Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS AIR TANAH BERDASARKAN JENIS KANDUNGAN KIMIA FISIK AIR PADA AKUIFER BEBAS CEKUNGAN AIR TANAH (CAT) PALU DI KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Arif Rachman; Sapto Heru Yuwanto; Hendra Bahar
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1034

Abstract

Cekungan Air Tanah (CAT) Palu merupakan salah satu Cekungan Air Tanah (CAT) yang yang meliputi kota Palu dan kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Cekungan Air Tanah (CAT) Palu memiliki luas sebesar 313 km2 dan merupakan Cekungan Air Tanah yang digunakan oleh masayarakat untuk keperluan sehari-hari. Cekungan Air Tanah Palu tersusun atas endapan permukaan dan batuan sedimen sehingga dapat menjadi akuifer yang baik dalam menyimpan dan meloloskan air tanah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi geologi dan hidrogeologi Cekungan Air Tanah (CAT) Palu, serta mengetahui kualitas air tanahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pemetaan geologi permukaan dan analisis laboratorium. Pemetaan permukaan dilakukan untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian, sedangkan analisis laboratorium untuk mengetahui kandungan kimia air tanah. Berdasarkan hasil penelitan dan pembahasan daerah penelitian terdiri atas empat (4) satuan geomorfologi berupa dataran yang terangkat (D6), pegunungan tersayat kuat berlereng curam (S4), perbukitan tersayat kuat berlereng curam (S3), dan danau (F2). Daerah penelitian tersusun atas satuan batupasir karbonatan dan endapan permukaan. Air tanah pada daerah penelitian terbagi atas tiga (3) jenis yaitu Magnesium Bicarbonate, Mixed, dan Sodium Chloride. Air tanah pada daerah penelitian secara umum dapat dikonsumsi, kecuali air pada mata air panas yang memiliki pH yang cukup tinggi.
Analisis Total Quality Management Di Klinik Pratama X Kota Cimahi: Penelitian Devin Wirawan; Purwadhi; Arif Rachman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.756

Abstract

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terdapat lebih dari 10.000 klinik keluarga di seluruh Indonesia (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2021). Tantangan yang dihadapi klinik pratama dalam menerapkan TQM (Total Quality Management) sangat kompleks, termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan staf, dan pemahaman yang tidak merata tentang konsep kualitas itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Total Quality Management di Klinik Pratama X. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, sumber data penelitian dengan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada berbagai instrumen yang digunakan untuk melakukan quality control di Klinik Pratama X, diantaranya adanya pembagian kuesioner, kotak saran, layanan contact center 24 jam, dan penilaian karyawan menggunakan Key Performance Indicator. Proses Quality Control dilakukan menggunakan metode PDCA (Plan, Do, Check, Act). Untuk meningkatkan kualitas layanan tentunya banyak yang harus ditingkatkan, diantaranya menjaga sarana dan prasarana agar selalu berfungsi sebagaimana mestinya, menambah fasilitas, melakukan kajian dan evaluasi terkait dengan standar pelayanan yang ada serta peningkatan kompetensi dari karyawan klinik dengan harapan kepuasan pasien terhadap pelayanan Klinik Pratama X dapat tercapai.
HUBUNGAN PERENCANAAN MANAJEMEN STRATEGIS DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPATUHAN TENAGA KESEHATAN DALAM PROGRAM PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA DI RSUD SAYANG CIANJUR Lisa Rahmah Agustini; Arif Rachman; Budi Santoso
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i4.11248

Abstract

Antimicrobial resistance is one of the major challenges in modern healthcare that requires strong managerial attention and a supportive organizational culture. This study aims to analyze the influence of strategic management planning and organizational culture on healthcare workers’ compliance in the implementation of the Antimicrobial Resistance Control Program (PPRA) at RSUD Sayang Cianjur. This research employed a quantitative approach with a descriptive correlational design. A total of 100 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected through a closed-ended Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results indicate that strategic management planning has a positive and significant influence on healthcare workers’ compliance. Similarly, organizational culture also shows a positive and significant influence. Simultaneously, both variables explain 83.2% of the variance in healthcare workers’ compliance. These findings highlight the importance of synergy between managerial approaches and the development of organizational culture in supporting the successful implementation of the PPRA. This study contributes both theoretically and practically to hospital management in designing system-based interventions supported by a strong and professional work culture
Korelasi Penggunaan Kelambu dan Obat Nyamuk Serta Keberadaan Genangan Air terhadap Kejadian Malaria pada Daerah Endemik PT. Tandan Sawita Papua Nia Ardyawati; Arif Rachman; Oke Andikarya
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i2.5533

