cover
Contact Name
Yulingga Nanda Hanief
Contact Email
info@apopi.org
Phone
+6285784192666
Journal Mail Official
info@apopi.org
Editorial Address
Sreet of Dukuh Menanggal XII No 4, Surabaya, East Java, Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Physical Activity (JPA)
ISSN : -     EISSN : 2716487X     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of sport. Journal of Physical Activity (JPA) particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows: 1. Physical Education 2. Sports Tourism 3. Sport Coaching 4. Physical Activities 5. Sports Biomechanics 6. Sports Pedagogy 7. Sports Physiology 8. Sports Psychology 9. Traditional Sports
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 36 Documents
Pengaruh Mental Training Terhadap Prestasi Atlet Arochman, Muhammad Zainul
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 2 No. 2 (2021): Published in July 2021
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v2i2.54

Abstract

This study aims to determine the effect of mental training on athlete achievement. This study uses a research design of Pretest-Posttest Control Group Design. Matching and randomization were carried out to equalize the experimental group and the control group. As well as pretest and posttest to determine the difference in measurement results before and after being given treatment. The results showed that exercise in the experimental group had a more significant effect than exercise in the control group on athlete achievement. The effectiveness of a success depends on the suitability of the demands for the method used in the activity. In this case, the training is well packaged according to the athlete's needs during training and competition. So that mental training exercises have a significant impact on athlete achievement. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh darilatiahn mental training terhadap prestasi atlet. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pretest-Posttest Control Gruop Design. Matching dan randomisasi dilakukan untuk menyetarakan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Serta dilakukan pretest dan postest untuk mengetahui perbedaan hasil pengukuran sebelum dan sesudah diberikan treatment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Latihan pada kelompok eksperimen memberikan pengaruh yang lebih signifikan dibandingkan latihan pada kelompok kontrol terhadap prestasi atlet. Efektivitas suatu keberhasilan bergantung pada kesesuaian tuntutan akan kebutuhan metode yang digunakan pada aktivitas tersebut. Dalam hal ini, latihan dikemas dengan baik sesuai dengan kebutuhan atlet saat latihan dan pertandingan. Sehingga latihan mental training memberikan dampak yang signifikan terhadap prestasi atlet.
Studi Komparatif Kecemasan Pada Atlet Judo Pelatda Salman Alqifari; Sarita Candra Merida
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/6w16pr20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kecemasan olahraga pada atlet judo dari tiga provinsi: DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Kecemasan diukur menggunakan Sport Anxiety Scale-2 (SAS-2) oleh Smith et al. (2006), yang mencakup tiga dimensi: kecemasan somatik, kekhawatiran, dan gangguan konsentrasi. Dengan desain kuantitatif komparatif, data dikumpulkan dari 106 atlet melalui teknik stratified random sampling. Instrumen terbukti valid dan reliabel (r = 0,437–0,842; α = 0,924). Analisis One-Way ANOVA (SPSS v26) menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar provinsi (p = 0,617). Namun, terdapat kecenderungan perbedaan dimensi dominan: Banten pada kecemasan somatik, Jawa Barat pada kekhawatiran, dan DKI Jakarta pada gangguan konsentrasi. Secara umum, seluruh atlet berada pada kategori kecemasan sedang. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dan psikolog olahraga dalam merancang intervensi mental yang lebih kontekstual.
Pengaruh Kafein Kopi terhadap Respons Denyut Nadi dan Ketahanan Aerobik pada Aktivitas Lari 30 Menit Ahmad Fadhil Ni'ami; Ahmad Saiful Huda Huda; Mahmudan Asyari; Ikhwan Mahfudz Ahsan Avivi; Moch. Ardi Syaikh Putra Al Anshary; Wahyu Nur Widyan Syah Putra; Wahyu Setia Kuscahyaning Putri
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/n51wf323

Abstract

Kafein merupakan zat ergogenik yang banyak dikonsumsi untuk menunjang performa olahraga, khususnya pada aktivitas yang bersifat aerobik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kafein kopi terhadap respons denyut nadi dan ketahanan aerobik pada aktivitas lari selama 30 menit. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Subjek penelitian terdiri dari enam orang laki-laki yang melakukan lari 30 menit setelah mengonsumsi kopi. Pengukuran denyut nadi dilakukan pada lima tahap, yaitu sebelum konsumsi kopi, 40 menit setelah konsumsi kopi, setelah pemanasan, setelah lari 30 menit, dan setelah istirahat 10 menit. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan denyut nadi istirahat setelah konsumsi kopi, peningkatan denyut nadi setelah aktivitas lari, serta penurunan denyut nadi pada fase pemulihan. Hasil ini menunjukkan bahwa kafein kopi memengaruhi respons denyut nadi dan mendukung kerja sistem kardiovaskular dalam aktivitas aerobik.
Pengaruh Latihan Passing Bawah Dengan Dinding Dan Berpasangan Terhadap Ketepatan Passing Bawah Bola Voli Di Club Bola Voli Putri Rosella Kalirejo Usia 15 Amanda Reza Mahahardika; Donny Anhar Fahmi; Ibnu Fatkhu Royana
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i1.69

