cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Phone
+6285220520401
Journal Mail Official
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jln. R.E. Martadinata No. 150 Tlp. (0265) 772192
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Wahana Pendidikan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23552425     EISSN : 27156796     DOI : 10.25157
Core Subject : Education,
Jurnal Wahana Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang pengembangan proses pembelajaran, praktikum, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan manajemen sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Januari dan Agustus). P-ISSN: 2355-2425 dan E-ISSN : 2715-6796 Wahana Pendidikan is a high-quality open access peer-reviewed research journal published by the Teaching and Education Faculty of Galuh University (UNIGAL). Wahana Pendidikan provides a platform that welcomes and recognizes high-quality original empirical research articles on education written by researchers, academics, professionals and practitioners from around the world.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020): Agustus" : 12 Documents clear
ANALISIS PERSIAPAN GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SD NEGERI JAMBU 01 Dwi Puji Astuti; Arifin Muslim; Dhi Bramasta
Wahana Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v7i2.3676

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine what preparations are made by the teacher in the implementation of mathematics learning. The method used in this research is qualitative with descriptive analysis. Research subjects are informants who provide research data through interviews. The informants in this study were grade IV teachers of Jambu State Elementary School 01. While the data analysis used in this study were data reduction, data presentation and verification. This research resulted in the findings of preparations made by the teacher in the implementation of mathematics learning, among others, which must be prepared are the learning objectives, learning materials, learning methods, learning media, evaluation of learning, students, teachers and the place of learning environment. The obstacles in the preparation are students who often talk to themselves and disturb other friends, then a weak internet connection that causes the process of finding learning resources to be difficult.Keywords: Mathematics Learning Implementation, Teacher PreparationABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persiapan apa saja yang dilakukan oleh guru dalam pelaksanaan pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Subjek penelitian adalan informan yang memberikan data penelitian melalui wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah guru kelas IV SD Negeri Jambu 01. Sedangkan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Penelitian ini menghasilkan temuan persiapan yang dilakukan oleh guru dalam pelaksanaan pembelajaran matematika antara lain yang harus dipersiapkan adalah tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, siswa, guru dan tempat lingkungan belajar. Kendala dalam persiapan tersebut adalah siswa yang sering berbicara sendiri dan mengganggu teman yang lain, kemudian koneksi internet yang lemah yang menyebabkan proses pencarian sumber belajar menjadi sulit.Kata Kunci: Pelaksanaan Pembelajaran Matematika, Persiapan Guru
EKRANISASI NOVEL DUA GARIS BIRU KARYA LUCIA PRIANDARINI KE BENTUK FILM DUA GARIS BIRU KARYA GINA S. NOER DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Syifa Anis Kurli; Sri Mulyati; Syamsul Anwar
Wahana Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v7i2.3586

