cover
Contact Name
Dadang Syafarudin
Contact Email
lp2mstieya@gmail.com
Phone
+6281222890688
Journal Mail Official
lp2mstieya@gmail.com
Editorial Address
Kampus 1 Gedung A Lantai 1 - Jalan Oto Iskandardinata No. 278a Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Jawa Barat Kode Pos 44151 - Telp 0262238048, 0262233549/E-Mail - lp2mstieya@gmail.com..
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Manajemen, Bisnis, Keuangan dan Perbankan
Manajemen Manajemen Pemasaran Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Keuangan Manajemen Operasional Bisnis Keuangan Perbankan
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM" : 9 Documents clear
PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) (STUDI PADA PERUMDA BPR GARUT) eldiani, nita
PRISMAKOM Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i1.105

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Penurunan Return On Assets (ROA) disebabkan karena besarnya restrukturisasi, hal itu juga dipicu oleh pendapatan bunga yang menurun. Hal tersebut menunjukkan bahwa Perumda BPR Garut mengalami kesulitan dalam menjaga stabilitas Return On Assets (ROA) pada setiap tahunnya. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR) Terhadap Return On Assets (ROA)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran manajemen keuangan dan kinerja keuangan mengenai perkembangan Loan to Deposit Ratio (LDR), perkembangan Return On Assets (ROA) serta pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap Return On Assets (ROA) pada Perumda BPR Garut periode 2016-2022. Penelitian menggunakan metode kuantitatif yang menitikberatkan pada pengukuran dan analisis hubungan sebab akibat. Data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan dokumentasi dan studi pustaka dengan analisis data yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa Loan to Deposit Ratio (LDR) tidak berpengaruh positif terhadap Return On Assets (ROA). Pengujian yang dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan persamaan regresi Y = -278.911 + 0,077X. Nilai korelasi sebesar 0,497 yang diinterpretasikan memiliki tingkat hubungan yang kuat. Dengan nilai koefisien determinasi R square sebesar 0,247 atau 24,7% sedangkan sisanya sebesar 75,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Hasil penelitian dengan hubungan yang sedang maka perusahaan diharapkan semakin memperhatikan faktor lain yang mempengaruhi Return On Assets (ROA). Hal ini sejalan dengan teori menurut Munawir (2018:89) yang menyebutkan bahwa faktor rasio yang mempengaruhi Return On Assets (ROA) yaitu ukuran perusahaan, Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), Non Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Sedangkan uji t dengan hasil thitung < ttabel = 1.280 < 2.570 dengan nilai signifikansi sebesar 2,57 > 0,05.
PENGARUH VOLUME PENJUALAN TERHADAP MODAL KERJA STUDI PADA PT. ELCO INDONESIA SEJAHTERA sungkowo, wulandari
PRISMAKOM Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i1.107

Abstract

Pada dasarnya modal kerja merupakan bentuk pengelolaan terhadap aktiva lancar dan hutang lancar perusahaan dengan tujuan agar tercapainya keseimbangan antara peningkatan volume penjualannya, sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap perusahaan. Karena ketertarikan pada masalah tersebut maka penulis mengambil judul “Pengaruh Volume Penjualan terhadap Modal Kerja” dengan objek penelitian pada PT. Elco Indonesia Sejahtera. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif asosiatif yaitu permasalahan yang berkenan dengan pernytaan terhadap keberadaan variabel mandiri, baik hanya satu variabel atau lebih, dengan bentuk hubungan kausal yang menunjukan sebab akibat. Data yang digunakan adalah kuantitatif, kemudian dilanjutkan dengan uji kolerasi sederhana, uji regresi sederhana, uji koefisien determinasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan berpengaruh negative dan positif dari uji kolerasi sederhana sebesar 0.580 adanya hubungan yang sedang antara volume penjualan terhadap modal kerja, berdasarkan hasil uji regresi sederhana Y = -0,470 + 1,866X, kemudian berdasarkan perhitungan koefisien determinasi diperoleh angka 0.337 yang berarti bahwa volume penjualan (X) terhadap modal kerja (Y) adalah sebesar 33,64% dan sisanya 66,36% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dibahas pada penelitian ini.
HUBUNGAN BIAYA OPERASIONAL DENGAN LABA BERSIH (STUDI PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk) nurhayati, dini
PRISMAKOM Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i1.109

