJournalish" : 5 Documents clear
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI KETENAGAKERJAAN NOMOR 28 TAHUN 2014 DI KABUPATEN KULON PROGO Hardjanto; Tri Nugroho
TheJournalish: Social and Government Vol. 2 No. 3 (2021): October: TheJournalish
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo Dalam Implementasi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 28 Tahun 2014  telah melakukan upaya agar perusahan yang wajib membuat Peraturan Perusahaan (PP) membuat PP. Pada tahun 2020 dari 104 perusahaan yang wajib membuat PP baru 29 yang membuat PP, dan 14 perusahaan yang membuat PKB. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan  Upaya Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo Dalam Implementasi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 28 Tahun 2014 dan kendala-kendala yang dihadapi. Jenis penelitian ini adalah  kualitatif-deskriptif yang hasilnya berupa kata-kata, gambar bukan dalam bentuk angka-angka, maka proses pengambilan data dilakukan dengan pengamatan di lapangan, menggali realitas dari informan secara mendetail dan menyeluruh terkait setiap interaksi yang terjadi di antara informan melalui wawancara mendalam, selanjutnya peneliti menuangkan temuannya dan mendeskripsikan Penelitian menggunakan model implementasi kebijakan dari George C Edward III dengan faktor yang mempengaruhi: Komunikasi, Sumber daya, Disposisi, dan struktur Birolrasi. Hasil penelitian: 1) Komunikasi, dilakukan melalui sosialisasi, konsultasi dan pembinaan, namun belum semua pengusaha mejalankan kewajibannya membuat PP (faktor penghambat; 2) Sumber Daya, Pejabat Funsional Mediator sebagai ujung tombak implementasi dibutuhkan 2 baru ada 1 orang (faktor penghambat); 3) Disposisi, sikap implementor sangat mendukung implementasi yang selalu mengingatkan pengusaha untuk membuat PP/PKB (faktor pendukung); 4) Struktur birokrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo telah menyusun Standar Operation System (SOP) Pengesahan PP dan SOP Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (faktor pendukung).  
Analisis Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kantor Desa Samili Erni Saharuddin; Rini Andriani
TheJournalish: Social and Government Vol. 2 No. 3 (2021): October: TheJournalish
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan Administrasi Kependudukan di Kantor Desa Samili. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kualitas pelayanan Administrasi Kependudukan di Kantor Desa Samili sudah cukup baik. (1) Dimensi Tangible (bukti fisik), belum memenuhi fasilitas yang memadai dalam memberikan pelayanan seperti tidak tersedianya papan informasi untuk mengetahui terkait pelayanan Administrasi Kependudukan, tidak tersedianya AC dan tidak adanya lemari arsip. (2) Dimensi reliability (kehandalan), belum sesuai dengan keinginan dan harapan masyarakat karena tidak adanya standar pelayanan yang jelas (SOP), kurangnya SDM serta belum mengikuti pelatihan terkait pelayanan adminduk. (3) Dimensi responsiviness (ketanggapan), pegawai sudah menunjukkan sikap daya tanggap yang baik, namun pelayanan masih lambat serta belum tersedianya kotak aduan. (4) Dimensi assurance (jaminan), jaminan tepat waktu pelayanan dan biaya pelayanan belum sesuai dengan harapan masyarakat karena ada yang mengeluh mengenai pelayanan yang tidak cepat, pegawai yang tidak disiplin serta masyarakat harus membayar jika ingin mendapatkan pelayanan yang cepat. (5) Dimensi emphaty (empati), pegawai Administrasi Kependudukan di Kantor Desa Samili sudah menunjukkan upaya meningkatkan kualitas pelayanan yaitu dengan menunjukkan sikap ramah, sopan, menghargai pengguna layanan dan tidak diskriminatif. (6) Dimensi Access (akses), masyarakat masih kesulitan dalam mengakses informasi terkait pelayanan karena tidak adanya papan informasi serta belum tersedianya pelayanan secara online lewat nomor telepon ataupun whatsApp dimasa pandemi. Faktor pendukung yang membantu proses pelayanan Administrasi Kependudukan adalah faktor kesadaran. Terakhir, faktor yang menghambat proses pelayanan Administrasi Kependudukan di Kantor Desa Samili adalah faktor keterampilan SDM, faktor manajemen organisasi, faktor aturan dan faktor sarana prasarana.