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan latihan mana yang paling efektif untuk meningkatkan akurasi passing bawah bola voli dan apakah berlatih passing bawah ke dinding dan berpasangan mempunyai pengaruh terhadap akurasi tersebut. bola voli antara latihan Passing Bawah Dengan Dinding dengan Berpasangan dengan teman. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen dengan populasi 23 atlet peserta bola voli putri rosella kalirejo. dan diambil sampel sejumlah 16 atlet menggunakan teknik purposive sampling. Variabel bebas adalah latihan passing bawah dengan dinding, sedangkan variabel terikat adalah Latihan dengan berpasangan dengan teman. Hasil penlitian: 1) kelompok eksperimen 1 nilai thitung = 2.328 > ttabel = 1,8125, latihan servis passing bawah dengan dinding berpengaruh signifikan. 2) kelompok eksperimen 2 nilai thitung= 6.155 > ttabel = 1,8125, latihan dengan berpasangan dengan teman berpengaruh signifikan. Simpulan dari Tujuan dari penelitian ini adalah akurasi passing bola voli., berlatih dengan dinding lebih disukai daripada berlatih berpasangan dengan teman. Penelitian ini diharapkan dapat mengarah pada penerapan Latihan passing bawah pada dinding untuk meningkatkan akurasi passing bola voli.
Pengaruh Metode Drill dengan Media Cone Terhadap Gerak Lompat Kata Unsu Hafidzati Aryani; Bayu Nugraha Murdiansah; Heni Gunawan
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i1.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode drill menggunakan media cone terhadap peningkatan kemampuan gerak lompat pada gerakan kata Unsu atlet karate. Kata Unsu merupakan jurus tingkat lanjut dalam karate yang menuntut kekuatan eksplosif otot tungkai, keseimbangan, dan koordinasi yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 20 atlet laki-laki Dojo Cakra Shokaido. Instrumen yang digunakan adalah tes Vertical Jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai (kemampuan lompatan). Treatment atau perlakuan dalam penelitian adalah latihan drill menggunakan media cone dengan variasi gerakan jump squat, side jump, zig-zag jump, dan single leg jump selama 6 minggu, dengan frekuensi 2 kali seminggu. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), menandakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode latihan drill dengan peningkatan kemampuan lompat. Rata-rata lompatan meningkat dari 238,65 cm menjadi 258,20 cm. Kesimpulannya, metode drill dengan media cone efektif untuk meningkatkan kemampuan gerak lompat vertikal dalam pelaksanaan kata Unsu. Kata kunci: drill, cone, kata unsu, lompatan, karate
Kontribusi Gaya Kepemimpinan dan Hubungan Pelatih-Atlet Terhadap Ketangguhan Mental Atlet Yanuar Eko Nurcahyo; Henri Gunawan Pratama; Vega Mareta Sceisarriya; Bayu Nugraha Murdiansyah
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i1.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi gaya kepemimpinan pelatih dan hubungan pelatih-atlet terhadap ketangguhan mental atlet di Sekolah Sepak Bola (SSB) Singa Muda Trenggalek. Ketangguhan mental merupakan aspek penting dalam dunia olahraga, terutama dalam menghadapi tekanan kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode survei. Sebanyak 29 atlet dipilih sebagai responden menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan merupakan adaptasi dari Kurniawan, yaitu Leadership Scale for Sport (LSS), Coach-Athlete Relationship Questionnaire (CART-Q), dan Adapted Mental Toughness Index (AfMTI). Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, gaya kepemimpinan dan hubungan pelatih-atlet berkontribusi signifikan terhadap ketangguhan mental atlet (sig = 0,000). Secara parsial, hanya hubungan pelatih-atlet yang berkontribusi signifikan (sig = 0,010), sementara gaya kepemimpinan belum menunjukkan kontribusi yang signifikan (sig = 0,055). Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas hubungan interpersonal antara pelatih dan atlet memiliki peran dominan dalam membentuk daya tahan mental atlet usia muda.

Page 4 of 4 | Total Record : 36