cover
Contact Name
Fatma Siti Fatimah
Contact Email
fatmasitifatimah@almaata.ac.id
Phone
+6285643752595
Journal Mail Official
ijhaa@almaata.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.almaata.ac.id/index.php/IJHAA/about/editorialTeam
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Hospital Administration
ISSN : 2621265X     EISSN : 26212668     DOI : -
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Hospital Administration (IJHAA) is the journal which will publish scientific article about research in health and hospital management. The focus of this journal is in Occupational Health and safety, Financial Management, Health Regulation and Policy, Human Resources Management, Medical Record Management, Quality Management of Health Services, Public Health Management, Hospital Accreditation, infection control management and patient safety. These article is analyzed by quantitaticely and qualitatively.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2018)" : 6 Documents clear
Hubungan Pemberian Discharge Planning dengan Kecemasan pada Pasien Diabetes Melitus Yashinta Setiyani; Fatma Siti Fatimah; Sumarsi Sumarsi
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2018.1(2).89-96

Abstract

Diabetes melitus penyakit tidak menular yang sifatnya kronik, bila tidak mendapatkan penatalaksanaan yang baik akan terjadi komplikasi pada seluruh bagian tubuh bahkan hingga kematian. Pasien diabetes melitus yang menjalani rawat inap akan mengalami masalah secara fisiologis maupun psikologis. Salah satu masalah psikologis pada pasien diabetes yang menjalani rawat inap adalah kecemasan. Suatu metode dalam pelayanan keperawatan untuk mengidentifikasi kebutuhan pasien baik kebutuhan fisik maupun psikologis pasien yang dilakukan sejak pasien tersebut masuk ke rawat inap hingga pasien dinyatakan boleh pulang dilakukan melalui discharge planning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian discharge planning dengan kecemasan pada pasien diabetes melitus di RS Mata “Dr.YAP” Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien kasus mata dengan diabetes melitus yang dirawat di ruang rawat inap di RS Mata “Dr.YAP” Yogyakarta dengan sampel sebanyak 30 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang diberikan discharge planning yang baik, tidak memiliki kecemasan sebesar 70%. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-square dengan nilai p-value 0,010. Kesimpulannya terdapat hubungan antara pemberian discharge planning dengan kecemasan pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Mata “Dr.YAP” Yogyakarta.Kata Kunci: diabetes melitus, kecemasan, discharge planning
Pengetahuan Perawat Tentang Penilaian Morse Fall Scale dengan Kepatuhan Melakukan Assesmen Ulang Risiko Jatuh di Ruang Rawat Inap RSUD Wates Anggi Napida Anggraini
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2018.1(2).97-105

Abstract

Patient safety rumah sakit dibentuk agar mencegah terjadinya kejadian tidak diharapkan (KTD) yang salah satunya adalah risiko jatuh akibat tindakan yang dilakukan oleh tenaga medis dan non-medis. Berdasarkan data bagian mutu RSUD Wates didapatkan kejadian jatuh bulan Januari-desember 2016 sebanyak data pasien jatuh sebanyak 24 kejadian diseluruh unit rawat inap di RSUD Wates. Salah satu upaya yang dilakukan RSUD Wates untuk mempertahankan keselamatan pasien yang berisiko jatuh adalah dengan melaksanakan assesmen ulang risiko jatuh dengan patuh. Namun penerapan asesmen ulang resiko jatuh belum optimal ditunjukkan dari hasil observasi, didapatkan beberapa kejadian pada assesmen ulang tidak terisi sesuai dengan standar prosedur operasional yang berlaku di RSUD Wates.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan pengetahuan tentang penilaian morse fall scale dengan kepatuhan perawat dalam assesmen ulang risiko jatuh di ruang rawat inap RSUD Wates. Penelitian ini dilakukan di Unit Rawat Inap RSUD Wates pada tanggal 30 Mei sampai 5 Juni 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasi dengan metode cross-sectional. Dengan responden sebanyak 57 perawat. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposif sampling. Analisa data dengan menggunakan Kendall’s tau.Hasil dalam penelitian ini, sebanyak 49 orang (86,0%) memiliki tingkat pengetahuan kategori baik dan sebanyak 47 orang (82,5%) responden patuh melaksanakan assesmen ulang risiko jatuh. Terdapat hubungan pengetahuan perawat tentang penilaian Morse Fall Scale dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan assesmen ulang risiko jatuh di ruang rawat inap RSUD Wates, dengan nilai p 0,010, dan koefisien korelasi sebesar 0,345.Kesimpulan dalam penelitian ini, terdapat hubungan antara pengetahuan tentang penilaian morse fall scale dengan kepatuhan assesmen ulang risiko jatuh di ruang rawat inap RSUD Wates dengan keeratan hubungan rendah. Kata Kunci : Pengetahuan, Kepatuhan Perawat, Risiko Jatuh, morse fall scale
Pengaruh Iklim Organisasi dan Kepemimpinan Terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Perawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II Mega Oktiana; Siti Dyah Handayani
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2018.1(2).55-62

