cover
Contact Name
Muhammad Nuh Rasyid
Contact Email
muhammadnurasyid@iainlangsa.ac.id
Phone
+6285372689775
Journal Mail Official
al_ikhtibar@iainlangsa.ac.id
Editorial Address
https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/ikhtibar/about/editorialTeam
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Al-Ikhtibar : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 2406808X     EISSN : 25500686     DOI : https://doi.org/10.32505/ikhtibar
Jurnal ini adalah jurnal Jurusan Pendidikan Agama Islam yang merupakan ekspektasi dari artikel yang konsen pada problematika dan fenomena dunia pendidikan islam, keagamaan dan kebudayan. Artikel ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian, studi kasus, atau kajian teoritis yang berkaitan dengan isu-isu pendidikan islam yang berkembang saat ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2020): Juli-Desember 2020" : 5 Documents clear
Penggunaan Media Pembelajaran Diyan Yusri, Ahmad Zaki
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v7i2.618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKN melalui Pembelajaran yang dilengkapi dengan media pembelajara. Subjek penelitian ini adalah Siswa Kelas XI SMA Swasta Darussaadah Kec. Pangkalan Susu Kab. Langkat, berjumlah 40 orang terdiri dari 20 orang siswa laki-laki dan 20 orang siswa perempuan. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode penelitian tindakan kelas melalui dua siklus pembelajaran. Setiap siklus dilakukan kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi . berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa melalui pembelajaran PKN di kelas XI SMA Swasta Darussaadah Kec. Pangkalan Susu Tahun Pelajaran 2018 / 2019, aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus pertama memperoleh skor klasikal 767 dengan persentase skor perolehan terhadap skor total sebesar 59,92% dan ini termasuk kategori baik. Pada siklus kedua aktivitas siswa secara klasikal memperoleh skor 1089 degan persentase skor perolehan terhadap skor total sebesar 85,08% dan ini termasuk dalam kategori sangat baik. Jadi peningkatan aktivitas belajar siswa siklus dari siklus I ke siklus II sebesar 25,16% sedangkan untuk hasil belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran lengkap pada pemebelajaran PKN di kelas XI SMA Swasta Darussaadah Kec. Pangkalan Susu juga mengalami peningkatan. Pada siklus I perolehan nilai rata-rata klasikal 73,23. Nilai rata-rata ini masuk dibawah nilai kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan (KKM=75) dan indikator keberhasilan (ketuntasan) 80%. Jumlah siswa yang tuntas sebanyak 27 orang atau 67,50 % sedangkan pada siklus II di peroleh nilai rata-rata klasikal 79,63 dengan jumlah siswa yang tuntas 33 orang siswa atau 82,5% ini berarti nilai rata-rata yang diperoleh sudah mencapai KKM yang ditetapkan sehingga indikarot ketuntasan belajar siswa tercapai. Demikian juga dengan jumlah siswa yang tuntas sudah mencapai indikator keberhasilan, dimana standar yang ditetapkan 80% sedangkan perolehan mencapai 82,5%.
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Novia Hardiyanti, dkk.
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v7i2.616

Abstract

The present study aimed at finding out the efforts made by teachers to improve the outcomes of Islamic education (PAI) learning undertaken by IV grade students at SDN 156 in Bangun Jaya village, Rejang Lebong regency. This study used a qualitative approach, and the data were collected using observation and interview techniques. After data collection, analyses were carried out with the following stages: selecting data, presenting data, and drawing conclusion. This study concluded that the efforts made by teachers in improving students’ learning outcomes of PAI included: asking the principal to add learning hours outside PAI teaching hours; communicating with students’ parents to remind their children of rehearsing lessons at home; making evaluations before and after the lessons; choosing approaches or methods that appealed to students; making use of learning media to make it easier to explain the materials so that the materials were easily understood by students; and using the reward and punishment methods. The description of PAI learning outcomes for the fourth grade students was quite good because all students’ values in the school year of 2019-2020 could be seen from the results of their semester which had reached the specified KKM standard.
Kerjasama Orang Tua dan Guru PAI Dalam Memotivasi Siswa Menghafal al-Qur'an Robi Aksyhari, dkk.
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v7i2.615

