Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles
94 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2020): Prosiding"
:
94 Documents
clear
ANALISIS MIKROFOSIL DESA DAGANGAN DAN WUKIRHARJO KABUPATEN TUBAN CEKUNGAN JAWA TIMUR UTARA
Lena Maretha Salindeho;
Diah Wully Agustine;
Sugeng Purwo;
Zakin Naufal
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1053
Daerah penelitian merupakan bagian dari Zona Rembang. Penelitian ini menggunakan data biostratigrafi untuk menganalisis pola penyebaran mikrofosil yang terkandung dalam BSW area. Pengolahan data mikrofosil meliputi kehadiran serta kepunahan foraminifera planktonik, sehingga dapat memberikan informasi mengenai zonasi dan pembuatan model umur. Keanekaragaman fosil penunjuk khususnya foraminifera bentonik dan pola distribusi diharapkan dapat menjelaskan mengenai paleobatimetri.
RENCANA REKLAMASI PADA LAHAN BEKAS PENAMBANGAN BATU ANDESIT DI CV TIRTA BARU LAKSANA DESA HARGOROJO KECAMATAN BAGELEN KABUPATEN PURWOREJO PROVINSI JAWA TENGAH
Shahensah Anand Anggian Rambe;
Nurkhamim Nurkhamim;
Dwi Herniti
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1006
CV Tirta Baru Laksana merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan yaitu tambang batu andesit dengan luas IUP 10,6 Ha terletak di Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Penambangan dapat menimbulkan perubahan lingkungan sehingga perlu dilakukan rencana reklamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan laju erosi untuk memperkirakan TBE (Tingkat Bahaya Erosi) pada saat sebelum dan sesudah dilakukan reklamasi, dan menentukan rencana reklamasi yang akan diterapkan untuk penataan lahan bekas penambangan batu andesit di CV. Tirta Baru Laksana. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi yang dilakukan dengan cara pengamatan dan pengambilan sampel tanah di lapangan, dan studi literatur digunakan untuk memperoleh data sekunder dari berbagai sumber. Penataan lahan dilakukan menggunakan sistem pot dengan ukuran dimensi (1 x 1 x 1) m, maka kebutuhan tanah pucuk sebesar 608 m3. Jumlah lubang pot/tanaman sebanyak 608 serta waktu yang dibutuhkan untuk membuat dan mengisi selama 16 hari. Pengendalian erosi secara mekanik dilakukan dengan pembuatan teras bangku, dan pembuatan saluran pembuangan air, sedangkan pengendalian erosi secara vegetatif dilakukan dengan revegetasi tanaman kacangan (Mucuna bracteata), dan tanaman sengon (Paraserianthes falcataria) sebanyak 608 tanaman.. Setelah dilakukan rencana reklamasi terjadi penurunan laju erosi dari 677 ton/ha/th (Kelas V, sangat berat) menjadi 14,94 ton/ha/th (Kelas I, sangat ringan) pada blok I dan II.
ANALISIS REKAHAN BATUAN PADA UJI KUAT TEKAN UNIAKSIAL
Edward Dinoy;
Yohanes Gilbert Tampaty;
Imelda Srilestari Mabuat;
Joseph Alexon Dwine Sutiray;
Yudho Dwi Galih Cahyono
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1044
Uji kuat tekan merupakan salah satu sifat teknis atau uji kuat tekan yang umum digunakan dalam mekanika batuan untuk mengetahui titik runtuh atau sifat elastisitas batuan terhadap pemberian tekanan maksimum. Titik runtuh batuan merupakan tolak ukur dari kekuatan batuan itu sendiri ketika batuan tersebut sudah tidak mampu mepertahankan sifat elastistasnya. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui seberapa lama batuan itu mempertahankan kekuatan atau sifat elastisitasnya ketika diberikan tekanan, serta untuk mengetahui perbedaan antara kekuatan batuan kompak dengan batuan yang memiiki rekahan ketika diberika tekanan. Batuan yang memiliki rekahan akan lebih mudah atau cepat pecah ketika diberikan tekanan dibandingkan dengan batuan yang kompak. Analisa ini dilakukan dengan cara membandingkan kekuatan batuan masing – masing sampel baik yang memiliki rekahan maupun batuan kompak. Untuk mengetahui perbedaan tersebut maka dilakukan pengujian laboratorium. Hasil pengujian menunjukkan nilai (uji kuat tekan 57.76 MPa), (Modulus elastisitas 5250.000 MPa), (Nisbah poisson 0.05) dan nilai rata-rata dari uji sifat mekanik batuan (aksial 0.91), (lateral-0.279), dan (volumetrik 0.252). Berdasarkan hasil pengujian diatas menunjukkan bahwa batuan yang memiliki rekahan akan lebih mudah pecah ketika diberikan tekanan, dibandingkan dengan batuan kompak yang memiliki waktu yang lama dalam pengujian uji kuat tekan uniaksial.