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to examine the forms of ekranisasi novel Dua Garis Biru by Lucia Priandarini to the Dua Garis Biru movie by Gina S. Noer and the implications of learning in High School. This research only presents forms of plot and character ekranisasi in the novel to the film. This study uses a qualitative method. Descriptive method for describing the forms of ekranisasi in novels and films Dua Garis Biru. The data source used is the novel Dua Garis Biru by Lucia Priandarini and the film Dua Garis Biru by Gina S. Noer. The data are in the form of excerpts from the novel Dua Garis Biru by Lucia Priandarini and film Dua Garis Biru by Gina S. Noer. Data colletion uses reading, watching, and note techniques. Analysis of the results using descriptive analysis techniques with three steps, namely describing, analyzing data, and completing results. This research produces, updates, and changes the forms of ekranisasi from the novel to the film Dua Garis Biru. This research can be applied to Indonesia language learning specifically Indonesia Specialization in class XII second semester (even) with basic competence of 3,9 Analyzing novel content and linguistics, and 4.9 Designing novels or novels by paying attention to the contents and linguistics both oral and written.Keywords: Ekranisasi, Implications of learning, Movies and Novels Dua Garis BiruABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meneliti bentuk-bentuk ekranisasi novel Dua Garis Biru Karya Lucia Priandarini ke bentuk film Dua Garis Biru Karya Gina S. Noer dan Implikasi Pembelajarannya di SMA. Penelitian ini hanya memaparkan bentuk-bentuk ekranisasi alur dan tokoh pada novel ke film. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Metode deskriptif untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ekranisasi dalam novel dan film Dua Garis Biru. Sumber data yang digunakan adalah novel Dua Garis Biru Karya Lucia Priandarini dan Film Dua Garis Biru Karya Gina S. Noer. Wujud data berupa kutipan pada novel Dua Garis Biru Karya Lucia Priandarini dan Film Dua Garis Biru Karya Gina S. Noer. Pengumpulan data menggunakan teknik baca, tonton dan catat. Penyajian hasil analisis menggunakan teknik deskriptif analisis dengan tiga langkah, yaitu mendeskripsikan, menganalisis data, dan menyimpulkan hasilnya. Penelitian ini menghasilkan pengurangan, penambahan, dan perubahan bervariasi yang merupakan bentuk-bentuk ekranisasi dari novel ke film Dua Garis Biru. Penelitian ini dapat di implikasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya Bahasa Indonesia Peminatan kelas XII semester dua (genap) dengan kompetensi dasar yaitu 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel, dan 4.9 Merancang novel atau novelet dengan memerhatian isi dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulis.Kata kunci: Ekranisasi, Novel dan Film Dua Garis Biru, Implikasi Pembelajaran
KARAKTER TOKOH AIRA DALAM NOVEL PADA SENJA YANG MEMBAWAMU PERGI KARYA BOY CANDRA DAN IMPLIKASI PEMBELAJARANNYA Citra Mutiara Sari
Wahana Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v7i2.3756

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to describe the character of the character Aira in the novel In the Twilight That Takes You Away by Boy Candra and describe the implications of literary learning in high school. This study uses a qualitative method. Qualitative research methods are research that aims to find out the facts carried out for the subject of assessment, such as character, appreciation, motivation, action, holistically, as well as described in the spelling format. The characters and characters in the novel In the Twilight That Takes You Away by Boy Candra is Aira. Researchers examined the character of Aira based on the attitude of interest, desire, emotional and moral found in Aira through direct dialogue or sentences spoken by other figures about the character of Aira. There are three characters of attraction that are loving Gian, like black clothes or dark nuances, and like twilight. Then from the attitude of desire there are three characters namely wanting to get a scholarship to Japan, making peace with the past, and wanting to live life with Gian. From the emotional attitude there is one character that is still pictured in his past. Finally, the moral attitude that is mature in dealing with a thing, a woman who is smart, polite and kind, always respecting others, and caring about her grandmother's feelings.Keywords: Characters, novels, learning implications.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakter tokoh Aira dalam novel Pada Senja yang Membawamu Pergi karya Boy Candra dan mendeskripsikan implikasi pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui fakta yang dilakukan bagi subjek pengkajian, seperti karakter, apresiasi, motivasi, tindakan, secara holistic, serta diuraikan pada format ejaan. Tokoh dan penokohan dalam novel Pada Senja yang Membawamu Pergi karya Boy Candra adalah Aira. Peneliti menelaah karakter tokoh Aira berdasarkan sikap ketertarikan, keinginan, emosional dan bermoral yang terdapat pada Aira melalui dialog langsung maupun kalimat yang diucapkan oleh tokoh lain tentang karakter Aira. Terdapat tiga karakter dari sikap ketertarikan yaitu mencintai Gian, menyukai pakaian berwarna hitam atau berunuansa gelap, dan menyukai senja. Kemudian dari sikap keinginan terdapat tiga karakter yaitu ingin mendapatkan beasiswa ke Jepang, berdamai dengan masa lalu, dan ingin menjalani hidup bersama Gian. Dari sikap emosional terdapat satu karakter yaitu masih terbayang masa lalunya. Terakhir dari sikap bermoral yaitu dewasa dalam menyikapi suatu hal, wanita yang cerdas, sopan dan baik hati, selalu menghargai orang lain, dan peduli dengan perasaan Neneknya.Kata Kunci: Karakter Tokoh, novel, implikasi pembelajaran.
CITRA PEREMPUAN JAWA DALAM NOVEL GARIS PEREMPUANKARYA SANIE B. KUNCORO DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Alfi Nur Afidah; Tri Mulyono; Afsun Aulia Nirmala
Wahana Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v7i2.3588

