cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Phone
+6285220520401
Journal Mail Official
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jln. R.E. Martadinata No. 150 Tlp. (0265) 772192
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Wahana Pendidikan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23552425     EISSN : 27156796     DOI : 10.25157
Core Subject : Education,
Jurnal Wahana Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang pengembangan proses pembelajaran, praktikum, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan manajemen sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Januari dan Agustus). P-ISSN: 2355-2425 dan E-ISSN : 2715-6796 Wahana Pendidikan is a high-quality open access peer-reviewed research journal published by the Teaching and Education Faculty of Galuh University (UNIGAL). Wahana Pendidikan provides a platform that welcomes and recognizes high-quality original empirical research articles on education written by researchers, academics, professionals and practitioners from around the world.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2017)" : 11 Documents clear
Penerapan Metode Demonstrasi Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Ruhana Afifi
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.201 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.387

Abstract

Konsep-konsep IPA menjadi sulit dipahami karena selama ini pembelajaran IPA cenderung dilakukan secara abstrak dan hafalan. Akibatnya siswa hanya mampu menghafal suatu konsep tanpa mampu memahami esensinya sehingga di kelas IV SDN 2 Cigembor hasil pencapaian hasil belajar siswa belum mencapai nilai KKM 70 yang ditetapkan oleh sekolah. Diperlukan penelitian guna memperbaiki pelaksanaan pembelajaran sebelumnya yaitu dengan menerapkan metode demonstrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis rencana pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran metode demonstrasi, serta hasil belajar tentang pemahaman konsep gaya di kelas IV SD Negeri 2 Cigembor.Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus dengan tiap siklus terdiri dari dua kali tatap muka. Model penelitian tindakan kelas yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model Kemmis & MC Taggart terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dalam setiap siklus.Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bahwa dengan metode demonstrasi kualitas penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran mengalami peningkatan rata-rata terpenuhinya aspek deskriptor pada siklus I sebesar 75,62%, pada siklus II menjadi 79,37% dan pada siklus III mencapai 83,12%. Aktivitas guru dalam pembelajaran meningkat dengan metode demonstrasi terlihat dari kenaikan rata-rata aktivitas guru, pada siklus I sebesar 78,75%, siklus II menjadi 80% dan siklus III mencapai 84,38%. Penguasaan konsep siswatentang gaya mengalami peningkatanterlihat darihasilbelajar siswa, yaitu pada siklus I terdapat 53,85% siswa yang mencapai ketuntasan belajar, pada siklus II menjadi 61,5% dan pada siklus III mencapai 84,6%. Berdasarkan tercapainya kriteria indikator keberhasilan yang ditetapkan,menunjukkan bahwa tindakan yang diberikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada subkonsep Gaya dalam pembelajaran IPA. Kata Kunci : Metode demonstrasi, Gaya, IPA,  Hasil belajar
THE USE OF DIGITAL STORY IN TEACHING WRITING NARRATIVE TEXT Lilies Youlia Friatin; Umi Jauharoh
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.351 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.382

Abstract

This study deals with investigating of the use of digital story in teaching writing narrative text. Furthermore, in conducting this study the researchers used qualitative research in which case study was employed to collect the data from participants in this research that was English teacher who used digital story in teaching writing narrative text. This study used purposive as a sampling technique. There were two instruments used by the researchers in conducting the study such as observation and interview. The results showed that teacher’s ways in teaching writing narrative text by using digital story were implemented as follows. Firstly, the teacher explained the material concerning the theme on that day, and then the teacher presented the example of narrative text by using digital story, after that the teacher instructed the students to work in group in order to make thenarrative text script and search images, audio, and background from internet that relevant with their topic of the story. The next activity, the teacherinstructed the students to sit with their group to make a digital story with the script and images, audio, and background that was students search. Finally, teacher instructed the students to present their digital story in front of the class and then asked the other group to comment the performance of group who perform in front of the class. In addition, digital story can be used to motivate students writing, improve presentation skill or academic performance in front of the class, and improve their understanding of teacher’s material. Besides, digital story let students own their creative work, taking the narrative process to them. The use of digital story in teaching writing narrative text also makes the students felt fun and not bored in the classroom. Based on the results of this study, the writer concludes that digital story is one of appropriate teaching media that can be used by the teachers. Keywords:Teaching writing, teaching media, digital story, digital storytelling,                       narrative text.
SEJARAH DIPLOMASI ROEM-ROIJEN DALAM PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1949 Agus Budiman
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.894 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.388

