cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jp2sh@umnaw.ac.id
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jp2sh@umnaw.ac.id
Editorial Address
Editor's Address: Abdul Rahman Syihab Campus First Floor Jl. Garu II No. 52 LP2M Secretariat UMN Al Washliyah
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA
ISSN : 25029622     EISSN : 25029630     DOI : 10.32696/kjhsd
urnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora (JP2SH) adalah jurnal yang menggunakan model blind review yang dapat diakses online. Tujuan dari JP2SH adalah untuk menerbitkan jurnal yang berisi artikel berkualitas yang akan dapat menyumbangkan pemikiran dari perspektif teoritis dan empiris untuk kemajuan teknologi dan pendidikan. Tulisan-tulisan di JP2SH akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemikiran kritis dalam bidang ilmiah secara umum, khususnya di bidang Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora. Lingkup bidang yang terkandung dalam JP2SH mencakup bidang-bidang berikut: Pendidikanilmu Sosial; pendidikan sosial; sosiologi; kewarganegaraan; politik; ekonomi; sejarah; hukum; budaya dan masyarakat; multikulturalisme; dan bidang terkait lainnya. Artikel yang diterbitkan tentang hasil penelitian dan tinjauan pustaka dengan metodologi penelitian yang dapat diterima, studi kualitatif, studi kuantitatif, atau kombinasi keduanya, analisis statistik, studi kasus, penelitian lapangan, dan studi sejarah. JISH menerima manuskrip dari berbagai kalangan terkait, seperti peneliti yang relevan, dosen, profesor, mahasiswa, guru, Praktisi, ilmuwan, dan lainnya.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2024): JP2SH" : 12 Documents clear
PERCERAIAN DAN PERUBAHAN SOSIAL: SEBUAH TINJAUAN PERUBAHAN PERAN GENDER DALAM KONTEKS PERCERAIAN: - -, Suci Rahmayani
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v9i1.2271

Abstract

Marriage is something that is central to human life, according to the 2019 law stipulates the age of marriage, namely 19 years for men and 19 years for women, marriage is inseparable from small problems which if left unchecked will escalate which can lead to divorce. , as is the case in Padangsidimpuan. Based on this, the purpose of this research is to find out how gender roles in the context of divorce have experienced social changes and cultural shifts, then to analyze how role changes after divorce affect children's welfare. The data analysis technique used in this research is data reduction, data presentation and conclusion. The results of the study show that one of the factors causing divorce is due to social changes in the form of changes in gender roles in husband and wife relationships. Divorce has an impact on children's welfare, namely children will feel uncomfortable living at home, experience behavioral disorders, get angry easily, and decrease children's performance at school due to lack of attention given by parents so that it hinders children's growth and development
Studi Etnografi Digital Perilaku Body Shaming Melalui Media Sosial Instagram Yahya bintang rezeki manik, Yahya bintang rezeki manik
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v9i1.2336

