cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 60 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2022)" : 60 Documents clear
INDIKASI POTENSI SKANDIUM DI ZONA LIMONIT BLOK TAPUNOPAKA, KONAWE UTARA, SULAWESI TENGGARA YOSEPH HERWINDO PASKARINO; Sutarto - -; Joko - Soesilo; Bronto - Sutopo
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3062

Abstract

Skandium di dalam 27,22 juta ton sumberdaya terukur limonit di Blok Tapunopaka dengan kadar rata-rata 91,21 ppm atau setara dengan 2.482 ton skandium, yang masih terus bertambah seiring kegiatan eksplorasi yang terus berjalan, merupakan indikasi potensi yang sangat besar untuk dikembangkan secara ekonomis. Salah satu strategi pengembangannya adalah dengan mengetahui evolusi dan faktor-faktor pengontrol pengkayaannya untuk memastikan arah pendetilan data dalam penyusunan prioritas konservasi cadangan limonit mengandung skandium. Penelitian skandium dilakukan pada zona limonit dan batuan asal dari 200 data ICP OES daerah Konawe Utara termasuk 74 data dari Blok Tapunopaka, 8 data hasil petrografi batuan asal, dan 4 data hasil analisis XRD batuan asal.Batuan asal dari limonit mengnadung skandium adalah harsburgit dan klinopiroksenit. Kandungan skandium dalam batuan asal sangat menentukan kandungan skandium di zona limonit Skandium di zona limonit berkorelasi positif dengan alumunium dengan R2=0,6817, menunjukkan bahwa skandium hadir bersama dan evolusi skandium dipengaruhi oleh alumunium. Dengan tidak ditemukannya batuan basa yang kaya alumunium sebagai batuan asal dan teridentifikasinya lizardit ((Mg,Al)3((Si,Fe)2O5)(OH)4 sebagai mineral yang mengandung alumunium pada harsburgit dan klinopiroksenit maka lizardit diduga kuat sebagai mineral pembawa skandium
Literatur Review Optimasi Jarak Lubang Bor dengan Metode Drill Hole Spacing Analysis (DHSA) dan Metode Drill Hole Spacing Optimization with Conditional Simulations Septi Wulandari
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3195

Abstract

Kegiatan eksplorasi merupakan kegiatan yang pasti dilakukan sebelum aktivitas penambangan dimulai. Pada tahap ini dilakukan pengeboran yang bertujuan untuk mendapatkan data yang akan digunakan dalam klasifikasi sumberdaya dan cadangan. Pengeboran membutuhkan biaya tinggi yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk mendapatkan tingkat keyakinan yang tinggi sebelum melanjutkan ke tahapan selanjutnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode dalam menentukan jarak bor optimum, sehingga diperoleh tingkat keyakinan tinggi dalam estimasi dan klasifikasi sumberdaya dengan biaya yang efisien berdasarkan studi literatur dari penelitian yang sudah ada sebelumnya. Hasil yang diperoleh adalah terdapat dua metode dalam analisis jarak lubang bor yaitu (a) Drill Hole Spacing Analysis (DHSA) dan (b) Drill hole spacing optimization with conditional simulation. DHSA diperhitungkan dengan metode Global Estimation Variance atau GEV, sedangkan metode conditional simulation dengan dua pendekatan utama yaitu Turning Bands Metode (TBM) dan Sequential Gaussian Simulation (SGS).
ANALISIS PELAYANAN PENUMPANG PADA TERMINAL PENUMPANG GAPURA SURYA NUSANTARA MENURUT PM 37 TAHUN 2015 DENGAN METODE SERVQUAL (SERVICE QUALITY) NURUL MIFTAHUL RAHMAN; MINTO BASUKI; Erifive Pranatal
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3232

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa kualitas pelayanan yang sudah ada dalam memenuhi standar pelayanan angkutan laut berdasarkan PM 37 2015. Data yang digunakan yakni informasi terkait fasilitas Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara dan pengalaman pengguna jasa dalam aspek pelayanan yang didapatkan. Metode yang dipakai yakni metode ServQual (Sevice Quality) untuk mengetahui dan menilai kualitas layanan dari atribut masing-masing dimensi dengan menggunakan media kuesioner untuk memperoleh data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kepentingan atau harapan yang paling besar terletak pada dimensi bukti fisik (tangibles) sebesar 4,06. Untuk elemen kepuasan, nilai tertinggi juga ada pada dimensi bukti fisik (tangible) dengan nilai 3,84. Dan untuk nilai gap atau kesenjangan terbesar terdapat pada dimensi jaminan (assurance) dengan nilai -0,27. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara telah memenuhi standar pelayanan penumpang dalam sektor keselamatan, keamanan dan ketertiban, keandalan/keteraturan, kenyamanan, dan juga kemudahan. Peningkatan kualitas pelayanan bisa difokuskan pada dimensi jaminan (assuramce) karena memiliki gap yang paling besar. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengoptimalkan fasilitas kompensasi apabila ada permasalahan seperti keterlambatan keberangkatan dan juga permasalahan internal terminal yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang.
Studi Analisis Pengaruh Parameter Sifat Fisik Terhadap Kuat Tekan Uniaksial Pada Conto Batuan Andesit Evie Noviany Dias; Bryan Caesar Mahaputra Beko; Ratih Hardini Kusuma Putri
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3243