Abstract

This study aimed at finding out the portrayal of cooperation between parents and teachers in providing motivation for students to memorize al-Qur’an as a program of SDN 05 in Bermani Ulu district, Rejang Lebong, Bengkulu. This study used a qualitative approach. The data were collected using observation and interview techniques. After the data were collected, the next step was to select the data, present the data, and draw conclusion. The conclusion got based on the study indicated that the form of cooperation between teachers of SDN 05 in Bermani Ulu district, Rejang lebong, and parents was built up in ways of establishing communication with one another, giving guidance and controlling at home, motivating students in every way, and working together to make Qur’an memorization competition for students at school on Islamic big days.
Perkembangan Jiwa Beragama Pada Masa Anak-anak Junaidi, Muhibuddin
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v7i2.617

Abstract

Masa kanak-kanak adalah masa dimana serang individu mulai dapat berinteraksi dengan individu yang lainya, pada masa inilah sebenarnya masa emas dimana seseorang di perkenalkan dengan agama, karena di masa ini anak yang secara pikiran belum terlalu kritis dalam arti setiap apa yang di berikan oleh orang tuanya akan di terimanaya. Perkembangan jiwa beragama pada anak-anak umumnya adalah perkembangan yang masih awal, tetapi sebenarnya sebelum masa anak- anak pun seorang anak telah mendapatkan sebuah pendidikan tentang keagamaan, yaitu dalam kandungan, masa pranatal dan masa bayi. Walaupun pada saat itu penerimaan pendidikan agama itu belum dapat diberikan secara langsung misalnya dalam kandungan, seorang janin hanya bisa menerima rangsangan atau respon dari sang ibu, ketika ibu sedang sholat mungkin atau mengerjakan perintah – perintah agama lainnya, begitu juga pada saat bayi dilahirkan, ia hanya menerima rangsangan dari luar misalnya pada saat sang bayi di azan kan. nah dari itu kita bisa menyimpulkan bahwa masa anak- anak bukan lah masa yang paling awal mendapatkan pendidikan keagamaan.
Tradisi Meuulang (Muthala’ah) Dalam Meningkatkan Interaksi Individual (Pendekatan Santri dan Teungku) Mawaddah; Muhammad Nuh Rasyid
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v7i2.619

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah dalam lingkungan dayah atau pesantren,antara guru dan santri biasanya terdapat batasan. Terutama dalam interaksi di dalam kelas. Karena interaksi teungku dan santri, sangat dibutuhkan untuk mengetahui bagaimana kemajuan santrinya dalam proses belajar. Sebagian besar santri pada saat proses belajar berlangsung, masih terlihat sulit dalam mengembangkan diri, mengeluarkan pendapat, ide dan kurang percaya diri ketika menyampaikan sesuatu. Maka dari itu, diperlukan metode yang sesuai agar santri lebih tertarik dan bersemangat untuk mengikuti pelajaran salah satunya dengan metode yang dalam penelitian ini ditulis oleh peneliti sebagai metode meuulang (muthala’ah). Tujuan pokok dalam penelitian ini untuk mengetahui tradisi meuulang (muthala’ah) dalam meningkatkan interaksi individual (pendekatan santri dan teungku) studi kasus di Dayah Darul Huda Lueng Angen, Kec. Langkahan Aceh Utara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (fildresearch) bersifat deskripif kualitatif, dalam penelitian ini peneliti hanya mengambil 13% dengan jumlah 10 santri kelas 1 untuk diwawancarai di dayah Darul Huda Lueng Angen. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan analisis data dengan teknik analisis yang meliputi reduksi data, pengajian data dan verifikasi (menarik kesimpulan). Hasil dari penerapan metode meuulang (muthala’ah) dalam meningkatkan interaksi individual menunjukkan bahwa perkembangan interaksi semakin meningkat, komunikasi mulai terjalin serta pemahaman kitab-kitab mata pelajaran sangat terbantu dengan metode meuulang (muthala’ah).

Page 1 of 1 | Total Record : 5