cover
Contact Name
Fitriani
Contact Email
fitrianifitri240@gmail.com
Phone
+6285242096399
Journal Mail Official
jurnalalqalamiaimsinjai@gmail.com
Editorial Address
Jln. Sultan Hasanuddin, No. 20, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.
Location
Kab. sinjai,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan
ISSN : 18584152     EISSN : 27155684     DOI : https://doi.org/10.47435/al-qalam.v1i1.52
Core Subject : Religion,
Jurnal Al Qalam memuat tulisan berupa naskah laporan penelitian, kajian ilmiah pendidikan agama Islam serta kajian pendidikan lainya. Jurnal ini merupakan jurnal yang dikelola ole prodi Pendidikan Agama Islam yang bekerja sama oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2020): Volume 12 Nomor 2 Desember 2020" : 5 Documents clear
IMPLEMENTASI METODE PEMBIASAAN PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Reri Berlianti; Kurniawan Kurniawan; Cikdin Cikdin
Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan Vol 12 No 2 (2020): Volume 12 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v12i2.384

Abstract

Penelitian ini berusaha mengungkap gambaran implementasi metode pembiasaan dalam pembalajaran PAI pada siswa kelas 2 Sekolah Dasar Muhammadiyah 1A Ujung Tanjung, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpul data yaitu wawancara virtual dan menggunakan media Whatsapp, karena mengingat bahwa kondisi saat penelitian masih dalam menjaga jarak sosial di masa pamdemi Covid-19. Setelah data terkumpul, tahapan selanjutnya adalah tahap analisis data yaitu pemilihan data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan simpulan bahwa pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru PAI SD Muhammadiyah 1A dengan menggunakan metode pembiasaan terdapat beberapa tahapan antara lain: memilih materi yang tepat ketika akan menerapkan metode pembiasaan; menjelaskan materi yang cara memberikan contoh praktis yang mudah di pahami dan diikuti oleh siswa; mengajak siswa untuk bersama mempraktekkan setelah materi diberikan;dan memerintahkan siswa untuk membiasakan materi yang telah diberikan secara mandiri baik di sekolah maupun di rumah
MODEL PEMBELAJARAN REMI (RAJIN, EFEKTIF, MENYENANGKAN DAN IMAJINATIF) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA Desi Anggraini; Wiwin Arbaini; Arsil Arsil
Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan Vol 12 No 2 (2020): Volume 12 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v12i2.392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran tentang penerapan model pembelajaan REMI (raji, efektif, mengenyangkan, dan imajinatif) dalam meningkatkan kemampuan perpikir kritis siswa di MTs N 01 kepahiang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan guru al-Qur’an dan hadis menjadi informan kunci dalam penelitian ini. Guna memperoleh data yang dapan dipertanggungjawabkan, penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara. Setelah data terkumpul barulah data dipilih atau direduksi, selanjutnya disajikan dan ditarik kesimpulan sebagai jawaban pertanyaan penelitian. Penelitian ini memperoleh simbulan bahwa Pertama, model pembelajaran REMI mempunyai peran positif bagi siswa dalam mengikuti pembelajaran, motivasi belajar siswa meningkat dan mereka menyatakan tertarik untuk belajar materi Qur’an hadis yang selama ini dianggap membosankan; Kedua, kemampuan siswa setelah diterapkan model pembelajaran REMI mengalami peningkatan dan ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan berfikir kritis antara siswa yang memiliki sikap posisif dan sikap negatif terhadap mata pelajaran Al-Quran Hadist kelas VIII MTs 01 Kepahiang.
MENJADIKAN SEKOLAH MUHAMMADIYAH SEBAGAI LADANG DAKWAH BAGI GURU Unik Hanifah Salsabila; Migfar Rivadah; Muhammad Amirudin Rosyid; Fikri Haikal; M. Fajrul M. Fajrul
Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan Vol 12 No 2 (2020): Volume 12 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v12i2.455

Abstract

Penulisan ini dilatarbelakangi dari sebuah permasalahan sosial pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah yang ada di Indonesia. Banyak dari kalangan guru yang masih menganggap bahwa mendidik hanya sebatas penyampaian materi kepada para peserta didiknya tanpa melihat hasil capaian indikator peserta didik. Banyak pula yang masih berdalih bahwa jika materi sudah tersampaikan maka telah tuntas pekerjaan seorang guru di jam pelajaran itu. Hal ini membuktikan bahwa masih banyak dari kalangan guru yang belum terlalu memperhatikan esensi dari mendidik peserta didik di sekolah-sekolah Muhammdiyah. Seorang pendiri Muhammadiyah yaitu K.H. Ahmad Dahlan telah menyampaikan bahwa pendidikan Islam seharusnya didasari dengan berjuang dan keikhlasan demi membentuk pribadi muslim yang berkarakter dan berbudi pekerti luhur. Oleh karena itu tujuan dari penulisan ini adalah ingin mengarahkan dan meluruskan sikap dan karakter seorang guru kepada pendidikan Islam yang dilandasi dengan perjuangan seperti halnya yang telah dicontohkan oleh K.H. Ahmad Dahlan. Sehingga pendidikan Islam akan diniatkan sebagai sikap dan bentuk dakwah yang dilakukan oleh para kalangan guru di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Penulisan ini merupakan kajian pustaka (library research) dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan cara mempelajari fenomena sosial yang terjadi dan mengumpulkan data dari beberapa buku, jurnal, dan internet terkait judul yang sedang dibahas untuk dikembangkan demi menemukan solusi dari permasalahan yang ada.
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU NON PNS DALAM MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN MELALUI SUPAK YANG BERKELANJUTAN DI SMAN 3 SIDRAP Muhammad Alimin
Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan Vol 12 No 2 (2020): Volume 12 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v12i2.465

