cover
Contact Name
Fithri Muliawati S,T., M.T
Contact Email
juteks@uika-bogor.ac.id
Phone
+6281382526961
Journal Mail Official
juteks@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Department of Informatics Engineering Faculty of Engineering, Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar Km. 2, Kedung Badak, Tanah Sareal , Bogor 16162 Telp: 0251 7160993, Fax: 0251 8380993
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
ISSN : 25494848     EISSN : 25807749     DOI : https://doi.org/10.32832/juteks
Core Subject : Engineering,
JuTEkS ini diterbitkan secara berkala setiap semester (6 bulanan) oleh Fakultas Teknik Universitas Ibn Khaldun Bogor melalui pengelolaan Program Studi Teknik Elektro. bertujuan untuk memberikan informasi bagi para peneliti, mahasiswa, para professional, penentu kebijakan, pengelola program, pemerhati masalah ke-elektroan, serta semua pihak yang membutuhkan. Ruang lingkup jurnal ini terdiri dari sistem tenaga listrik, pengontrolan, sains, konversi energi, informatika dan ilmu terapan lainnya. Tulisan berasal dari lingkungan Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Ibn Khladun Bogor sendiri maupun dari luar. Edisi kali ini meliputi penelitian yang bersifat teknis, konsep pengembangan, studi literature maupun pengembangan model atau konsep penelitian yang mendukung Penelitian dibidang ilmu Teknik Elektro.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2015)" : 5 Documents clear
PENERAPAN PENGASUTAN ROTOR JENIS CAIRAN PADA MOTOR PEMUTAR MILL 5600 kW 995 RPM Joki Irawan; Wahyudin .
JUTEKS Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.588 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v2i1.336

Abstract

PENERAPAN PENGASUTAN ROTOR JENIS CAIRAN PADA MOTOR PEMUTAR MILL 5600 KW 995 RPM. Kelemahan dari motor asinkron jenis rotor belitan adalah arus mula jalan yang besar (MHD Sulaiman dan magarisawa 1995). Untuk mengatur arus mula yang besar, maka pada rangkaian sekunder (rotor) digunakan suatu resistan awal. Arus induksi pada rotor disalurkan ke resistan melalui sikat-sikat karbon yang menempel pada cincin geser (Soeparno dan Soepatah 1979). Permasalahan yang timbul pada motor asinkron jenis rotor belitan, khususnya pada motor pemutar mill di unit Raw mill Plant 8 adalah kenaikan temperatur rotor diatas nilai normal. Sehingga menimbulkan kerusakan pada slip ring dan sikat karbon. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan analisis terhadap arus dan temperatur rotor motor pemutar mill tersebut. Motor pemutar mill di unit raw mill plant 8 menggunakan pengasut arus rotor jenis cairan. Pada saat motor mulai beroperasi arus pada rangkaian rotor akan disalurkan ke sistem pengasut, sehingga akan mengalami suatu pembesaran hambatan oleh media pengasut, proses ini berlangsung selama beberapa saat. Sampai rangkaian elektrode pada pengasut terhubung singkat. Motor akan berjalan normal setelah proses pengasutan selesai. Dalam penelitian telah diterapkan pengasut rotor menggunakan jenis cairan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap temperatur rotor dan arus mula operasi dari motor pemutar mill di unit raw mill plant 8 yang akan menjadi parameter dalam menentukan kinerja motor pemutar mill tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa dengan penggunaan sistem pengasut rotor jenis cairan, maka diperoleh arus mula jalan 1,5 kali dari arus nominal motor. 2) Jumlah sodium carbonat dalam larutan sistem pengasut jenis cairan dapat mempengaruhi temperatur rotor secara langsung dan temperatur stator sacara tidak langsung. 3) Jumlah sodium carbonat sebesar 6% dalam larutan sistem pengasut akan diperoleh temperatur rotor dan stator normal. Dengan demikian dapat di tentukan bahwa kinerja motor dalam keadaan baik. Sehingga penggunaan sistem pengasut rotor dengan jumlah sodium carbonat tertentu dapat mempengaruhi kinerja motor.
RANCANG BANGUN PANEL AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) DAN AUTOMATIC MAIN FAILURE (AMF) KAPASITAS 66 KVA Deni Hendarto; Rozali .
JUTEKS Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.117 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v2i1.344

Abstract

RANCANG BANGUN PANEL AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) DAN AUTOMATIC MAIN FAILURE (AMF) KAPASITAS 66 KVA.Telah dilakukan penelitian tentang rancang bangun Automatic Transfer Switch (ATS) - Automatic Main Failure (AMF)untuk gedung dengan kapasitas daya listrik terpasang 66 kVA. Untuk memfasilitasi peralihan beban listrik dari PLN ke Genset dan sebaliknya diperlukan panel ATS-AMF. Panel ini berfungsi mengalihkan daya listrik secara otomatis dari PLN ke Genset ketika sumber listrik dari PLN mengalami pemadaman. Tahapan dalam rancang bangun panel ini meliputi pabrikasi panel ATS/AMF, penentuan komponen-komponen untuk panel, proses perakitan komponen, dan perakitan box panel. Kesimpulan yang diperoleh adalah diperoleh hasil rancang bangun box panel ATS/AMF berkapasitas 66 kVA, 380 V, 50 Hz berbasis modul Modul Datakom DKG 207 yang didukung dengan sistem operasi secara manual dan otomatis.Untuk pengoperasian Modul Datakom DKG 207, disetting 2 detik genset akan nyala sesaat setelah pasokan dari PLN padam dan akan langsung mensuplai energi listrik setelah 6 detik setelah genset running. Genset akan lepas dari sistem sesaat setelah PLN kembali normal, genset akan standbye selama 3 menit, cooling down, lalu genset berhenti (mati/stop.).
PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) DAN AUTOMATIC MAIN FAILURE (AMF) KAPASITAS 66 KVA DI GEDUNG IR. H. PRIJONO HARDJOSENTONO UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR Suratun .; M. Hasyim Nasution
JUTEKS Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.282 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v2i1.345

