cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
laba.jayanta@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
editor.jp2@undiksha.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran
ISSN : 26143909     EISSN : 26143895     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jp2
Core Subject : Education,
JURNAL PEDAGOGI DAN PEMBELAJARAN aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2020): Juli" : 15 Documents clear
Pembelajaran IPA dengan Model Pembelajaran Children Learning In Science Meningkatkan Hasil Belajar Ditinjau Dari Minat Belajar Putu Ayu Windha Krismayoni; Ni Ketut Suarni
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i2.25258

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA siswa, mendorong perlunya menciptakan pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu caranya, yaitu dengan menggunakan model pembelajaran CLIS berbantuan media LKS. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran CLIS berbantuan media LKS terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari minat belajar siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangannon equivalent post-test only control group. Populasi penelitian berjumlah 129 orang dengan jumlah sampel sebanyak 70 siswa yang diambil dengan teknik random sampling. Hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan instrumen tes pilihan ganda dan instrumen kuesioner, kemudian dilakukanuji prasyarat analisis, serta analisis data menggunakan AnavaAB. Hasil penelitian ini: 1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model CLIS berbantuan media LKS, 2) terdapat pengaruh interaksi antara model CLIS berbantuan media LKS dengan minat belajar terhadap hasil belajar IPA siswa, 3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model CLIS berbantuan media LKS dengan siswa yang dibelajarkan model konvensional pada siswa yang memiliki minat belajar tinggi, 4) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan modelCLIS berbantuan media LKS dengan siswa yang dibelajarkan model konvensional pada siswa yang memiliki minat belajar rendah. Dengan demikian penerapan model pembelajaran CLIS berbantuan media LKS oleh guru lebih inovatif dalam rancangan dan pelaksanaan sehingga sesuai dengan tujuan pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu, model CLIS berbantuan media LKS sesuai untuk diterapkan, karena model ini dapat menambah minat siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan aktif, sehingga tujuan pembelajaran tercapai dan akan memengaruhi hasil belajar siswa.
Model Pembelajaran Make A Match Berbantuan Media Kartu Gambar Meningkatkan Hasil Belajar Matematika I Made Adistha Gosachi; I Gusti Ngurah Japa
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i2.25260

Abstract

Pembelajaran berlangsung kurang efektif sehingga siswa mengalami kendala ketika menerima atau memahami materi matematika, kurangnya partisipasi serta keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, dipertengahan pembelajaran siswa kurang memperhatikan pembelajaran, kurangnya penggunaan media menyebabkan semangat belajar siswa menurun dan cepat bosan sehingga berdampak terhadap hasil belajar siswa, tidak semua siswa bisa berkonsentrasi dalam waktu yang relatif lama dan kemampuan pemahaman peserta didik dalam mata pelajaran matematika berbeda-beda. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu gambar terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD. Jenis penelitian adalah ekperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan desain post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD yang berjumlah 70 siswa. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan teknik sampling purposive. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes objektif berupa tes pilihan ganda. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan analisis deskriptif, diperoleh bahwa retata skor kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan dengan retata kelompok kontrol (19,47 > 17,59). Uji-t diperoleh hasil bahwa t= 2,65, dan p (taraf signifikan 5%) = 1,995. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Make A Match berbantuan Media Kartu Gambar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Lab Singaraja. Model model pembelajaran Make A Match berbantuan Media Kartu Gambar dapat diaplikasikan pada pelajaran matematika di sekolah dasar sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara maksimal pada pelajaran matematika.
Question Box Dalam Pembelajaran IPS Dengan Model Creative Problem Solving Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Ni Made Rosita Dewi; I Wayan Widiana
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i2.25262

Abstract

Belum optimalnya hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Gugus XI Kecamatan Buleleng menjadi alas an utama dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan media Question Box terhadap hasil belajar IPS. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus XI Kecamatan Buleleng yang berjumlah 118 orang. Dari populasi tersebut kemudian diambil sampel dengan teknik random sampling sehingga diperoleh sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan instrumen tes objektif dalam bentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 2,384 sedangkan ttabel = 1,995 pada taraf signifikan 5 % untuk derajat kebebasan 36 + 34 – 2 = 68. Berdasarkan kriteria penghitungan karena  thitung > ttabel maka terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Creative Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Dari hasil analisis uji-t tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS siswa.  Implikasi penelitian ini yaitu model Creative Problem Solving berbantuan media Question Box sesuai untuk diterapkan, karena model ini dapat melatih siswa untuk berpikir kritis dalam menyelesaikan setiap permasalahan secara kreatif, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Model Discovery Learning Berbasis Outdoor Study Terhadap Hasil Belajar IPA A. A. Ega Paramita Paramita; Ni Wayan Rati; I Gde Wawan Sudatha
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i2.25353

