cover
Contact Name
Kartianom
Contact Email
kartianom@gmail.com
Phone
+6285242704085
Journal Mail Official
jurnalannisa45@gmail.com
Editorial Address
Jl. HOS. Cokroaminoto No. 9, Watampone, 92731, Indonesia
Location
Kab. bone,
Sulawesi selatan
INDONESIA
An Nisa'
Core Subject : Social,
An Nisa is a scientific journal for disseminating results of conceptual research or studies on gender and child, is published two times (June and December) a year. An Nisa is managed by the Institute for Research and Community Service (LPPM) at Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone. The publications through An Nisa include results of research or conceptual studies about gender, women, and child that have never been published elsewhere. The An Nisa is intended for experts, academics, practitioners, state administrators, and NGOs. The aim of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics in the fields ofgender and child.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "vol. 12 no. 1 (2019)" : 12 Documents clear
An Nisa' Volume 12, No. 1 (2019) Full PDF Kartianom Kartianom
AN-NISA Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1346.793 KB) | DOI: 10.30863/an.v12i1.460

Abstract

Peran Perempuan dalam Penanganan Bencana : Studi Meningkatkan Rasa Kemanusiaan Pada Jiwa Perempuan dalam Penanganan Bencana Muhammad Khoirul Hadi Al Asy Ari; Rini Idayanti; Afitatul Munawiroh
AN-NISA Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.892 KB) | DOI: 10.30863/an.v12i1.451

Abstract

Penelitian ini berbasis pada kajian eksploratoris dan library research, tema yang diangkat adalah Peran Perempuan dalam Penanggulangan Bencana : Studi Meningkatkan Rasa Kemanusiaan pada Jiwa Perempuan dalam Penanganan Bencana. Pertama, Apa rasa kemanusiaan itu ? kedua, Bagaimana pengembangan rasa kemanusiaan pada jiwa perempuan dalam penanggulangan bencana ? ketiga, Bagaimana perwujudan pengembangan rasa kemanusiaan pada jiwa perempuan  dalam penanggulangan bencana ? dengan pendekatan Phenomenologi dan Sosiologi yaitu fenomena dan kegiatan penanggulangan bencana oleh perempuan untuk membaca pengembangan rasa kemanusiaan pada jiwa perempuan dalam penanggulangan bencana dan perwujudan pengembangan rasa kemanusiaan pada jiwa perempuan dalam penanggulangan bencana. Sedangkan, rasa kemanusiaan pada perempuan dijelaskan melalui pendekatan konten analisis. Hasil penelitian ini adalah pertama, mengetahui rasa kemanusiaan pada jiwa perempuan kedua, adanya pengembangan rasa kemanusiaan pada jiwa perempuan dalam penanggulangan bencana ketiga, adanya perwujudan pengembangan rasa kemanusiaan pada jiwa perempuan dalam penanggulangan  bencana.This research is based on exploratory studies and library research, the theme raised is the Role of Women in Disaster Management: Study of Improving the Sense of Humanity in the Soul of Women in Disaster Management. First, what is humanity? second, how is the development of humanity in the souls of women in disaster management? Third, how do you realize the development of a sense of humanity in the souls of women in disaster management? with the Phenomenology and Sociology approach, namely phenomena and disaster management activities by women to read the development of a sense of humanity in the soul of women in disaster management and the realization of the development of a sense of humanity in the soul of women in disaster management. Meanwhile, the sense of humanity in women is explained through a content analysis approach. The results of this study are the first, knowing the sense of humanity in the souls of women second, the development of a sense of humanity in the souls of women in disaster management third, the realization of the development of a sense of humanity in the souls of women in disaster management.
Anak OBESE Berprestasi (Studi Kasus di Kelompok A TK Islam Al Azhar 17 Bintaro Tangerang Selatan) Dinda Nurul Inayati
AN-NISA Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.434 KB) | DOI: 10.30863/an.v12i1.456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  perkembangan ilmu pengetahuan, perkembangan, dan pendidikan anak usia dini yang terus berubah dan berkembang terutama dalam hal kesehatan dan peningkatan prestasi. Selain itu, peneliti berharap penelitian ini dapat menjadi sebuah referensi dan pembangkit minat peneliti lain untuk mengembangkan sebuah penelitian mengenai masalah kesehatan dan peningkatan prestasi, terutama pada anak yang mengalami obesitas. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dukungan yang diberikan orang tua kepada anak obese yaitu dengan memberikan motivasi dan menumbuhkan rasa percaya diri,  mendukung sepenuhnya keinginan dan minat anak termasuk  biaya yang disiapkan orang tua untuk mendukung anak dalam meraih prestasi. memberikan hadiah untuk menyemangati anak, dan memberikan kenyamanan kepada anak obese melalui ciuman dan pelukan kasih sayang.This study aims to determine the development of science, development, and early childhood education that is constantly changing and developing, especially in terms of health and performance improvement. In addition, the researchers hope that this research can be a reference and generator of interest for other researchers to develop a study of health problems and achievement improvement, especially in children who are obese. The results showed that the support given by parents to obese children is to provide motivation and foster self-confidence, fully support the desires and interests of children, including the costs prepared by parents to support children in achieving achievement. give gifts to encourage children, and provide comfort to obese children through kisses and hugs of affection.
Pengaruh Penerapan Kegiatan Keagamaan di Lembaga Pendidikan Formal Terhadap Peningkatan Kecerdasan Spiritual Anak A. Mustika Abidin
AN-NISA Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.571 KB) | DOI: 10.30863/an.v12i1.452