Abstract

Perkembangan teknologi menghasilkan banyaknya media sosial yang dapat digunakan sebagai alat komunikasi dan mencari informasi, salahsatunya instagram, pada saat ini sebagian besar masyarakat memiliki instagram pribadi miliknya, bahkan sekolah, lembaga dan instansi banyak menggunakan instagram. namun karena mudahnya akses kedalam instagram juga dapat menimbulkan kejahatan pada media sosial, salahsatunya body shaming yang banyak terjadi pada media sosial instagram dengan memberikan komentar negative yang menjerumus terhadap kekurangan fisik seseorang. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur berpikir para pelaku body shaming yang dilakukan pada media sosial instagram yang dapat dipengaruhi oleh keluarga maupun lingkungannya, lingkungan terbagi menjadi 2 yaitu lingkungan nyata, lingkungan nyata mencakup lingkungan tempat tinggal dan lingkungan digital mencakup seluruh aktivitas yang dilakukan melalui dunia maya, kedua hal tersebut menjadi faktor yang dapat mempengaruhi struktur berpikir seseorang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode etnografi digital dengan menggunakan media sosial instagram sebagai tempat penelitian dilakukan, penelitian dilakukan dengan cara observasi secara digital dengan cara mengamati perilaku body shaming pada komentar yang ada di postingan korban dan juga melakukan wawancara secara digital melalui instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku body shaming yang terjadi melalui media sosial instagram disebab karena banyaknya aktivitas yang dilakukan melalui dunia maya sehingga para pelaku body shaming merasa dengan memberikan komentar negatif terhadap foto atau video yang di unggah seseorang merupakan sebuah keisengan yang disengaja, adapun pelaku menggunakan akun palsu untuk memberikan komentar negatif dengan tujuan untuk menjaga privasi dirinya, dan tidak memikirkan dampak yang dapat ditimbulkan dari komentar yang diberikan terhadap korban.
PROBLEMATIKA KEMUNDURAN SEKOLAH SWASTA (STUDI KASUS PADA SMA SWASTA MEDAN PUTRI SEBAGAI SEKOLAH FAVORIT DI KOTA MEDAN) Sinaga, Fetri Theresia
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v9i1.2422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor penyebab Kemunduran SMA Swasta Medan Putri sebagai sekolah Favorit di kota Medan, untuk mengungkap apa yang menjadi pertimbangan masyarakat setempat memilih tidak menyekolahkan anaknya di SMA Swasta Medan Putri, untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan SMA Swasta Medan Putri dalam menyikapi penurunan jumlah siswa dari tahun-tahun. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab mundurnya SMA Swasta Medan Putri adalah karena bergabungnya PTP IX dan PTP II sehingga berganti nama menjadi PTPN II, Penggusuran Asrama Polisi militer Bata, pada tahun 2010 Medan Putri, Penggusuran Perumahan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI), penggusuran ini juga membuat jumlah siswa yang bersekolah di SMA Swasta Medan Putri terus mengalami penurunan, Banyak guru yang mengundurkan diri, kualiats siswa yang menurun, lingkungan sekolah yang tidak aman. Pertimbangan masyarakat setempat memilih tidak menyekolahkan anaknya di SMA Swasta Medan Putri adalah karena masyarakat setempat melihat langsung bagaimana perkembangan SMA Swasta Medan Putri ini sehingga mereka paham bagaimana kualitas sekolah, tidak hanya itu kepercayaan dari masyarakat terhadap sekolah sudah menurun. Upaya yang dilakukan SMA Swasta Medan Putri dalam menyikapi penurunan jumlah siswa dari tahun-tahun dalah dengan melakukan strategi “jemput bola” dengan mendatangi siswa-siswa kesekolah dan membagikan brosur serta door to door kerumah siswa, menawarkan biaya sekolah yang lebih murah dengan memberikan diskon 50%, memperbaiki fasilitas sekolah yaitu dengan mengecat ulang bangunan sekolah, menata taman depan sekolah Kata kunci: Kemunduran, Kualitas, Hilangnya Kepercayaan Masyarakat
FENOMENA PENGGUNAAN MAKE UP DI LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR Marpaung, Margaretha Theodora
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v9i1.2423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab siswi SMA Negeri 13 Medan menggunakan make up ke sekolah, mendeskripsikan fenomena penggunaan make up di lingkungan persekolahan oleh siswi SMA Negeri 13 Medan dan mendeskripikan upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam mengatasi siswi yang menggunakan make up ke sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab siswi SMA Negeri 13 Medan menggunakan make up ke sekolah disebabkan oleh 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah adanya dorongan yang kuat dalam diri tanpa pengaruh dari luar yang menjadi faktor penyebab mereka menggunakan make up. Faktor penyebab siswi SMA Negeri 13 Medan menggunakan make up ke sekolah adanya untuk menutupi kekurangan pada wajahnya dan untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri. Sedangkan faktor eksternal adalah adanya pengaruh dari luar yang menjadi faktor penyebab mereka menggunakan make up yaitu media sosial, keluarga dan teman sebaya. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan di lapangan memang benar bahwasannya siswi SMA Negeri 13 Medan menggunakan make up ke sekolah. Guru SMA Negeri 13 Medan juga setiap harinya mendapati siswa yang menggunakan bahkan membawa produk make up ke sekolah. Upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam mengatasi siswi yang menggunakan make up ke sekolah yaitu memberikan teguran secara lisan maupun tertulis dan melakukan razia di tiap kelas.
SIMULAKRA SECOND ACCOUNT INSTAGRAM FOR FKIP UNTIRTA STUDENTS wendy, Liyola
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v9i1.2473