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to describe the image of Javanese women contained in the novel Garis Perempuan by Sanie B. Kuncoro and the implications of learning the image of Javanese women "towards learning Indonesian in" high school. The research method used is a descriptive qualitative method. The data is identified based on the type of image of women, namely in physical aspects, psychological, in the family, and in society. Data collection techniques using literature review with data analysis using informal techniques. The results showed that the novel contained images of Javanese women depicted by Mbok Warsi, Yu Rah, Bunda Tawangsri, and Bunda Masari consisting of images of Javanese women in physical having beautiful faces, attractive appearance, and inexpensive smile. In the psychological of being patient, loyal, always thinking positive, thorough and diligent, and accepting. In families simple, strong and unyielding character, th spirit provides motivation, clever, and obedient. In society, as Javanese women who are obedient to the prevailing traditions or customs, have courtesy, and are generous. Implicate the results of research in the novel in learning Indonesian in high school class XII on enjoying novels with basic competencies 3.9 analyzing the content and language in the novel.Keywords:The image of Javanese Women, the Novel Garis Perempuan, the Implications of Language Learning.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsi citra perempuan Jawa yang terdapat dalam novel Garis Perempuan karya Sanie B. Kuncoro dan untuk mendeskripsi implikasi pembelajaran citra perempuan Jawa dalam novel Garis Perempuan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data berupa novel Garis Perempuan karya Sanie B. Kuncoro dengan wujud data berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat. Wujud data diidentifikasi berdasarkan jenis citra perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kasian pustaka. Teknik analisis data menggunakan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Garis Perempuan terdapat citra perempuan Jawa yang terdiri dari citra perempuan Jawa dalam aspek fisik yang digambarkan oleh tokoh Mbok Warsi, Yu Rah, Bunda Tawangsri, dan Bunda Masari memiliki wajah yang cantik, berpenampilan menarik, dan murah senyum. Dalam aspek psikis memiliki sifat sabar, setia, berpikir positif, teliti dan rajin, serta menerima. Dalam keluarga memiliki karakter sederhana, kuat dan pantang menyerah, semangat memberikan motivasi, pandai, serta penurut. Dalam masyarakatsebagai perempuan Jawa yang patuh terhadap tradisi yang berlaku, memiliki sopan satun, dan dermawan. Implikasi hasil penelitian dalam novel Garis Perempuandapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XII pada materi menikmati novel kompetensi dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan dalam novel.Kata Kunci: Citra Perempuan Jawa, Novel Garis Perempuan,Implikasi Pembelajaran Bahasa. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARN EXAMPLE NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK TEMA 7 DI KELAS V SD NEGERI 3 KOTAYASA Riyan Widiya Wati; Dhi Bramasta; Sony Irianto
Wahana Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v7i2.3757