Abstract

Dalam penentuan stabilitas lereng pada kegiatan penambangan, parameter sifat fisik dan kuat tekan uniaksial memiliki peranan penting dan saling berhubungan untuk rekayasa. Penelitian ini menggunakan conto batuan Andesit pada lokasi Tulungagung, Jawa Timur dengan tujuan mengkaji pengaruh parameter sifat fisik terhadap kuat tekan uniaksial dalam peranannya terhadap stablitas lereng. Metode penelitian meliputi uji sifat fisik, uji kuat tekan uniaksial dan pengolahan data di laboratorium. Dengan menggunakan metode statistik yakni regresi linear dalam analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan parameter sifat fisik yang paling berpengaruh terhadap nilai UCS adalah porositas dengan nilai R2 adalah 0,125. Sedangkan parameter kadar air akan mempengaruhi nilai modulus young dengan nilai R2 adalah 0,8532. Sehingga, kekuatan massa batuan akan meningkat apabila nilai porositasnya mengalami penurunan. Analisis dari penelitian dapat berkaitan dengan penentuan kekuatan massa batuan yang berpengaruh dalam merekayasa kemantapan lereng tambang (stabilitas lereng) pada lokasi penelitian.
PENGARUH EFEK SKALA TERHADAP UJI TRIASIAL PADA BATU ANDESIT Alwi Syahid; Lalu M Ridho; Adnan Patihua; Viven Kastera
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3226

Abstract

Batuan adalah campuran unsur-unsur mineral yang homogen, kontinu dan isotropik di lapangan. Terlepas dari kenyataan bahwa struktur batuan memiliki jenis yang berbeda. Peristiwa ini disebabkan oleh perbedaan kerak batuan pada saat pengujian di laboratorium dan di lapangan. Pendekatan empiris dan literatur dan analisis untuk memperkirakan ketidakseragaman massa batuan karena bidang diskontinu. Efek skala adalah bahwa sifat fisik dan mekanik suatu material tidak konstan tetapi bervariasi dengan ukuran material. Pengujian dapat secara langsung atau tidak langsung, istilah langsung atau tidak langsung menyiratkan mode pemuatan di mana bantuan sampel dikompresi atau dikompresi. dilakukan untuk mengetahui perbedaan sifat-sifat batuan tersebut, penelitian diawali dengan survei lokasi pengambilan sampel dengan melihat data geologi guna mengetahui fisiografi dan litologi penelitian kemudian pengujian pengambilan sampel batuan dan pengambilan sampel di lokasi tersebut , pengambilan sampel dilakukan di 3 lokasi singkapan batuan. Pengujian ini dilakukan di Laboratorium Geomekanika Batuan dan Desain Teknik Yogyakarta, sedangkan tempat yang menjadi sumber sampel batuan tepatnya di Desa Manduro, Mangun Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Pengujian ini akan membutuhkan 3 sampel batuan yang akan digunakan dengan diameter yang berbeda ± 5 cm, ± 7 cm, ± 10 cm untuk setiap diameter, minimal diperlukan 3 spesimen. Setelah dilakukan pengujian triaksial pada batuan andesit, nilai rata-rata sudut kohesi dan sudut gesek pada masing-masing batuan adalah ±5cm, ±7cm,±10 cm dan sebesar 3,35MPa dan 65,59°, 5,93MPa dan 65,19°, serta 13,12MPa. dan 59,11°. Setelah mendapatkan hasil analisis, kesimpulannya adalah semakin besar atau bertambah ukuran sampel maka nilai kohesi semakin besar dan sudut geser dalam semakin kecil atau berkurang
Analisis Hubungan Uji Sifat Fisik dan Kuat Tekan Terhadap Batuan Andesit di Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur Yafet Yamres Matrutty; Yudho Dwi Galih Cahyono; Ratih Hardini Kusuma Putri
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3235

