cover
Contact Name
Citra
Contact Email
prodimsda@ipdn.ac.id
Phone
+6289679123366
Journal Mail Official
prodimsda@ipdn.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. Soekarno Km.20, Jatinangor, Jawa Barat, Sumedang, Jawa Barat 45363
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur)
ISSN : 23550899     EISSN : 2714772X     DOI : https://doi.org/10.33701/jmsda.v7i1.1137
urnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) [e-ISSN 2714-772X; ISSN 2355-0899] is a peer-review journal that publishes scientific research and review articles. The journal publishes original full-length research papers in all areas related to the theory and practice of Human Resources Development and Management, as well as the critical examination of existing concepts, models, and frameworks. The Journal published by Department of Apparatus Resource Management, Faculty of Government Management, IPDN Jatinangor publishes biannually in June and December. Concerned with the expanding role of strategic human resource management in a fast-changing global environment, the journal focuses on providing a critical link between high-quality academic research and the practical implications for business practice.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2020): Juni" : 5 Documents clear
Pengembangan Sumber Daya Manusia di Bidang Wisata Halal dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Riadhussyah, M.
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) Vol 8 No 1 (2020): Juni
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmsda.v8i1.1164

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan sumber daya manusia dalam bidang pariwisata halal untuk menghadapi revolusi industri 4.0 yang berdampak signifikan terhadap tata hidup manusia dan ekosistem dunia. Maka dari itu sangat penting pengelolaan sumber daya manusia sebagai aktor utama yang bersinggungan langsung dengan hal tersebut, terutama di sektor pariwisata halal yang meningkat pesat tiap tahunnya. Metode penelitian ini deskriptif-kualitatif dengan konsep Manajemen Sumber Daya Manusia dan konsep pariwisata halal. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa wisata halal memiliki potensi besar, sehingga pengelolaan sumber daya manusia pada sektor wisata halal dalam menghadapi revolusi industri 4.0 harus melakukan fungsi manajerial yaitu dengan empat langkah: 1) Perencanaan, menentukan arah pengembangan wisata halal; 2) Pengorganisasian, menentukan lembaga yang berwenang menjalankannya; 3) Pengarahan, membuat instruksi, peraturan, atau sosialisasi agar sesuai dengan perencanaan; 4) Pengendalian, perlu adanya pengendalian dan pengawasan agar mencapai tujuan.
Kinerja Pegawai dalam Menyukseskan Mini Market Pelayanan Publik Fauzi, Rizky; Ikhbaluddin, I
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) Vol 8 No 1 (2020): Juni
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmsda.v8i1.1173

Abstract

Minimarket Pelayanan Publik (Public Services Minimarket) is the next implementation of Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Integrated Administration Services of Sub-district) (PATEN) as a government effort to provide convenient services to the community. Minimarket Pelayanan Publik as a public services innovation in Jekan Raya Sub-district. The purpose of the research is to find out the performance overview of the employee to succeed Minimarket Pelayanan Publik in Jekan Raya Sub-district. The assessment uses Moeheriono’s theory with the knowledge dimension about the job, work quality, employee, productivity, initiative, and responsibility. This research is qualitative research that used descriptive method and case study. Research result shows that employee performance of Jekan Raya Sub-district to succeed Minimarket Pelayan Publik has been included in a good category that can be seen from a lot of observation aspects and assessment of employee work daily and work pattern. However, we need to perfect some aspects.
Profesionalisasi Buruh Migran Indonesia (BMI) dalam Revolusi Industri 4.0 Nasirin, Anas Anwar
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) Vol 8 No 1 (2020): Juni
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmsda.v8i1.1174

