cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 152 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2021)" : 152 Documents clear
PENGARUH BATUAN DASAR TERHADAP KUALITAS ENDAPAN NIKEL LATERIT BERDASARKAN ANALISIS PETROGRAFI DAN GEOKIMIA PADA SITE “AINUN” BLOK “SUCI” PT. ST NICKEL RESOURCES, KABUPATEN KONAWE, PROVINSI SULAWESI TENGGARA Suci Ainun Mandalay; Hendra Bahar; Sapto Heru Yuwanto; Lakon Utamakno
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.2093

Abstract

Penelitian ini terletak di lokasi PT. ST Nickel Resources, daerah Dunggua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur-unsur geokimia, jenis mineral yang terkandung dalam batuan dasar, serta pengaruh batuan dasar terhadap endapan nikel laterit. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan melakukan survei lapangan secara langsung mencakup pengambilan data litologi dan data hasil pemboran dari PT. ST Nickel Resources. Penelitian menggunakan analisis petrografi dan analisis geokimia XRF (X-Ray Fluorescence). Hasil penelitian menunjukkan adanya unsur-unsur geokimia utama (major) seperti Ni, Co, Fe, SiO2 dan Mg, dengan kadar Ni sebesar 0,69 – 1,51%. Di lokasi penelitian juga dijumpai jenis batuan ultrabasa diantaranya peridotit dan dunit, yang mengandung mineral olivin dan piroksen. Keberadaan kedua mineral tersebut merupakan penanda terdapatnya kadar nikel yang tinggi, sehingga menambah kualitas nikel yang ada pada daerah penelitian menjadi sangat baik.
ANALISA KEKUATAN MEMANJANG DECK CARGO BARGE TERHADAP PERUBAHAN MUATAN DARI BATUBARA MENJADI CONTAINER DENGAN METODE NUMERIK Tito Janis P; Erifive Pranatal; Pramudya Imawan Santosa
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1986

Abstract

Melakukan analisa kekuatan memanjang Deck Cargo Barge terhadap perubahan muatan dari Batubara menjadi Container. Beberapa data Deck Cargo Barge dengan panjang 91.44 meter, lebar 27.43 meter, tinggi 5.49 meter yang digunakan adalah Transverse Section, Construction Profile, Lashing Arrangement, Intact Stability Booklet. Dengan menggunakan Metode Numerik yakni perhitungan secara manual namun tetap dibantu beberapa software enginering standar untuk membantu mempermudah dan mempercepat proses perhitungan. Perhitungan diawali dengan menghitung beban kapal kosong LWT, beban muatan DWT, dan beban gaya angkat keatas hasilnya adalah gaya lintang dan Momen. Kemudian diperoleh hasil Tegangan pada geladak ?G = 3.55 kg/m2 , Tegangan pada alas ?A = 5.74 kg/m2 , Modulus pada geladak WG =6939198.789 cm3 , dan Modulus pada alas WA = 11203875.53 cm3 . Dengan masing – masing standar yang diperoleh dari rumus BKI Tegangan ijin ?p = 1462.144 kg/m2 dan Modulus ijin Wp = 284153.6569 cm3. Kesimpulan analisa kekuatan memanjang Deck Cargo Barge setelah perubahan muatan yakni memenuhi ketentuan BKI karena ?G, ?A ?p dan WG, WA Wp.
KAJIAN TEKNIS POLA PENIMBUNAN BATUBARA DI STOCKPILE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN SELF HEATING DAN PERHITUNGAN RENCANA DIMENSI SALURAN AIR DI PT. BARATAMA REZEKI ANUGERAH SENTOSA UTAMA KABUPATEN BUNGO Pahrul Hasan; Doli Jumat Rianto; Devit Rahmawati
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.2018

