cover
Contact Name
Yulingga Nanda Hanief
Contact Email
info@apopi.org
Phone
+6285784192666
Journal Mail Official
info@apopi.org
Editorial Address
Sreet of Dukuh Menanggal XII No 4, Surabaya, East Java, Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Physical Activity (JPA)
ISSN : -     EISSN : 2716487X     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of sport. Journal of Physical Activity (JPA) particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows: 1. Physical Education 2. Sports Tourism 3. Sport Coaching 4. Physical Activities 5. Sports Biomechanics 6. Sports Pedagogy 7. Sports Physiology 8. Sports Psychology 9. Traditional Sports
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 31 Documents
Profil status gizi berdasarkan strata pendidikan di Kabupaten Banyuwangi tahun 2019 Setyaningsih, Puji; Ades Setyawan
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 1 No. 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil status gizi penduduk Kabupaten Banyuwangi ditinjau dari strata pendidikan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populsi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa pada tingkatan strata pendidikan SD, SMP, dan SMA. Teknik sampling menggunakan cluster sampling. Instrumen tes menggunakan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis status gizi menggunakan rumus Indeks Massa Tubuh (IMT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi status gizi ditinjau dari strata pendidikan Kabupaten Banyuwangi pada kategori sangat kurus sebesar 9,20 %, kategori kurus 12,67 %, normal sebesar 71,01 %, gemuk sebesar 4,86 %, dan obesitas sebesar 2,26 %. Prosentase terbesar pada kategori normal yaitu 71,01 %, artinya dapat disimpulkan bahwa profil status gizi Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2019 berada pada kategori normal.
Petanque: dapatkah koordinasi mata tangan, fleksibilitas pergelangan tangan, fleksibilitas togok dan keseimbangan memberi sumbangan pada shooting shot on the iron? Nurfatoni, Alfian; Hanief, Yulingga Nanda
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 1 No. 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petanque merupakan cabang olahraga yang baru berkembang di Indonesia. Karakteristik olahraga Petanque terletak pada ketepatan lemparan bola besi terhadap sasaran. Faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan lemparan (shooting) pada petanque belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah koordinasi mata tangan, fleksibilitas pergelangan tangan, fleksibilitas togok dan keseimbangan memberi sumbangan pada shooting shot on the iron. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Seluruh atlet klub petanque kota Kediri yang berjumlah 11 orang terlibat dalam penelitian ini. Instrumen tes koordinasi mata-tangan menggunakan tes lempar tangkap bola tenis, tes fleksibilitas pergelangan tangan menggunakan flex measures, tes fleksibilitas togok menggunakan standing trunk flexion meter dan multy box, dan tes keseimbangan menggunakan stork stand, serta tes shooting shot on the iron dengan melakukan shooting sebanyak 6 kali percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan shooting shot on the iron disumbang oleh faktor koordinasi mata tangan (54,61%), fleksibilitas pergelangan tangan (49,28%), fleksibilitas togok (41,60%) dan keseimbangan (44,22%) memberikan sumbangan pada shooting shot on the iron. Secara simultan pun koordinasi mata tangan, fleksibilitas pergelangan tangan, fleksibilitas togok dan keseimbangan memberi sumbangan pada shooting shot on the iron sebesar 82.5%. Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan faktor lain selain bimotor dan melibatkan elit atlet.
Implementasi alat bantu papan luncur terhadap kemampuan renang gaya bebas Siti Nurhalimah
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 1 No. 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar implementasi alat bantu papan luncur terhadap kemampuan renang gaya bebas. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment design dan design yang digunakan adalah design prettest-posttest control group dengan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Sampling sistematis, populasi semua kelas X MIPA dan hasil pengambilan sampel mendapatkan dua kelas yaitu MIPA 1 (kelas control) dan MIPA 6 (kelas experiment). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes menggunakan rublik penilaian. Hasil pada penelitian ini adalah terdapat peningkatan kemampuan renang gaya bebas pada kelas control dan kelas experiment. Hasil dari penelitian bahwa ada peningkatan dari keduanya tetapi kelas experiment lebih meningkat dibandingkan kelas control, kelas control dengan nilai rata-rata pretest 60% dan posttest 70% meningkat 3% dan kelas experiment dengan nilai rata-rata pretest 61% dan posttest 73% meningkat 12%.