Abstract

Kuat tekan uniaksial (UCS) dan sifat fisik batu merupakan parameter penting dalam mekanika batu. Metode penelitian menggunakan aktivitas lapangan dengan melakukan pengambilan sampel dan aktifitas laboratorium yaitu pengujian sifat fisik dan mekanik batu. Hasil pengujian menunjukkan batu andesit memiliki porositas dengan rata-rata 19,29%, bobot isi asli rata-rata 2,17 gr/cm3, bobot isi kering dengan rata-rata 2,06 gr/cm3 dan bobot isi jenuh rata-rata 2,25 gr/cm3, Kadar air rata-rata sebesar 5,55% dan derajat kejenuhan 58,63%. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium maka dapat dianalisa dari hasil uji kuat tekan uniaksial yang dilakukan pada sampel batu A didapatkan nilai kuat tekan uniaksial sebesar 5.82 MPa. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium maka dapat dianalisa dari hasil uji kuat tekan uniaksial yang dilakukan pada sampel batu B didapatkan nilai kuat tekan uniaksial sebesar 8.93 MPa. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium maka dapat dianalisa dari hasil uji kuat tekan uniaksial yang dilakukan pada sampel batu C didapatkan nilai kuat tekan uniaksial sebesar 8.04 MPa. Dari hasil penelitian disimpulkan batu di formasi yang sama memiliki kekuatan yang berbeda-beda.
Geosite serta konservasi di kampung Makimi dan sekitarnya, Nabire, Papua Theodora Ngaderman
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3231

Abstract

Geosite sebagai destinasi kawasan wisata, Kampung Makimi dan sekitarnya Nabire Papua dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi (economi developmment) mengingat geowisata merupakan bagian dari ekonomi kreatif. Kebaruan/Keunggulan/Pentingnya Penelitian Tinjauan pustaka terhadap variabel kebaruan yakni geosite dan konservasi untuk mengetahui bagaimana pengaruh hubungan dan keterkaitannya, yang mana selain pengaruh hubungan juga dan keterkaitan satu sama lainnya penelitian juga berkaitan dengan faktor lainnya seperti social masyarakat, budaya dan tentu saja ekonomi masyarakat tentunya. Manfaat penelitian bagi masyarakat yaitu memiliki dampak sebagai tempat kawasan wisata dan juga sebagai daerah konservasi. Geologi daerah penelitian tersusun atas litologi satuan batuan serpentinit yang merupakan satuan batuan tertua kemudian lebih muda diendapkan diatasnya satuan batulempung. Diatasnya lagi yakni diendapkan satuan batuan konglomerat kemudian diendapakan diatasnya lagi dan merupakan satuan paling muda yakni batugamping terumbu. Struktur pada daerah penelitian yaitu struktur kekar dan sesar. Geosite Kampung Makimi  antara lain; Bentang alam (landscape) Lagari, Fragmen-fragmen batuan Serpentinit Kolam Biru, Anak -anak sungai Saban yang membentuk Kolam Biru, Goa Pada Sungai Nangaiwa, Air Terjun Bentuk Kolam Renang, Konglomerat berlapis Sungai Tobo.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS PROSES SANDBLASTING PADA PEKERJAAN BANGUNAN KAPAL BARU DI PT.PAL INDONESIA (PERSERO) Amar Zainul Fikri; Minto Basuki
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3255

