Journal of Midwifery
The Journal of Midwifery is a peer reviewed free open access Faculty of Health Studies, Universitas Dehasen Bengkulu, Bengkulu, Indonesia. Midwifery publishes the latest peer reviewed international research to inform the safety, quality, outcomes and experiences of pregnancy, birth and maternity care for childbearing women, their babies and families. The journals publications support midwives and maternity care providers to explore and develop their knowledge, skills and attitudes informed by best available evidence. Midwifery provides an international, interdisciplinary forum for the publication, dissemination and discussion of advances in evidence, controversies and current research, and promotes continuing education through publication of systematic and other scholarly reviews and updates. Midwifery articles cover the cultural, clinical, psycho social, sociological, epidemiological, education, managerial, workforce, organizational and technological areas of practice in preconception, maternal and infant care, maternity services and other health systems. This professional journal provides a venue for the publication of research relevant to midwifery and reproductive health practice by specialists and researchers in various disciplines including midwifery, reproductive health, maternal and child health, obstetrics and gynecology, sexual health promotion, womens health and nursing. It publishes quantitative and qualitative original articles, review articles, short communications, case reports and letters to the editor in a broad range of clinical and interdisciplinary topics including sexual and reproductive health, maternal and child health, safe pregnancy and normal childbirth, adolescent health, family planning, menopause, screening of gynecological cancers, infertility holistic care, womens mental health, psychosocial and ethical aspects of womens health, counseling and educational interventions in reproductive health and midwifery, womens empowerment and reproductive rights. The journal welcomes the highest quality scholarly research that employs rigorous methodology. Midwifery is a leading international journal in midwifery and maternal health and employs a double blind peer review process.
Articles
25 Documents
Search results for
, issue
"Vol 11 No 2 (2023)"
:
25 Documents
clear
HUBUNGAN PENGGUNAAN SABUN PEMBERSIH KEWANITAAN TERHADAP KEJADIAN KEPUTIHAN (FLOUR ALBUS) PADA REMAJA PUTRI DI SMK PASUNDAN JATINANGOR TAHUN 2023
WINENGSIH, ECIH
Journal Of Midwifery Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendahuluan: keputihan merupakan cara alami tubuh dalam menjaga organ intim wanita dari infeksi. Keputihan patologis terjadi karena adanya infeksi warna cairan kuning, hijau bahkan bercampur darah dan berbau busuk. Di jawabarat wanita yang mengalami penyakit menular seksual ada 1.352 kasus yang tanda gejala awal adalah keputihan patologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan sabun pembersih kewanitaan terhadap kejadian keputihan (flour albus) pada remaja putri SMK Pasundan Jatinangor. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu kelas 2 Siswi SMK Pasundan Jatinangor jurusan akuntansi sebanyak 37 responden. Tehnik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Data informasi responden berupa penggunaan sabun pembersik kewanitaan, dan keputihan yang dialami dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil dan Pembahasan: hasil menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi dengan nilai p=0,001<0,05. Kesimpulan: Sebagai upaya yang dilakukan untuk mengatasi keputihan adalah menghindari pemakaian sabun pembersih kewanitaan secara rutin karena dapat menyebabkan keputihan. Jadi sebagai remaja harus bijak dalam menangani kebersihan organ reproduksi harus mencari informasi mengenai personal hygne yang dapat dilakukan untuk kesehatan reproduksi.
PENANGANAN NYERI DISMINORE PADA REMAJA PUTRI DENGAN JUS ALPUKAT DAN JUS WORTEL
RINI, AGENG SEPTA;
KARUBUY, MILKA ANGGRENI;
HIDAYANI, HIDAYANI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Disminore adalah nyeri sewaktu haid, masalah yang sering dialami oleh wanita. Menurut WHO Angka kejadian dismenore rata-rata lebih dari 50% perempuan mengalami dismenore primer. Tujuan asuhan ini untuk mengetahui Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di Klinik Rizky Anugerah Tahun 2023 dengan diberikan Jus Alpukat dan Jus Wortel. Metode dalam studi kasus ini menggunakan manajemen SOAP dan lembar observasi, dengan instrumen NRS. 2 Remaja Putri yang mengalami Disminore Sedang. Remaja 1 diberikan Jus Alpukat dan Remaja 2 diberikan Jus Wortel. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat skor penurunan nyeri disminore sebelum dan sesudah diberikan Jus Alpukat dan Jus Wortel, dengan Skor Pemberian Jus Alpukat dari Nyeri Sedang skor 6 menjadi Nyeri Ringan dengan skor 3, sedangkan Pemberian Jus Wortel dari Nyeri Sedang skor 6 menjadi tidak nyeri dengan skor 0. Dapat disimpulkan bahwa remaja yang mengalami nyeri disminore yang diberikan Jus Alpukat dan Jus Wortel sama-sama mengalami penurunan nyeri, namun, penurunan nyeri yang lebih cepat yaitu remaja yang diberikan Jus Wortel. Saran diharapkan remaja putri dapat menambah pengetahuannya sehingga remaja putri dapat secara mandiri untuk mengatasi nyeri menstruasinya tanpa meminum obat-obatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMERIKSAAN IVA PADA PUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERMANI ULU KABUPATEN REJANG LEBONG
MALINDAWATI, DWI SETIYO
Journal Of Midwifery Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Kanker Serviks berkembang di serviks wanita (pintu masuk kerahim dari vagina). IVA merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan cara melihat langsung. Tujuan penelitian ini adalah hubungan pengetahuan ibu dan dukungan suami dengan pemeriksaan IVA pada PUS. Metode: Survey analisis dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua PUS. Hasil Penelitian: Hasil analisis dengan menggunakan uji Likelihood Ratio diperoleh nilai p-velue = 0,000 < nilai α = 0,05, artinya signifikan. Pengetahuan ibu dan dukungan suami. Saran: Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang pemeriksaan IVA dan pentingnya dukungan suami dalam melakukan pemeriksaan IVA.