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perusahaan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk yang mengalami fenomena kenaikan dan penurunan laba bersih setiap tahunnya. Adapun yang dapat mempengaruhi laba bersih adalah biaya operasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan biaya operasional dengan laba bersih pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Metode deskriptif bertujuan untuk mengetahui nilai variabel sendiri atau perkembangan variabel mandiri. Dan asosiatif bertujuan untuk mengetahui hubungan biaya operasional dengan laba bersih. Dan teknik analisis data menggunakan metode statistik dengan bantuan SPSS 25, dengan uji asumsi klasik dan analisa statistik (regresi sederhana, korelasi sederhana dan koefisien determinasi). Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil perkembangan biaya operasional dan laba bersih secara keseluruhan mengalami kenaikan dan penurunan (fluktuatif). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, nilai koefisien korelasi 0,115 hal ini berarti menunjukkan hubungan antara keduanya sangat rendah. Sedangkan dari hasil perhitungan koefisien determinasi diperoleh hasil sebesar 0,013 yang berarti kontribusi biaya operasional terhadap laba bersih yaitu sebesar 1,3% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil dari persamaan regresi sederhana Y=26220.884+0.042X artinya apabila biaya operasional dinaikan 1% maka laba bersih akan naik sebesar 4,2%.
The Pengaruh Citra Merek dan Kemasan terhadap Keputusan Pembelian sukma, arti
PRISMAKOM Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i1.112

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah terkait pentingmnya sebuah keputusan pembelian konsumen dalam memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dengan menyoroti citra merek dan kemasan produk herbisida Roundup Biosorb 486 SL, dimana hal tersebut akan menjadi sebuah keuntungan bagi Perusahaan dalam meningkatkan usahanya. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian (2) Untuk mengetahui pengaruh kemasan terhadap keputusan pembelian (3) Untuk mengetahui pengaruh citra merek dan kemasan terhadap keputusan pembelian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner terhadap konsumen yang pernah menggunakakan Produk Roundup Biosorb 486 SL sebanyak 62 orang yang dijadikan sample dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai t hitung sebesar 2,925 yang lebih besar dari t tabel 1,295, terdapat pengaruh positif Kemasan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai t hitung sebesar 2,051 yang lebih besar dari t tabel 1,295, terdapat pengaruh yang positif antara Citra Merek dan Kemasan terhadap Keputusan Pembelian berdasarkan Uji F sebesar (4,784) > (3,153).
PENGARUH DANA PIHAK KETIGA TERHADAP LABA (STUDI PADA PT BPRS PNM MENTARI GARUT) sartika, santi
PRISMAKOM Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i1.113

Abstract

Laba merupakan salah satu parameter penting dalam keuangan perusahaan. Naik turunnya laba tentunya akan dipengaruhi oleh beberapa aspek, salah satunya dana pihak ketiga. Peningkatan jumlah dana pihak ketiga yang tidak diimbangi dengan peningkatan pemanfaatan dana secara efisien dan efektif dapat mengakibatkan penurunan profitabilitas bank. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dana pihak ketiga terhadap laba pada PT BPRS PNM MENTARI Garut periode triwulan I s.d IV Tahun 2019 s.d 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder dari sumber data sekunder yaitu laporan keuangan yang dapat diakses melalui situs web resmi PT BPRS PNM Mentari atau database perbankan nasional seperti OJK. Data diambil dengan menggunakan teknik dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 124 laporan keuangan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang dilakukan berdasrkan kriteria tertentu. Sampel diambil dengan time series dengan berjumlah 16 sampel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji korelasi sederhana, uji koefisien determinasi, uji regresi sederhana, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil pengolahan data yang diperoleh dengan menggunakan IBM SPSS For Windows versi 25, bahwa dari hasil uji koefisien korelasi diperoleh keterangan bahwa dana pihak ketiga berpengaruh positif terhadap laba dengan nilai koefisien korelasi 0,158 dengan koefisien determinasi sebesar 2,5%, dengan persamaan regresi Y = 737950545,319 + 0,011X menujukkan bahwa setiap peningkatan dana pihak ketiga sebesar 1% diikuti oleh peningkatan laba sebesar 0,011 namun uji hipostesis menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan dana pihak ketiga terhadap laba dengan nilai signifikansi 0,559>0,05 sedangkan nilai thitung < ttabel (0,599<1.761).
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN STUDI PADA PASIEN POLI GIGI PUSKESMAS CIPANAS GARUT Satriandi, Addy
PRISMAKOM Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i1.114

