cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 94 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020): Prosiding" : 94 Documents clear
AKTIVITAS TEKTONIK SEBAGAI PEMICU MUNCULNYA MUD VULCANO BUHJEL TASE’ MADURA Jusfarida Jusfarida; Aleik Ainu Abdilbar
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1041

Abstract

Gunung lumpur Bujhel Tase’ berada di desa Banyoning Laok, Kecamatan Geger, Bangkalan Madura. Pada lokasi ini terdapat dua tipe gunung lumpur yaitu gunung lumpur Buhjel Tase’ Lanang dan gunung lumpur Bujhel tase’ Wedok, jarak kedua gunung lumpur tersebut kurang lebih 500 m. Kedua gunung lumpur tersebut masih sangat aktif, adapun material yang keluar berupa semburan lumpur bercampur gas. Semburan migas dan lumpur sering dijumpai pada sumbu lipatan yang dihasilkan oleh aktivitas tektonik. Aktivitas tektonik pada cekungan jawa timur yang terjadi berulang-ulang telah mengakibatkan terbentuk struktur geologi yang sangat kompleks. Penelitian dilakukan dengan cara pemetaan surface mapping (pemetaan permukaan) dan kajian geologi regional daerah penelitian, serta pengamatan terhadap struktur geologi yang berkembang pada lokasi penelitian. Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan posisi gunung lumpur Bujhel Tase’ berada pada sumbu lipatan yang terjadi secara alami. Semburan lumpur tidak berhubungan satu dengan lainnya, dimana material yang keluar pada gunung lumpur Bujhel Tase’ Lanang berbeda dengan material pada Bujhel Tase’ Wedok. Pada gunung lumpur Bujhel Tase’ Lanang, material yang keluar lebih kental dibanding pada gunung lumpur Bujhel Tase’ Wedok. Aktivitas tektonik sangat berperan sebagai konduit/ tempat keluarnya material lumpur yang berada pada sumbu lipatan pada struktur antiklin.
STUDI KELAYAKAN PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL DI DAERAH PELABUHAN LOSPALOS DI TIMOR–LESTE DITINJAU DARI ASPEK TEKNIS DAN EKONOMIS Gerson Garcia Guterres; Minto Basuki; Pramudya Imawan Santosa
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1076

Abstract

Provinsi Lospalos adalah salah satu provinsi di Timor-Leste yang miliki galangan kapal pertama yang memproduksi kapal tadisional sendiri, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kapasitas produksi galangan kapal dan kondisi eksisting galangan kapal tradisional yang ada di daerah Lospalos. Hal tersebut di lakukan untuk menentukan kemampuan galangan kapal tradisional pada saat ini, penentuan kondisi eksisting dapat menjadi tolak ukur pertimbangan pengambilan keputusan dalam menentukan galangan mana saja yang dapat ikut serta berperan dalam pengadaan kapal penangkap ikan berskala nasional.  Data-data yang dipakai untuk analisis didapatkan dari Kementerian Pertaniaan dan Perikanan yaitu proyek pengadaan kapal dari tahun 2016 berjumlah 84 kapal dengan ukuran 3 GT - 15 GT. Kelengkapan data lain sebagai pendukung penelitian didapatkan secara langsung dari responden dan pemilik galangan kapal tradisional di Daerah Lospalos , yang memiliki luasan 230 km². Metode yang dipakai dalam penelitian menggunakan metode hand layup, dengan pendekatan teknis dalam menghitung produktifitas dan kapasistas produksi pembangunan kapal penangkap ikan pada galangan kapal tradisional. Hasil analisis didapatkan rata-rata kapasitas produksi kapal-kapal penangkap ikan, dengan tingkat produktifitas sebesar 4 JO/GT, kebutuhan material fiberglass 1.83 m2 /GT dan lama waktu pengerjaan 1 waktu/GT. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa peningkatan produktifitas dan kapasitas produksi, perlu meningkatkan dalam hal lay out galangan, fasilitas galangan, manajemen galangan, sumber daya manusia, serta material.
PERBANDINGAN HASIL PREDIKSI LAJU EROSI DENGAN METODE USLE, MUSLE, RUSLE BERDASAR LITERATUR REVIEW Dwi Mayanti Mega Lesmana; Tedy Agung Cahyadi; Waterman SB Waterman SB; Edy Nursanto; Eddy Winarno
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.994

