cover
Contact Name
Zainun Misbah
Contact Email
jurnaldikmensus@gmail.com
Phone
+6281385279099
Journal Mail Official
jurnaldikmensus@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gedung D Lantai 12
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Guru Dikmen & Diksus
ISSN : 2655481X     EISSN : 27236404     DOI : https://doi.org/10.47239/jgdd.v1i1.12
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus merupakan wahana saling bertukar pandangan dan pengalaman bagi guru dan pemerhati pendidikan untuk meningkatkan mutu guru dan mutu pendidikan pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus. Tema-tema pengembangan pendidikan yang dapat diterbitkan diantaranya adalah 1). Pendidikan Inklusif; 2). Penguatan Pendidikan Karakter; 3). Gerakan Literasi di Sekolah; 4). Inovasi Pembelajaran; 5). Manajerial dan Kepemimpinan Pembelajaran. 6). Pengawasan.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2019): Juli-Desember 2019" : 20 Documents clear
MEDIA CUE CARD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SEBAGAI PRAMUWISATA DALAM MENDESKRIPSIKAN TEMPAT WISATA DI KALIMANTAN BARAT UNTUK KELAS X UPW SMK NEGERI 1 PONTIANAK Kristanti, Lusiana
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 2 No. 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.016 KB) | DOI: 10.47239/jgdd.v1i2.27

Abstract

Cue Card adalah sebuah media dari kertas berbentuk kartu yang berisi kata-kata kunci yang penting sesuai dengan topik yang sedang dibahas. Dalam proses pembelajaran, siswa dibimbing untuk membuat Cue Card mereka sendiri yang berisi tentang topik-topik utama yang mendeskripsikan tentang sebuah tempat wisata. Siswa berhasil meningkatkan kemampuannya dalam melakukan pemanduan dengan menggunakan Bahasa Inggris, yang dapat terlihat dari video presentasi dan peningkatan nilai siswa dalam melakukan pemanduan dengan menggunakan Bahasa Inggris. Sebagai kesimpulan penggunaan media Cue Card efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa berbicara sebagai pramuwisata dalam Bahasa Inggris.
GAMER UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN GANGGUAN KESULITAN BELAJAR KELAS XII IPS 2 SMAN 3 TUALANG Yani, Gusri
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 2 No. 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.365 KB) | DOI: 10.47239/jgdd.v1i2.28

Abstract

Salah satu bentuk hambatan siswa dalam belajar adalah gangguan kesulitan belajar. Peneliti menemukan empat siswa yang mengalami kesulitan belajar dikelas XII IPS 2. Peneliti berupaya memecahkan masalah dengan menggunakan media gambar bercerita (Gamer). Penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh media Gamer terhadap peningkatan pemahaman dan minat belajar siswa dengan gangguan kesulitan belajar pada materi teks naratif ini dilaksanakan di SMAN 3 Tualang dengan melibatkan empat partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penilaian, dan diolah secara kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media Gamer dapat meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa berkebutuhan khusus.
PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN DUKASIMERA BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA SMAN 1 BANJAR, BULELENG, BALI Adnyana, Gede Putra
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 2 No. 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.846 KB) | DOI: 10.47239/jgdd.v1i2.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengetahui pengaruh metode pembelajaran dukasimera berbasis kearifan lokal terhadap hasil belajar peserta didik SMAN 1 Banjar, Buleleng, Bali tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, angket, dan tes. Data dianalisis secara deskriptif untuk menentukan kevalidan dan keefektifan metode pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran dukasimera dapat dikembangkan untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Rerata hasil belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan metode dukasimera sebesar 77,08 lebih tinggi dari pembelajaran langsung sebesar 68,49. Dengan demikian, hasil belajar peserta didik dengan metode dukasimera lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran langsung.
LITERASI SEKOLAH: TANTANGAN DAN STRATEGI PELAKSANAAN Budi Setyanta, Yustinus
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 2 No. 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.474 KB) | DOI: 10.47239/jgdd.v1i2.30

