cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 190 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020)" : 190 Documents clear
PEMANFAATAN LAHAN BEKAS TAMBANG PT. POLOWIJO GOSARI SEBAGAI GEO WISATA KARST KAB. GRESIK, PROVINSI JAWA TIMUR Wardhana, Alexander Tantra; Syahid, Alwi; Rizalzi, Dewa; Kartiko, Frananda Rizki; Lestari, Intan; tekmauk, Jitro valerius; Grasella, Lucintania; Nurul, Ramdan; Kastera, Viven; Sari, Avellyn Shintya
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.433 KB)

Abstract

Kabupaten Gresik Jawa Timur merupakan suatu wilayah yang dikenal akan sumber material industri, tepatnya batu gamping/kapur. Hal tersebut melatar belakangi adanya beberapa tambang gamping/kapur diwilayah tersebut. Misalnya tambang PT. Polowijo Gosari yang berada di desa Sekapuk, Ujungpapah Gresik. Jika bicara tentang tambang sudah pasti tidak asing lagi dengan istilah reklamasi. Reklamasi sendiri adalah usaha pelestarian kembali suatu lahan bekas tambang agar dapat dimanfaatkan lagi sehingga tidak terbengkalai dan menjadi sumber pencemaran. Setelah beberapa tahun beroprasi, PT. Polowijo Gosari akhirnya sampai pada batas waktu penambangan dan memulai penutupan lahan tambangnya yang selanjutnya akan dilakukan reklamasi pada lahan bekas tambang tersebut. Menariknya lahan bekas tambang PT. Polowijo Gosari ini direklamasi menjadi suatu objek wisata bertajuk geo wisata karst yang bernilai edukasi dan cocok untuk kalangan remaja.
KAJIAN TEKNIS ANALISIS RESIKO JALAN TAMBANG BATUBARA PT. PASIR WALANNAE, KABUPATEN BONE, PROVINSI SULAWESI SELATAN Sari, Avellyn Shintya; Fadillah, Ahmad; Saputra, Rengga Ade
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.252 KB)

Abstract

Jalan tambang adalah suatu infrastruktur yang vital di dalam lokasi penambangan dan sekitarnya. Jalan tambang berfungsi sebagai penghubung lokasi-lokasi penting. Dalam kegiatan penambangan, jalan tambang memegangperanan yang sangat penting, karena apabila kondisi jalan tambang yang didesain tidak sesuai dengan sistem penambangan dan spesifikasi alat yang digunkan maka akan menghambat laju kegiatan produksi batubara. Tujuandari penelitian adalah mengetahi geometri jalan tambang, Analisa faktor keamanan jalan tambang berdasarkan alat yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geometri jalan sangat mempengaruhi laju kegiatanpenambangan, berdasarkan perhitungan yang dilakukan mengacu pada spesifikasi alat angkut yang digunakan dapat diketahui bahwa untuk kondisi jalan lurus dan lebar jalan minimum yang di sarankan pada pit 101 untuk satu jalur 4,8 meter dan 5,99 meter pada tikungan. Berbeda dengan jalan hauling, didapatkan perhitungan lebar yang disarankan pada jalan lurus satu jalur 5,4 meter dan 7,62 meter pada jalan menikung. Analisa faktor keamanan jalantambang dipengaruhi oleh perawatan yang dilakukan agar jalan menjadi nyaman dilalui dalam pengangkutan batubara, pemadatan perkerasan dianalisa mengunakan kurva CBR (California Bearing Ratio), sesuai dengan spesifikasi alat yang melewati jalan tambang. Pada PT. Pasir Walannae direkomendasikan ketebalan perkerasan jalan yaitu 14 inch atau sama dengan 35,56 cm dengan material batupasir. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisi terjadinya genangan air dan lumpur di sepanjang permukaan jalan tambang.
PENGARUH EFEK SKALA TERHADAP UJI TRIAKSIAL PADA BATU ANDESIT Astuti, Aprilia Dwi; Pradana, Denis Rocky; Dony, Anggy Dessyana; Dewi, Melly Shintia; Cahyono, Yudho Dwi Galih
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.498 KB)