Pengaruh aktivitas akuatik halliwick terhadap keterampilan renang dasar pada anak tunagrahita Mustofa, Habibulloh; Lufthansa, Luthfie; Rohmah, Laila Nur
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 1 No. 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manfaat olahraga air atau aktivitas akuatik sangat bermanfaat baik hanya sebagai kegiatan rekreasi maupun terapi, bahkan untuk meningkatkan keterampilan olahraga prestasi. Baik untuk anak non-disabilitas maupun penyandang disabilitas. Masih sangat jarang penelitian pengembangan Aktivitas akuatik adaptif yang dikembangkan oleh peneliti Indonesia. Halliwick Concept adalah merupakan konsep pengembangan program yang berkaitan dengan olahraga air atau Aktivitas akuatik untuk penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Halliwick Concept terhadap keterampilan renang dasar pada anak tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Analisis data menggunakan Wilcoxon Matched Pair Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara Aktivitas akuatik Halliwick Concept terhadap keterampilan renang dasar pada anak tunagrahita. Dimana skor koefisien p < 0,05 untuk ketujuh variabel kriteria keterampilan renang yang ditetapkan Lone Star Adapted Aquatics Assessment (LSAA).
Pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi tentang isyarat-isyarat wasit bolavoli di SMA Negeri 2 Karangan Ardiansyah, Edwin; Pratama, Henri Gunawan; Sulendro, Sugeng
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 1 No. 2 (2020): Published in July 2020
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran berbasis aplikasi merupakan media pembelajaran yang merujuk pada penggunaan teknologi internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis aplikasi tentang isyarat wasit diambil dari Peraturan Permainan Bolavoli PBVSI tahun 2005. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model penelitian research and development. Sesuai peraturan tersebut, isyarat wasit bolavoli terdiri dari 25 isyarat tangan wasit dan 5 isyarat hakim garis. Produk pengembangan berupa media pembelajaran berbasis aplikasi tentang isyarat-isyarat wasit pada peserta ekstrakurikuler bolavoli di SMA Negeri 2 Karangan bisa diakses melalui PlayStore. Produk yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan ini adalah media pembelajaran berbasis aplikasi tentang isyarat wasit bolavoli. Dengan hasil evaluasi ahli wasit bolavoli diperoleh persentase sebesar 95,83% dan evaluasi ahli media diperoleh persentase sebesar 95,28%. Dari analisis uji coba kelompok kecil diperoleh persentase sebesar 92,01%. Dari hasil uji coba kelompok besar diperoleh persentase sebesar 96,04%. Dengan demikian dapat dismpulkan bahwa penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi tentang isyarat-isyarat wasit bolavoli dengan hasil produk berupa aplikasi ini dapat digunakan dengan hasil presentase yang “baik” atau “sangat valid” dan juga bisa digunakan pada pembelajaran bolavoli pada mata pelajaran pendidikan jasmani di sekolah.
Penguatan kemampuan mengajar pendidikan jasmani menggunakan strategi chunking Muhyi, Muhammad; Hakim, Luqmanul; Mulyono, Mulyono; Prasetya, Brahmana Rangga
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 1 No. 2 (2020): Published in July 2020
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan mengajar menjadi sangat penting bagi seorang pengajar pemula karena dengan menguasai teknik dan metode mengajar dengan baik, akan membantu terjadinya proses pembelajaran yang baik dan lancar serta hasil pembelajaran dapat tercapai. Akan tetapi untuk memiliki kemampuan mengajar pada pengajar pemula tidak mudah untuk mahasiswa semester 6 meskipun sudah mendapatkan materi perkuliahan tentang pengajaran selama satu semester dan program magang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan mengajar mahasiswa program studi pendidikan jasmani yang memprogram magang 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan one shot case study dengan strategi chunking, jumlah mahasiswa yang praktik sebanyak 50 mahasiswa peserta magang 2 yang merupakan bimbingan dari Peneliti. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan mengajar adalah instrumen penilaian peer teaching dari UPPL FKIP Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Teknik analisis data dengan deskriptif kuantitatif (persentase). Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kemampuan mengajar awal mahasiswa program magang 2 pada mata pelajaran pendidikan jasmani dengan hasil 76% dengan katagori sangat baik sedangkan 20% masuk kategori baik dan sisanya masuk kategori kurang baik yaitu 4%. Simpulan dari penelitian adalah bahwa strategi chunking dapat meningkatkan kemampuan mengajar awal mahasiswa prodi Pendidikan Jasmani untuk mata pelajaran pendidikan jasmani tingkat SMP.
Pengaruh lokus pengendalian, efikasi diri, dan keterampilan diri terhadap hasil belajar pendidikan jasmani Mayanto, Akis
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 1 No. 2 (2020): Published in July 2020
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lokus pengendalian, efikasi diri, dan keterampilan diri terhadap hasil belajar pendidikan jasmani. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan menggunakan teknik sampling simple random sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 200 responden pada siswa kelas X SMA di Jakarta Timur yang menggunakan instrumen lokus pengendalian, efikasi diri, dan keterampilan diri dan hasil belajar. Data penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) lokus pengendalian, efikasi diri, dan keterampilan diri mempunyai pengaruh langsung positif terhadap hasil belajar pendidikan jasmani, 2) lokus pengendalian dan efikasi diri mempunyai pengaruh langsung positif terhadap keterampilan diri siswa. Hasil belajar penjas siswa sebaiknya ditingkatkan dengan cara meningkatkan faktor-faktor penyebab tingginya hasil belajar tersebut diantaranya adalah lokus pengendalian, efikasi diri, dan keterampilan diri. Tentuk masih ada faktor lain yang menjadi pendorong meningkatnya hasil belajar siswa yang dapat menjadi suatu topik penelitian baru. Implikasi kepada siswa dan guru yaitu sebaiknya menciptakan lingkungan belajar yang dapat mengembangkan lokus pengendalian dan efikasi diri untuk meningkatkan keterampilan diri dan hasil belajar siswa.