Potensi Dilla Hikmah Sari dalam Memenangkan Pilkada Serentak Kabupaten Tanjung Jabung Timur 2024 Ahmad Fajar Rahmatullah Fajar
TheJournalish: Social and Government Vol. 2 No. 3 (2021): October: TheJournalish
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini memiliki tujuan untuk menganalisa potensi kemenangan Dilla Hikmah Sari pada pilkada serentak 2024. Penulisan artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan yaitu teknik pengumpulan data menggunakan berbagai literatur seperti buku, majalah, jurnal, dan laporan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukan bahwa modalitas Dilla Hikmah sari jika dilihat dari modal sosial dan modal politik setidaknya menggambarkan bahwa peluang yang sedikit dalam memenangkan pilkada serentak 2024. Walaupun secara analisa Dilla Hikmah Sari memiliki modal sosial yang cukup, namun dalam konteks analisa modal politik yang Dilla miliki sangat ketergantungan kepada pengaruh ayahnya yang merupakan mantan bupati 2 periode. Satu-satu nya harapan yang dimiliki Dilla Hikmah Sari adalah legitimasi yang nantinya akan diberikan oleh Romi Haryanto sebagai petahana independen dalam memberikan dukungan kepada Dilla Hikmah Sari jika kita lihat dari perspektif “spoil system” karena telah membantu memenangkannya pada pilkada serentak 2020. Namun, walaupun Romi Haryanto mempunyai jaringan dan sejauh ini loyalitas jaringannya cukup teruji sebagaimana kita lihat pada pilkada Desember 2020 yang lalu yang dapat menang sebanyak 76,8%, Oleh sebab itu, kurangnya modalitas politik yang dimiliki Dilla Hikmah ini setidaknya menjadikan pertimbangan Dilla untuk melakukan safari politik kepada elit-elit partai politik di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, setidaknya mendapatkan kendaraan politik untuk dapat maju pada pilkada serentak 2024 dengan mempertimbangkan peluang-peluang yang ada.
Komunikasi Efektif Kepada Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) dalam Mewujudkan Kebersihan Kabupaten Bener Meriah Suknah
TheJournalish: Social and Government Vol. 2 No. 3 (2021): October: TheJournalish
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan merupakan salah satu “kebutuhan” manusia. Melalui hidup bersih, masyarakat dapat terhindar dari berbagai macam penyakit, terutama yang disebabkan oleh bakteri. Dengan hidup bersih juga lingkungan bebas dari polusi, baik polusi tanah, air, dan udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi efektif BLHKP dalam mewujudkan kebersihan di Kabuoaten Bener Meriah serta untuk mengetahui penghambat dan pendukung komunikasi efektif Badan BLHKP dalam mewujudkan kebersihan di Kabupaten Bener Meriah.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Menurut Dezin dan Lincoln dalam Lexy menyatakan bahwa “Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alamiah, dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada. Hasil penelitian enunjukkan bahwa komunikasi efektif adalah keterampilan mendengarkan dan bertanya. Dalam mewujudkan kebersihan, kepala BLHKP telah berupaya menggunakan komunikasi yang efektif. Komunikasi efektif yang dilakukan berupa melalui bantuan media, sedangkan melalui tatap muka, masih sangat jarang dilakukan karena kepala BLHKP memiliki urusan dan kesibukan tersendiri. Meskipun tatap muka merupakan komunikasi yang lebih efektif, kemudian penghamabat komunikasi efektif adalah minimnya kesadaran masyarakat tentang menjaga kebersihan lingkungan. Kurangnya kesadaran ini akan berdampak negatif dalam menjalankan komunikasi yang efektif, dimana komunikasi efektif ini bertujuan, bagaiman caranya pesan dapat disampaiakan. Sebab komunikasi efektif akan berhasil apabila terdapat respon positif dari kedua belah pihak.
TRANSPARANSI DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA LEWOPAO KECAMATAN ADONARA TENGAH KABUPATEN FLORES TIMUR Paulus Boli Duru; Sugiyanto
TheJournalish: Social and Government Vol. 2 No. 3 (2021): October: TheJournalish
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian transparansi dana desa dalam pemberdayaan masyarakat desa di Desa Lewopao Flores Timur bertujuan untuk mengetahui transparansi dana desa dalam pemberdayaan masyarakat desa di Desa Lewopao. Pendekatan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi, data primer dan sekunder diintegrasikan selanjutnya diolah dan diverifikasi. Informan terdiri dari Pemerintah Desa, BPD, kelompok pengrajin dan masyarakat Desa Lewopao. Kelompok pengrajin terdiri meliputi pengrajin piring rotan, mebeler bambu dan tenun ikat. Hasil penelitian menunjukan bahwa transparansi dan akuntabilitas pengunaan dana desa untuk pemberdayaan masyarakat di Desa Lewopao masih rendah, walaupun mulai proses perencanaan, pemerintah desa selalu mengkomunikasikan kepada masyarakat dan kelompok pengrajin dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat. Hal ini dapat dibuktikan dari realisasinya tidak sesuai dengan perencanaan, minimnya tingkat transparansi dan akuntabilitas anggaran dalam pelaksanaan pemberdayaan dan minimnya fasilitasi dari pemerintah desa terhadap masing-masing kelompok pemberdayaan masyarakat sehingga menghambat kegiatan produksi bagi pengarajin. Disisi lain ada faktor pendorong dalam pemberdayaan masyarakat berupa ketersedian sumber daya alam seperti tanaman kelapa untuk bahan dasar piring rotan, bambu untuk meubeler, tradisi masyarakat pendukung tenun ikat dan tingginya partisipasi masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5