cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
laba.jayanta@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
editor.jp2@undiksha.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran
ISSN : 26143909     EISSN : 26143895     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jp2
Core Subject : Education,
JURNAL PEDAGOGI DAN PEMBELAJARAN aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2021): April" : 20 Documents clear
Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif dengan Aplikasi Powntoon pada Mata Pelajaran Bimbingan TIK Julsyam Fitra; Hasan Maksum
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.31524

Abstract

Penggunaan perangkat teknologi dalam pembelajaran bukan menjadi suatu kemewahan melainkan sudah menjadi kebutuhan utama dalam pembelajaran. Dalam mengajarkan mata pelajaran bimbingan TIK, maka seorang guru dituntut harus mampu mempresentasikan isi materi pembelajaran kedalam suatu media pembelajaran interaktif yang inovatif. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran interaktif dengan menggunakan aplikasi powntoon yang dapat digunakan guru dalam mempresentasikan materi ajar dalam proses pembelajaran secara tatap muka maupun daring (online). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan yang digunakan adalah 4-D. Model 4-D ini memiliki 4 tahap utama yaitu, define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa sebagai subjek uji coba, 2 oarah ahli media dan 2 orang ahli materi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes dan angket. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan penggunaan media dalam pembelajaran. Hasil pengembangan media ini sebagai berikut; (1) Validitas media dinyatakan sangat valid pada syarat didaktik, konstruk dan teknis dengan rata-rata nilai dikategorikan sangat valid (2) Praktikalitas media berdasarkan respon dosen setelah melalui uji coba dinyatakan sangat praktis, sedangkan pada praktikalitas berdasarkan respon mahasiswa setelah melalui uji coba dinyatakan sangat praktis (3) Efektivitas media efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan kategori sangat baik dari hasil belajar sebelum dengan setelah menggunakan media ini. Simpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran interaktif ini valid, praktis, dan efektif untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Bimbingan TIK.
Kontribusi Intensitas Pemakaian Gadget dan Peran Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Christopher Damian Unisi Naibaho; I Gusti Agung Ayu Wulandari
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.31834

Abstract

Pemakaian gadget membantu siswa dan guru untuk tetap dapat melakukan kegiatan pembelajaran walaupun tidak bertemu secara langsung di dalam satu kelas. Namun, hal ini berarti siswa akan lebih sering untuk menggunakan gadget, yang tidak menutup kemungkinan siswa mengakses hal-hal lain diluar pembelajaran, maka dari itu peran dari orang tua sangatlah penting dalam mengawasi anaknya dalam penggunaan gadget sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi yang diberikan intensitas pemakaian gadget serta peran orang tua terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 361 siswa kelas V SD, sampel berjumlah 178 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode non-tes. Data intensitas pemakaian gadget dan peran orang tua didapatkan melalui penyebaran kuisioner, sedangkan data hasil belajar siswa didapat melalui pencatatan dokumen. Uji hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi linier sederhana dan regresi linier ganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa intensitas pemakain gadget berpengaruh negatif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD dengan memberikan kontribusi sebesar 3,5%, peran orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika kelas V SD sebesar 3%. Sedangkan intensitas pemakaian gadget dan peran orang tua secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 8%. Jadi, intensitas penggunaan gadget dan peran pengawasan orang tua mempunyai konribusi terhadap hasil belajar matematika.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Pemecahan Masalah Kontekstual Materi Masalah Sosial Kelas IV SD Rai Aditya Wiranata; I Wayan Sujana
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.31926

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilaksanakan berdasarkan kesulitan guru untuk mengembangkan media pembelajaran yang membuat peserta didik sulit belajar secara aktif dan mandiri dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan LKPD berbasis pemecahan masalah kontekstual pada muatan materi masalah sosial kelas IV SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu: metode observasi, wawancara, dan angket. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 2 orang pakar, 3 orang pada tahap uji perorangan dan 12 orang pada tahap uji kelompok kecil. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan LKPD dari aspek isi mata pelajaran memperoleh persentase 93,33% dengan kualifikasi sangat baik, pada aspek desain pembelajaran memperoleh persentase 95,00% dengan kualifikasi sangat baik, pada aspek media pembelajaran memperoleh persentase 89,58% dengan kualifikasi baik. Pada uji coba perorangan diperoleh sebesar 92,50% dengan kualifikasi sangat baik dan uji coba kelompok kecil sebesar 90,83% dengan kualifikasi sangat baik. Dengan demikian, LKPD memiliki kelayakan dari aspek isi, desain, media, serta uji coba pengguna.
Video Pembelajaran IPS Berbasis Tri Hita Karana Untuk Kelas V Sekolah Dasar I Made Dody Wahyudi; Anak Agung Gede Agung
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.32105