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kegiatan keagamaan di lembaga pendidikan formal memberikan pengaruh terhadap peningkatan kecerdasan spiritual anak. Sebagaimana diketahui bahwa kegiatan keagamaan merupakan sistem kepercayaan dan peribadatan dimana seseorang bisa mengungkapkan dengan jelas secara lahiriah mengenai spiritualitasnya. Sehingga, seseorang yang memiliki agama yang baik atau hubungan yang kuat dengan Allah swt., akan memiliki kecerdasan spiritual yang baik pula sehingga akan berdampak pula kepada kepandaian orang tersebut dalam berinteraksi dengan manusia, karena dibantu oleh Allah yaitu hati manusia dijadikan cenderung kepada-Nya. Untuk itu, lingkungan sekolah yang merupakan lembaga formal juga mempengaruhi kecerdasan spiritual anak karena selain memperoleh pengetahuan, anak juga harus diberi contoh atau pemahaman akan perbuatan atau nilai. Jika guru memberi nilai kehidupan (ajaran keagamaan) yang baik untuk anak, maka akan membuat kecerdasan spiritual anak akan baik pula sehingga diharapkan anak mampu memaknai hidupnya dengan lebih baik.This research shows that the application of religious activities in formal educational institutions has an influence on increasing children's spiritual intelligence. As it is known that religious activities are a system of beliefs and worship where a person can express clearly outwardly about his spirituality. So, someone who has a good religion or a strong relationship with God Almighty, will have a good spiritual intelligence so that it will also affect the intelligence of these people in interacting with humans, because it is assisted by God that human hearts are made inclined towards Him. For this reason, the school environment which is a formal institution also influences children's spiritual intelligence because in addition to gaining knowledge, children must also be given examples or understanding of their actions or values. If the teacher gives a good life value (religious teachings) for the child, it will make the children's spiritual intelligence will be good too so that the child is expected to be able to interpret his life better.
Pengarusutamaan Gender dalam Pembelajaran Humanis Rahmah Wahdaniati Suaib
AN-NISA Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.355 KB) | DOI: 10.30863/an.v12i1.457

Abstract

Pengarusutamaan gender dalam pembelajaran humanis adalah upaya untuk menanamkan nilai-nilai gender responsif universal seperti kemanusiaan, keadilan, cinta, dan sejenisnya dalam proses pendidikan. Dalam kerangka aplikasinya, pengarusutamaan gender dan pembelajaran humanis memiliki sumber dan struktur yang sama sehingga keduanya sangat mungkin untuk diintegrasikan satu sama lain. Dengan pengarusutamaan gender dalam pembelajaran humanis, keduanya memiliki hubungan simbiosis mutual yang saling memperkuat satu sama lain.Gender mainstreaming in humanist learning is an effort to instill universal responsive gender values such as humanity, justice, love, and the like in the education process. In the framework of its application, gender mainstreaming and humanist learning have a common source and structure so that both are very possible to be integrated with one another. With gender mainstreaming in humanist learning, both have a mutual symbiotic relationship that mutually reinforces one another.
Peran Orang Tua dalam Pembentukan Kepribadian Anak di Era Digital Nurlina Nurlina
AN-NISA Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.284 KB) | DOI: 10.30863/an.v12i1.453