Abstract

ABSTRACTThe learning process in the 2013 curriculum is a student center or learning centered on students, where students are required to be more active in learning, and the task of the teacher in the 2013 curriculum is to become a facilitator. Active in learning shows that students have a high curiosity so that they can answer and express their own ideas. The emergence of high curiosity makes students understand information clearly.This study aims to determine the increase in curiosity and student learning achievement with the Non Non Example learning model on theme 7 (Events in Life) in class V SD Negeri 3 Kotayasa. This type of research uses Classroom Action Research (CAR) conducted in 2 cycles. The research subjects were 21 students. the data collected is curiosity and student learning achievement.The results showed that: first, the application of the Example Non Example learning model can increase students' curiosity as seen from the classical percentage acquisition of cycle I namely 4,5% with the criteria pretty good and has increased to 6,8% in the second cycle with the criteria very good. Secondly, the application of the Example Non Exampe learning model can improve student learning achievement seen from the acquisition of the average value of the first cycle namely 57,15% by completing learning pretty good and increasing to 83,5% by completing learning very good in the second cycle so that indicators of success research reached.Keywords: Curiosity, Learning achievement, Example Non Example learning model.ABSTRAKProses pembelajaran pada Kurikulum 2013 adalah student center atau pembelajaran berpusat pada peserta didik, dimana peserta didik dituntut untuk lebih aktif dalam pembelajaran, dan tugas guru di dalam Kurikulum 2013 adalah menjadi seorang fasilitator. Keaktifan dalam pembelajaran menunjukkan bahwa peserta didik memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga dapat menjawab dan mengemukakan gagasannya sendiri. Munculnya rasa ingin tahu yang tinggi membuat peserta didik memahami informasi secara jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan rasa ingin tahu dan prestasi belajar peerta didik dengan model pembelajaran Example Non Examplepada tema 7 (Peristiwa dalam Kehidupan) di kelas V SD Negeri 3 Kotayasa. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian berjumlah 21 peserta didik. data yang dikumpulkan adalah rasa ingin tahu dan prestasi belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, penerapan model pembelajaran Example Non Exampledapat meningkatkan rasa ingin tahu peserta didik dilihat dari perolehan persentase klasikal siklus I yaitu 4,5% dengan kriteria Cukup Baik dan mengalami peningkatan menjadi 6,8% di siklus II dengan kriteria Sangat Baik. Kedua, penerapan model pembelajaran Example Non Exampedapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik dilihat dari perolehan rata-rata nilai siklus I yaitu 57,15% dengan ketuntasa belajar Cukup Baik dan meningkat menjadi 83,5% dengan ketuntasan belajar Sangat Baik pada siklus II sehingga indikator keberhasilan penelitian tercapai.Kata kunci: Rasa ingin tahu, Prestasi belajar, Model pembelajaran Example Non Example.
DAMPAK LATIHAN BOX JUMP DENGAN TUCK JUMP TERHADAP POWER TUNGKAI Ikhwan Khalid; Hendra Rustiawan
Wahana Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v7i2.3303

Abstract

ABSTRACTThe Purpose of this research was to know the impact of box jump exercises with tuck jump against increased power limbs. The use of research methods was pre experimental design. The research design used was two group pretest-posttest design. The population were a joined in extracurricular of 3 High School Bolavoli, Ciamis, Indonesia. The totaling were 26 participants. Sampling techniques used a total sampling. The Instrument used was Sergeant Jump Test. Data analysis used the paired sample T-Test and Independent sample T-Test , the results of the studied were as follows: 1. There was a significant influence of box jump exercises against the enhancement of power limbs with a probability value (sig.) 0.000 < 0.05, 2. There was a significant influence of Tuck jump exercises against increased power limbs with probability value (sig.) 0.000 < 0.05, the conclusion was a box jump exercise was better compared to the tuck jump Exercises for the development of power limbs on volleyball players and the results of this study are expected to be one of the power leg Exercise program recommendations.Keywords: Jump, Plyometric, PowerABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak latihan box jump dengan tuck jump terhadap peningkatan power tungkai. Metode penelitian yang digunakan adalah pre experimental design. Desain penelitian yang digunakan adalah two group pretest-posttest design. Populasinya adalah tim bola voli SMA Negeri 3 Kabupaten Ciamis yang berjumlah 26 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument yang digunakan adalah sergeant jump test. Analisis data menggunakan paired sample t test dan independent sample t-test, hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1.Terdapat pengaruh yang signifikan latihan box jump terhadap peningkatan power tungkai dengan nilai probabilitas (sig.) 0.000 < 0.05, 2.Terdapat pengaruh yang signifikan latihan tuck jump terhadap peningkatan power tungkai dengan nilai probabilitas (sig.) 0.000 < 0.05, Kesimpulannya adalah latihan box jump lebih baik dibandingkan dengan latihan tuck jump untuk pengembangan power tungkai pada pemain bola voli dan hasil penelitin ini diharapkan menjadi salah satu rekomendasi program latihan power tungkai.Kata Kunci: Jump, Pliometrik, power
SARKASME DALAM UNGGAHAN DAN KOMENTAR PADA GRUP FACEBOOK PT OY INDONESIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Attazky, Agil Agung; Triana, Leli; Anwar, Syamsul
Wahana Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v7i2.3587