Abstract

Seorang guru yang kebingungan atau Copy-paste dalam membuat perangkat pembelajaran akan berdampak pada kegagalan proses pembelajaran dan menghambat pula peningkatan mutu sekolah itu sendiri, sehingga upaya untuk meningkatkan kompetensi guru non PNS dalam menyusun perangkat pembelajaran menjadi fokus dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah (School Action Research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah proses pembelajaran di sekolah. Dengan hasil penelitian Pada pra siklus ini di hasilkan skor rata-rata 7,62, artinya Kompetensi guru non PNS dalam menyusun perangkat pembelajaran kurang baik, maka perlu di lanjutkan siklus I. Pada siklus I , dari hasil observasi adalah 15,62 dengan kriteria Skor maksimal tiap guru: 3X 7= 21, yang berarti kompetensi guru non PNS dalam menyusun perangkat pembelajaran cukup baik. Pada siklus II ini, dari hasil observasi adalah 20 dengan kriteria Skor maksimal tiap guru: 3X 7= 21, yang berarti Kompetensi guru non PNS dalam menyusun perangkat pembelajaran sudah sangat baik. Pada siklus I dan II ini, guru sudah mampu menyusun silabus, Guru membuat RPP, guru membuat Prota, guru membuat Promes, guru melampirkan kalender pendidikan, guru membuat buku jurnal dan guru membuat instrument penilaian.
Negara Islam Adidaya Andi Muh. Taqiyuddin BN; St. Nurlaela Ali
Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan Vol 12 No 2 (2020): Volume 12 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v12i2.474

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan, memaparkan tentang bagaimana Islam mampu menjadi negara Adidaya pada masa Dinasti Umayyah, dan untuk menjelaskan faktor-faktor apa yang mendukung Islam menjadi negara Adidaya pada masa Dinasti Umayyah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, jenis penelitian adalah library research dan menggunakan metode pendekatan historis. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Negara adidaya adalah negara superpower, yaitu negara yang mampu memberikan pengaruh dan intervensi kepada negara-negara/wilayah lain. Islam memiliki pengaruh dan kekuatan yang besar, sehingga mampu memiliki wilayah yang luas dan mempunyai kemampuan untuk mengatur wilayah-wilayah tersebut. Islam sebagai adidaya berlangsung lama. Pada masa Dinasti Umayyah, Islam semakin kokoh dalam poros adidaya, terlebih lagi memang telah dibangun pondasi-pondasi adidaya itu pada masa sebelum Dinasti Umayyah berkuasa. Keadidayaan Islam dibuktikan dengan intonasi-intonasi dalam bidang militer, ekonomi, dan bidang-bidang lainnya, sehingga membuktikan keberhasilannya membangun peradaban dan menempatkannya dalam poros adidaya. 2) Faktor-faktor pendukung Islam sebagai adidaya pada masa Dinasti Umayyah khususnya, yaitu tidak dinafikan dari dua faktor. Faktor internal dan eksternal. Faktor Internal yaitu, ajaran dan nilai Islam, luasnya wilayah, dukungan militer, dan ekonomi. Adapun faktor eksternal yaitu, kelemahan imperium Persia dan Romawi timur. Kata Kunci: Islam, Negara Adidaya, dan Dinasti Umayyah Abstract The purpose of this study is to describe, to describe how Islam was able to become a superpower during the Umayyah dynasty and to explain what factors supported Islam to become a superpower during the Umayyah dynasty. This research is qualitative research, the type of research is library research and uses a historical approach method. The data collection method used was a literature study. The results showed that; 1) A superpower is a superpower, namely a country capable of exerting influence and intervention on other countries/regions. Islam has great influence and power so that it is able to have a wide area and has the ability to govern these areas. Islam as a superpower lasted a long time. During the Umayyad dynasty, Islam became stronger in the axis of superpower, especially since the foundations of this superpower were built before the Umayyad dynasty came to power. Islamic wealth is proven by intonations in the military, economic and other fields, thereby proving its success in building civilization and placing it on the axis of superpower. 2) The factors supporting Islam as a superpower during the Umayyah dynasty, in particular, namely two factors cannot be denied. Internal and external factors. Internal factors, namely, Islamic teachings and values, area size, military support, and economy. As for external factors, namely, the weakness of the Persian and Eastern Roman empires. Keywords: Islam, Superpower, and Umayyah Dynasty

Page 1 of 1 | Total Record : 5