Abstract

Mohammad Roem dan Dr. J.H. van Roijen merupakan dua nama wakil delegasi antara Indonesia dan Belanda yang menandatangani sebuah persetujuan yang diwakili oleh KTN (Komisi Tiga Negara) diantaranya Belgia sebagai wakil dari Belanda, Australia sebagai wakil dari Indonesia, dan Amerika sebagai penengah antara keduanya. Setelah melalui perundingan yang berlarut-larut, maka akhirnya pada tanggal 7 Mei 1949 tercapai persetujuan, yang kemudian dikenal dengan nama “Roem-Royen Statements”. Pada awalnya Persetujuan Roem-Roijentersebut ternyata tidak dapatditerima begitu saja oleh sebagian besar kalangan politisi maupun petinggi militer dari kedua belah pihak (Republik Indonesia dan Belanda),keduanyasama-sama berasumsi bahwa jika menerima hasil Perundingan Roem-Roijen berartimenerima suatu kekalahan. Namun demikan, akhirnya baik pemerintah Belanda maupun pihak R.I.mau menerima hasil persetujuan tersebut.Adapun inti dari Persetujuan Roem-Roijen adalah pelaksanaan gencatan senjatadan pengembalian Pemerintahan R.I ke Ibukota Yogyakarta, disertai dengan penarikanmundur pasukan Belanda di bawah pengawasan UNCI (United Nations Commission forIndonesia).Setelah Ibukota Yogyakarta sepenuhnya dikosongkan dari pasukanBelandamaka pada tanggal 29 Juni 1949, Tentara Republik Indonesia (TRI)danPresiden,Wakil Presiden, beserta para pemimpin Republik Indonesia lainnya, kembali ke Ibukota Yogyakarta sehingga merekadapat menjalankan kembali tugas dan wewenang dalam pemerintahannya seperti semula.Terjadinya peristiwa Perundingan Roem-Roijenadalah merupakan salah satu caraperjuangan Bangsa Indonesia guna mempertahankan kemerdekaannya melaluistrategi diplomasi, sehingga kembalinya kekuasaan Pemerintahan Republik Indonesia keIbukota Yogyakarta adalah suatu realitas yang pada gilirannya dapat memulihkan kembali sistem keamanan, ketertiban, dan perdamaian di seluruh tanah air Indonesia,dan akan menjadi daya dorong kuat bagi terselenggaranya Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, NegeriBelanda. Kata kunci: Diplomasi, Roem-Roijen, dan Kemerdekaan.
PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK, DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR YAMAHA MIO DI CIAMIS Herdiyanti Herdiyanti
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.191 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.366

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh harga, kualitas produk, dan citra merek terhadap keputusan pembelian sepeda motor Yamaha Mio di Ciamis.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan teknik analisis jalur.  Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, kuesioner, dan studi pustaka. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen motor Yamaha Mio Ciamis. Simpulan dalam penelitian ini adalah baik  secara simultan maupun parsial: variabel harga, kualitas produk, dan citra merek berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian. Kata kunci : harga, kualitas produk, citra merek dan keputusan pembelian
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS, BERPIKIR KRITIS, DAN BERPIKIR KREATIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP ZOOLOGI INVERTEBRATA Adun Rusyana
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.228 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.389