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to describe sarcasm in uploading and commenting on the Facebook group PT Oy Indonesia and describe the implications on learning Indonesian in high school. This study used a descriptive qualitative approach. Sources of data in this study came from the PT Oy Indonesia Facebook Group. The form of data in this study was the utterance of sarcasm in the PT Oy Indonesia Facebook Group. Data collection techniques used in this study was the note technique. The technique of presenting the results of the data analysis used was the informal method. The data analysis method used was the pragmatic matching method. The results showed that there were sarcasm in the form of: (1) sarcasm, (2) sarcasm of action, and (3) sarcasm. Sarcasm has the intention of insinuating and cursing, and has the function of affirmation, opinion and questions. The results of this study are implied in Indonesian language lessons in class XI high school at KD 3.24 to reconstruct the lecture text.Keywords: Sarcasm, PT Oy Indonesia's Facebook Group, implied in lessons in high schoolABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan sarkasme dalam unggahan dan komentar pada grup Facebook PT Oy Indonesia dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif Sumber data dalam penelitian ini berasal dari Grup Facebook PT Oy Indonesia. Wujud data dalam penelitian ini adalah tuturan sarkasme dalam Grup Facebook PT Oy Indonesia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik simak catat. Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah metode informal. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan pragmatis. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat sarkasme berbentuk: (1) sarkasme sifat (2) sarkasme tindakan, dan (3) sarkasme sebutan. Sarkasme tersebut memiliki maksud menyindir dan mengumpat, serta memiliki fungsi penegasan, pendapat dan pertanyaan. Hasil penelitian ini diimplikasikan dalam pelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XI pada KD 3.24 merekonstruksi teks ceramah.Kata Kunci: Sarkasme, Facebook PT Oy Indonesia, implikasi pembelajaran di SMA 
PENGGUNAAN METODE RESITASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS TERPADU TENTANG LETAK GEOGRAFIS DAN KOORDINAT NEGARA ASEAN (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VIII-G SMPN 6 Tasikmalaya) Rumiati, Eti
Wahana Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v7i2.3635

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the use of the recitation method to improve student learning outcomes in social studies learning about Geographical Location and ASEAN Country Coordinates in Class VIII-G of SMPN 6 Tasikmalaya. The research method is Classroom Action Research (PTK). The results of the data analysis showed that the first action learning plan got an average score of 3,35 or 83,75%. Meanwhile, the second action learning plan obtained an average score of 4,00 or 100%. The results of data analysis also showed that the average score of teacher activity in the first action was 3,06 or 76,5%. The second act received an average score of 3,50 or 87,5%. For student activity in the second action the students got an average score of 3,12 or 78%. In the second action got an average score of 3,62 or 90,55%. The results of student learning in each cycle obtained data that in the first action the average value was 79, in the second action it was 84. This means that social studies learning through the recitation method, in addition to influencing the planning and implementation of learning, also has an effect on improving learning outcomes. students.Keywords: recitation method, student learning outcomesABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode resitasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS tentang Letak Geografis dan Koordinat Negara ASEAN di Kelas VIII-G SMPN 6 Tasikmalaya. Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil analisis data menunjukkan bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran tindakan pertama mendapat skor rata-rata 3,35 atau 83,75%. Sedangkan rencana pembelajaran tindakan kedua memperolah skor rata-rata 4,00 atau 100%. Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa skor rata-rata aktivitas guru pada tindakan pertama adalah 3,06 atau 76,5%. Tindakan kedua mendapat skor rata-rata 3,50 atau 87,5%. Untuk aktivitas siswa pada tindakan kedua siswa mendapat skor rata-rata 3,12 atau 78%. Pada Tindakan kedua mendapat skor rata-rata 3,62 atau 90,55%. Hasil belajar siswa pada setiap siklus diperoleh data bahwa pada tindakan pertama nilai rata-rata sebesar 79, pada tindakan kedua sebesar 84. Hal ini dapat diartikan bahwa pembelajaran IPS melalui metode resitasi, selain berpengaruh terhadap rencana dan pelaksanaan pembelajaran, juga berpengaruh terhadap peningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci: metode resitasi, hasil belajar siswa
LATIHAN BURPEES DAN LARI 150 METER TRACK 45 º UNTUK MENINGKATKAN VO2MAX Sudrazat, Adang; Rustiawan, Hendra
Wahana Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v7i2.3310