Abstract

Massa batuan merupakan volume batuan yang terdiri dari material batuan berupa mineral, tekstur, komposisi dan juga terdiri dari bidang-bidang diskontinu, membentuk suatu material dan saling berhubungan dengan semua elemen sebagai suatu kesatuan. Massa batuan itu sendiri tersusun dari beberapa batuan utuh yang pada dasarnya memiliki sifat isotrop, kontinu dan homogen. Namun, kondisi yang dijumpai dilapangan berbeda, yaitu anisotrop, diskontinu dan heterogen. Sifat tersebut tentunya akan mempengaruhi hasil pengujian pada uji teriaksial. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil uji triaksial batuan, salah satunya adalah efek skala atau volume contoh batuan. Tujuan dilakukan pengujian tersebut adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ukuran contoh batuan terhadap nilai kuat tekan triaksial pada batu andesit. Pengujian batuan ini dilakukan di Laboraturium Geomekanika Batuan dan Desain Rekayasa Yogyakarta dan untuk lokasi pengambilan sampel batuannya berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Dalam uji triaksial ini akan menggunakan 3 sampel batuan yang berdiamter ± 4,6 cm, ± 5,1 cm, dan ± 6,1 cm dan dan setiap ukuran memerlukan minimal 3 spesimen. Setelah dilakukan uji kuat tekan pada batu andesit ini didapatkan hasil ratarata nilai kohesi dan sudut gesek dalam untuk masing-masing contoh batuan yang berukuran ± 4,6 cm, ± 5,1 cm, ± 6,1 cm dan adalah 1,57 MPa dan 72,42°, 1,987 MPa dan 61,52°, serta 4,966 MPa dan 27,45°. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin besar ukuran contoh maka nilai kohesi juga semakin besar. Namun nilai sudut gesek dalam semakin kecil.
KONTROL GEOMORFOLOGI DAN KARAKTERISTIK PANTAI TERHADAP KERENTANAN TSUNAMI DI YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT, KABUPATEN KULONPROGO Hisan, Nazwa Khoiratun; Prakoso, Silvanus Sefrian; Chania, Dissa Firlina Aya; Arhananta, Arhananta
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.279 KB)

Abstract

Penelitian tentang kerentanan bencana sangat penting dalam pengembangan infrastruktur. Salah satu pokok permasalahan sebenarnya adalah pembangunan bandara terhadap potensi kerentanan tsunami. Lokasi penelitian di Temon, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian yang dilakukan di antaranya adalah pemetaan permukaan meliputi: pengukuran, pengambilan sampel batuan, kemudian dilakukan analisis lapisan overlay stratigrafi, struktur geologi, geomorfologi, jarak dari pantai, dan karakteristik pantai untuk melakukan skoring. Daerah penelitian termasuk ke dalam 5 formasi stratigrafi regional Kulonprogo dari tua ke mudah secara berurutan Formasi Nanggulan Muda, Formasi Kebo-Butak, Formasi Andesit Tua, Formasi Sentolo, dan Sedimen Aluvial. Ada 4 kelurusan struktur geologi dengan arah umum N-S, E-W, NW-SE, dan NE-SW. Sesar ini memotong melalui Sedimen Aluvial, Formasi Sentolo, Formasi Kebo-Butak, dan Formasi Andesit Tua. Bagian tengah, utara, barat, dan timur jauh dari pantai sedangkan bagian selatan adalah daerah yang paling rawan. Daerah dataran pantai ini memiliki relief yang relatif rendah, garis pantai lurus, pantai dengan kemiringan yang relatif curam, dan pantai yang panjang melampaui 200 meter. Berdasarkan analisis penilaian kerentanan stratigrafi, struktur geologi, geomorfologi, jarak dari pantai, dan karakteristik pantai, diperoleh kesimpulan bahwa daerah-daerah yang memiliki potensi kerawanan terbesar tsunami di wilayah penelitian berada di bagian selatan di mana terdapat di mana terdapat keberadaan Yogyakarta International Airport.
ESTIMASI CADANGAN DAN STUDI GEOKIMIA KAOLIN DESA ANDONGREJO, KEC. TEMPUREJO, KAB. JEMBER JAWA TIMUR Salwey, Hyasentus
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1563.325 KB)