Abstract

Dalam kegiatan penambangan memberikan dampak positifnya untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam membangun infrastruktur, sarana prasarana dan bahan galian yang diambil dapat dimanfaatkan.sedangkan Dampak negatif dari kegiatan pertambangan adalah terjadinya perubahan bentuk lahan yang ada pada kawasan pertambangan dimana dari perubahan bentuk lahan tersebut pada umumnya mengakibatkan erosi dan gerakan massa tanah karena pertambangan yang dilakukan secara tradisional umumnya tidak berwawasan lingkungan karena tidak memiliki perencanaan penambangan. Pada lahan miring sering tidak memperhatikan tindakan konservasi tanah terutama pada penggunaan lahan. oleh karena itu, perlu dilakukan analisis prediksi laju erosi tanah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat erosi yang terjadi dan laju erosi tanah serta arahan untuk melakukan konservasi disekitar area penambangan dengan melihat parameter erosivitas hujan, erodibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, Praktek pengelolaan lahan,Serta praktek pengelolaan tanaman sehingga dapat mengetahui tingkat erosi dan arah penyebaran erosi yang terjadi di daerah penelitian dengan menggunakan pendekatan metode USLE, metode MUSLE dan metode RUSLE serta memberikan arahan untuk melakukan konservasi lahan.
HIDROGEOLOGI DAN KUALITAS AIR TANAH DESA SUMBER BANTENG, KECAMATAN KEJAYAN, KABUPATEN PASURUAN, JAWA TIMUR Andi Ilham Fadli; Sapto Heru Yuwanto; Hendra Bahar
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1030

Abstract

Penelitian ini terletak di daerah Desa Sumber Banteng, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan,Jawa Timur Batuan yang mendominasi daerah tersebut adalah batupasir tufan serta breksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hidrogeologi dan kualitas air tanah di daerah penelitian. Penelitian menggunakan metode pengambilan data primer, yaitu dengan cara mengambil data-data sumur gali seperti TDS, DHL, pH, dan suhu, serta pengumpulan data-data sekunder. Hasil analisis tersebut dapat menjadi dasar pertimbangan pemanfaatan air tanah oleh masyarakat di sekitar daerah Desa tersebut. Dalam penelitian data sumur yang diambil secara sistematis dan diperoleh 30 data sumur gali dan 3 data sumur bor, yang berfungsi sebagai mengetahui kondisi hidrogeologi. Daerah penelitian terdapat 10 sampel air sumur yang menunjukkan tipe air di daerah penelitian yaitu, Natrium Bikarbonat yang mendominasi daerah tersebut. Dari hasil analisis 30 sampel air sumur menunjukkan ada 28 sampel air yang memenuhi persyaratan baku mutu air minum. Untuk kualitas air tanah berdasarkan peringkat kerusakan kondisi dan lingkungan air tanah, terbagi menjadi 2 zona kerusakan dan 2 zona aman. Lalu untuk kualitas air minum terbagi menjadi 3 zona yaitu, zona layak minum, zona tidak layak minum dan zona tidak layak minum (TDS dan DHL yang tidak aman).
Penerapan Konsep Waste Hierarchy Pada Kegiatan Pengolahan Bijih Tembaga-Emas PT. Freeport Indonesia di Mimika Papua Mycelia Paradise; Nurkhamim Nurkhamim
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1066

Abstract

Kegiatan penambangan dan pengolahan mineral banyak menghasilkan limbah, berupa limbah padat, cair, gas maupun limbah berbahaya dan beracun (B3). Pengolahan bijih tembaga di PT. Freeport Indonesia menghasilkan limbah berupa tailing yang mengandung beberapa unsur logam berat yang mempunyai sifat toksik. Apabila limbah tidak dikelola maka akan berdampak buruk terhadap kualitas lingkungan, kesehatan manusia dan reputasi perusahaan yang berdampak pada penjualan produk atau keuntungan perusahaan. Oleh karena itu perlu diterapkan prinsip waste hierarchy dimana limbah dapat diminimalisasi, digunakan kembali untuk pemanfaatan lain, dan didaur-ulang. PT. Freeport Indonesia telah menerapkan pengelolaan limbah berdasar prinsip wate hierarchy, diantaranya yaitu reduce, reuse, recycle, reprocess, dan downcycle.
Analisis Fondasi Disposal Tambang Terbuka PT Bara Anugrah Sejahtera, Muara Enim, Sumatera Selatan Wangga Sebayang; Stevanus Nalendra Jati
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.981