Abstract

Tulisan yang dilatarbelakangi kondisi sekolah yang belum menjadi lingkungan fisik, sosial, dan belajar yang literat ini bertujuan memberikan gambaran konkret tantangan dan strategi pelaksanaannya agar literasi membudaya di sekolah. Untuk itu, perlu dilakukan pengamatan dan pendokumentasian terhadap implementasi literasi di sekolah sehingga dapat ditentukan langkah- langkah konkret pelaksanaannya. Ada tiga tahap kegiatan untuk mewujudkannya. Pertama, pembentukan tim literasi. Kedua, pelaksanaan program berupa kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan literasi. Ketiga, evaluasi pelaksanaan program yang hasilnya dijadikan bahan perbaikan. Jika ketiga tahap tersebut dilakukan dengan baik, diharapkan gerakan literasi bertumbuh dan menjadikan sekolah yang literat.
PENGEMBANGAN ALAT ROTARY TABLE PADA KOMPETENSI CETAK SARING PROGRAM KEAHLIAN DESAIN DAN PRODUKSI KRIYA TEKSTIL SMK NEGERI 1 SUKASADA Wadi, Andi
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 2 No. 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.343 KB) | DOI: 10.47239/jgdd.v1i2.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat bantu pada kompetensi cetak saring, dengan menggunakan metode Research and Development (R&D). Analisis data dan uji coba produk melalui eksperimen model before-after. Uji signifikansi dengan statistik komparasi paired sampel t-test dilakukan untuk mengetahui keefektifan penggunaan alat lama dan alat hasil pengembangan. Hasil uji keefektifan menunjukkan perbandingan alat lama dengan alat rotary table pada aspek kecepatan 90% : 79%, aspek ketepatan 91% : 84% dan aspek kerapian 90%: 83%, rata-rata 91% : 82% dengan nilai korelasi sebesar -0,40. Hasil uji signifikansi uji satu pihak dengan taraf kesalahan 5%, diperoleh harga t-tabel sebesar 1,77 sedangkan t-hitung sebesar -12,6. Berdasarkan hasil uji keefektifan menunjukkan bahwa penggunaan alat Rotary Table hasil pengembangan lebih efektif dari penggunaan alat yang lama. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keefektifan penggunaan alat Rotary Table yang baru dan lama.
LATIHAN MENIUP BOLA PINGPONG DALAM PENINGKATAN PENGUCAPAN KONSONAN BILABIAL PADA ANAK TUNARUNGU KELAS D2/B DI SLB B/C PARAMITA GRAHA BANJARMASIN Azizah, Fithri Aulia
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 2 No. 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.103 KB) | DOI: 10.47239/jgdd.v1i2.50

Abstract

Selama organ bicaranya masih baik, hal ini tidak menutup kemungkinan seorang tunarungu dapat berbicara. Siswa tunarungu terkadang dapat menyebutkan identitas dirinya, namun pengucapan konsonan yang tidak terdengar jelas dan hampir hilang. Kemampuan bicara tunarungu sering terjadi kesalahan yang muncul akibat dari terganggunya pernapasan yang sering tidak digunakan dalam berbicara sehingga menjadi kaku. Perlu adanya latihan pernapasan sebelum melakukan tahap lanjutan bicara anak tunarungu yaitu latihan meniup secara letupan dengan menggunakan media bola pingpong. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan pengucapan konsonan bilabial /b/ melalui latihan meniup bola pingpong. Metode yang digunakan adalah eksperimen, dengan pola Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. Data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif yang diperoleh dari tes perbuatan dan dokumentasi yang divisualisasikan melalui grafik garis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan meniup bola pingpong dapat meningkatkan pengucapan konsonan bilabial /b/ pada anak tunarungu kelas D2/B di SLB B/C Paramita Graha Banjarmasin.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN OUTDOOR CLASS PADA SISWA TUNANETRA KELAS XI SLB N 1 BANTUL YOGYAKARTA Sri Lestari, Endang
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 2 No. 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.382 KB) | DOI: 10.47239/jgdd.v1i2.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa tunanetra melalui penerapan Model Pembelajaran Outdoor Class di SLB N 1 Bantul Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Desain penelitian menggunakan Model Kurt Lewin dengan dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari empat tahapan kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan observasi dan refleksi. Masing-masing siklus diselesaikan dalam dua pertemuan. Penelitian melibatkan siswa tunanetra kelas XI di SLB N 1 Bantul Tahun Pelajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA siswa tunanetra kelas XI di SLB N 1 Bantul dapat ditingkatkan melalui penerapan Model Pembelajaran Outdoor Class. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata peningkatan prosentase ketuntasan belajar siswa
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA TUNARUNGU DENGAN E-CASH MATEMATIKA DI SMK NEGERI 3 PROBOLINGGO Anggraeni, Dwi
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 2 No. 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.035 KB) | DOI: 10.47239/jgdd.v1i2.52