Abstract

Kaolin merupakan mineral yang cukup banyak dipakai dalam berbagai industri, baik sebagai bahan baku utama maupun bahan pembantu. Hal ini karena adanya sifat-sifat seperti kehalusan, kekuatan, warna, daya hantar listrik dan panas rendah, serta sifat-sifat lainnya. Metode ekplorasi geokimia yang merupakan eksplorasi tidak langsung dengan sasaran lokasi penelitian adalah Kabupaten Jember, Kecamatan Tempurejo, Desa Andongrejo, dengan tujuan penelitian pada Blok Prospek Kaolin di Andongrejo. Hasil uji difraksi sinar-X jenis mineral kaolin (kaolinit), yang diuji di Laboratorium XRD/EOR teknik perminyakan UPN Veteran Yogyakarta pada tanggal 09 s/d 11 September 2019. Uji difraksi sinar X dilakukan pada sudut pendek (5-600) dimaksudkan sebagai uji awal untuk identifikasi keberadaan/kandungan bahan oksida yang diharapkan (SiO2 dan CaCO3) sebagai bahan dasar untuk penelitian selanjutnya. Berdasarkan perhitungan volumetrik setelah dikurangi geometri batas prospek dan batas topografi penambangan pada Elevasi 140 – 60 mdpl, Sumberdaya terukur mineral kaolin mempunyai volume 6.614.963 m3 , berdasarkan hasil analisis densitas rata-rata soil 1,92 g/cm3 dan densitas rata-rata kaolin 2,21 g/cm3 , maka tonase top soil adalah 368.221,44 ton, dan tonase Kaolin 14.619.068,23 ton. Sedangkan, untuk perhitungsn estimasi Cadangan Kaolin dengan hasil volume 6.541.000 m3 , berdasarkan hasil analisis densitas rata-rata kaolin 2,21 g/cm3 , maka tonase Kaolin 14.455.610 ton.
KAJIAN TEKNIS ANALISIS RESIKO JALAN TAMBANG BATUBARA PT. PASIR WALANNAE, KABUPATEN BONE, PROVINSI SULAWESI SELATAN Avellyn Shintya Sari; Ahmad Fadillah; Rengga Ade Saputra
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.997

Abstract

Jalan tambang adalah suatu infrastruktur yang vital di dalam lokasi penambangan dan sekitarnya. Jalan tambang berfungsi sebagai penghubung lokasi-lokasi penting. Dalam kegiatan penambangan, jalan tambang memegangperanan yang sangat penting, karena apabila kondisi jalan tambang yang didesain tidak sesuai dengan sistem penambangan dan spesifikasi alat yang digunkan maka akan menghambat laju kegiatan produksi batubara. Tujuandari penelitian adalah mengetahi geometri jalan tambang, Analisa faktor keamanan jalan tambang berdasarkan alat yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geometri jalan sangat mempengaruhi laju kegiatanpenambangan, berdasarkan perhitungan yang dilakukan mengacu pada spesifikasi alat angkut yang digunakan dapat diketahui bahwa untuk kondisi jalan lurus dan lebar jalan minimum yang di sarankan pada pit 101 untuk satu jalur 4,8 meter dan 5,99 meter pada tikungan. Berbeda dengan jalan hauling, didapatkan perhitungan lebar yang disarankan pada jalan lurus satu jalur 5,4 meter dan 7,62 meter pada jalan menikung. Analisa faktor keamanan jalantambang dipengaruhi oleh perawatan yang dilakukan agar jalan menjadi nyaman dilalui dalam pengangkutan batubara, pemadatan perkerasan dianalisa mengunakan kurva CBR (California Bearing Ratio), sesuai dengan spesifikasi alat yang melewati jalan tambang. Pada PT. Pasir Walannae direkomendasikan ketebalan perkerasan jalan yaitu 14 inch atau sama dengan 35,56 cm dengan material batupasir. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisi terjadinya genangan air dan lumpur di sepanjang permukaan jalan tambang.
ANALISIS PENGARUH DEFORMASI BATUAN UTUH TERHADAP BESARNYA REGANGAN PADA UJI KUAT TEKAN UNIAKSIAL BATUAN ANDESIT Meilinda Makmara; Klotilda Delfiana Anok; Iva Nurul Octaviana; Yudho Dwi Galih Cahyono
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1035