Abstract

PT. Baratama Rezeki Anugerah Sentosa Utama (PT. BRASU) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada Industri Pertambangan Batubara, yang secara administratif terletak di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Metode penambangan yang diterapkan oleh perusahaan adalah metode tambang terbuka. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Tujuan yang akan dicapai pada penelitian ini adalah menghitung volume batubara di stockpile,menghitung perkiraan kapan terjadinya swabakar terhadap pola penimbunan di stockpile, membuat rencana dimensi saluran air di stockpile. Berdasarkan hasil penelitian stockpile batubara di PT. BRASU. Timbunan pada penelitian d stockpile terdiri dari 3 (tiga) yaitu Timbunan I, Timbunan II, dan Timbunan III. Pada timbunan I diperoleh volume batubara sebesar 4090,08 ton dengan tinggi timbunan 8 m dan sudut timbunan sebesar 34o. Timbunan II diperoleh volume batubara sebesar 5142,74 ton dengan tinggi timbunan 9 m dan sudut timbunan sebesar 39o. Timbunan III diperoleh volume batubara sebesar 3929,45 ton dengan tinggi timbunan 8,5 m dan sudut timbunan sebesar 43o.Perkiraan terjadinya swabakar pada masing-masing timbunan diperoleh pada Timbunan I dengan suhu permukaan rata-rata diperoleh sebesar 47,4oC dan suhu kedalaman timbunan batubara (1 meter) diperoleh suhu rata-rata sebesar 49,2oC, sehingga diperoleh perkiraan terjadinya swabakar tersebut terjadi pada 7 minggu setelah batubara ditimbun pada stockpile. Pada timbunan II suhu permukaan rata-rata diperoleh sebesar 48,5oC dan suhu kedalaman timbunan batubara (1 meter) diperoleh suhu rata-rata sebesar 50,7oC, sehingga diperoleh perkiraan terjadinya swabakar tersebut terjadi pada 5 minggu setelah batubara ditimbun pada stockpile. Pada timbunan III suhu permukaan rata-rata diperoleh sebesar 49,2oC dan suhu kedalaman timbunan batubara (1 meter) diperoleh suhu rata-rata sebesar 51,1oC, sehingga diperoleh perkiraan terjadinya swabakar tersebut terjadi pada 6 minggu setelah timbunan batubara ditimbun pada stockpile.Rekomendasi dimensi saluran dari penelitian tugas akhir ini adalah kedalaman saluran ( h ) sebesar 0,60 m,  lebar dasar saluran ( b ) sebesar 0,76 m, lebar permukaan saluran (B) 1,45 m sebesar 145 cm, panjang sisi saluran ( a ) sebesar 0,69 m, luas penampang saluran (A) Sebesar 0,62 m2, tinggi jagaan sebesar 0,09 m
STUDI PERANCANGAN KAPAL IKAN DENGAN PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN BERBASIS TENAGA ANGIN DAN TENAGA SURYA UNTUK KEPULAUAN MOROTAI Wahdani Naufal Hafiz; Pramudya Imawan Santosa
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1952

Abstract

Kepulauan Morotai memiliki potensi ikan tangkap mencapai 1.714.158 ton per tahun. Namun, kondisi letak geografis kepulauan Morotai yang jauh dari Ibu Kota Provinsi menimbulkan kelangkaan bahan bakar untuk alat transportasi. Data Dinas Kelautan dan Perikanan Pulau Morotai menyebutkan ketersediaan 300 unit kapal tangkap ikan dengan kebutuhan konsumsi bahan bakar per bulan yang seharusnya 200 ton per bulan untuk saat ini hanya tersedia 20 ton saja perbulan. Sistem konversi energi menjadi salah satu solusi alternatif untuk memanfaatkan energi di Lingkungan sekitar seperti tenaga surya dan tenaga angin. selain emisi gas buang yang rendah juga dapat meminimalkan-penggunaan-bahan-bakar-fosil-yang-ketersediaanya-semakin-terbatas. Dalam-penelitian-ini-permodelan-lambung-kapal-meggunakan software maxurf. Kebutuhan daya mesin penggerak yang direncanakan harus mampu memberikan gaya dorong yang lebih besar dari hambatan pada kapal tersebut. Besarnya daya motor penggerak akan disupply oleh baterai yang telah menampung energi dari solar cell. Selanjutnya layar kapal didesain mampu memberikan gaya dorong (drifting force) yang setara apabila kapal dioperasikan tanpa menggunakan mesin penggerak. Intepretasi hasil analisa stabilitas kapal tersebut telah memenuhi kriteria IMO-A.749-(18)-Ch.3.1.2.1- sebagai salah satu faktor kelayakan, dan kenyamanan saat kapal beroperasi. Dari hasil perancangan kapal ikan berbasis teknologi hybrid ini diperoleh hasil pemanfaatan tenaga panel surya dengan kapasitas perolehan daya sebesar 68,8 kw selama kapal beroperasi 8 jam sehari. Dengan adanya penggunaan layar memberikan drifting force (gaya dorong) maksimum sebesar 6,61 kN saat kecepatan angin 20 knots. Atau penghematan konsumsi bahan bakar setara dengan 22,53 L/jam.
ANALISIS KESTABILAN LERENG TAMBANG CV. MUTIARA TIMUR BERDASARKAN FAKTOR KEAMANAN Yazid Fanani; Aprilia Dwi Astuti; Andres Kevi Paki
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1977