Abstract

Students are people who are easily influenced by popular culture. Students in their daily lives are inseparable from the lifestyle that is uploaded and thoroughly documented on their personal Instagram account. The lifestyle that is followed is based on the times, such as consumption in visiting cafes/malls, buying beauty/skincare products that are influenced by advertisements/beauty vloggers, and fashion trends. So that what is bought and done is based on the sign, prestige, luxury or satisfaction that is felt.In examining the existing problems, researchers used qualitative research with a descriptive approach. This research was conducted at FKIP Untirta with subjects namely FKIP Untirta students. Data collection techniques were carried out by observation, interview and documentation methods. From the research that the researchers have done, the results of the study show that students pack their Instagram account with "aesthetic" in the hope that the individual will get social status and meaning. This makes what is consumed also have a certain code or meaning. So that Instagram social media becomes a place for the simulation to work. Then there is a new phenomenon in Instagram social media, namely the presence of second accounts. The reasons students use the second account are conflicts in the first account, feeling bored and bored, not wanting to spoil the aesthetics of the first account, as the most comfortable space for those closest to them, to find out about other things, and to keep archives of memories.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN 4C PESERTA DIDIK Fazriah, Fani Nurul
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v9i1.2488

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi karena rendahnya keterampilan 4C peserta didik dalam pembelajaran sosiologi, yang dibuktikan dengan masih dilaksanakannya pembelajaran dengan metode ceramah yang menjadikan peserta didik kurang aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap peningkatan keterampilan 4C peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji gain, dan uji t. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi yang dihasilkan 0,000 < 0,05, H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat peningkatan keterampilan 4C peserta didik yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan model problem based learning. Efektivitas peningkatan dibuktikan dari nilai gain kelas eksperimen sebesar 56,7% yang artinya berkategori cukup efektif. Disimpulkan pembelajaran menggunakan model problem based learning merupakan model pembelajaran alternatif dalam pembelajaran sosiologi untuk meningkatkan keterampilan 4C (keterampilan berpikir kritis, keterampilan kolaboratif, keterampilan komunikatif, dan keterampilan berpikir kreatif) peserta didik kelas XI IPS di MAN 2 Serang.
UPAYA PENGENALAN BUDAYA LOKAL MELALUI PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA:STUDI KASUS DI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Fatmarini, Amalia
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v9i1.2497

Abstract

Salah satu program MBKM adalah Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, yaitu program pertukaran pelajar antar pulau selama satu semester dengan tujuan yang ingin dicapai salah satunya ialah mendorong apresiasi mahasiswa terhadap keanekaragaman budaya nusantara agar mahasiswa cinta budaya yang ada di Indonesia sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat upaya yang dilakukan guna mencapai tujuan yang telah dicanangkan pada program pertukaran mahasiswa merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwasanya terdapat upaya pengenalan budaya lokal melalui program pertukaran mahasiswa merdeka yakni melalui pementasan budaya dan melalui Modul Nusantara. Beragam pengalaman budaya yang telah dirasakan oleh Mahasiswa Outbond Universitas Negeri Medan sehingga menjadikan para mahasiswa saling menghargai perbedaan satu sama lain, memaknai pentingnya saling bertoleransi ditengah perbedaan, saling menghargai kebudayaan, kepercayaan satu sama lain, mengerti bahwa Indonesia merupakan negara yang multikultural, merubah pandangan dengan tidak etnosentrisme, menambah ketertarikan para mahasiswa akan budaya yang ada di Indonesia.
RELIGIUSITAS MASYARAKAT BATAK TOBA DI ERA MODERN (STUDI KASUS DI KECAMATAN SIANJUR MULAMULA SAMOSIR) Baringin, Desmon Baringin Sitompul
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v9i1.2512