PENGARUH BIRTHBALL TERHADAP KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI PMB MALA KABUPATEN MUSI RAWAS SUMATERA SELATAN
APRIANI, YOSI;
YULIANTI, SYAMI;
MURWATI, MURWATI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Persalinan merupakan peristiwa lahirnya bayi, plasenta, dan selaput ketuban dari uterus ke dunia luar. Penyebab komplikasi dalam persalinan yang menyebabkan meningkatnya mortalitas dan morbiditas pada ibu dan janin adalah partus lama. Masih tingginya angka kejadian lama kala I fase aktif di Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Birthball terhadap lama kala I fase aktif pada ibu bersalin di PMB Mala, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasy experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III di PMB Mala, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden dengan teknik purposive sampling. Instrument penelitian ini menggunakan partograf dan lembar observasi untuk menilai lama kala I fase aktif. Analisa data secara univariat dan bivariate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata lama kala I pada kelompok intervensi (birth ball) adalah 203 menit (3 Jam 38 menit) dan kelompok kontrol 248 menit (4 jam 13 menit) pada ibu bersalin di PMB Mala, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, hasil Uji T-Test didapatkan hasil p-value 0,024 < 0,05 artinya ada pengaruh birthball terhadap lama kala I fase aktif pada ibu bersalin di PMB Mala, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh birthball terhadap lama kala I fase aktif pada ibu bersalin di PMB Mala, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Diharapkan dapat menjadi acuan bagi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan untuk meningkatkan keterampilan bidan dalam melakukan pertolongan persalinan normal guna menurunkan angka morbilitas dan mortalitas ibu hamil dan neonatal.
ASUHAN KEBIDANAN PENANGANAN NYERI IBU BERSALIN DENGAN NAFAS DALAM DAN PIJAT OKSITOSIN
VIDAYAWATI, VIDAYAWATI;
RINI, AGENG SEPTA;
PUTRI, RIZKIANA
Journal Of Midwifery Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Persalinan merupakan proses pergerakan keluarnya janin, plasenta, dan membran dari dalam rahim melalui jalan lahir. Dilaporkan dari 2.700 ibu bersalin 15 % persalinan yang berlangsung dengan nyeri ringan, 35% dengan nyeri sedang, 30% dengan nyeri hebat dan 20% nyeri sangat hebat. Nyeri persalinan mulai timbul pada kala I fase laten pembukaan serviks sampai 3 cm dan fase aktif pembukaan serviks dari 4 cm sampai 10 cm. Tujuan dalam asuhan ini adalah untuk melihat penurunan nyeri persalinan Kala I dengan relaksasi nafas dalam dan pijat oksitosin. Metode dalam studi kasus ini menggunakan manajemen SOAP dan lembar observasi, dengan instrumen NRS. Asuhan diberikan kepada 2 ibu bersalin pada saat Kala I Fase Aktif. Responden 1 melakukan relaksasi nafas dalam dan responden 2 diberikan pijat oksitosin. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat skor penurunan nyeri persalinan pada Kala I Fase Aktif sebelum dan sesudah diberikan intervensi, dengan Skor metode relaksasi nafas dalam dari Nyeri Berat skor 7 menjadi Nyeri Sedang dengan skor 4, sedangkan yang diberikan pijat oksitosin dari Nyeri berat skor 7 menjadi nyeri ringan dengan skor 2. Dapat disimpulkan bahwa relaksasi nafas dalam dan pijat oksitosin sama-sama bisa menurunkan nyeri persalinan, dan yang lebih efektif adalah pemberian pijat oksitosin. Saran agar Bidan dapat memberikan asuhan kebidanan secara komplementer untuk mengurangi nyeri persalinan terutama dengan Pijat Oksitosin.