Abstract

CV. Mutiara Timur merupakan sebuah perusahaan yang sedang mengajukan izin usaha pertambangan komoditas sirtu di Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Sistem penambangan yang direncanakan yaitu tambang terbuka dengan metode quarry. Dari hasil penelitian dilapangan didapatkan litologi batuan berupa topsoil, kerikil dan pasir. Dimana dalam rancangan lereng nantinya, topsoil akan dikupas terlebih dahulu. Tujuan dilakukan analisis kestabilan lereng untuk menentukan geometri lereng dengan memperhitungkan faktor keamanan agar tercipta kondisi kerja yang aman. Analisis kestabilan lereng pada CV. Mutiara Timur dengan metode Bishop menggunakan bantuan software Slide v6.0. Berdasarkan analisis yang dilakukan mendapatkan rekomendasi geometri lereng pada lereng tunggal yaitu tinggi 4 meter dengan kemiringan 600 sehingga mendapatkan faktor keamanan tanpa beban sebesar 1,350 dan faktor keamanan dengan beban yaitu 1,267. Selain itu didapatkan geometri lereng pada lereng keseluruhan yaitu tinggi total 21 meter dengan kemiringan 380 sehingga mendapatkan faktor keamanan tanpa beban sebesar 1,243 dan faktor keamanan dengan beban yaitu 1,239.
PENILAIAN RISIKO OPERASIONAL DERMAGA BERLIAN SURABAYA MENGGUNAKAN METODE BOW TIE RISK ASSESSMENT Mei Yanarko; Minto Basuki
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.2009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menilai pengelolaan risiko pada dermaga Berlian Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Bow Tie Risk Assessment, dengan mengandalkan data primer yang diperoleh melalui perusahaan (survey lapangan) dan data sekunder yang diperoleh melalui responden yang berada di bidang operasional dermaga dan manajemen standart operasional pada lokasi penelitian dermaga Berlian Surabaya.Risiko diidentifikasi dengan menyebarkan kuesioner survei, data pengamatan lapangan serta menggunakan penelitian terdahulu untuk mendapatkan variabel risiko yang relevan dengan situasi lapangan.Hasil penelitian menunjukan bahwa peristiwa gagal atau cacatnya kegiatan operasional dermaga Berlian Surabaya yang paling dominan dan sering terjadi. Penyebab gagal atau cacatnya kegiatan operasional dermaga Belian Surabaya adalah faktor cuaca yang ekstrim,operator mesin kelelahan/lalai/kurangfokus dan kurangnya rambu-rambu pengaman pada lokasi dermaga Berlian Surabaya. Faktor ini sering menyebabkan kerugian pada kegiatan operasional dermaga Berlian Surabaya.
DAMPAK PENCEMARAN LOGAM BERAT TERHADAP KUALITAS AIR DAN STRATEGI UNTUK MENGURANGI KANDUNGAN LOGAM BERAT Cein Penias Tony; Rika Ernawati; Edy Nursanto
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1967

Abstract

Aktivitas pertambangan akan memberikan limbah bagi lingkungan. Limbah tersebut berupa logam berat yang mudah terakumulasi dengan air. Logam berat dalam air sangat penting bagi organisme hidup tetapi jika konsentrasi di luar batas yang direkomendasikan oleh berbagai organisasi nasional dan internasional dapat menyebabkan gangguan fisiologis. Kelebihan ini di lingkungan air terjadi, melalui berbagai proses dan jalur, oleh sumber alami dan antropogenik. Akumulasi logam-logam ini dalam organisme hidup dapat menjadi racun dan karsinogenik karena sifatnya yang tidak dapat terurai secara hayati. Untuk tujuan ini air, manajemen kualitas dan penilaian dalam logam berat adalah sangat penting. Status kualitas air secara keseluruhan dan identifikasi sumber asal logam berat diperlukan untuk pengelolaan kualitas air. Indeks polusi logam berat (HPI) dan Analisis faktor (FA) adalah pendekatan yang paling nyaman dan efektif untuk menilai status kualitas air dan mengidentifikasi sumber polutan. Makalah ini mengulas tentang sumber, dampak terhadap kesehatan manusia dan teknik penilaian pencemaran logam berat di lingkungan perairan serta. teknik pengolahan air limbah untuk menghilangkan logam berat tersebut
ANALISIS KORELASI SIFAT FISIK TERHADAP NILAI UJI KUAT TEKAN (UCS) BATU ANDESIT Imelda Yuni Pratiwi; Kurniawan Abdullah; Firmansyah Firmansyah; Yudho Dwi Galih Cahyono
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.2000