Abstract

Pembentukan kepribadian anak berawal dari peran orang tua dalam keluarga, sehingga keluarga merupakan tempat awal pendidikan dasar dan utama yang cukup efektif dan efisien dalam upaya membekali kemampuan diri dengan sebaik-baiknya pada anak sebagai generasi penerus, sehingga menjadi generasi yang handal, terampil, tangguh serta berkarakter baik dan mulia di mata manusia terlebih di mata Allah S.W.T. Agar anak bisa berkarakter baik dan mulia maka ada beberapa pola asuh anak di era digital yang bisa dipraktikkan orangtua pada anak agar hubungan tetap terjaga, yaitu tanggung jawab penuh, kedekatan, jelas tujuan pengasuhan, selalu berbicara baik-baik, mengajarkan agama, mempersiapkan anak masuk pubertas serta mempersiapkan mental anak di era digital. Dalam perspektif Islam, pendidikan anak adalah proses mendidik, mengasuh, dan melatih jasmani dan rohani mereka yang dilakukan orang tua terhadap anak dengan berlandaskan nilai baik dan terpuji bersumber dari Al-Qur’an dan Hadist. Karena anak merupakan amanah dari Allah Swt yang diberikan pada orangtua. Anak adalah generasi penerus yang merupakan tumpuan harapan serta kebanggaan keluarga dan diharapkan dapat membawa kemajuan dimasa mendatang, sehingga keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama dan utama pada anak, maka peran orang tua mempersiapkan diri dengan beragam pengetahuan untuk menemukan pola asuh yang tepat dalam mendidik anak di era digital.The formation of a child's personality begins with the role of parents in the family, so that the family is the initial place of primary and primary education that is quite effective and efficient in an effort to equip themselves with the best ability in children as the next generation, so that it becomes a reliable generation, skilled, tough and good and noble character in the human eye especially in the eyes of Allah S.W.T. In order for children to be good and noble in character, there are several parenting styles in the digital age that parents can practice with their children so that the relationship is maintained, that is full responsibility, proximity, clear goal of parenting, always talk carefully, teach religion, preparing children to enter puberty and preparing their children mentally in the digital age. In Islamic perspective, Children's education is an educational process, nurture, and train their physical and spiritual parents with children based on good values and praised by the Qur'an and Hadith. Because children are a mandate from Allah SWT given to parents. Children are the next generation that is the foundation of hope and pride of the family and is expected to bring progress in the future, so that the family is the first and foremost educational institution in children, then the role of parents prepare themselves with a variety of knowledge to find the right parenting in educating children in the digital era.
Pengembangan Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kecerdasan Musikal pada Mahasiswi Institut Parahikma Awaliyah Musgamy
AN-NISA Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.747 KB) | DOI: 10.30863/an.v12i1.458

Abstract

Pengembangan pembelajaran bahasa Arab berbasiskan kecerdasan musikal pada siswa Institut Parahkma Indonesia dilakukan dengan mengadopsi lagu-lagu populer bagi siswa untuk dijadikan referensi dalam menghafal materi pembelajaran bahasa Arab. Peluang Pengembangan pembelajaran bahasa Arab berbasis kecerdasan musik pada siswa Institut Parahkma Indonesia adalah penggunaan media musik sebagai terapi pembelajaran yang telah digunakan sejak awal, kolaborasi kelembagaan yang memiliki kepedulian untuk belajar bahasa Arab, serta melibatkan siswa dalam mengembangkan pembelajaran strategi. Kendalanya adalah bahwa bahasa Arab menjadi bahasa asing kedua setelah bahasa Inggris, kualitas bahasa Arab masih buruk, pasif atau aktif, dan kecerdasan musik sering kontra produktif dengan tujuan pembelajaran.The development of Arabic language learning based on musical intelligence in Indonesian Parahkma Institute students was carried out by adopting popular songs for students to further serve as a reference in memorizing Arabic learning materials. Opportunities The development of Arabic language learning based on musical intelligence in Indonesian Parahkma Institute students is the use of music media as learning therapy has been used since the beginning, institutional collaboration that has a concern for learning Arabic, as well as involving students in developing learning strategies. The obstacle is that Arabic becomes the second foreign language after English, the quality of the Arabic language is still poor, passive or active, and musical intelligence is often counter productive with learning goals.
Implementası Medıa Bulletın Board dalam Menıngkatkan Kemampuan Membaca Permulaan dı Tk PAUD Anak Bangsa Kota Palembang Provınsı Sumatera Selatan Indah Dwi Sartika
AN-NISA Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.751 KB) | DOI: 10.30863/an.v12i1.449