Abstract

Aktivitas tambang terbuka pada umumnya memerlukan sebuah tempat untuk membuang tanah penutup (overburden) yang dikenal sebagai disposal. Kestabilan suatu disposal tidak hanya dipengaruhi oleh material disposal tersebut, fondasi juga memiliki peran penting dalam kemantapan suatu disposal. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis kemantapan disposal PT Bara Anugrah Sejahtera. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menganalisis beberapa parameter yang dianggap berperan penting dalam kemantapan fondasi disposal, yaitu foundation slope, foundation shape, overburden type, undrained failure potential, groundwater, compactnessmaterial, dan groundwater. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data pemboran geotek yang dilakukan pada lima titik. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa fondasi disposal pada daerah penelitian termasukdalam kategori cukup baik, hal tersebut dilihat dari bentukan lereng fondasi yang dominan cembung, sudut kemiringan fondasi yang cukup landai dengan rata-rata kemiringan 13,45°, tipe soil yang merupakan alluvial deposit, memiliki potensi rendah untuk terjadi undrained failure yang dilihat dari nilai konduktivitas hidrolik dan porositas material yang termasuk kategori moderate, kondisi fondasi tidak dalam kondisi jenuh (unsaturated), kekompakan material dense hingga very dense, dan bedrock yang cukup fresh serta tidak adanya struktur.
ESTIMASI BIAYA PEKERJAAN REPARASI DOK APUNG SURABAYA I DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERHITUNGAN JAM ORANG DI PT DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA Elbanov Kharisma Fabiantara; Pramudya Imawan Santosa; Erifive Pranatal
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1021

Abstract

Dok apung adalah salah satu fasilitas reparasi di galangan kapal yang sering digunakan untuk perawatan dan perbaikan kapal, maka seiring berjalannya waktu pemakaian dok apung tersebut semakin lama akan mengalami penurunan kualitas.Dengan beroperasi dok apung yang memakan waktu cukup lama dan mengalami beberapa kerusakan kontruksi ponton. Maka dibutuhkan perbaikan, dan perawatan ponton yang harus dilakukan oleh pihak galangan dengan fasilitas yang cukup dan tenaga kerja yang profesional. Reparasi dok merupakan suatu hal yang penting karena berpengaruh dalam umur pemakaian dok itu sendiri. Sehingga perawatan dan perbaikan dok sangat diperlukan untuk mempertahankan kualitas dok dengan cara mengganti plat yang rusak atau replating. Diantaranya yang harus dilakukan reparasi yaitu melalui Perhitungan dari kebutuhan plat lambung dalam, plat lambung luar, web lambung, dan breket pada kebutuhan material untuk proses replating ponton 2C,3C,4A,6A dan ponton 7A pada Dok Surabaya I yang berasal dari input data laporan UT dan laporan perintah kerja dapat digunakan untuk perhitungan biaya kebutuhan material plat dan dapat merencanakan jumlah jam orang (JO) serta perhitunganperencanaan biaya total. Hasil penilitian ini menunjukkan bahwa plat yang harus di replating yaitu dengan toral 9614,10 kg dan jumlah total luasan 110,88 m2..
PERANCANGAN GALANGAN KAPAL UNTUK PEMBANGUNAN DAN REPARASI KAPAL DI DILI TIMOR- LESTE DITINJAU DARI ASPEK TEKNIS DAN EKONOMIS Julio de Deus Xavier Freitas; Minto Basuki; Pramudya Imawan
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1057

Abstract

Timor – Leste merupakan negara yang dalam proses kemajuan di bidang maritim, posisi geografis Timor - Leste yang berada di daerah tropis, di posisi silang antar dua benua (Asia dan Australia). Kabupaten Dili yang merupakan ibu kota Negara Timor - Leste memiliki perkembangan transportasi laut yang cukup pesat, karena adanya pelabuhan utama APORTIL I.P. Laju perkembangan tersebut masih terhambat karena belum adanya galangan kapal yang dapat mereparasi kapal maupun pengadaan bangunan kapal baru. Data yang didapat dalam survey di pelabuhan utama APORTIL I.P adalah kunjungan kapal di Timor – Leste. jumlah rata – rata kapal pertahun = 70 kapal, GT (Gross Tonnage) per kapal 1000 – 1500 GT. Dalam perancangan layout galangan diperlukan lokasi pembangunan galangan kapal yang ditinjau dari dua (2) lokasi dan dipertimbangkan dengan mengunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Dari hasil yang didapatkan dari pertimbangan antara lokasi mengunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process), bobot tertinnggi 1,6 di kabupaten Manatuto yang dipilih untuk pembangunan galangan kapal. Dalam paper ini dilakukan perancangan galangan, untuk reparasi kapal – kapal dan penbangunan kapal baru, ditinjau dari aspek teknis dan ekonomis.
ANALISA MATCH FACTOR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PENAMBANGAN SIRTU PT. PASIRINDO PERKASA KABUPATEN LUMAJANG JAWA TIMUR Syarifudin Zuhri; Yudho Dwi Galih Cahyono
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1012