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidakpuasan pasien di UPT Puskesmas Cipanas Garut yang disebabkan oleh tingkat kualitas pelayanan yang dirasakan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Hal ini dapat dilihat dari data di lapangan yaitu pelayanan yang masih belum sesuai dengan harapan pasien, contohnya petugas Puskesmas Cipanas Garut yang kurang ramah terhadap pasien, Pelayanan yang masih belum sesuai dengan keinginan pasien, contohnya pada bagian pendaftaran ditutup dengan alasan pasien yang berobat sudah banyak dan melebihi target, waktu pelayanan masih belum efisien dan belum sesuai dengan harapan pasien, contohnya keterlambatan dalam melayani pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kualitas pelayanan memiliki pengaruh dengan kepuasan pasien. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Poli Gigi UPT Puskesmas Cipanas Garut. Dari data yang ada diketahui jumlah pasien pengguna BPJS yang berobat ke Dokter Gigi di Puskesmas Cipanas Garut berjumlah 16 orang pasien baru dan 155 orang pasien lama. Jadi keseluruhan jumlah pasien pengguna BPJS yang berobat ke Dokter Umum di Puskesmas Cipanas Garut adalah 171 orang pasien. Adapun untuk teknik sampling yang digunakan adalah teknik Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Proportionate Stratiified Random Sampling berdasarkan perhitungan rumus Slovin. teknik ini digunakan bila populasi mempunyai anggota/unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proporsional, maka jumlah sampel dalam penelitian ini menjadi 63 orang responden. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan deskriptif dengan pendekatan survey. Hasil pengujian dan analisis statistik dengan menggunakan korelasi rank spearman, terdapat pengaruh yang kuat antara penerapan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien pada UPT Puskesmas Cipanas Garut. Hal tersebut ditunjukan oleh nilai koefisien korelasi spearman (r) sebesar 0,670, dan kualitas pelayanan yang diberikan memberikan kontribusi sebewsar 44,5%. Sedangkan sisanya sebesar 55,5% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak diteliti. Sehingga dari hasil pengujian hipotesis dengan thitung ≥ ttabel = 7,392 ≥ 1,2939 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kualitas Pelayanan memiliki pengaruh secara positif terhadap Kepuasan pasien pada pasien Poli Gigi UPT Puskesmas Cipanas Garut
PENGARUH INOVASI PRODUK TERHADAP COMPETITIVE ADVENTAGE PADA PT. ASSANUSIYAH SAPALAPUTRA PROPERTY Rosdiana, Anisa
PRISMAKOM Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i1.115