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah siswa mengalami kesulitan memahami materi selama pembelajaran daring dan sulitnyanya penanaman nilai-nilai karakter kepada siswa selama pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis Tri Hita Karana pada muatan pembelajaran IPS siswa kelas V sekolah dasar. Muatan Tri Hita Karana diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai karakter bakti kepada tuhan, harmoni dengan sesama, dan mengasihi lingkungan. Subjek pada penelitian ini yaitu 1 pakar konten, 1 pakar media, 1 pakar desain pembelajaran, dan 12 siswa kelas V SD. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan yaitu model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluations). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner, observasi, wawancara. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif kuanittatif. Berdasarkan analisis data diperoleh validitas aspek isi 92,50%, validitas video pada aspek desain 97,50%, validitas video pada aspek media 95% dan kelayakan video pada uji coba perorangan 94,30%. Video pembelajaran video pembelajaran berbasis Tri Hita Karana dinilai sangat valid dan layak digunakan pada muatan IPS kelas V SD. Media video ini memiliki kekhasan dengan memvisualisasikan nilai-nilai Tri Hita karana sehingga tertanam nilai-nilai karakter pada siswa.
Kontribusi Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Ni Made Heny Mulyani; I Wayan Wiarta
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.32117

Abstract

Cara menggukur keberhasilan kerja guru serta hasil kerja guru yaitu dengan melihat kinerja guru. Faktor yang mempengaruhi kinerja guru yaitu gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru, besarnya kontribusi motivasi kerja terhadap kinerja guru, dan besarnya kontribusi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi dari penelitian ini sebanyak 32 orang guru. Sampel ditetapkan dari populasi menggunakan teknik sampling total. Banyak sampel pada penelitian ini adalah 32 orang guru. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode non tes yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner untuk variabel gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi kerja dan pencatatan dokumen untuk variabel kinerja guru. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik analisis regresi linier sederhana dan teknik analisis regresi linier ganda setelah semua uji prasyarat terpenuhi. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa, terdapat kontribusi yang signifikan gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 33,51%, selanjutnya terdapat kontribusi motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 35,51%, dan terdapat kontribusi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 69,02%.
Kontribusi Budaya Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru Gita Setya Utami; I Gusti Agung Oka Negara
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.32218

Abstract

Perubahan pembelajaran dari tatap muka ke daring telah menyebabkan menurunnya kinerja guru. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui besaran kontribusi budaya sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi pada penelitian ini adalah guru SD yang berjumlah 32 orang sekaligus sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampling total. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuesioner dan untuk variabel bebas dan pencatatan dokumen untuk variabel terikat. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana dan teknik analisis regresi linier ganda setelah uji prasyarat terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi yang signifikan budaya sekolah terhadap kinerja guru dengan nilai rhitung= 0,735 > rtabel= 0,361 dan kontribusinya sebesar 54%. Terdapat kontribusi yang signifikan motivasi kerja terhadap kinerja guru dengan nilai rhitung = 0,738 > rtabel = 0,361 dan kontribusinya sebesar 54%. Secara bersama-sama terdapat kontribusi yang signifikan budaya sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru dengan nilai rhitung= 30,988 > rtabel = 0,361 dan kontribusinya sebesar 68%. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa budaya sekolah dan motivasi kerja berkontribusi secara signifikan berkorelasi terhadap kinerja guru. Implikasi dari penelitian ini adalah lingkungan sekolah memegang peranan penting dalam pembentukan budaya sekolah yang positif dan peningkatan motivasi kerja guru, karena untuk mencapai pendidikan yang berkualitas dan bermutu harus didukung oleh budaya sekolah yang baik.
Korelasi Tipe Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Guru Ni Luh Nidia Kustinayanti; I Komang Ngurah Wiyasa
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.32296

Abstract

Menurunnya kinerja guru diakibatkan oleh kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi tipe kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi dari penelitian ini adalah 35 guru PNS. Teknik dalam pengambilan sampel ini menggunakan sampling total yaitu jumlah populasi sama dengan jumlah anggota dari sampelnya. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode non tes. Data tipe kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja diperoleh dengan penyebaran kuesioner dan data kinerja guru diperoleh melalui pencatatan dokumen. Uji hipotesis dilakukan dengan uji analisis korelasi product moment dan uji analisis korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan tipe kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru dengan nilai 0,842 ≥ 0,334, terdapat korelasi yang signifikan lingkungan kerja terhadap kinerja guru dengan nilai 0,842 ≥ 0,334, serta terdapat korelasi yang signifikan antara tipe kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru dengan nilai 0,862 ≥ 0,334. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara tipe kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru.
Kontribusi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Iklim Kerja Terhadap Kinerja Guru I Made Dwi Angga; I Komang Ngurah Wiyasa
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.32309