Abstract

PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) DAN AUTOMATIC MAIN FAILURE (AMF) KAPASITAS 66KVA DI GEDUNG IR. H. PRIOJONO HARDJOSENTONO UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR. Telah dilakukan penelitian tentang pengujian dan diimplementasikan panel Automatic Transfer Switch (ATS) - Automatic Main Failure (AMF) yang telah dirancang bangun dan akan dipasang pada sistem dengan genset 75 kVA, 380 V, 50 Hz. Panel ATS/AMF ini berbasis Modul Datakom DKG 207di Gedung Gedung Ir. H. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor.Pengujian Panel ATS/AMF ini dilakukan secara manual dan secara otomatis. Sedangkan untuk implementasinya dilakukan dua tahap yaitu 1). Tahap persiapan implementasi dan 2). Pelaksanaan implementasi.Berdasarkan hasil pengujian dan implementasi panel ATS/AMF diperoleh hasil pengujian panel ATS/AMF berkapasitas 66 kVA, 380 V, 50 Hz berbasis Modul Datakom DKG 207 memberikan respon realistis sesuai kondisi saat beroperasi bila dilakukan dengan sumber dari PLN dan Genset. Panel ATS/AMF berkapasitas 66 kVA ini didukung dua operasi transfer atau pemindahan beban yaitu secara manual dan otomatis. Panel ATS/AMF berkapasitas 66 kVA, 380 V, 50 Hz berbasis Modul Datakom DKG 207 telah siap diimplementasikan di Gedung Ir. H. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor.
PEMBANGUNAN JARINGAN TEGANGAN MENENGAH 20 kV PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) BINARY CYCLE DIENG M. Hariansyah; Charles Miliyon
JUTEKS Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v2i1.346

Abstract

IMPLEMENTASI SIGNAL4-20mA SEBAGAI PENGATUR VARIABLE FREQUENCY DRIVE (VFD)BERBASIS SENSOR RTD PT100 Deni Hendarto; Fajar Ilham Taufik
JUTEKS Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.34 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v2i1.342

Abstract

IMPLEMENTASI SIGNAL4-20mA SEBAGAI PENGATUR VARIABLE FREQUENCY DRIVE (VFD)BERBASIS SENSOR RTD PT100. Telah dilakukan pembuatan sistem pasteurisasi suhu yang penting untuk menjaga kualitas produk agar tetap aman dikonsumsi. Pada komponen pasteurisasi, pompa transfer yang digunakan sebagai pompa utama transfer produk sering mengalami gangguan berupa alarm over load sehingga menyebabkan proses produksi terhambat (downtime). Hal ini terjadi akibat proses pengoperasian secara manual berdasarkan pembacaan suhu yang dilakukan oleh operator yang mengakibatkan terjadinya kavitasi dan fungsi instrument bekerja secara abnormal. Dari suhu produk yang sering naik turun, buka tutup modulating valve yang terlalu sering sehingga membuat komponen mekaniknya aus, yang berakibat terganggunya proses produksi yang berulang-ulang atau bahkan hingga terjadi stop produksi yang lama. Untuk itu perlu dilakukan improvement untuk mengurangi gangguan proses produksi tersebut.. Tujuan penelitian ini adalah melakukan perubahan metode pengoperasian pompa transfer produk dari manual menjadi automatis, Pemasangan komponen tambahan dilakukan untuk mengubah pengoperasian pompa transfer dari manual ke automatis berdasarkan pembacaan suhu produk yang dapat diterima pada tahap proses transferring dan dioperasikan oleh operator berdasarkan standar suhu yang dipantau, dengan ditambah variable frequency drive menggunakan signal 4-20mA lalu dimanfaatkan untuk mengatur kerja variable frekuensi drive (VFD) dan motor induksi 3 fasa yang kecepatannya diatur secara automatis berdasarkan pembacaan suhu dari sensor RTD PT100 kemudian diterima oleh temperature control lalu dikonversi menjadi sebuah signal 4-20mA yang dimanfaatkan untuk mengatur VFD atau kecepatan motor transfer tersebut. Dengan bertujuan Dihasilkan alat implementasi Signal 4-20mA sebagai pengatur Variable Frequency Drive (VFD) berbasis sensor RTD PT100 sesuai rancangan serta Uji fungsi alat hasil rancang bangundiperoleh bahwa settingan parameter temperature control diperoleh pada suhu produk sebesar 84oC untuk VFD dengan putaran yang dihasilkan 230 rpm.

Page 1 of 1 | Total Record : 5