Abstract

The purpose of this study was to study the combination of a 150-meter burpees exercise and a sprint run of 45º slope to increase vo2max. The research method used was a pre-experimental design and used a two-group pretest post-test design. The population used was East Bandung FC soccer player FC member 3 West Java zone who denied 20 male players aged 15-16 years. Sampling used a purposive sampling technique. The test instrument used was the bleep test. The statistical analysis used for hypothesis testing were paired sample t-test and independent t-test. The results showed that exercise increased significantly to increased vo2max. Sprint running exercises 150 slope 45º increase significantly to increased vo2max. Conclusion. Running exercises 150 running 150 º included anaerobic endurance physical condition training on vo2max Enhancement. Suggestion. Burpees and 150 º 45 sprint sprints were included in the high intensity interval training method (HIIT) which could be used in a cardiovascular endurance exercise program. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan burpees dan lari sprint 150 meter kemiringan 45 º terhadap peningkatan vo2max. Metode penelitian yang digunakan adalah pre exsperimental design dan menggunakan desain two group pretest post-test design. Populasi yang digunakan adalah pemain sepak bola Bandung Timur FC anggota liga 3 zona Jawa Barat yang berjumlah 20 pemain putra usia 15-16 tahun. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrument test yang digunakan adalah bleep test. Analisis statistik yang digunakan untuk uji hipotesis adalah uji paired sample t-test dan uji independent t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa latihan burpees berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan vo2max. Latihan lari sprint 150 kemiringan 45º berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan vo2max. Kesimpulan: Latihan latihan burpees dan latihan lari sprint 150 kemiringan 45 º termasuk latihan kondisi fisik daya tahan anaerobik pada peningkatan vo2max. Saran: Latihan burpees dan latihan lari sprint 150 kemiringan 45 º termasuk pada metode latihan high intensity interval training (HIIT) yang dapat dijadikan salah satu rekomendasi program latihan kondisi fisik daya tahan kardiovaskular.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KALIMAT PASIF (PASSIVE VOICE) SISWA PADA BERBAGAI TENSES MELALUI METODE DRILL Permana, Nana Setia
Wahana Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v7i2.3612

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research is to describe the learning process through the drill method and determine the effectiveness of the method to improve students' understanding of class XI RPL 1 SMK Negeri 1 Pangandaran in the academic year 2017/2018 about passive voice at various tenses. The variable that is the target of change in this study is student understanding, while the action variable used in this study is the drill method. The form of this research is classroom action research which takes place in two cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementing actions, observing, and reflecting. The research subjects were students of class XI RPL 1 SMK Negeri 1 Pangandaran in the academic year 2017/2018, totaling 35 people. The data collection techniques used were observation and tests. The data analysis technique used is qualitative, which consists of three main stages, namely data reduction, data exposure, and conclusion drawing. The results of this study state that the drill method is proven to improve students' understanding of class XI RPL 1 SMK Negeri 1 Pangandaran in the academic year 2017/2018 about the review text. The results showed that there was an increase in the level of mastery of the material (class average value) by 13.2%. While the increase in the percentage of learning completeness was 74.3%. In addition, the drill method is proven to be able to improve the behavior of class XI RPL 1 students when the learning process takes place.Keyword: Student Understanding; Passive sentences; Drill MethodABSTRAKTujuan penelitian ini mendeskripsikan proses pembelajaran melalui metode drill dan mengetahui efektifitas metode untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas XI RPL 1 SMK Negeri 1 Pangandaran tahun pelajaran 2017/2018 tentang kalimat pasif (passive voice) pada berbagai tenses. Variabel yang menjadi sasaran perubahan dalam penelitian ini adalah pemahaman siswa sedangkan variabel tindakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode drill. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berlangsung dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI RPL 1 SMK Negeri 1 Pangandaran tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 35 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah secara kualitatif yang terdiri dari tiga tahap pokok, yaitu reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa metode drill terbukti dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas XI RPL 1 SMK Negeri 1 Pangandaran tahun pelajaran 2017/2018 tentang teks ulasan. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada peningkatan dalam tingkat penguasaan materi (nilai rata-rata kelas) sebesar 13,2%. Sedangkan peningkatan dalam persentase ketuntasan belajar sebesar 74,3%. Selain itu, metode drill terbukti dapat meningkatkan perilaku siswa kelas XI RPL 1 ketika proses pembelajaran berlangsung.Kata Kunci: Pemahaman Siswa; Kalimat Pasif; Metode Drill 

Page 1 of 2 | Total Record : 12