cover
Contact Name
meddyan heriadi
Contact Email
meddyanheriadi@gmail.com
Phone
+6281279687634
Journal Mail Official
meddyanheriadi@gmail.com
Editorial Address
Pascasarjana IAIN Bengkulu. Jl. Raden Fatah Pagar Dewa Kota Bengkulu » Tel / fax : 081271987140 /
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Manthiq : Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam
ISSN : 25273337     EISSN : 26850044     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/mtq.v5i1
Jurnal ini berfokus pada filsafat dan pemikiran islam. Jurnal ini diterbitkan oleh prodi Filsafat Agama S2 Pascasarjana IAIN Bengkulu. Tujuan dari pendirian jurnal ini adalah untuk menjadi sarana publikasi karya tuis ilmiah khususnya di bidang filsafat dan pemikiran islam.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2020): Mei" : 5 Documents clear
Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pemahaman Keagamaan terhadap Tingkat Pengamalan Keagamaan Masyarakat Di Desa Nusuk Kabupaten Kaur Noni Witisma
Manthiq Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Pasca Sarjana IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v5i1.3239

Abstract

Abstrak: Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pemahaman Keagamaan  terhadap Tingkat Pengamalan Keagamaan Masyarakat Di Desa Nusuk Kabupaten Kaur. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan terhadap pengamalan  keagamaan masyarakat di Desa Nusuk Kabupaten Kaur; Untuk mengetahui pengaruh pemahaman keagamaan terhadap pengamalan keagamaan masyarakat di Desa Nusuk Kabupaten Kaur; Untuk mengetahui pengaruh antara tingkat pendidikan dan pemahaman keagamaan terhadap tingkat pengamalan keagamaan masyarakat di Desa Nusuk Kabupaten Kaur. Jenis penelitian ini tergolong penelitian lapangan (Field research) dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan pengamalan  keagamaan masyarakat di Desa Nusuk Kabupaten Kaur. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis diperoleh bahwa t-hitung > dari t-tabel, yaitu t-hitung sebesar 4,362 sedangkan t-tabel sebesar 2,000.Terdapat pengaruh yang signifikan antara pemahaman keagamaan dengan pengamalan keagamaan masyarakat di Desa Nusuk Kabupaten Kaur.Hal ini dibuktkan dari hasil analisis diperoleh t-hitung > t-tabel, yaitu t-hitung sebesar 5,583 dan t-tabel sebesar 2,000.Terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan dan pemahaman keagamaan terhadap tingkat pengamalan keagamaan masyarakat di Desa Nusuk Kabupaten Kaur. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis diperoleh F-hitung sebesar 42,937 dengan f-tabel sebesar 3,11. Artinya F-hitung > f-tabel (42,937 > 3,11).
Peran Agama dalam Membentuk Kesehatan Mental Remaja Yasipin Yasipin; Silvia Ayu Rianti; Nurman Hidaya
Manthiq Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Pasca Sarjana IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v5i1.3240

Abstract

Abstrak: Peran Agama dalam Membentuk Kesehatan Mental Remaja. Tujuan penulisan untuk mendeskripsikan dan mengetahui peran Agama dalam membentuk kesehatan mental pada remaja berdasarkan Evidence Based. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library reseach) yang menggunakan bahan tertulis diambil dari beberapa literatur, dalam proses pencarian literatur digunakan beberapa database seperti Pubmed, NCBI, Google scholar dan sciencedirect. Simpulan  1). Kesehatan mental dapat mempengaruhi kondisi pikiran, perasaan dan mood seseorang 2). Gangguan kesehatan mental menyebabkan seseorang menjadi tidak efektif 3). Masalah kesehatan mental dapat diatasi dengan Therapi Religius 4). dzikir dapat membuat seseorang menjadi rileks. 5). Semakin tinggi pemahaman agama seseorang maka semakin sehat juga kondisi mentalnya. 
Fisika Dan Hal yang Menyenangkan Tentangnya Wiji A. H.M.
Manthiq Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Pasca Sarjana IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v5i1.3241

Abstract

Abstract: Physics and the fun things about it. Every year, the PISA (the Program for International Student Assessment) is a worldwide examination held every three years to measure the intelligence of 15-year-old school students in 72 countries. Around 540,000 students from all over the world, including from Indonesia, took the exams conducted by The Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) in 2015. The State of Singapore ranks first in the results of the exam which means that Singapore has outstanding students highest in the international education rankings measured by the OECD, with teenagers at the top of the world in mathematics, reading and science. PISA rating is very influential in determining the resilience of human resources in a country. England remains a middle class player - behind countries such as Japan, Estonia, Finland and Vietnam which surprisingly rank high enough to beat several European countries. It can be said that students there are good at mathematics. Indonesian students were also included in the test and were ranked 62 out of 70 countries taking the test. This ranking is better than Brazil, Peru, Tunisia, Fyrom, Kosovo, Algeria, Dominican Republic. Based on the results of the study although many do not like physics, but actually there are still many interesting things about this subject 
Filsafat dalam Kurikulum Pendidikan Islam Gatot Kaca
Manthiq Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Pasca Sarjana IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v5i1.3243