Abstract

Perusahaan manufaktur selalu membutuhkan proses finishing untuk mendapatkan hasil maksimal dari produk manufaktur mereka. proses sandblasting sangat cocok karena bekerja dengan benda kerja yang besar dan kompleks. Keuntungan dari proses sandblasting yaitu kecepatan pengerjaannya, fleksibel dengan bentuk benda kerja yang rumit dan pembentukan profil kekasaran jauh lebih mudah. Analisa teknis dan ekonomis dibutuhkan untuk dapat mengetahui hasil dari pekerjaan sandblasting. Metodologi yang digunakan dalam menyelesaikan penelitian ini dimulai dengan tahap studi literature dengan mengumpulkan data dari jurnal, buku-buku sesuai dengan judul serupa dan studi lapangan dengan cara melihat, mengamati, wawancara, dan analisa suatu proses pekerjaan di lapangan. selanjutnya menganalisa data-data yang telah dibutuhkan selanjutnya menganalisis dan menghitung kebutuhan material abrasif dan menganlisa biaya produksi yang dikeluarkan untu menyelesaikan pekerjaan tersebut. Kemudian hasil dianalisis dan di buat laporan. Dari hasil analisa dilapangan disimpulkan mengenai proses sandbalting pada pekerjaan kapal baru ada 2 yakni shot blasting dan sandblasting sebelum dirangkai menjadi kapal utuh. Hasil dari proses blasting ada beberapa pengujian yaitu tingkat kebersihan dan kekasaran permukaan. Dari 2 pengujian tersebut terdapat perbandingan biaya operasional dari tingkat kebersihan Sa 2 dan Sa 2 ½. Pada Sa 2 ½ biaya operasioanal sandblasting sedikit lebih mahal karena konsumsi pasir yang dikeluarkan jauh lebih banyak karena demi mendapatkan hasil yang diinginkan. Biaya operasional sandblasting Sa 2 ½ bisa membutuhkan biaya kurang lebih Rp. 18.868.081 dengan luasan 994,82 m² lebih mahal dari pada tingkat Sa 2 yang membutuhkan biaya sekitar Rp.13.099.554 dengan luasan yang sama.
KARAKTERISTIK MINERALISASI DAN GEOKIMIA SKARN Pb-Zn-Cu-Ag, RUWAI, KABUPATEN LAMANDAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Siti Rahmawati H. Budiawan; Waterman Sulistyana Bargawa; Arifudrin Idrus
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3238

Abstract

Endapan skarn merupakan batuan yang tersusun oleh silika Ca-Fe-Mg-Mn terbentuk oleh penggantian batuan kaya karbonat selama proses metamorfisme regional atau kontak dan metasomatisme sebagai respon pada intrusi batuan beku dari bermacam-macam komposisi (Einaudi et al., 1981) [2]. Keberadaan endapan skarn di Indonesia salah satunya berada di Ruwai, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik mineralisasi dan geomikia bijih endapan skarn Pb-Zn-Cu-Ag dengan menggunakan metoda analisis petrografi, mikroskopis bijih, dan geokimia bijih ICP-MS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mineralisasi skarn Ruwai terbagi dalam dua kategori yaitu mineral prograde kumpulan mineral yang terbentuk pada suhu tinggi dan retrograde kumpulan mineral yang terbentuk pada suhu rendah. Mineral prograde dicirikan oleh kuarsa, sedangkan mineral retrograde dicirikan adanya klorit dan kalsit. Mineral bijih dikarakterisasi oleh adanya galena (PbS), sfalerit (ZnS), kalkopirit (CuFeS2) dan pirit (FeS2). Secara geokimia memiliki kadar logam dasar Pb-Zn-Cu-Ag yang tinggi. tetapi dari ke empat unsur tersebut kadar logam Zn yang paling tertinggi yaitu 50.000 ppm.
ANALISIS KARAKTERISTIK SUB DAS CI JOLANG TERKAIT MUKA AIR BANJIR BERDASARKAN PARAMETER MORFOMETRI BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS_ M. Hasan Wirayuda
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3221

Abstract

Daerah penelitian mencakup sebagian area Sub DAS Ci Jolang yang terletak di kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk menentukan karakteristik morfometri Sub DAS Ci Jolang terkait muka air banjir agar bisa melihat risiko terjadinya banjir. Penelitian ini juga didukung menggunakan sistem informasi geografis yaitu dengan bantuan software ArcGIS. Metode penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan parameter morfometri yang meliputi luas DAS, panjang DAS, kemiringan atau gradien sungai, orde sungai, tingkat percabangan sungai, kerapatan sungai, serta bentuk aliran sungai. Berdasarkan hasil dan analisis pengelolaan data didapatkan hasil luas DAS yaitu 90 km2 atau 9,001 ha2  yang termasuk dalam kelas DAS sangat kecil, panjang DAS yaitu 15,7126 km dengan lebar DAS 5,72 km. kemiringan atau gradien sungai didapatkan nilai 0,067. Orde sungai terdiri dari 3 orde, dengan nilai Wrb 5,51. Kerapatan sungai yaitu 2,80 km/km2 dan bentuk DAS didapati nilai 0,45. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan parameter morfometri Sub DAS Ci Jolang memiliki luas DAS yang masih tergolong DAS sangat kecil dengan karakteristik naik turunnya muka banjir sungai membutuhkan waktu yang cepat karena mempunyai infiltrasi yang sedang dan mampu menampung banyaknya air yang ada pada bagian tubuh sungai. Selain itu untuk datang dan turunnya debit puncak relatif cepat karena Sub DAS Ci Jolang memiliki nilai Rc 5 dengan bentuk aliran sungai yang memanjang.