Abstract

Di era revolusi industri 4.0 dan 5.0 society mengharuskan perusahaan untuk meningkatkan daya saingnya, selain dari sumber daya manusia, produk juga harus dapat bersaing secara kompetitif agar dapat merebut pasar dan peluang. Dengan begitu membuat konsumen semakin kritis dalam memilih produk, menuntut perusahaan untuk mampu menawarkan produk yang baru, berbeda dan jauh lebih baik kualitasnya dengan produk yang ditawakan oleh pesaing. Jika inovasi produk dirasa baik, maka konsumen tidak merasa ragu untuk melakukan pembelian sehingga perusahaan dapat mencapai competitive adventage.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Inovasi Produk terhadap Competitive Aventage pada PT. Assanusiyah Sapalaputra Property. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan data kuantitatif yang diperoleh melalui kuesioner terhadap sampel sebanyak 78 orang dengan menggunakan probability sampling yakni teknik random sampling. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, inovasi produk berpengaruh positif terhadap competitive adventage, hal ini terlihat dari nilai t hitung sebesar 17.700 yang jauh lebih besar dati t tabel 1,665. Adapun nilai koefisien korelasi anatara Inovasi produk terhadap Competitive Adventage adalah sebesar 0,901 yang berada 0,800 – 0,1.000 dan menghasilkan koefisien determinasi sebesar 0,811 atau 81%. Hal ini menunjukkan bahwa besar pengaruh Inovasi Produk sebesar 81% dan sisanya 19% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti.
Pengaruh Persepsi Terhadap Keputusan Memilih Program Studi Keuangan Dan Perbankan Pada STIE Yasa Anggana Garut rohimat, ede
PRISMAKOM Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i1.116

Abstract

Pada saat ini kesadaran masyarakat akan pendidikan tinggi cenderung meningkat masyarakat sudah mulai berfikir lebih maju, masyarakat beranggapan bahwa salah satu untuk mencapai kemajuan tersebut adalah dengan melalui pendidikan yang lebih tinggi dengan meningkatnya kesadaran tersebut, maka di perlukan lembaga pendidikan untuk memfasilitasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas dirinya yaitu melalui perguruan tinggi. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis statistik terdapat pengaruh persepsi (X1) terhadap keputusan memilih program studi Keuangan dan Perbankan pada STIE “Yasa Anggana” Garut (Y). Hasil analisis regresi linier sederhana di peroleh hasil bahwa Pengaruh persepsi terhadap keputusan memilih program studi berdasarkan hasil perhitungan sebesar 0,049 artinya untuk setiap peningkatan persepsi mahasiswa, keputusan mahasiswa memilih program studi keuangan dan perbankan bertambah sebesar 0,049. Hasil perhitungan dengan spss diperoleh hasil persepsi (X1) berpengaruh sebesar 25,2 % terhadap keputusan memilih program studi perbankan dan keuangan (Y) sedangkan sisanya sebesar 74,8 % dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil uji t diperoleh hasil penghitungan , diketahui bahwa thitung sebesar 6,943 dan sig. 0.000 Nilai ttabel adalah 1,685 sehingga 6,943 > 1,685 (dan sig. 0,000<0,10 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya ada hubungan linier antara kedua variabel tersebut; maka variabel indivenden exogenous persepsi mempengaruhi variabel endogenous keputusan memilih program studi.
PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP HARGA SAHAM STUDI PADA PT ANEKA TAMBANG, Tbk rosita, yeti
PRISMAKOM Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i1.117

Abstract

The aim of this research is to determine the extent of the development of capital structure and stock prices, as well as the influence of capital structure on stock prices. The research method employed is a quantitative research method with an associative causal relationship approach. The data analysis techniques used include correlation analysis, determination analysis, and regression analysis. Based on the data analysis results, the development of capital structure and stock prices shows fluctuations, experiencing increases and decreases each year. The correlation analysis yields a result of -0.413 or 41.3%, indicating a moderate relationship between capital structure and stock prices. The determination analysis result is 0.170 or 17.0%, with the remaining 83% influenced by other factors not examined in this study. The regression analysis result is Y = 18.683 + -20.535 X, meaning that for every 1% increase in the X variable (capital structure), the Y variable (stock prices) decreases by -20.535, or conversely, if there is a 1% decrease in the X variable (capital structure), the Y variable (stock prices) increases, and when the X variable (capital structure) is 0, the Y variable (stock prices) is 18.683. Companies utilizing external capital structure should reconsider borrowing funds externally, or if the company borrows externally, managers should minimize the risks associated with debt usage to achieve an optimal capital structure.

Page 1 of 1 | Total Record : 9