Abstract

Abstrak: Filsafat dalam kurikulum Pendidikan Islam. Dunia pendidikan Islam di Indonesia khususnya, dan dunia Islam pada umumnya masih dihadapkan pada berbagai persoalan mulai dari soal rumusan tujuan pendidikan yang kurang sejalan dengan tuntutan masyarakat, sampai kepada persoalan guru, metode,kurikulum dan sebagainya. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut masih terus dilakukan dengan berbagai upaya. Penataran guru, pelatihan, tenaga pengelola pendidikan dan lain sebagainya harus dilakukan, namun masalah pendidikan terus bermunculan. Upaya untuk memperbaiki kondisi kependidikan yang demikian itu tampaknya perlu dilacak pada akar permasalahannya yang bertumpu pada pemikiran filosofis. Filsafat pendidikan Islam secara umum akan mengkaji berbagai masalah yang terdapat dalam bidang pendidikan, mulai dari visi misi,tujuan pendidikan, dasar-dasar dan asas-asas pendidikan Islam,konsep manusia, guru,anak didik, kurikulum,dan metode sampai dengan evaluasi dalam pendidikan secara filosofis. Dengan kata lain,ilmu ini akan mencoba mempergunakan jasa pemikiran. Kenyataan menunjukan adanyakiblat-kiblat pendidikan Islam yang belum jelas. Pendidikan Islam masih belum menemukan format dan bentuknya yang khas sesuai dengan agama Islam hal ini selain karena banyaknya konsep pendidikan yang ditawarkan para ahli yang belum jelas keislamannya, juga karena belum banyak pakar pendidikan Islam yang merancang pendidikan Islam secara seksama.
Konsep Pandangan Islam yang Menjawab Keraguan Non-Muslim dalam Novel Isabella karya Maulana Muhammad Saeed Dehlvi. Meddyan Heriadi
Manthiq Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Pasca Sarjana IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v5i1.3244

Abstract

Karya sastra sebenarnya berpengaruh pada moral umat. Dengan sastra manusia belajar melihat, merenung, dan mengungkapkan sisi kebaikan dan keburukan secara tak langsung. Dengan kata lain, kita belajar moral tanpa harus belajar materi moral. Lihat saja dalam sebuah novel atau cerpen. Karya prosa fiksi seperti ini  pasti mengandung pesan atau hikmah yang akan dilalui oleh tokoh. Melalui hikmah ini kita sebenarnya telah belajar moral. Kita dapat menarik pesan dalam sebuah kejadian. Bukankah kisah para nabi dan rasul adalah berbentuk cerita. Bedanya dengan fiksi adalah kisah nabi adalah nyata sedangkan fiksi adalah imajinasi.  Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Konsep Pandangan Islam yang Menjawab Keraguan Non-Muslim dalam Novel Isabella karya Maulana Muhammad Saeed Dehlvi? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengungkapkan niali-nilai ekstrinsik khususnya nilai moral dan agama pada Novel Isabella ini. Dalam kajian ini peneliti menggunakan metode kualitatif.  Dalam hal ini peneliti berupaya  mengobservasi pesan dan pengetahuan yang digali dalam novel Issabela karya Maulana Muhammad Saeed Dehlvi dengan analisis ekstrinsik. Analisis ini khususnya menggali nilai moral dan nilai agama pada karya ini. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: a). Esensi dalam islam adalah Tauhid, yaitu mengesakan Tuhan. Untuk bagian cinta dalam islam, hal ini tidak diabaikan. Namun, menganggungkan cinta hendaknya memiliki sebuah parameter atau dengan kata lain bukti. Bukti cinta kepada Tuhan telah terjawab melalui konsep taqwa dalam Islam yaitu menjalankan segalah perintahnya dan menjauhi segalah larangannya. b). Islam begitu mengkritisi konsep abb (Bapak) dalam agama lain. Islam sendiri menawarkan konsep Rabb (Sang pemelihara) yang jauh lebih baik. Di mana sang pemelihara memiliki kekuatan yang tak terhingga, sementara konsep abb hanya sebatas ayah dan anak. c) Novel ini juga mengkritisi konsep  pengorbanan dalam agama Non-Muslim tersebut. Di mana Tuhan mengorbankan  anaknya yang tak berdosa demi menebus dosa umat manusia. Sementara dalam konsep tauhid tidak mengenal manusia menanggung dosa makhluk lain. d). Dalam agama Non-Muslim  pada novel ini , ia menganggap beberapa nabi adalah makhluk berdosa. Namun, hal ini justru ditentang dalam Islam. Di mana semua nabi utusan Tuhan adalah suci. e). Seorang pemaaf sejati yang memiliki nilai yang tinggi jika dia memaafkan musuh-musuhnya ketika dia memiliki kekuatan dan kesempatan untuk membalas. Hal inilah yang terjadi pada Rasulullah Saw.  Ia memiliki kadar pemaaf yang tinggi. Seperti setelah kemenangannya di Mekah,  ia memaafkan semua musuh-mushnya. Beda halnya dengan tuhan yang ada pada agama Non-Muslim ini di mana ia memaafkan pada posisi kritis. f). Mukjizat Rasulullah sebenarnya dapat dilihat di setiap generasi sampai menjelang kiamat. Mukjizat itu adalah Al-Quran di mana sampai detik ini tantangan dari 1400 tahun yang lalu untuk menandingi kehebatan kualitas sastranya belum seorang pun menandingi.  Selanjutnya mukjizat yang masih ada hingga saat ini adalah prestasi Rasulullah yang mengguncang dunia yang belum satu pun yang dapat menandingi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5