STUDI KASUS PENOLAKAN WARGA TERHADAP PENGEBORAN BARU PT LAPINDO BRANTAS KAB. SIDOARJO, PROVINSI JAWA TIMUR
Marshellino Azry Gowarno;
Wilbert Hamongan purba;
Seftian Mahendra;
Ahmad Jefri Al Bukhari;
Anastasia Nadia Gaidah;
Osfaldo Try Sa’ban;
Nakhlah Amiroh Risyda Chaq;
Arya Fernando;
Sherina Manopo;
Ikal Don Lelewa;
Avellyn Shinthya Sari
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1078
Pengeboran merupakan salah satu kegiatan untuk membuat lubang yang bertujuan untuk mencapai meterial yang ada didalam bumi, demi kepentingan tertentu. PT Lapindo Brantas merupakan suatu perusahaan kontraktor kontrak kerjasama yang ditunjuk oleh BPMIGAS untuk melakukan pengeboran minyak dan gas bumi di indonesia. Indonesia sendiri memiliki banyak titik yang berpotensi memiliki kandungan minyak bumi dan gas bumi yang dimana titik-titik tersebut tersebar di pulau-pulau indonesia. Proses pengeboran disuatu wilayah akan memberikan dampak positif dan negatif pada sekitarnya sehingga diperlukan tahapan-tahapan yang perlu dilakukan sebelum melakukan proses pengeboran tersebut untuk mengurangi terjadinya dampak negatif.
ANALISA SEAKEEPING KAPAL PEMBERSIH SAMPAH (TRASH SKIMMER) DI WILAYAH PERAIRAN TELUK SUMENEP
Ahmad Ma’ruf;
Erifive Pranatal
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.semitan.2020.996
Belum tertanganinya sampah yang setiap hari mengambang di perairan Teluk Sumenep menjadi latar belakang dari dilakukannya studi ini. Perancangan kapal tentunya membutuhkan seakeeping yang baik. Seakeeping merupakan hal yang sangat penting dalam perencanaan pembangunan serta pengoperasian kapal, karena dari seakeeping kita dapat mengetahui pergerakan kapal saat terkena gelombang secara simulasi. Prediksi performa olah gerak (seakeeping) di perairan tertentu merupakan salah satu dari aspek-aspek penting pada tahap perencanaan kapal. Performa seakeeping menjadi penting karena terkait dengan aspek kenyamanan dan keselamatan suatu kapal. Untuk menyelesaikan perhitungan seakeeping menggunakan software maxsurf motion. Hasil grafik dari pergerakan (Heave) heading 90° (Beam Seas) RAO 0.73 dan Wave Encounter 2,9 rad/s. Heading 135° (Quarter Head Seas) RAO 0.65 dan Wave Encounter 0.4 rad/s. Heading 180° (Head Seas) RAO 0.65 dan Wave Encounter 0.4 rad/s. (Pitch) Heading 90° (Beam Seas) RAO 1,25 dan Wave Encounter 0,4 rad/s. Heading 135° (Quarter Head Seas) RAO 0.98 dan Wave Enounter 0.4 rad/s. Heading 180° (Head Seas) RAO 0.4 dan Wave Encounter 0.4 rad/s. (Roll) Heading 90° (Beam Seas) RAO 5.8 dan Wave Encounter 1.5 rad/s. Heading 135° (Quarter Head Seas) RAO 0.42 dan Wave Encounter 1.5 rad/s. Heading 180° (Head Seas) RAO 0 dan Wave Encounter 0 rad/s.
