cover
Contact Name
Mochamad Rizqi Adhi Pratama
Contact Email
rizqi.adhi@unw.ac.id
Phone
+628976267469
Journal Mail Official
dwijalokaunw@gmail.com
Editorial Address
Jalan Diponegoro No. 186, Ungaran
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 27161242     EISSN : 27224651     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah is a journal which publish articles concerned with education in elementary, junior, and high schools. Basic is published in March, July, and November annually.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4 (2021)" : 18 Documents clear
ANALISI GAYA BELAJAR SISWA BERPRESTASI KELAS V DI SD NEGERI BANCAK 01 KECAMATAN GUNUNGWUNGKAL KABUPATEN PATI DIAN LESTARIWATI; QORIATI MUSHAFANAH; KISWOYO KISWOYO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1519

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah siswa yang masih mengalami kesulitan dalam memahami gaya belajar yang dimilikinya, masing-masing siswa mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda, bahkan setiap siswa belajar dengan gaya yang berbeda untuk masing-masing pelajaran. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah gaya belajar yang digunakan oleh siswa berprestasi kelas V di SD Negeri Bancak 01. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui gaya belajar yang digunakan oleh siswa berprestasi kelas V di SD Negeri Bancak 01.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini diperoleh melalui sumber data diantaranya guru kelas V dan 7 siswa berprestasi akademik kelas V sebagai sampel penelitian ini. Prosedur pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas data, meliputi perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan pengamatan, triangulasi dan kecukupan referensial.  Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa berprestasi akademik kelas V di SD Negeri Bancak 01 tidak hanya menggunakan satu gaya belajar saja mereka juga menggunakan kombinasi dar 2 gaya belajar lainnya. CA memiliki kecendurang modalitas dua gaya belajar yaitu gaya belajar visual dan gaya belajar kinestetik. Dua siswa lainya yaitu FA dan DYS mereka mempunyai kecenderungan modalitas gaya belajar visual. MW dan VR memiliki kecenderungan modalitas gaya belajar auditorial. MDF memiliki kecendurang modalitas dua gaya belajar yaitu gaya belajar auditorial dan gaya belajar kinestetik. Sedangkan KF memiliki kecenderungan gaya belajar kinestetik. Hal tersebut menunjukkan bahwa ketujuh siswa berprestasi tersebut menggunakan atau memiliki gaya belajar yang bervariasi dengan kecenderungan modalitas gaya belajar yang berbeda-beda diantara ketiga modalitas gaya belajar VAK (visual,auditorial dan kinestetik). Kata Kunci: Gaya Belajar, Siswa Berprestasi, Prestasi Akademik
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI FPB DAN KPK KELAS IV SD NEGERI KARANGTEMPEL USI DIAN SINTIKA; M. YUSUF SETIA WARDANA; ERVINA EKA SUBEKTI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1524

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kejadian dilapangan saat siswa mengerjakan soal latihan Matematika dalam bentuk soal cerita seringkali siswa mengalami kesulitan dalam pemecahan soal tersebut. Dengan demikian maka peneliti menganalisis kesulitan belajar siswa serta upaya penangananya ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah. Peneliti bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar siswa pada materi FPB dan KPK ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah SDN Karangtempel dan bagaimana upaya penangannya terhadap kesulitan belajar pemecahan masalah matematika siswa terhadap materi FPB dan KPK pada SDN Karangtempel. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri Karangtempel dengan jumlah siswa 16 siswa. Sumber data diperoleh dari hasil kerja siswa, wawancara guru, dan wawancara siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa siswa banyak yang masih mengalami kesulitan belajar. Adapun kesalahan siswa terletak pada pemahaman masalah sebanyak 3,75%, kesalahan perencanaan strategi sebanyak 52,5%, pada pelaksanaan strategi siswa mengalami kesalahan sebanyak 50%, dan sebanyak 40% siswa mengalami kesulitan dalam memeriksa kembali jawaban. Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu dalam proses pembelajaran sebaiknya siswa memperhatikan dengan seksama supaya mudah memahami dan jika belum paham siswa memberanikan diri untuk bertanya dan meminta guru untuk menjelaskan kembali sampai benar-benar paham. Dan siswa dalam menjawab pertanyaan sebaiknya menjawab secara lengkap, tuliskanlah perencanaan penyelesaian, tuliskanlah penyelesaian, dan jangan lupa utuk mengecek kembali jawaban.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI BUDAYA SEKOLAH “SHALAT BERJAMAAH” ARUM WIDHI RAHAYU; HARTO NUROSO; SINGGIH ADHI X PRASETYA
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1515