Abstract

Matematika adalah bahasa simbol karena matematika terdiri dari simbol-simbol yang padat arti dan berlaku secara universal (umum). Matematika merupakan pelajaran yang wajib diberikan pada semua siswa pada tiap jenjang pendidikan, termasuk siswa tunarungu yang berada pada pendidikan inklusi. Berdasarkan gaya belajar siswa Tunarungu yang visual, guru menyajikan pembelajaran Matematika dengan menggunakan media E-CASH (Exploration Calculator Sheets). Bahasa Matematika yang disajikan dengan KeyLog pada kalkulator sebagai visualisasi prosedur dan penyajian masalah Matematika “w1w515=z6=12=3=4=12====”. Penyajian instruksi Matematika menggunakan KeyLog dapat digunakan sebagai pengganti bahasa lisan guru terhadap siswa Tunarungu dalam memberikan materi persamaan linear dan materi lainnya, sehingga siswa dapat memahami apa yang disajikan guru di kelas secara klasikal (siswa ABK dan reguler) dan untuk memberikan keterampilan mengoperasikan/prosedur Matematika secara tepat. Hasil yang dicapai dari kegiatan pembelajaran matematika pada pendidikan inklusif SMK Negeri 3 Probolinggo dengan menggunakan E-CASH menunjukkan bahwa minat siswa secara signifikan meningkat dilihat dari aktivitas siswa mengikuti pelajaran Matematika, keterlibatan siswa, ketertarikan siswa akan pelajaran Matematika, dan perhatian siswa pada saat proses pembelajaran meningkat dari 40,28% menjadi 68,54%. Hasil pengamatan juga menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran di kelas mulai bergeser dari teacher centred ke student centred dan kelas menjadi lebih kondusif
JEMBATAN ASADISCO SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI HOLISTIK PESERTA DIDIK PADA MATERI PENGHANTARAN IMPULS SARAF Khofifah, Siti
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 2 No. 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.937 KB) | DOI: 10.47239/jgdd.v1i2.53

Abstract

Materi penghantaran impuls saraf merupakan materi yang sifatnya abstrak pada mapel biologi, sehingga kebanyakan peserta didik sangat sulit memahami konsep tersebut. Kesulitan itu terjadi karena di SMA Negeri 1 Sidayu belum ada media yang bisa digunakan untuk memvisualisasikan konsep materi secara konstektual sehingga hasil belajar peserta didik rendah karena selalu memakai metode ceramah. Selama ini juga penilaian hanya dilakukan pada kompetensi pengetahuan sedang sikap dan ketrampilan diabaikan. Untuk itu melalui media jembatan asadisco hasil kreativitas penulis akan mampu menyelesaikan masalah yang ada, dengan tujuan penelitian untuk meningkatkan kompetensi holistik peserta didik pada materi penghantaran impuls saraf. Dengan Research and Development model 4-D Thiagarajani melalui tahapan pendefinisian, perancangan, pengembangan dan diseminasi. Implementasi dengan uji coba awal dan uji coba akhir. Ada validasi RPP, LAPD dan jembatan asadisco. Dengan instrumen berupa lembar penilaian diri, lembar observasi penilaian kompetensi holistik meliputi sikap, ketrampilan dan pengetahuan yang dianalisis secara deskriptif kualitatif sesuai taraf kompetensi yang ditentukan. Subyek peserta didik kelas XI MIPA-3 SMA Negeri 1 Sidayu berjumlah 32, putri 19 dan putra 13. Hasil uji coba awal kompetensi sikap 60%, ketrampilan 70% dan pengetahuan 78,1% sedang uji coba akhir sikap 87%, ketrampilan 88% dan pengetahuan 87.5%. Kesimpulan bahwa jembatan asadisco dapat dijadikan sebagai upaya yang mampu meningkatkan kompetensi holistik peserta didik kelas XI MIPA-3 SMA Negeri 1 Sidayu pada materi penghantaran impuls saraf
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENELITI DAN MENYUSUN LAPORAN PENELITIAN MELALUI PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TANAM PADA MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Soeryono, Budiyanto
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 2 No. 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.935 KB) | DOI: 10.47239/jgdd.v1i2.54

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan memperbaiki kelemahan dalam proses pembelajaran yang selama ini dilakukan pada materi pertumbuhan dan perkembangan kelas XII, dengan mengimplementasikan model project based learning (PjBL) tanam. Project Based Learning (PjBL) tanam adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek/kegiatan sebagai inti pembelajaran. Kata tanam merupakan akronim dari kata tumbuhkan-amati-narasikan-amalkan. Model pembelajaran ini membantu guru memberikan ruang gerak yang cukup dalam pelayanan bimbingan dan siswapun dapat berkreasi melakukan penelitian. Karena pembelajaran ini dapat dilakukan di luar jam pelajaran reguler (intrakurikuler) sehingga siswa memiliki ruang gerak yang cukup. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat di tarik simpulan bahwa melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) tanam dapat meningkatkan kemampuan menyusun dan membuat laporan penelitian pada pembelajaran pertumbuhan dan perkembangan dengan subyek penelitian 36 siswa kelas XII Mipa 1 SMA Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar 2018/2019, hal ini ditunjukkan pada peningkatan aspek kognitif, afektif dan psikomotor siswa pada siklus I, siklus II dan III.

Page 1 of 2 | Total Record : 20