Abstract

Aspek Geologi, Provinsi Jawa Timur memiliki potensi sumberdaya bahan tambang terkhusus batuan dengan jumlah cadangan yang layak untuk dikembangkan. Diwilayah ini di dominasi oleh kelompok migas dan bahan galian industry. Sehingga peluang seperti ini memang harus benar-benar dimanfaatkan dengan benar dengan melihat target pasar yang mulai membangun pencapaiannya dalam bidang industry pembangunan infrastruktur dan lain-lainnya. Kesempata ini sudah dirambah oleh PT. Pasirindo Perkasa untuk memenuhi target industry pasar dalam sector pasir berkerikil atau lebih dikenal sebagai sirtu. Tentunya dalam suatu perusahaan sudah terdapat garis-garis pencapaian yang disusun sebelum sektor itu terbangun, dalam hal ini permasalahan yang sering dialami yaitu tidak lain adalah tidak tercapainya target-target yang telah tersusun, maka dari itu munculah suatu bidang studi yang berusaha mengoptimalkan suatu pekerjaan itu sendiri. Dengan menganalisa suatu operasional maka akan didapat hasil yang menyebabkan tidak optimalnya suatu target, dan setelah diketahui maka kita dapat menghitung kembali apa yang memang benar-benar dibutuhkan untuk meningkatkan suatu kinerja dalam bidang operasioanl penambangan ini. Analisa match factor maupun pembenahan dalam schedule merupakan tahap dasar yang memang harus diperhatikan matang-matang, sehingga bisa menghasilkan profit yang bagus untuk perusahaan, dan juga bisa sebagai acuan ataupun pedoman dalam produksi selanjutnya.
ANALISA KESTABILAN LERENG BERDASARKAN PROBABILITAS KELONGSORAN PADA TAMBANG PIROFILIT DI PT GUNUNG BALE, KABUPATEN MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR Fadel Haritsa Putra Santosa; Yudho Dwi Galih Cahyono
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1047

Abstract

PT Gunung Bale merupakan perusahan yang bergerak dibidang pertambangan pirofilit dengan menerapkan metode tambang terbuka. Karena adanya kegiatan penambangan tersebut diperlukan analisis kemantapan lereng agar kegiatan penambangan berjalan seefisien mungkin. Pada area pit perlu adanya perencanaan lereng yang aman sesuai dengan nilai probabilitas kelongsoran. Metode yang digunakan dalam menentukan dan menganalisa permasalahan adalah metode kesetimbangan batas yang dibantu dengan metode komputerisasi untuk mentukan pemodelan lereng. Pada hasil analisis rencana lereng overall slope PT. Gunung Bale dengan tinggi jenjang 10 meter, sudut overall slope 230 didapatakan nilai FK 1.287 dan nilai PK 0.000%. Hasil rekomendasi design geometri lereng single slope material HRD dengan tinggi 12 meter, sudut 750 didapatkan nilai FK 1.415. Sedangkan nilai FK single slope materia BXB dengan tinggi 12 meter, sudut 750 sebesar 1.352. Nilai PK single slope untuk materia HRD dengan tinggi 12 meter, sudut 750 sebesar 0.000%. Sedangkan nilai PK single slope untuk materia BXB dengan tinggi 12 meter, sudut 750 sebesar 0.000%. Nilai FK overall slope dengan tinggi jenjang 12 meter, lebar berm 5 meter dan sudut overall slope 280 sebesar 1.027. Nilai PK overall slope dengan tinggi jenjang 12 meter, lebar berm 5 meter dan sudut overall slope 280 sebesar 4.8%. Berdasarkan ambang batas nilai FK dan PK lereng tambang terbuka (SRK,2010) untuk jenis lereng overall slope untuk dampak longsoran medium nilai PK (max) ialah 5-10%.

Page 4 of 10 | Total Record : 94