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah bangsa Indonesia sedang mengalami krisis karakter dan seketika digantikan dengan nilai-nilai kekesrasan. Bentuk pendidikan karakter yang dapat dilakukan diantaranya ialah pendidikan agama dan moral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter religius di SD Negeri Sawah Besar 02 Semarang melalui budaya sekolah shalat berjamaah. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Sawah Besar 02  Semarang, dengan melibatkan 10 peserta didik kelas V yang melaksanakan kegiatan shalat berjamaah. Penelitian ini merupkan jenis penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan dapat melalui wawancara, observasi, angket dan dokumentasi.  Hasil dari penelitian ini yaitu menunjukan bahwa SD Negeri Sawah Besar 02 Semarang telah mencapai indikator keberhasilan sekolah dalam mengemplementasikan nilai karakter religius yang menjadi fokus implementasi. Keberhasilan tersebut merupakan wujud kerjasama yang baik dari setiap warga di sekolah dan orang tua siswa dalam penciptaan kondisi budaya sekolah dan konsistensi penerapan nilai karakter religius.Kata Kunci: karakter, religius, budaya sekolah
ANALISI GAYA BELAJAR SISWA BERPRESTASI KELAS V DI SD NEGERI BANCAK 01 KECAMATAN GUNUNGWUNGKAL KABUPATEN PATI DIAN LESTARIWATI; QORIATI MUSHAFANAH; KISWOYO KISWOYO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1520

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah siswa yang masih mengalami kesulitan dalam memahami gaya belajar yang dimilikinya, masing-masing siswa mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda, bahkan setiap siswa belajar dengan gaya yang berbeda untuk masing-masing pelajaran. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah gaya belajar yang digunakan oleh siswa berprestasi kelas V di SD Negeri Bancak 01. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui gaya belajar yang digunakan oleh siswa berprestasi kelas V di SD Negeri Bancak 01.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini diperoleh melalui sumber data diantaranya guru kelas V dan 7 siswa berprestasi akademik kelas V sebagai sampel penelitian ini. Prosedur pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas data, meliputi perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan pengamatan, triangulasi dan kecukupan referensial.  Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa berprestasi akademik kelas V di SD Negeri Bancak 01 tidak hanya menggunakan satu gaya belajar saja mereka juga menggunakan kombinasi dar 2 gaya belajar lainnya. CA memiliki kecendurang modalitas dua gaya belajar yaitu gaya belajar visual dan gaya belajar kinestetik. Dua siswa lainya yaitu FA dan DYS mereka mempunyai kecenderungan modalitas gaya belajar visual. MW dan VR memiliki kecenderungan modalitas gaya belajar auditorial. MDF memiliki kecendurang modalitas dua gaya belajar yaitu gaya belajar auditorial dan gaya belajar kinestetik. Sedangkan KF memiliki kecenderungan gaya belajar kinestetik. Hal tersebut menunjukkan bahwa ketujuh siswa berprestasi tersebut menggunakan atau memiliki gaya belajar yang bervariasi dengan kecenderungan modalitas gaya belajar yang berbeda-beda diantara ketiga modalitas gaya belajar VAK (visual,auditorial dan kinestetik). Kata Kunci: Gaya Belajar, Siswa Berprestasi, Prestasi Akademik
PERSEPSI SISWA MENGENAI PENDIDIKAN SEKS (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF) PADA SISWA KELAS ATAS SDN BANDUNGAN 03 KABUPATEN SEMARANG MUHAMMAD SANDY FEBRIYANSYAH
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1511