Abstract

Penelitian tindakan ini bertujuan untuk menggambarkan proses dan hasil dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan TK PAUD Anak Bangsa Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan melalui penerapan media bulletin board. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dengan model Kemmis dan Taggart, yang meliputi perencanaan, tindakan dan observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah TK PAUD Anak Bangsa yang berjumlah 16 orang anak. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari delapan pertemuan pada setiap siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan membaca permulaan anak mengalami peningkatan setelah diterapkan media bulletin board. Skor kemampuan membaca permulaan anak pada pra siklus sebesar 44, siklus I sebesar 62, dan siklus II sebesar 65,125. Hasil tersebut memberikan implisasi bahwa kemampuan membaca permulaan dapat ditingkatkan melalui penerapan media bulletin board.Research action aims to describe the process and results in improving the ability to read the beginning of TK PAUD Anak Bangsa of Palembang City South Sumatera Province through the application of Media bulletin board. The research methods used are research actions with the Kemmis and Taggart models, which include planning, action and observation, reflection. The subject of this research is TK PAUD Anak Bangsa, a total of 16 children. Research is conducted in two cycles consisting of eight meetings on each cycle. Data collection techniques are conducted through observation, interviews and documentation. The data analysis techniques in this study are qualitative data analysis and quantitative data analysis. The results showed that the ability to read children's beginnings improved after the media bulletin board was applied. Scores of children's start reading on the pre-cycle of 44, cycle I by 62, and cycle II by 65.125. The results gave implisation that the ability to read the start can be increased through the application of Media bulletin board.
Eksistensi Perkembangan Perekonomian Perempuan di Era Digitalisasi Sari Utami
AN-NISA Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/an.v12i1.454

Abstract

Saat ini industri dunia telah memasuki tahap revolusi industri 4.0 (RI 4.0). RI 4.0 adalah nama otomatisasi terbaru dan tren pertukaran data dalam teknologi pabrik. Istilah ini mencakup sistem cyber-fisik, internet untuk semuanya, komputasi awan, dan komputasi kognitif. Kehadiran Revolusi Industri 4.0 dengan peluang kerja yang besar dianggap sebagai peluang besar untuk meningkatkan pendapatan perempuan. Era ekonomi digital telah meningkatkan literasi keuangan dan literasi digital terutama bagi perempuan di Indonesia. Ini didukung oleh kehadiran empat unicorn yang telah berhasil mengubah ekonomi dan membuka akses ke pengusaha termasuk wanita. Pengusaha yang sebelumnya tidak memiliki akses ke pasar menjadi sangat mudah terhubung ke pasar. Perkembangan ini telah sangat membantu perempuan untuk terlibat aktif dalam inklusi keuangan. Keberadaan perusahaan unicorn di Indonesia telah memudahkan perempuan untuk dapat menjalankan dua hal, yaitu menjaga keluarga dan mencari uang pada saat yang bersamaan. Salah satu efek positif dari perubahan teknologi adalah meningkatnya inklusi keuangan bagi perempuan. Revolusi industri keempat menuju ekonomi dan teknologi digital membuat industri sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM) memiliki prospek yang menjanjikan. Salah satu masalah utama adalah bahwa industri STEM dianggap memiliki lingkungan yang tidak ramah bagi perempuan, tetapi perempuan memiliki potensi yang belum dijelajahi dalam industri STEM, jika lebih dari itu kita akan melihat perusahaan teknologi hangat, konstruksi yang lebih ramah. Semoga peran perempuan dalam industri STEM di Indonesia meningkat.At present the world industry has entered the stage of the industrial revolution 4.0 (RI 4.0). RI 4.0 is the name of the latest automation and data exchange trends in factory technology. This term encompasses cyber-physical systems, the internet for everything, cloud computing and cognitive computing. The presence of the 4.0 Industrial Revolution with large employment opportunities is considered a great opportunity to increase women's incomes. The era of the digital economy has increased financial literacy and digital literacy especially for women in Indonesia. This is supported by the presence of four unicorns who have succeeded in transforming the economy and opening access to entrepreneurs including women. Entrepreneurs who previously did not have access to the market became very easily connected to the market. This development has greatly helped women become actively involved in financial inclusion. The existence of a unicorn company in Indonesia has made it easier for women to be able to run two things, namely looking after the family and looking for money at the same time. One of the positive effects of technological change is the increasing financial inclusion for women. The fourth industrial revolution towards the digital economy and technology makes the science, technology, engineering and mathematics (STEM) industries have promising prospects. One of the main issues is that the STEM industry is considered to have an inhospitable environment for women, but women have unexplored potential in the STEM industry, if more then we will see warm technology companies, more friendly construction. Hopefully the role of women in the STEM industry in Indonesia increases.
Front Matter (Cover, Editorial Team, Focus & Scope, Table of Contents) Kartianom Kartianom
AN-NISA Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/an.v12i1.459

Abstract

Page 1 of 2 | Total Record : 12