ANALISIS KUALITAS AIR TANAH BERDASARKAN JENIS KANDUNGAN KIMIA FISIK AIR PADA AKUIFER BEBAS CEKUNGAN AIR TANAH (CAT) PALU DI KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH
Arif Rachman;
Sapto Heru Yuwanto;
Hendra Bahar
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1034
Cekungan Air Tanah (CAT) Palu merupakan salah satu Cekungan Air Tanah (CAT) yang yang meliputi kota Palu dan kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Cekungan Air Tanah (CAT) Palu memiliki luas sebesar 313 km2 dan merupakan Cekungan Air Tanah yang digunakan oleh masayarakat untuk keperluan sehari-hari. Cekungan Air Tanah Palu tersusun atas endapan permukaan dan batuan sedimen sehingga dapat menjadi akuifer yang baik dalam menyimpan dan meloloskan air tanah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi geologi dan hidrogeologi Cekungan Air Tanah (CAT) Palu, serta mengetahui kualitas air tanahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pemetaan geologi permukaan dan analisis laboratorium. Pemetaan permukaan dilakukan untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian, sedangkan analisis laboratorium untuk mengetahui kandungan kimia air tanah. Berdasarkan hasil penelitan dan pembahasan daerah penelitian terdiri atas empat (4) satuan geomorfologi berupa dataran yang terangkat (D6), pegunungan tersayat kuat berlereng curam (S4), perbukitan tersayat kuat berlereng curam (S3), dan danau (F2). Daerah penelitian tersusun atas satuan batupasir karbonatan dan endapan permukaan. Air tanah pada daerah penelitian terbagi atas tiga (3) jenis yaitu Magnesium Bicarbonate, Mixed, dan Sodium Chloride. Air tanah pada daerah penelitian secara umum dapat dikonsumsi, kecuali air pada mata air panas yang memiliki pH yang cukup tinggi.
ANALISIS PEMANFAATAN BATU ANDESIT DI DESA KLAKAH DAN SEKITARNYA, KECAMATAN PASREPAN, KABUPATEN PASURUAN – JAWA TIMUR
Sapto Heru Yuwanto;
Nelson Santiago Ribeiro Araujo
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1069
Desa Klakah, Kecamatan Pasrepan – Pasuruan, memiliki potensi sumber daya mineral bukan logam berupa batuan andesit yang melimpah. Selama ini sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk bahan bangunan. Secara geologi regional daerah penelitian terdapat pada Formasi batuan gunung api tengger berumur kuater yang dominan terdiri atas litologi tuff, breksi, dan lava andesit. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat petrografis dan sifat keteknikan dari batuan andesit serta pemanfaatannnya selain untuk bahan bangunan. Dalam melakukan penelitian adalah menggunakan metode pemetaan geologi permukaan, analisis yang digunakan analisis petrografi sampel batuan dan analisis kualitas atau sifat keteknikan pada sampel batuan andesit. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, menurut analisis petrografis batuan andesit yang ada di daerah penelitian terdiri atas ±50% mineral piroksen, ±30% mineral plagioklas dan ±20% masa dasar gelas, mineral opak. Sifat keteknikan batuan andesit di daerah penelitian nilai kuat tekan batuan rata-rata sebesar 387,956 kg/cm dan penyerapan air maksimum rata-rata sebesar 0,27, serta ketahanan aus rata-rata sebesar 14.80%. Menurut standar SNI nomor 03-0394-1989 batuan andesit di daerah penelitian memenuhi syarat minimum untuk digunakan sebagai bahan untuk Batu Hias atau Tempel.
SESAR NAIK KALI JEBUG SEBAGAI INDIKASI PENGONTROL NAIKNYA BATUAN PRATERSIER DI KARANGSAMBUNG, KABUPATEN KEBUMEN-JAWA TENGAH
Asmoro Widagdo;
Racmad Setijadi;
Eko Bayu Purwasatriya;
Huzaeli Latief Suman;
Maulana Rizki Aditama;
FX Anjar Tri Laksono
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.semitan.2020.984
Kemunculan komplek batuan melang berumur pra-tersier di daerah Karangsambung, Jawa Tengah merupakan hal yang masih menjadi perdebatan dan telah melahirkan berbagai pendapat yang menjelaskannya. Struktur lipatanantiklin, sesar naik dan sesar mendatar yang dijumpai di sekitar daerah ini dapat menjadi penyebab kemunculan batuan tertua di Pulau Jawa ini. Penelitian ini dilakukan guna menjelaskan kontrol struktur geologi tertentu yang menyebabkan kemunculan batuan berumur Pra-Tersied di sekitar batuan berumur Tersier di Karangsambung. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan kajian struktur geologi pada batas selatan batuan Pra-Tersier. Pemetaansebaran batuan Pra-Tersier dan Tersier serta pengukuran unsur struktur sesar dilakukan pada batas ini. Analisis dilakukan dengan membuat penampang geologi, analisis stereografis data sesar dan lipatan. Sesar Naik Kali Jebugdengan kedudukan N250E/40N pitch 70 ke arah NE telah mengontrol kemunculan batuan Pra-Tersier di Karangsambung. Sesar naik miring ke utara ini menjadi batas batuan Pra-Tersier dan Batuan Formasi Karangsambung yang berumur Eosen di selatan. Sesar ini dihasilkan oleh gaya utama berarah Utara-Selatan yang bekerja pada batuan dasar dan mengasilkan antiklin dan sinklin di daerah Karangsambung.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN SARANA PENGEDOKAN DI GALANGAN PT.TRI WARAKO UTAMA