Abstract

Permasalahn Buruh Migran Indonesia (BMI) sebagai bagian dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja pada bidang informal di luar negeri perlu dicarikan solusi, khususnya yang bekerja di malaysia. Saat ini terdapat 283.640 Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di luar negeri, sebanyak 47% bekerja di bidang formal dan 53% bekerja pada bidang informal, serta sebanyak 90.671 orang memilih bekerja di Malaysia. Sepanjang 2013 hingga 2017 terdapat 394 Buruh Migran Indonesia yang meninggal di Malaysia, kemudian pada 2019 sebanyak 104 Buruh Migran Indonesia diusir dari Malaysia ke Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan meneliti kondisi objek alamiah atas posisi peneliti sebagai instrumen kunci dalam mengkonstruktifkan pengalaman sosial partisipan, serta menggunakan model penelitian deskriptif analitis. Hasil penelitian membuktikan, penyebab permasalahan yang menimpa Buruh Migran Indonesia di Malaysia akibat redahnya kualifikasi dan belum ada lembaga sertifikasi profesi yang menjamin Kualifikasi Buruh Migran Indonesia yang diberangkatkan ke malaysia. Solusi terhadap permasalah Buruh Migran Indonesia di Mlaysia adalah melalui peningkatan kualifikasi pendidikan, sertifikasi kemampuan dan optimalisasi e-regulasi yang memayungi Buruh Migran Indonesia ke Malaysia. Melalui solusi ini diharapkan dapat meningkatkan standar kemampuan Buruh Migran Indonesia dari low-skilled menjadi semi-sekilled bahkan skilled dalam mengimplementasikan revolusi industri 4.0.
Millenial Dalam Birokrasi: Akselerasi Pegawai Millenial dalam Instansi Pemerintah Juwari, Ahmad; Fahrani, Novi Savarianti; Jazila, Sughron
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) Vol 8 No 1 (2020): Juni
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmsda.v8i1.1175

Abstract

Penelitian ini menjelaskan akselerasi pegawai Y (millenial) dalam birokrasi. Selama kurun waktu 2010-2019, pemerintah melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 765.712 pegawai. Di satu sisi jumlah pegawai generasi non millenial (x dan babyboomers) masih mendominasi yaitu 83,65% dari keseluruhan pegawai, sehingga terdapat gap jumlah pegawai millenial dengan pegawai generasi x dan babyboomers yang besar dalam pemerintahan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah melihat bagaimana akselerasi dari pegawai millenial dalam birokrasi. Metodologi penulisan ini menggunakan kualitatif dengan analisa data kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan kerangka teori terkait. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa generasi millenial masih menjadi minoritas dengan komposisi sekitar 16,35% dan 1,23% diantaranya berakselerasi ke struktural eselon IV dan III di birokrasi. Karakter millenial yang connected, confident dan creative memunculkan tantangan dan resistensi yang perlu dilihat pemerintah dalam strategi pembangunan aparatur negara. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan yaitu di bulan september 2019.
Optimalisasi Fungsi Kepala Desa Dalam Pelayanan Publik di Era Revolusi Industri 4.0 Aridhayandi, M. Rendi; Fari, Achmad Rifqi Nurghi; Habiburrachman, Usamah; Jajang, Jajang
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) Vol 8 No 1 (2020): Juni
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmsda.v8i1.1176

Abstract

Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan munculnya IoT (Internet of Things) dan IoP (Internet of People) maka kepentingan interkoneksitas dalam segala hal termasuk dalam pelayanan publik sangat dibutuhkan. Masyarakat yang telah melakukan kontrak sosial dengan pemimpin yang telah dipilih secara demokrasi (pemilihan langsung), namun dalam pemilu tersebut masih sangat jarang persyaratan pemilihan Kepala Desa yang mewajibkan penguasaan informasi teknologi, sehingga korelasi antara Revolusi Industri 4.0 tersebut tidak optimal dalam pelaksanaan pelayanan publik yang berhubungan dengan kewenangan Kepala Desa. Perubahan paradigma akan keterhubungan masyarakat diera Revolusi Industri 4.0 ini sendiri telah memberikan kesempatan bagi Kepala Desa untuk melayani masyarakat secara lebih efisien, cepat dan murah, maka dari itu metode atau pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk Yuridis Empiris yaitu suatu kajian berdasarkan data di lapangan melalui aspek-aspek yuridisnya. Temuan dalam penelitian ini yaitu masih belum optimalnya pelayanan publik oleh Kepala Desa diera Revolusi Industri 4.0 yaitu dengan studi kasus di Desa Ciherang dan di Desa Bobojong. Selanjutnya identifikasi masalah penelitian ini adalah 1. Apa faktor penyebab Kepala Desa tidak optimal dalam pelayanan publik diera Revolusi Industri 4.0 ?, 2. Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk optimalisasi pelayanan publik oleh Kepala Desa diera Revolusi Industri 4.0 ?

Page 1 of 1 | Total Record : 5