Abstract

Menurunya kualitas kinerja guru sangat mempengaruhi proses pembelajaran. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja guru adalah kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini berjenis penelitian ex-post facto dengan jumlah populasi sekaligus menjadi sampel sebanyak 34 orang. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner kinerja guru, kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik inferensial melalui uji-regresi sederhana dan uji-regresi ganda. Sebelum dilakukanya uji-regresi sederhana dan uji-regresi ganda dilakukan terlebih dahulu uji prasyarat yaitu, uji normalitas, uji linieritas, uji multikolonieritas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian yaitu, 1) Kepemimpinan kepala sekolah berkontribusi sebesar 43,95% terhadap kinerja guru, 2) Iklim kerja berkontribusi sebesar 33,49% terhadap kinerja guru, 3) Kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja berkontribusi terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 77,44%. Jadi, kinerja guru dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah dan iklim tempat kerja.
Korelasi Tipe Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Budaya Sekolah Terhadap Komitmen Guru Ni Putu Widya Oktaviani; Maria Goreti Rini Kristiantari
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.32354

Abstract

Komitmen guru dianggap sebagai salah satu komponen yang paling penting bagi sekolah. Adapun beberapa faktor yang dapat mempengaruhi komitmen guru, yaitu tipe kepemimpinan kepala sekolah dan budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa kuat hubungan tipe kepemimpinan kepala sekolah dan budaya sekolah terhadap komitmen guru. Rancangan penelitian ini adalah ex-post facto. Teknik dalam pengambilan sempel ini menggunakan teknik sampling total dengan keseluruhan populasi sebagai subjek terteliti sejumlah 35 guru PNS. Data dikumpulkan menggunakan metode non tes dengan memberikan angket kepada seluruh guru PNS. Uji hipotesis pada peneltian ini dilakukan dengan uji analisis korelasi product moment dan uji analisis korelasi ganda setelah semua uji prasyarat terpenuhi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan tipe kepemimpinan kepala sekolah terhadap komitmen guru sebesar 0,811≥ 0,334, terdapat korelasi yang signifikan budaya sekolah terhadap komitmen guru sebesar 0,914≥ 0,334, serta terdapat korelasi yang signifikan antara tipe kepemimpinan kepala sekolah dan budaya sekolah terhadap komitmen guru dengan taraf signifikan 5% yaitu Fhitung = 81,44≥ Ftabel = 3,925. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tipe kepemimpinan kepala sekolah dan budaya sekolah berkorelasi terhadap komitmen guru.
Buku Ajar Berbasis Masalah untuk Mata Pelajaran Dasar Listrik dan Elektonika di SMK Firdaus Firdaus; Riki Mukhaiyar
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.32394

Abstract

Masih rendahnya keterampilan pemecahan masalah di kalangan siswa SMK. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah melalukan inovasi dalam bahan ajar yang akan diberikan ke siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar Berbasis masalah pada Mata Pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika untuk siswa Kelas X Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik yang valid, praktis, efektif. Jenis penelitian adalah  penelitian  pengembangan menggunakan model 4-D yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development) dan penyebaran (dessiminate). Tahap define dilakukan analisis kurikulum, analisis materi, dan analisis siswa. Tahap design dilakukan perancangan terhadap buku pembelajaran. Tahap development dilakukan uji validitas melalui lembar validasi buku pembelajaran, uji praktikalitas melalui lembar observasi, angket respon guru dan siswa, uji efektivitas diperoleh dari penilaian hasil belajar. Tahap dessiminate dilakukan penyebaran buku. Buku berbasis masalah termasuk kategori valid ditinjau dari aspek didaktik, konstruk, dan teknis. Buku siswa mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika berbasis masalah termasuk kategori praktis ditinjau dari aspek penggunaan, penyajian, dan waktu. Buku siswa mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika berbasis masalah termasuk kategori sangat efektif ditinjau dari aspek motivasi dan hasil belajar siswa. Dengan demikian Buku Berbasis masalah dinyatakan valid, praktis, dan efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa SMK.

Page 1 of 2 | Total Record : 20