Riyan Prayogo Kurniawan;
Erifive Pranatal
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1023
PT.Hub Maritim Indonesia (HUBMAR) adalah perusahaan dibidang bungker service. Saat ini PT. HUBMAR berencana membeli sebuah dok milik PT.Tri Warako Utama dengan beberapa fasilitas didalamnya yang berada di wilayah perairan madura dengan tujuan memenuhi kebutuhan reparasi/doking untuk armada kapal milik PT.HUBMAR, hal ini dengan tujuan untuk memenuhi permintaan docking setiap tahunnya dan dengan armada yang semakin bertambah serta untuk mengembangkan bisnis jasa reparasi kapal maupun pembangunan bangunan baru dengan produktivitas yang tinggi. Tujuan penulisan ini dilakukan penelitian tentang penilianan potensi dari galangan kapal milik PT.Tri Warako Utama serta perencanaan pembangunan floating dock dengan kapasitas yang dapat melayani armada kapal milik PT.Hub Maritim Indonesia yang ditinjau dari aspek teknis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analiticial Hierarchy Process yang terdiri dari beberapa parameter Hasil penelitian inidihasilkan data berupa potensi pengunaan dan optimalisasi lahan di dok milik PT.Tri Warako Utama dengan kajian dari beberapa aspek maka dapat ditarik nilai global kelayakan potensi sebesar 68% dimana dalam range kelayakannilai tersebut dapat dinotasikan dengan kategori memiliki potensi baik untuk dikembangkan. Perhitungan TLC pada rencana perancangan dok apung (Floating Dock) dari beberapa kriteria data armada kapal perusahan dan rekanan yangdi dapat memilki nilai TLC nya adalah sebesar 2887 Ton nilai tersebut diproyeksikan untuk menunjang kegiatan operasional di kemudian hari dengan penambahan margin 60 % dari total berat kapal kosong armada terbesar.Pemilihan sarana docking floating dock tersebut diharapkan dapat mengalokasikan lahan yang ada untuk proses produksi di galangan dikarenakan floating dock dapat ditempakan di luar lahan dari galangan.
IMPLEMENTASI PARAMETER HIDROLIKA GUNA ZONASI KAWASAN RAWAN BANJIR PADA SUB DAS KOMERING ULU, SUMATERA SELATAN
Lorensius Vemo Viandaru;
Stevanu Nalendra Jati
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1059
Kejadian banjir bandang di Sungai Saka (bagian dari Sub-DAS Komering Ulu) pada 8 Mei 2020 yang menerjang Kecamatan Muara Dua dengan kepadatan penduduk 177,47 jiwa/km2 ditengarai karena adanya peningkatan curah hujan serta perubahan pola tutupan lahan di hulu. Akibatnya terjadi peningkatan debit aliran hingga ketidakmampuan badan sungai dalam menerima respon. Berangkat dari kejadian tersebut maka penelitian ini mengkaji parameter hidrolika pada Sub DAS Komering Ulu yang berimplikasi langsung pada potensi banjir. Parameter hidrolika meliputi: 1) intensitas curah hujan; 2) koefisien limpasan; 3) estimasi debit rencana aliran. Analisis curah hujan maksimum berdasarkan Stasiun Hujan Batumarta dan Stasiun Menangasari, sehingga diperlukan pendekatan statistik melalui persamaan Mononobe-Sherman yang berperan dalam uji akurasi dengan deviasi terkecil. Sedangkan koefisien limpasan mengoptimalkan big data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kemudian koefisien limpasan dan debit rencana aliran menerapkan metode Hassing dan metode Rasional, yang mana hasilnya dimodelkan menggunakan software Hydrologic Engineering Center-River Analysis System (HEC-RAS). Hasil penelitian melalui komparasi data curah hujan harian maksimum tahun 2011- 2019 menunjukkan adanya lonjakan intensitas curah hujan dari 64,56 mm/jam hingga 337,89 mm/jam. Selain itu, terdapat variasi jenis batuan yang memengaruhi nilai koefisien limpasan. Faktor tersebut yang mengakibatkan debit rencana aliran meningkat sebesar 12,8% dengan periode ulang lima dan sepuluh tahun, yang berarti dapat memberi simulasi debit puncak. Sehingga model analisis ini berperan sebagai upaya preventif serta mereduksi dampak negatif di sekitar Sub DAS Komering Ulu.