Abstract

Massa batuan merupakan susunan dari beberapa batuan utuh dan untuk mengetahui kekuatan dari massa batuan tersebut perlu di lakukan pengujian terhadap batuan utuh. Salah satu pengujian yang dapat dilakukan yaitu uji kuat tekan uniaksial atau unaxial compressive strength (UCS) Ada beberapa faktor yang mempengaruhi uji kuat tekan uniaksial, diantaranya yaitu adanya deformasi pada batuan contoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh deformasi yang terjadi pada batuan andesit terhadap hasil uji kuat tekan. Pada penelitian ini melakukan pengujian contoh batuan di Laboratirum Geomekanika dan Desain Rekayasa Batuan di Yogyakarta. Pengambilan sampel batuan andesit ini dilakukan di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Contoh batuan yang diperlukan untuk uji kuat tekan batuan ini adalah sebanyak 5 sampel dengan diameter rata-rata 51 mm. Setelah dilakukan pengujian terhadap batu andesit ini didapatkan hasil deformasi aksial pada kelima sampel yaitu masing-masing sebesar 46%, 42%, 40%, 54% dan 90% dengan besar regangan masing-masing yaitu 0.43%, 0.40%, 0.38%, 0.51% dan 0.85%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin besar nilai deformasi maka semakin besar pula nilai regangannya
PEMANFAATAN LAHAN BEKAS TAMBANG PT. POLOWIJO GOSARI SEBAGAI GEO WISATA KARST KAB. GRESIK, PROVINSI JAWA TIMUR Alexander Tantra Wardhana; Alwi Syahid; Dewa Rizalzi; Frananda Rizki Kartiko; Intan Lestari; Jitro valerius tekmauk; Lucintania Grasella; Ramdan Nurul; Viven Kastera; Avellyn Shintya Sari
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1070

Abstract

Kabupaten Gresik Jawa Timur merupakan suatu wilayah yang dikenal akan sumber material industri, tepatnya batu gamping/kapur. Hal tersebut melatar belakangi adanya beberapa tambang gamping/kapur diwilayah tersebut. Misalnya tambang PT. Polowijo Gosari yang berada di desa Sekapuk, Ujungpapah Gresik. Jika bicara tentang tambang sudah pasti tidak asing lagi dengan istilah reklamasi. Reklamasi sendiri adalah usaha pelestarian kembali suatu lahan bekas tambang agar dapat dimanfaatkan lagi sehingga tidak terbengkalai dan menjadi sumber pencemaran. Setelah beberapa tahun beroprasi, PT. Polowijo Gosari akhirnya sampai pada batas waktu penambangan dan memulai penutupan lahan tambangnya yang selanjutnya akan dilakukan reklamasi pada lahan bekas tambang tersebut. Menariknya lahan bekas tambang PT. Polowijo Gosari ini direklamasi menjadi suatu objek wisata bertajuk geo wisata karst yang bernilai edukasi dan cocok untuk kalangan remaja.
ESTIMASI CADANGAN DAN STUDI GEOKIMIA KAOLIN DESA ANDONGREJO, KEC. TEMPUREJO, KAB. JEMBER JAWA TIMUR Hyasentus Salwey
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.985