Abstract

Andesit merupakan suatu tipe batuan beku vulkanik, ekstrusif, komposisi menengah, dengan tekstur afanitik sampai porfiritik yang banyak tersebar di pulau Jawa. Penelitian batuan andesit dilakukan untuk mengetahui pengaruh sifat fisik batuan terhadap kuat tekan uniaksial pada batuan andesit dengan melakukan pengujian sifat fisik, dan pengujian kuat tekan uniaksial. Analisis sifat fisik batuan dilakukan untuk mengenali ukuran dimensi, bobot isi, kandungan air, porositas, serta derajat kejenuhan. Sebaliknya analisis sifat mekanik batuan andesit mendapatkan nilai UCS. Lewat uji sifat fisik serta kuat tekan uniaksial pada batuan andesit diperoleh bobot isi asli, kering, serta jenuh berkorelasi negatif dengan porositas. Semakin besar porositas, nilai bobot isi semakin kecil. Sampel batuan andesit memiliki porositas dengan rata-rata 2,108%, bobot isi asli rata-rata 2,778 gr/cm3, bobot isi kering dengan rata-rata sebesar 2,773 gr/cm3 dan bobot isi jenuh rata-rata sebesar 2,796 gr/cm3, Kadar air rata-rata sebesar 0,182% dan derajat kejenuhan sebesar 22,659%. Semakin besar porositas dan kadar air yang terkandung, maka akan semakin berkurang kekuatan batuan.
PERENCANAAN GENERAL SERVICE SYSTEM PADA KAPAL FERRY RO-RO 300 GT LINTAS PECAH BUYUNG – ALAI INSIT ( Study Kasus di PT. MULTI OCEAN SHIPYARD ) Alif Nuzul Julianto; Erifive Pranatal; Pramudya Imawan
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1991

Abstract

Sistem perpipaan merupakan sistem yang kompleks yang di desain se-efektif dan se-efisien mungkin didalam kapal untuk memenuhi kebutuhan kapal, crew, muatan dan menjaga keamanan kapal baik saat kapal berlayar maupun berlabuh. Instalasi perpipaan di kapal dilihat dari fungsi dan tujuannya dapat dikelompokan menjadi beberapa kelompok layanan, antara lain: General Service System, Main engine and Auxilary engine system, Domestic System and Accomodation. General Service System ini bertujuan untuk menjamin keselamatan kapal selama pelayaran. Sistem ini meliputi: Sistem Bilga, Sistem Ballast, dan Sistem Pemadam Kebakaran. Pada penelitian ini akan dilakukan perencanaan sistim pelayanan umum (General Service System) pada pembangunan kapal Fery Ro-Ro 300 GT meliputi sistim bilga, sistim ballast, dan sistim pemadam kebakaran hydrant. Perencanaan dilakukan dengan memperhatikan aspek-aspek yang disyaratkan oleh klass yaitu Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Pada perhitungan sistim bilga, ballast, dan pemadam hydrant didapatkan diameter pipa utama dipilih jenis pipa Galvaniz DN65- Schedule-40, sedangkan diameter pipa cabang dipilih jenis pipa Galvaniz DN50- Schedule-40. Kapasitas pompa bilga sebesar 36 m3/h head 20 meter, pompa ballast 36 m3/h head 20 meter, pompa pemadam hydrant 36 m3/h head 50 meter. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa desain General Service System sudah memenuhi persyaratan sesuai rule BKI 2019 - volume III- Section 11.
KAJIAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA LINGKUNGAN (K3L) TERHADAP PROSES BLASTING PADA PENAMBANGAN BATU GAMPING. Naomi Falirat; Lakon Utamakno; Ratih Hardini Kusuma Putri; Budiarto Tedy Agung C.; Ika Justitia Julita; Arif Nurwasikto; Wahyudin Wahyudin; Sri Widodo
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.2065

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah  Untuk mengetahui bagaimana penerapan manejemen risiko dan efektifitas manajemen risiko pada proses blasting di PT. Pertama Mina Sutra Perkasa. Metode Kerangka pemikiran penelitian ini adalah bahwa aktivitas blasting di area pertambangan batu gamping mempunyai tingkat risiko tinggi yang dapat menyebabkan kecelakaan maupun penyakit akibat kerja. Penilaian risiko dan pengendalian dilakukan untuk mengelola bahaya agar tingkat risiko masuk dalam kriteria dapat diterima. Sedangkan untuk bahaya yang tidak diterima dilakukan pengendalian lanjutan agar tingkat risiko turun. Pengambilan data ini dilakukan melalui observasi langsung ke lapangan, wawancara kepada karyawan serta studi kepustakaan. Data kemudian dibahas untuk mengetahui penerapan dan efektifitas manajemen risiko serta kesesuaiannya dengan peraturan perundangan dan standar identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan).

Page 9 of 16 | Total Record : 152