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) persepsi siswa terhadap pendidikan seks, (2) sumber yang digunakan oleh siswa untuk memperoleh pendidikan seks, (3) pengetahuan apa yang banyak dibutuhkan oleh siswa, (4) kasus kekerasan seksual yang dialami oleh siswa SDN Bandungan 03 Kabupaten Semarang, dan (5) perilaku menyimpang yang berhubungan dengan tindakan seksual pada siswa SDN Bandungan 03 Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu: Informan atau narasumber, yaitu siswa kelas atas SDN Bandungan 03 serta guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam. Teknik pengembangan validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah trianggulasi data (trianggulasi sumber) dan review informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasinya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Persepsi siswa mengenai pendidikan seks adalah pendidikan seks dipandang oleh siswa sebagai sesuatu yang penting, bernilai positif, serta bermanfaat bagi mereka dalam membantu persoalan hidup siswa. Melalui pendidikan seks siswa mampu mengarahkan perilaku seksualnya agar tidak menyimpang dari norma yang ada serta dapat terhindar dari hal-hal yang negatif, (2) Sumber pendidikan seks yang digunakan oleh siswa adalah dari lingkungan keluarga ataupun sekolah. Selain itu siswa banyak mendapatkan informasi dan pengetahuan seks dari media massa dan teman sebaya, (3) Pengetahuan seputar seks yang dicari dan dibutuhkan oleh siswa adalah pengetahuan tentang masa pubertas, perkembangan dan pertumbuhan fisik dan non fisik, misalnya pengetahuan tentang menstruasi bagi siswa perempuan, (4) Kasus kekerasan seksual yang dialami oleh siswa SDN Bandungan 03 tidak terjadi/tidak ada walaupun lingkungan tempat tinggal siswa SDN Bandungan 03 dekat lokalisasi/karaoke di daerah Bandungan, dan (5) Perilaku menyimpang yang berhubungan dengan tindakan seksual belum pernah terjadi dan tidak ditemukan pada siswa SDN Bandungan 03 Kabupaten Semarang.Kata Kunci: Persepsi siswa, pendidikan seks, siswa kelas atas
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH SOAL MATEMATIKA PADA MATERI VOLUME KUBUS DAN BALOK KELAS V SDN KENDALASEM DEMAK RIZQI BAGAS SETIYANTO; ERVINA EKA SUBEKTI; M. YUSUF SETIA W.
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1525

Abstract

Konteks penelitian ini adalah  tentang menganalisis kesulitan belajar peserta didik dalam pemecahan masalah soal matematika pada materi volume dan balok kelas V SDN Kendalasem yang berada di Desa Kendalsem Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Penelitian ini di latar belakangi oleh hasil wawancara dengan guru kelas bahwa hasil belajar pada materi volume kubus dan balok peserta didik kelas V di SDN Kendalasem Demak masih rendah, hal tersebut bisa disebabkan karena siswa masih kesulitan dalam menghitung, memahami konsep, belum memehami apa yang ditanyakan pada soal. Peserta didik yang mengalami suatu kesulitan dalam pemecahan masalah tentu akan merasa kesulitan dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh guru terutama pada materi volume kubus dan balok, hal tersebut bisa diketahuai dari hasil pekerjaan peserta didik dalam mengerjakan soal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan-kesulitan belajar dalam pemecaham masalah soal matematika pada volume kubus dan balok yang dialami oleh siswa kelas V SDN Kendalasem Demak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif penelitian ini bersifat kualitatif, yaitu mendeskripsi data-data yang diperoleh di lapangan. Rancangan penelitian yang digunakan juga merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan metode penelitian yang berusaha menggambarkan sesuai dengan apa yang tercantum pada hasil penelitian. Populasi penelitian ini adalah diambil 6 siswa SDN Kendalsem Demak tahun pelajaran 2019/2020. Data diperoleh melalui tes/soal, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan analisis akhir menunjukan adanya kesulitan yang dialami siswa pada memahami masalah sebesar 2,34%, perencanaan penyelesaian sebesar 7,02%, melaksanakan perencanaan sebesar 36,04%, pemeriksaan kembali proses dan hasil sebesar 72,04% hal tersebut dikarenakan masih ada yang melakukan kesalahan dalam menghitung, kesulitan dalam memahami masalahan, tidak tau apa yang ditanyakan, dan lupa konsep dalam menjawab soal. Hal-hal tersebutlah yang membuat peserta didik kesulitan dalam mengerjakan  pemecahan masalah soal matematika volume kubus dan balok.Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Pemecahan Masalah, Volume Kubus dan Balok
ANALISIS POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEDISPLINAN BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 3 SIDOREJO KENDAL KHOIRINNAS ERLIS TYANINGTYAS; MUHAMMAD ARIEF BUDIMAN; ARIES TIKA DAMAYANI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1516