Abstract

Malaria is an infectious disease caused by Plasmodium parasites and transmitted through the bites of female Anopheles mosquitoes. It remains a serious public health issue in various endemic regions, particularly in developing countries. This study aims to identify the factors associated with malaria incidence and evaluate the effectiveness of prevention and control programs that have been implemented. A quantitative approach with a descriptive correlational research design was used, involving secondary data from the Health Office reports and primary data collected through field surveys in the endemic area of PT. Tandan Sawita Papua, Keerom Regency. The results showed that malaria incidence is associated with the use of mosquito nets and the use of mosquito repellents. The study concludes that an integrated approach to malaria control is essential, including community education, environmental improvements, and sustainable health policy support.
TINJAUAN SISTEMATIS: ANALISIS AKURASI ESTIMASI TINGGI BADAN BERDASARKAN PANJANG TULANG HUMERUS DALAM IDENTIFIKASI FORENSIK Oktavia Dwi Sapto Rini; Nayla Putri Siregar; Marchsel Sinaga; Arif Rachman; Sofiana, Sofiana
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Estimasi tinggi badan merupakan parameter penting dalam identifikasi forensik, khususnya pada kasus Disaster Victim Identification (DVI) di mana tubuh korban sering ditemukan tidak utuh. Tulang humerus memiliki nilai forensik tinggi karena kekuatan dan frekuensinya ditemukan dalam kondisi utuh, sehingga dapat digunakan untuk memperkirakan tinggi badan korban. Tinjauan sistematis ini bertujuan mengevaluasi akurasi estimasi tinggi badan berdasarkan panjang tulang humerus pada berbagai populasi dan metode pengukuran, serta menilai kesesuaiannya untuk aplikasi identifikasi forensik. Pencarian literatur dilakukan pada database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar untuk periode 2020–2025 menggunakan kata kunci “humerus length”, “stature estimation”, dan “forensic identification”. Studi primer berbahasa Inggris atau Indonesia yang meneliti hubungan panjang humerus dengan tinggi badan dianalisis berdasarkan pedoman PRISMA. Dari 205 artikel yang diidentifikasi, tujuh penelitian memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Hasil menunjukkan bahwa korelasi antara panjang humerus dan tinggi badan berada pada kisaran r = 0,66–0,95 dengan Standard Error of Estimate (SEE) antara 1,2–5,4 cm. Model regresi berdasarkan jenis kelamin menunjukkan akurasi lebih tinggi dibandingkan model gabungan. Variasi akurasi antar populasi dipengaruhi oleh perbedaan etnis, teknik pengukuran, dan dimorfisme seksual. Sebagai kesimpulan, panjang tulang humerus merupakan parameter antropometri yang akurat dan dapat diandalkan untuk estimasi tinggi badan dalam konteks identifikasi forensik, tetapi formula regresi sebaiknya disesuaikan secara spesifik terhadap populasi dan jenis kelamin untuk meningkatkan presisi estimasi
The Effect of Competency and Work Motivation on Employee Satisfaction and Its Implications on Employee Performance in Community Health Centers in Bandung City Arif Rachman; Uce Karna Suganda
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 1 (2025): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i3.6210

Abstract

This study aims to determine the effect of competence and motivation on job satisfaction and employee performance at the Bandung City Community Health Center. The results show that the competency variable criteria are in the poor to very good range, while the work motivation and job satisfaction variables are in the adequate to very good range. Meanwhile, the overall employee performance variable is in the very good category. Further analysis revealed that competence and motivation have a significant influence on job satisfaction, and job satisfaction has a significant influence on employee performance. Overall, competence, motivation, and job satisfaction account for 59.1% of the influence on employee performance, while the remainder is attributed to other variables not examined in this study.
KLASIFIKASI CITRA REMPAH-REMPAH DI INDONESIA MENGGUNAKAN VISION TRANSFORMER Arif Rachman; Ahmad Fauzi; Bambang Wijonarko
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v10i1.1168

Abstract

Masyarakat umum masih menghadapi berbagai kesulitan dalam membedakan jenis rempah-rempah, terutama akibat kurangnya pengetahuan dan pengalaman langsung dalam pengolahan rempah. Kemiripan visual antar rempah serta minimnya keterlibatan sensorik menjadi tantangan utama dalam proses identifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem klasifikasi citra rempah-rempah secara otomatis menggunakan algoritma Vision Transformer (ViT), guna membantu proses identifikasi secara cepat dan akurat. Metode yang digunakan adalah transfer learning dengan memanfaatkan model ViT pralatih, yang kemudian diadaptasi pada dataset citra rempah Indonesia sebanyak 31 kelas. Model dilatih dalam tiga skenario berbeda (3, 6, dan 10 epoch) untuk menentukan konfigurasi terbaik. Evaluasi dilakukan dengan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score, serta pengujian lapangan melalui antarmuka web berbasis Gradio. Hasil terbaik diperoleh pada pelatihan 3 epoch dengan akurasi sebesar 97,2% dan rata-rata F1-score sebesar 0,9715. Pengujian lapangan juga menunjukkan model mampu bekerja dengan baik dalam kondisi pencahayaan dan sudut pengambilan gambar yang ideal. Model ini memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam edukasi dan identifikasi rempah oleh masyarakat umum.
Peran Burnout Syndrome sebagai Variabel Intervening dalam Hubungan antara Work–Life Balance dan Turnover Intention pada Dokter Umum RSUD Balaraja Ilham Dianugraha; Arif Rachman; Rinawati Rinawati
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v5i1.8072

Abstract

General practitioners play a crucial role in the delivery of healthcare services in public hospitals, where limited organizational resources and high service demands often place significant pressure on medical personnel. These conditions may disturb work–life balance, increase the risk of burnout syndrome, and ultimately lead to higher turnover intention. This study aimed to analyze the effect of work–life balance on turnover intention, with burnout syndrome acting as an intervening variable among general practitioners at RSUD Balaraja. An observational analytic design with a cross-sectional approach was applied, involving all 40 general practitioners working in the emergency department and inpatient units through a total sampling technique. Data were collected using standardized instruments, namely the Work–Life Balance Scale, Maslach Burnout Inventory, and the Intention to Quit Questionnaire. Data analysis was conducted using Spearman correlation and Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results revealed a significant relationship between work–life balance and burnout syndrome, as well as between work–life balance and turnover intention. Burnout syndrome was also significantly associated with turnover intention. Further analysis showed that work–life balance had both direct and indirect effects on turnover intention, with burnout syndrome partially mediating this relationship. In conclusion, work–life balance and burnout syndrome are important determinants of turnover intention among general practitioners. Therefore, hospital management should prioritize strategies such as workload regulation, enhanced organizational support, and burnout prevention to retain medical staff and maintain the quality of healthcare services in public hospitals.