Abstract

Kaolin merupakan mineral yang cukup banyak dipakai dalam berbagai industri, baik sebagai bahan baku utama maupun bahan pembantu. Hal ini karena adanya sifat-sifat seperti kehalusan, kekuatan, warna, daya hantar listrik dan panas rendah, serta sifat-sifat lainnya. Metode ekplorasi geokimia yang merupakan eksplorasi tidak langsung dengan sasaran lokasi penelitian adalah Kabupaten Jember, Kecamatan Tempurejo, Desa Andongrejo, dengan tujuan penelitian pada Blok Prospek Kaolin di Andongrejo. Hasil uji difraksi sinar-X jenis mineral kaolin (kaolinit), yang diuji di Laboratorium XRD/EOR teknik perminyakan UPN Veteran Yogyakarta pada tanggal 09 s/d 11 September 2019. Uji difraksi sinar X dilakukan pada sudut pendek (5-600) dimaksudkan sebagai uji awal untuk identifikasi keberadaan/kandungan bahan oksida yang diharapkan (SiO2 dan CaCO3) sebagai bahan dasar untuk penelitian selanjutnya. Berdasarkan perhitungan volumetrik setelah dikurangi geometri batas prospek dan batas topografi penambangan pada Elevasi 140 – 60 mdpl, Sumberdaya terukur mineral kaolin mempunyai volume 6.614.963 m3 , berdasarkan hasil analisis densitas rata-rata soil 1,92 g/cm3 dan densitas rata-rata kaolin 2,21 g/cm3 , maka tonase top soil adalah 368.221,44 ton, dan tonase Kaolin 14.619.068,23 ton. Sedangkan, untuk perhitungsn estimasi Cadangan Kaolin dengan hasil volume 6.541.000 m3 , berdasarkan hasil analisis densitas rata-rata kaolin 2,21 g/cm3 , maka tonase Kaolin 14.455.610 ton.
PENGARUH EFEK SKALA TERHADAP UJI TRIAKSIAL PADA BATU ANDESIT Aprilia Dwi Astuti; Denis Rocky Pradana; Anggy Dessyana Dony; Melly Shintia Dewi; Yudho Dwi Galih Cahyono
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1024

Abstract

Massa batuan merupakan volume batuan yang terdiri dari material batuan berupa mineral, tekstur, komposisi dan juga terdiri dari bidang-bidang diskontinu, membentuk suatu material dan saling berhubungan dengan semua elemen sebagai suatu kesatuan. Massa batuan itu sendiri tersusun dari beberapa batuan utuh yang pada dasarnya memiliki sifat isotrop, kontinu dan homogen. Namun, kondisi yang dijumpai dilapangan berbeda, yaitu anisotrop, diskontinu dan heterogen. Sifat tersebut tentunya akan mempengaruhi hasil pengujian pada uji teriaksial. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil uji triaksial batuan, salah satunya adalah efek skala atau volume contoh batuan. Tujuan dilakukan pengujian tersebut adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ukuran contoh batuan terhadap nilai kuat tekan triaksial pada batu andesit. Pengujian batuan ini dilakukan di Laboraturium Geomekanika Batuan dan Desain Rekayasa Yogyakarta dan untuk lokasi pengambilan sampel batuannya berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Dalam uji triaksial ini akan menggunakan 3 sampel batuan yang berdiamter ± 4,6 cm, ± 5,1 cm, dan ± 6,1 cm dan dan setiap ukuran memerlukan minimal 3 spesimen. Setelah dilakukan uji kuat tekan pada batu andesit ini didapatkan hasil ratarata nilai kohesi dan sudut gesek dalam untuk masing-masing contoh batuan yang berukuran ± 4,6 cm, ± 5,1 cm, ± 6,1 cm dan adalah 1,57 MPa dan 72,42°, 1,987 MPa dan 61,52°, serta 4,966 MPa dan 27,45°. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin besar ukuran contoh maka nilai kohesi juga semakin besar. Namun nilai sudut gesek dalam semakin kecil.

Page 10 of 19 | Total Record : 190