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah perbedaan pola asuh yang diterapkan oleh orangtua terhadap anak akan menimbulkan dampak yang beda pada karakter siswa dan akan berpengaruh pada kedisplinan belajar siswa. Tujuan penelitian adalh untuk mengetahui analisis pola asuh orangtua terhadap kedisiplinan belajar siswa kelas IV SD Negeri 3 Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan berdasarkan hasil penelitian di SD Negeri 3 Sidorejo Kendal penerapan pola asuh orangtua terhadap anak sangat berpengaruh pada kedisiplinan belajar siswa. Hal ini ditunjukan dari prestasi belajar yang diperoleh siswa yang tergolong sangat baik. Dalam penelitian ini penerapan pola asuh cenderung demokratis mendominasi, disusul dengan pola asuh cenderung permisif, kemudian pola asuh cenderung otoriter. Namun pola asuh orangtua bukan satu-satunya faktor pengaruh kedisiplinan belajar, melainkan ada faktor dari guru, lingkungan sekitar, dan teman sebaya.Kata Kunci: karakter, religius, budaya sekolah
ANALISIS NILAI KARAKTER PADA FILM “ANAK NEGERI” (FILM MASA KECIL BAPAK GANJAR PRANOWO) DICKRI TIFANI BADI; SUTRISNO SUTRISNO; QORIATI MUSHAFANAH
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1521

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perilaku konsumtif anak bangsa dalam penggunaan gawai yang sekarang seakan menjadi kebiasaan umum hingga melupakan kewajiban serta tanggung jawabnya sebagai seorang pelajar. Dalam hal ini anak bangsa sudah piawai dalam penggunaan gawai sehingga ada yang berdampak positif dan negatif. Dampak negatif yang diberikan dalam gawai seperti bermain game online pun berpengaruh pada nilai karakter. Sedangkan, dampak positifnya gawai dapat digunakan sebagai penunjang pembelajaran siswa. Film Anak Negeri yang di buat oleh anak bangsa sendiri ini, mengandung 10 nilai karakter yang ada. Pada film ini juga tidak menceritakan karakter yang baik saja melainkan film ini juga terdapat karakter yang tidak baik atau tidak cocok diterapkan untuk anak-anak SD, contoh dalam film ini terdapat adegan Ganjar dan teman-temannya bermain pistol. Namun, film ini juga cocok untuk di tonton siswa SD karena film mengajarkan untuk disiplin serta mengembangkan bakat yang hebat, tangguh, dan militan.  Saat menonton film tersebut disarankan  untuk di dampingi orangtua serta diberikan penjelasan mana saja karakter yang baik dan tidak baik.  Peran penting orangtua dalam melihat perkembangan anak yang sangat pesat itu perlu agar tidak terjebak dalam hal-hal yang dapatmempengaruhi anak bersikap tidak baik. Dalam film ini orangtua memberikan semangat dan motivasi kepada anak terhadap keinginan dan cita-cita. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui nilai  karakter  peduli sosial  pada film Anak Negeri dan pengaruhnya terhadap peserta didik kelas IV SD Negeri Rejamulya 02, Cilacap. Pendekatan  yang dipakai  pada penelitian ini adalah metode kualitatif yang digunakan  untuk mendapatkan data yang mendalam, suatu data yang diperoleh oleh fenomena yang terjadi dengan menggunakan metode yang ada. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa film Anak Negeri mengandung 10 nilai karakter yang ada.Kata Kunci: analisis, nilai karakter, film
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER DALAM FILM KELUARGA CEMARA KARYA ARSWENDO ATMOWILOTO ADI SEPTIANTO; IKHA LISTYARINI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1512