Pengaruh model pembelajaran role playing materi bolavoli terhadap pembentukan karakter siswa Hudah, Maftukin; Widiyatmoko, Fajar; Maliki, Osa; Pradipta, Galih Dwi
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 1 No. 2 (2020): Published in July 2020
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran role playing materi bolavoli terhadap pembentukan karakter siswa. Desain penelitian ini adalah quasi experimental design. Sampel penelitian sebanyak 62 siswa, yang dibagi kedalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur karakter dalam olahraga. Teknik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran role playing pada materi bolavoli terhadap pembentukan karakter siswa dibandingkan model konvensional dengan nilai signifikansi 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran role playing pada materi bolavoli efektif dalam pembentukan karakter siswa.
Peningkatan pembelajaran gerak lokomotor menggunakan Model Aktivitas Sirkuit (MAS) melalui pos kemampuan anak siswa sekolah dasar Dwijayanti, Karlina; Supriyoko, Agus
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 1 No. 2 (2020): Published in July 2020
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerak lokomotor yang baik akan meningkatkan perkembangan gerakan otot-otot besar sehingga kerkembangan anak menjadi optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan pembelajaran gerak lokomotor dengan model aktivitas sirkuit (MAS) melalui pos kemampuan anak pada siswa kelas 2 SDN 01 Ngasem Colomadu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pelaksanaan berjumlah 22 siswa. Berdasarkan hasil penelitian, Penerapan model pembelajaran model aktivitas sirkuit (MAS) melalui pos kemampuan anak, sangat baik untuk meningkatkan hasil belajar gerak lokomotor pelajaran olahraga siswa kelas dua SDN 01 Ngasem Colomadu. Hasil analisis yang diperoleh dari pra siklus, siklus I dan siklus II selalu mengalami peningkatan. Peningkatan pembelajaran gerak lokomotor siswa tersebut dapat dilihat dari pemberian tes seperti Pre Test, Siklus I, dan Siklus II. Pada siklus I, kemampuan gerak lokomotor siswa mencapai kriteria tuntas yaitu 16 siswa dari 22 siswa atau sebesar 72,72%. Pada siklus II, kemampuan gerak lokomotor siswa mencapai kriteria tuntas yaitu 16 siswa dari 22 siswa atau sebesar 81,82%. siswa yang telah mencapai kriteria tuntas meningkat dari siklus I 72,72% menjadi 81,82%. Dengan metode aktivitas sirkuit melalui pos kemampuan anak dapat meningkatkan gerak lokomotor pada siswa kelas 2 SDN 01 Ngasem Colomadu.
Hubungan aktivitas fisik dengan musculoskeletal disorder (MSDs) pada lansia Puspitasari, Nurwahida; Ariyanto, Andry
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 2 No. 1 (2021): Published in January 2021
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya aktivitas fisik pada lansia sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit degeneratif serta pemeliharaan kapasitas fungsional yang dapat mengurangi resiko musculoskeletal disorder (MSDs) pada lansia. Musculoskeletal disorder (MSDs) adalah cedera dan gangguan yang mempengaruhi gerakan tubuh manusia atau sistem musculoskeletal (yaitu otot, tendon, ligamen, saraf, diskus, pembuluh darah, dll). Minimnya pergerakan pada tubuh disebabkan kurangnya aktivitas fisik menimbulkan tingginya angka keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) seperti nyeri pada leher, bahu, lutut, pingggang, dan anggota tubuh lainnya. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan musculoskeletal disorder (MSDs) pada lansia. Metode penelitian ini menggunakan observasi dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 45 orang lansia berusia 60-79 tahun. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner Physical Activity Scale for Eldery (PASE) untuk aktivitas fisik dan Nordic Body Map Quisionare (NMQ) untuk mengukur Musculoskeletal disorder (MSDs). Analisis data dengan uji statistik Spearman-rank program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan aktivitas fisik terhadap musculoskeletal disorder (MSDs) pada lansia dengan nilai (P= 0,000). Kesimpulannya, aktivitas fisik yang semakin buruk meningkatkan musculoskeletal disorder (MSDs) pada lansia.

Page 2 of 4 | Total Record : 31