Abstract

The Toba Batak people adhere to Christianity. Christianity for Toba Batak people does not completely eliminate their traditional belief in ancestral spirits and other gods. People also follow developments in technology and social media to promote their culture and religious traditions to the wider community. Christianity in this region does not completely replace the belief traditions that have existed for a long time. However, people combine these two beliefs in their daily lives. The method used in this study is a qualitative method, to understand the phenomena experienced by the research subjects holistically. The development of the religiosity of the indigenous Toba Batak community in Sianjur Mulamula shows that ancient beliefs have faded with the presence of modern religion today so prefer to adopt Christianity rather than practice ancient beliefs. However, there are still people who carry out ancient religious rituals in a closed way. The development of Christianity in Sianjur Mulamula is very rapid and is still influenced by the traditions that bind the original Toba Batak beliefs so are two views, namely, still believing in Christian beliefs and on the other hand, still believing in the Batak belief traditions.
THE EFFECTIVENESS OF SOCIAL MEDIA USE IN EDUCATION IN MAKASSAR CITY SOUTH SULAWESI PROVINCE Irwandi, Irwandi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v9i1.2844

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of the use of media technology in this study is the level of education in the province of South Sulawesi Makassar City. Data collection in the form of searching, reading, understanding, selecting data sources, and making relevant and valid literature reviews. The results showed that the use of social media in education in Makassar City, South Sulawesi Province is very effective and has a positive impact. But simultaneously a negative impact also exists on student education. The data obtained based on the results of the analysis in accordance with the topic in general is always growing and increasing rapidly, so monitoring of developments is very necessary and it can be concluded that using the media is very beneficial in the learning process, especially for education.
MERAWAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA TERHADAP ISU SARA DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA Morris, Khalisha Adela
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 9 No. 1 (2024): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v9i1.2917

Abstract

Nusantara merupakan suatu kawasan di benua Asia Tenggara yang secara geografis memiliki keragaman yang unik di setiap kepulauannya. Keragaman suku, budaya, agama dan antar golongan (SARA) tersebut sejatinya merupakan anugerah. Akan tetapi masih ada saja sebagian orang yang menganggap perbedaan dapat menyulut sentimen negatif sehingga dapat menjadi ancaman perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kita sebagai insan Pancasila perlu bijak menyikapi isu SARA. Keberadaan Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan yang mengungkapkan persatuan dan kesatuan yang berasal dari keanekaragaman. Oleh karenanya penulis tertarik untuk meneliti: 1. Bagaimana hubungan antara Pancasila dengan Bhinneka Tunggal Ika? 2. Bagaimana Bhinneka Tunggal Ika dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa terhadap isu SARA? Metode Penelitian yang digunakan berdasarkan perspektif normatif dan melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa di dalam konsep Bhinneka Tunggal Ika terdapat kearifan lokal yang berupa ajaran hidup gotong royong, toleransi, kerja keras, dan saling menghormati. Unsur-unsur tersebut menjadi inspirasi pendiri bangsa dalam merumuskan Pancasila sebagai falsafah dan dasar NKRI. Sementara nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal yang digali secara historis oleh pendiri bangsa dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam membentengi isu SARA. Merawat persatuan dan kesatuan bangsa harus melibatkan semua elemen bangsa dalam wadah yang sistematis yaitu: 1. tindakan preventif, 2. tindakan represif, dan 3. tindakan kuratif.

Page 1 of 2 | Total Record : 12