Abstract

Pembelajaran IPA saat ini dapat dikatakan kurang efektif. Hal tersebut dikarenakan belum maksimalnya penerapan model pembelajaran inovatif yang dapat merangsang siswa aktif dalam proses pembelajaran, sehingga hal tersebut akan berdampak pada hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model discovery learning berbasis outdoor study dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 178 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel 47 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes yaitu dengan tes pilihan ganda. Berdasarkan hasil analisis data deskriptif diperoleh rata-rata hasil belajar IPA di kelas eksperimen 77,8 termasuk kategori sangat tinggi dan di kelas kontrol 49,75 termasuk kategori sedang. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa thitung sebesar 41,11 dan ttabel dengan dk = 45pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,01. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa model discovery learning berbasis outdoor study memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPA. Dengan adanya model discovery learning berbasis outdoor study dapat dijadikan sebagai pedoman atau acuan guru dalam merancang proses pembelajaran khususnya dalam pembelajaran IPA.
Korelasi Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Sikap Religius Putu Ersa Septiani; I Komang Sudarma; I Ketut Dibia
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i2.25649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan sikap religius. Dalam penelitian ini, Terdapat tiga jenis pola asuh yang akan diteliti, yaitu pola asuh otoriter, demokratis, dan permisif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V pada SD Gugus VI Widyastawa Kecamatan Gerokgak dengan jumlah sampel sebanyak 132 siswa yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data pola asuh orang tua dan sikap religius siswa diperoleh melalui kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Uji hipotesis dalam penelitian ini adalah teknik analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan positif antara pola asuh orang tua tipe demokratis dengan sikap religius Siswa Kelas V SD Gugus VI Widyastawa Kecamatan Gerokgak, yang dibuktikan dengan rxy hitung (0.99) > rtabel (0.143) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kategori hubungan sangat kuat dengan kontribusi sebesar 98%, (2) terdapat hubungan positif antara pola asuh orang tua tipe permisif dengan sikap religius, dibuktikan dengan rxy hitung (0.58) > rtabel (0.143) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kategori hubungan cukup dengan kontribusi sebesar 34%, dan (3) terdapat hubungan positif antara pola asuh orang tua tipe otoriter dengan sikap religius yang dibuktikan dengan rxy hitung (0.79) > rtabel (0.143) bermakna terdapat hubungan signifikan dengan kategori hubungan kuat dengan kontribusi sebesar 62%. Jadi, pola asuh orang tua yang paling dominan adalah pola asuh orang tua tipe demokratis. Hasil penelitian memberikan simpulan yaitu terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan sikap religius Siswa Kelas V SD Gugus VI Widyastawa Kecamatan Gerokgak. Saran dalam penelitian ini, hendaknya dalam kegiatan pembelajaran guru selalu memupuk sikap religius dengan cara tetap mengawali kegiatan dengan berdoa yang baik sehingga terjadi pembiasaan pada anak untuk menunjukaan sikap religius yang baik
Pembelajaran PPKn dengan Model VCT Bermuatan Nilai Karakter Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan Siswa I Wayan Wira Astawa; Made Putra; I.B Gede Surya Abadi
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i2.25677

Abstract

Kurang optimalnya hasil kompetensi pengetahuan PPKn siswa akibat kurangnya penggunaan model pembelajaran atau metode yang variatif sehingga membuat peserta didik menjadi bosan ketika pembelajaran berlangsung menjadi salah satu alasan penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran VCT bermuatan nilai karakter terhadap kompetensi pengetahuan PPKn kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD dengan jumlah 324 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 44 orang untuk kelas eksperimen dan berjumlah 44 orang untuk kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes dalam bentuk tes pilihan ganda yang sudah divalidasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan rumus uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kompetensi pengetahuan PPKn antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran VCT bermuatan nilai karakter dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung >  ttabel (8,468 > 1,988) dengan taraf signifikansi 5%. Sehingga H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran VCT bermuatan nilai karakter berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan PPKn. Model ini bisa digunakan guru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga dapat memberikan kontribusi yang baik dalam kegiatan pembelajaran.
Teknik Numbered Heads Together dan Teknik Talking Stick dalam Lesson Study Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Ni Kadek Dwi Purnamayanti; I Made Tegeh
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26073

Abstract

Penelitian ini dilakukan agar mengetahui efektivitas kooperatif teknik Numbered Heads Togheter dan teknik Talking Stick padaSetting Lesson Studypada hasil belajar tematik peserta didik kelas IV A SD. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang memakai rancangan penelitian desain Rendomize Control Trials (RCTs). Populasi penelitian yakni siswa kelas IV A sejumlah 28 orang. Populasi untuk kelompok eksperimen pada kelas IV A di gunakan 14 orang yang diberikan perlakuan menggunakan teknik NHT dan teknik Talking Stick dan 14 orang pada kelas IV A sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar tematik peserta didikdidapatkan menggunakan instrumen tes dengan bentuk pilihan ganda sejumlah 30 butir soal. Data yang telah didapatkan lalu diolah melalui statistik deskriptif dan Independent Sample t-test.Berdasarkkan hasil penelitian, nilai rerata hasil belajar pendekatan tematik peserta didik kelompok eksperimen  = 20,8. Serta setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan SPSS 23 for Windows pada tabel keputusan didapatkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,043 yang artinya nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05 (0,043 < 0,05), jadi H0 ditolak serta H1 diterima. Ini berarti hasil penelitian memperlihatkan bahwasanyaadadampak yang signifikan pada kelompok eksperimen yang diajarkan dengan teknik Numbered Heads Togheter dan teknik Talking Stick dalam setting lesson study dengan kelompok kontrol yang dibelajaran guru seperti biasa pada hasil belajar siswa. Jadi bisa disimpulan bahwa teori konstruktivis model pembelajaran dengan kolaborasi teknik numbered heads togheter dan talking stick bersetting lesson study efektif terhadap hasil belajar tematik siswa kelas IVA Sekolah Dasar dapat ditingkatkan.
Model Pembelajaran Cooperatif Integrated Reading Composition (CIRC) Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Heni Adawiyah B.HS; I Ketut Gading; Gede Wira Bayu
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26465