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya pola ketidakteraturan antara keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan pemahaman konsep pada Zoologi Invertebrata (Rusyana, 2013). Subjek penelitian adalah mahasiswa calon guru Biologi semester III Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan tahun akademik 2012/2013 pada salah satu PTS di Priangan Timur  (N=34). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif analisis dan teknik analisis jalur dengan model satu persamaan struktural (a single equation path model).Hipotesis penelitian: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan berpikir logis, berpikir kritis dan berpikir kreatif; (2) Kemampuan berpikir logis, berpikir kritis, dan berpikir kreatif berpengaruh baik secara parsial maupun bersama-sama terhadap pemahaman konsep Zoologi Invertebrata. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif saling berhubungan secara tidak signifikan (Pada α=0,01 diperoleh sign >0,05). (2) Kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif berpengaruh secara signifikan baik secara parsial (akan tetapi tidak berpengaruh langsung) maupun bersama-sama terhadap pemahaman konsep Zoologi Invertebrata. Kata Kunci: berpikir logis, berpikir kritis, berpikir kreatif, pemahaman konsep                       Zoologi Invertebrata
PENGARUH HARGA DAN MANAJEMEN PENDAPATAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA RESTORAN D’COST DI TASIKMALAYA Heidi Siddqa
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.4 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.357

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui:(1) pengaruh harga terhadap keputusan pembelian, (2) pengaruh manajemen pendapatan terhadap keputusan pembelian, (3) pengaruh harga dan manajemen pendapatan terhadap keputusan pembelian pada restoran D’Cost di Tasikmalaya. Metode penelitian yang dipergunakan adalah  metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan riset kepustakaan, interview, kuesioner, dan observasi. Jenis data yang dipergunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik  analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) uji validitas, (2) uji reliabilitas, dan (3) pengujian hipotesis. Simpulan dalam peneliyian ini adalah: (1) secara bersama-sama harga dan manajemen pendapatan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dan (2) secara parsial harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dan manajemen pendapatan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Kata kunci: harga, manajemen pendapatan, keputusan pembelian
UPAYA MENINGKAKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR PRINSIP-PRINSIP HEREDITAS MELALUI PENDEKATAN ANALOGI DI KELAS XII IPA 1 SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 CIAMIS Hetty Hasanah, Iis
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.803 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.390

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh karena: (1) prinsip-prinsip hereditas sifat materinya  abstrak atau materi tersebut termasuk sains yang tidak bisa diobservasi langsung di dalam kelas; (2) berdasarkan studi pendahuluan, ditemukan bahwa ketika guru sedang memberikan pembelajaran di kelas ternyata respon positif para siswa kurang dan sebagian besar siswa  mengalami kesulitan dalam mempelajari materi prinsip-prinsip hereditas.    Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk membantu memmpercepat pemahaman  siswa dalam  mempelajari  prinsip-prinsip hereditas dan menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif.  Prosedur yang ditempuh dalam penelitian ini adalah penelitian ini terdiri dari dua siklus. Ciri khas tindakan guru pada masing-masing siklus adalah: (1) pada siklus pertama diberikan  pembelajaran dengan metode analogy dengan diskusi kelompok besar (kelas)  (2) sedangkan pada siklus kedua adalah pembelajaran dengan metode-analogy dengan diskusi kelompok kecil. Tindakan yang diberikan oleh guru hanya dua silklus karena refleksi pada siklus kedua telah menunjukkan hasil yang positif dan terbatasnya waktu/jam belajar.    Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini adalah: (1)  Metode analogy dapat meningkatkan ilkim belajar siswa ke arah yang lebih positif sebesar 44,25 % dan menurunkan respon negatif sebesar 9,67 %; (2) Metode analogy dapat meningkatkan    prestasi    belajar   siswa pada  materi prinsip-prinsip hereditas sebesar  16,67 %. Kata Kunci: pendekatan analogy, prinsip-prinsip hereditas, presatasi belajar siswa 
PROFIL KEMAMPUAN LITERASI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR KELAS 4 & 5 DALAM RANGKA GERAKAN LITERASI SEKOLAH Rokayah, Rokayah
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.61 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.385