Abstract

Membentuk karakter pada diri anak dilakukan sejak usia dini, karena menanamkan nilai- nilai karakter memerlukan suatu tahapan yang dirancang secara sistematis dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis nilai karakter dalam Film Keluarga Cemara Karya Arswendo Atmowiloto. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Film Keluarga Cemara yang mengandung nilai karakter. Sampel diambil menggunakan purposive sampling, yaitu dari durasi film 1 jam 50 menit 13 detik, diambil tujuh puluh scene film. Teknik pengumpulan  data yang digunakan dalam penelitian ini melalui menyimak dan catat dalam menyimpulkan data. Penguji keabsahan data dipilih Guru SD Negeri Pandeanlamper 04 Semarang dan Dosen Universitas PGRI Semarang. Data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data penelitian melalui pendeskripsian, ditemukan nilai karakter pada film Keluarga Cemara karya Arswendo Atmowiloto. Nilai karakter ditunjukkan melalui kalimat-kalimat dalam tiap scene film. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya nilai karakter yang terdapat dalam film Keluarga Cemara karya Arswendo Atmowiloto. Dari keseluruhan cerita yang digunakan untuk sampel, muncul nilai karakter dengan persentase yaitu religius 1,42%, jujur 11,42%, toleransi 12,85%, disiplin 4,28%, kerja keras 15,71%, kreatif 4,28%, mandiri 4,28%, demokratis 8,57%, rasa ingin tahu 7,14%, semangat kebangsaan 0%, cinta tanah air 0%, menghargai prestasi 2,85%, bersahabat/komunikatif 8,57%, cinta damai 4,28%, gemar membaca 0%, peduli lingkungan 1,42%, peduli sosial 2,85%, tanggung jawab 10,00%.. Saran dari peneliti yang dapat disampaikan untuk para penonton agar lebih selektif dalam memilih tontonan film yang tepat dan baik untuk anak-anak yang dapat meningkatkan nilai karakter anak.Kata Kunci: Analisis, Nilai Karakter, Film Keluarga Cemara
KESULITAN SISWA MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA PADA MATERI PECAHAN KELAS V SDN JOMBLANG 03 SEMARANG BERDASARKAN LANGKAH – LANGKAH PEMECAHAN MASALAH MENURUT POLYA RISKY ARI RISMADANI; FILIA PRIMA ARTHARINA; FAJAR CAHYADI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1526

Abstract

Pada umumnya siswa masih mengalami banyak kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika khususnya pada materi pecahan. Dalam hal ini perlu adanya teori pemecahan masalah,salah satunya teori menurut Polya yang menerapkan langkah-langkah penyelesaian soal secara sistematis. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi pecahan kelas V SDN Jomblang 03 semarang berdasarkan langkah – langkah pemecahan masalah menurut polya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 17 siswa kelas V SDN Jomblang 03 Semarang. Instrumen yang digunakan berupa tes soal berbentuk uraian dan wawancara. Data penelitian dianalisis menggunakan tahapan dari teori Polya, yaitu pemahaman masalah, perencanaan strategi, pelaksanaan strategi dan pengecakan kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan kelas V SDN Jomblang 03 Semarang berdasarkan langkah – langkah pemecahan masalah menurut Polya yaitu pada langkah memahami masalah dengan skor penilaian sebesar 20% dan langkah pengecekan kembali dengan skor penilaian sebesar 35%, Dalam hal ini siswa kesulitan dalam memahami isi atau maksud dari soal cerita tersebut dan kesulitan dalam menentukan satuan dari besaran yang ditanya, melakukan operasi matematika, serta tidak melakukan tinjauan kembali langkah-langkah penyelesaian soal yang dilakukan. Hal yang sama terlihat dari skor penilaian pada langkah pemecahan masalah matematika yang lainnya yakni pada langkah perencanaan strategi dengan skor penilaian sebesar 62% dan langkah pelaksanaan strategi dengan skor penilaian sebesar 65%. Karena siswa mengalami kesulitan siswa dalam menentukan dan melakukan operasi hitung yang akan digunakan dalam soal cerita matematika yang menyebakan siswa merasa sulit dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan.Kata Kunci: Kesulitan Siswa, Soal Cerita Matematika, Teori Polya, Pecahan

Page 1 of 2 | Total Record : 18