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa yang menyebabkan kemampuan membaca pemahaman siswa menjadi rendah. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan Guru kelas IV di sekolah tempat penelitian mengetahui hasil bahwa masih ada beberapa siswa yang membacanya secara terbata-bata, bahkan ada siswa kelas IV yang belum bisa membaca, dengan demikian akan menjadi penghambat atau permasalahan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.Penelitian (Dibia, 2007)ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran Cooperatif Integrated Reading Composition (CIRC) terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimental. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah One Shot-Case Study. Populasi penelitian ini berjumlah 178 siswa yang tersebar pada 7 sekolah, sedangkan sampel berjumlah 35 siswa. Adapun teknik pengambilan sampel ini dilakukan dengan cara yaitu,  menulis nama kelas yang menjadi populasi pada kertas sampai semua nama kelas IV yang menjadi populasi tersebut ditulis, kertas tersebut kemudian dilipat atau diremas hingga tulisannya tidak terlihat, ambil satu kertas tersebut untuk memilih sampel yang akan digunakan sebagai kelas eksperimen. Sampel dalam penelitian ini akan mendapatkan perlakuan berupa penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Integrated Reading Composition(CIRC) dalam proses pembelajarannya. Data Kemampuan membaca pemahaman siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia yang sesuai dengan indikator kemampuan membaca pemahaman. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistika inferensial (Uji T Burning). Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Cooperatif Integrated Reading Composition (CIRC)  terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD didapat (nilai signifikansi = 0,000 < 0,05).
Model Creativity Learning Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Tanggung Jawab Pada Mata Pelajaran IPA Ni Ketut Kris Primayonita; I Gusti Ayu Tri Agustiana; I Nyoman Laba Jayanta
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26551

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif dan tanggung jawab siswa masih sangat sulit ditumbuhkan karena keterbatasan waktu pembelajaran di sekolah yang mengakibatkan penerapan keterampilan berpikir kreatif dan tanggung jawab siswa pada proses pembelajaran kurang optimal. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model  Creativity Learning terhadap keterampilan berpikir kreatif dan tanggung jawab siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi-experiment, dengan rancangan yang digunakan non-equivalen post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 8 kelas yang terdiri dari 186 orang siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian adalah Random Sampling dengan jumlah sampel 61 orang siswa. Data di analisis dengan menggunakan statistik Inferensial yaitu Uji Manova. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan keterampilan berpikir kreatif siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA dibuktikan bahwa nilai signifikan yang diperoleh 0.000 lebih kecil dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Creativity Learning berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kreatif dan tanggung jawab siswa. Model creativity learning merupakan gabungan dari tiga model pembelajaran yaitu model inkuiri, PBL, dan BBL. Model ini mengarahkan siswa menyelesaikan persamasalahan dengan cermat dan kreatif, sehingga siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis tersebut model creativity learning sangat cocok diterapkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan tanggung jawab siswa.
Model Pembelajaran Kolaboratif Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kadek Beny Agus Permana; Ndara Tanggu Renda; I Gede Margunayasa
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26552

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa di sekolah dasar dan belum diketahuinya apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar matematika siswa. menjadi permasalahan utama pada penelitian ini. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman guru dalam menerapkan model pembelajaran yang inovatif pada proses belajar. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kolaboratif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD yang berjumlah 401 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas V(A) SDN 1 Astina, dan kelas V SDN 1 Penarukan dengan jumlah 55 orang sebagai kelompok eksperimen, untuk kelompok kontrol pada penelitian ini adalah kelas V(B) SDN 1 Astina, dan kelas V SDN 4 Penarukan dengan jumlah 49 orang sebagai kelompok kontrol, dengan teknik multistage random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode tes dengan instrument tes objektif berupa tes pilihan ganda yang berjumlah 20 butir soal objektif. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji-t). Hasil uji-t diperoleh thitung  lebih besar dari ttabel  (7,09 > 1,983) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil analisis uji-t dan rata-rata hasil belajar tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kolaboratif berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD di Gugus II dan Gugus IX Kecamatan Buleleng. Oleh sebab itu, model pembelajaran kolaboratif cocok diterapkan untuk mengatasi hasil belajar matematika siswa yang rendah.

Page 1 of 2 | Total Record : 15