Abstract

Kemampuan literasi ilmu pengetahuan sosial melalui telaahan bahasa tulis dan bahasa lisan (oral) merupakan sisi penting dalam rangka implementasi gerakan literasi sekolah. Gambaran kemampuan literasi ini ditujukan untuk mendapatkan profil kemampuan literasi tulis dan oral/lisan materi IPS peserta didik kelas IV dan V Sekolah Dasar. Metode penelitian ini kuasi eksperimen, yaitu mendeskripsikan profil variabel literasi tulis dan oral pada materi IPS. Instrumen yang digunakan berupa wacana bahan ajar IPS kelas 4 dan 5, tes kinerja daya serap wacana, dan pedoman tes literasi oral/lisan (konsep, proses, konteks, dan sikap). Sampel penelitian yang digunakan adalah para peserta didik kelas IV dan V SD Tulus Kartika Kota Bandung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) adanya kecenderungan kemampuan literasi tulis lebih baik dibandingkan literasi oral pada materi IPS dan (2) adanya kecenderungan kemampuan literasi kelas V lebih tinggi dibanding dengan kemampuan literasi kelas IV. Kata Kunci: literasi tulis, literasi oral/lisan, dan literasi IPS.
PENGARUH SELF-EFFICACY GURU DAN KREATIVITAS GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Adirestuty, Fitranty
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.592 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.386

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu menurunnya prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi yang dilihat dari nilai UN (Ujian Nasional) SMA Negeri se-Kabupaten Ciamis dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2011. Metode yang digunakan adalah survey, sedangkan teknis analisis data menggunakan uji path analysis. Sampel yang digunakan sebanyak 33 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy guru dan motivasi belajar pada kategori sedang sedangkan.kreativitas guru pada kategori rendah.  Simpulan dalam penelitian ini adalah: (1) Self-efficacy guru berpengaruh negatif terhadap motivasi belajar siswa, (2) Kreativitas guru berpengaruh positip terhadap motivasi belajar siswa, (3) Self-efficacy guru berpengaruh positip terhadap prestasi belajar siswa. Self-efficacy guru memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung melalui motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. (4) Kreativitas guru berpengaruh positip terhadap prestasi belajar siswa. Kreativitas guru memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung melalui motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. (5) Motivasi belajar siswa berpengaruh negatif terhadap prestasi belajar siswa. Kata Kunci : Self-Efficacy Guru, Kreativitas Guru, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar
MODEL INOVASI PENDIDIKAN DENGAN STRATEGI IMPLEMENTASI KONSEP “DARE TO BE DIFFERENT” Kusnandi, Kusnandi
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.724 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.391

Abstract

Dalam menghadapi perubahan kehidupan di berbagai aspek yang semakin cepat dan semakin rumit serta sulit diprediksi, inovasi pendidikan harus menjadi prioritas penting dan genting karena pendidikan masih dijadikan penopang utama peningkatan kualitas sumber daya manusia. Model inovasi pendidikan di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia masih cenderung lebih dominan menggunakan startegi?top-down model? yaitu inovasi pendidikan yang dikembangkan dari atas oleh pihak penentu kebijakan dari tingkat pusat, untuk dilaksanakani secara imperatip hingga ke tingkat insitusi pendidikan yang paling bawah, hal ini akan membuat tenaga pendidik dan tenaga kependidikan kreatifitasnya menjadi tumpul. Dengan demikian inovasi pendidikan mestinya diimbangi dengan strategi ?bottom-up model? yaitu model inovasi pendidikan yang dikembangkan dari bawah, yang bersumber dari hasil kreatifitas tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan di setiap institusi pendidikan yang dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Agar inovasi pendidikan dapat berjalan lebih cepat dari berbagai perubahan lainnya, perlu dicari berbagai model dan strategi yang lebih ampuh melalui berbagai pendekatan ilmiah.Model inovasi pendidikan dengan strategi implementasi konsep?Dare to be different? merupakan suatu konsep yang digunakan untuk memotivasi para penyelenggara pendidikan dalam melakukan inovasi pendidikan dengan tidak mempertentangkan berbagai model dan strategi inovasi pendidikan yang sudah ada. Model ini lebih menitikberatkan pada internalisasi semangat dalam melakukan inovasi pendidikan, khususnya oleh para pendidik. Dare to be different artinya berani tampil beda, maka mulailah dengan kata dare yang merupakan singkatan dari kata dream, attitude, relatioship, dan excellence. Kata Kunci: Inovasi pendidikan, dare to be different

Page 1 of 2 | Total Record : 11