Abstract

Perawat merupakan sumber daya manusia yang penting dalam sebuah rumah sakit. Hal ini menyebabkan pelayanan keperawatan berkontribusi besar dalam menentukan kualitas kerja rumah sakit. Upaya peningkatan pelayanan rumah sakit, harus dilakukan secara beriringan dengan peningkatan kinerja perawat dalam melakukan pelayanan keperawatan. Dimana kinerja perawat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan merupakan masalah yang sangat penting untuk dikaji dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Jenis penelitian kausal dengan pendekatan kuantitatif. Populasi 152 perawat. Jumlah sampel semua perawat. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Model dengan AMOS. Hasil yang deperoleh berdasarkan nilai c.r > 1,96 dan p< 0,05 bahwa ada pengaruh yang signifikan antara iklim organisasi, kepemimpinan terhadap motivasi kerja dan ada pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja, iklim organisasi, kepemimpinan terhadap kinerja perawat. Berdasarkan nilai standardized direct effect yang dilihat dalam tabel menunjukan hasil lebih besar, sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh langsung iklim organisasi terhadap kinerja perawat dan ada pengaruh langsung kepemimpinan terhadap kinerja perawat. Kesimpulan ada pengaruh yang signifikan iklim organisasi dan kepemimpinan terhadap motivasi kerja dan kinerja perawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta unit II.Kata Kunci: Iklim Organisasi, kepemimpinan, Motivasi, Kinerja Perawat
Pengetahuan dan Beban Kerja Perawat Berhubungan Dengan Kelengkapan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Bangsal Penyakit Dalam dan Bedah Nursynta Kimalaha; Mahfud Mahfud; Anggi Napida Anggraini
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2018.1(2).79-88

Abstract

Salah satu upaya dalam peningkatan mutu pelayanan keperawatan yaitu dengan melakukan pendokumentasian proses asuhan keperawatan. Penyebab terjadinya hal tersebut karena kurangnya pengetahuan dan beban kerja perawat yang berlebih. Penelitian ini dilakukan untuk Mengetahui hubungan pengetahuan dan beban kerja perawat dengan kelengkapan pengisian dokumentasi asuhan keperawatan di RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitiancross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat dibangsal Penyakit Dalam dan Bedah di RSUD Dr.Tjitrowardojo Purworejo yang berjumlah 65 perawat. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian untuk pengetahuan dan beban kerja menggunakan kuesioner dan kelengkapan asuhan keperawatan menggunakan observasi. Data menggunakan uji statistik chi square. Hasil Penelitian didapatkan bahwa perawat dengan pengetahuan baik dalam mengisi dokumentasi asuhan keperawatan dalam kategori lengkap sejumlah 33 perawat (50,77%). Menunjukkan bahwa ada hubungan yang diperoleh hasil p=0.001 (p<0,05) berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan, dan perawat dengan beban kerja tinggi dalam mengisi dokumentasi asuhan keperawatan kurang lengkap sejumlah 20 perawat (30,77%), dan diperoleh hasil p=0.002 (p<0,05). Kesimpulanya ada hubungan antara beban kerja dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan.Kata Kunci: Pengetahuan, Beban Kerja, Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Hubungan Kualitas Pelayanan Keperawatan Dengan Kepuasan Pasien Pengguna BPJS di RSUD Panembahan Senopati Bantul Imram Radne Rimba Putri
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2018.1(2).63-69

Abstract

BPJS merupakan lembaga yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial di Indonesia. Sebagai suatu sistem yang besar dan baru berlangsung dalam tempo yang relatif singkat banyak ditemukan keluhan pasien tentang sistem dan pelayanan kesehatan yang diterapkan oleh BPJS Kesehatan, salah satu contohnya terkait sistem rujukan berjengjangnya. Hal tersebut dapat saja berpengaruh kepada kepuasan pasien. Kondisi yang demikian membuat rumah sakit harus selalu menjaga kualitas pelayanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien yang menggunakan BPJS di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang berada di ruang ranap kelas III di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Sampel pada penelitian ini adalah pasien BPJS berjumlah 90. Analisa data pada penelitian ini untuk uji korelasi menggunakan uji statistik Kendal tau. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh data terdapat hubungan yang lemah antara kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien BPJS diruang ranap kelas III di RSUD Panembahan Senopati Bantul dengan nilai 0,001 dan r= 0,337. Kesimpulannya terdapat hubungan yang lemah antara kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien BPJS. Kata Kunci: Kualitas pelayanan, Kepuasan pasien, Pasien BPJS
Peran Tenaga Kesehatan Berhubungan dengan Kejadian Unmet Need KB di Dusun Metes Kelurahan Argorejo Sedayu Bantul Yogyakrta Wahyuningsih Wahyuningsih; Andra Kuatrinema Septiani
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2018.1(2).70-78

Abstract

Unmet need KB pada wanita usia subur (WUS) dapat menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan yang berakhir pada tindakan aborsi yang dapat membahayakan nyawa dari wanita itu sendiri. Dusun Metes Keluharan Argorejo dengan jumlah unmet need KB sebanyak 158 wanita atau 20% dari keseluruhan di Kelurahan Argorejo, jumlah met need KB sebanyak 181 wanita atau 16% dari keseluruhan di Kelurahan Argorejo. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara peran tenaga kesehatan dengan kejadian unmet need KB. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional metode quota sampling. Metode analisis data dengan menggunakan chi square. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Populasi adalah wanita usia subur yang tinggal di Dusun Metes Kelurahan Argorejo Sedayu Bantul Yogyakarta. Sampel penelitian sejumlah 235 orang. Hasil Penelitian: Ada hubungan antara peran tenaga kesehatan dengan kejadian unmet need KB (p=0,004). Kesimpulan: Peran tenaga kesehatan yang semakin maksimal dapat menurunnya kejadian unmet need KB.Kata Kunci: Peran Tenaga Kesehatan, Unmet Need

Page 1 of 1 | Total Record : 6