cover
Contact Name
Karyadi
Contact Email
agromediastipf@gmail.com
Phone
+6224-8316051
Journal Mail Official
agromediastipf@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV/15 Bendan Duwur Semarang 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 27213153     EISSN : 27213080     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The articles published are the results of research on the theory and practice of the application of agricultural science which includes: 1. Plant Science 2. Agronomics 3. Agro-technology 4. Agro-Ecosystems and the Environment 5. fisheries and livestock 6. Food Science 7. Agricultural Business 8. Agricultural Socio-Economy, 9. Agricultural Information
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Volume 44 No. 1 Maret 2026" : 8 Documents clear
Pengaruh Konsentrasi POC Urin Kelinci dan Dosis Pupuk KCl Terhadap Pertumbuhan Tanaman Ganyong (Canna edulis Ker.) Varietas Lokal Zahwa Ariya Saputra, Sumarmi dan Efi Nikmatu Sholihah
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 44 No. 1 Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v44i1.684

Abstract

Ganyong adalah tanaman pangan lokal yang berpotensi sebagai alternatif tanaman pangan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan guna mengetahui efek pengocoran poc kelinci dan dosis KCl serta interaksi antara kedua pupuk tersebut pada fase pertumbuhan tanaman ganyong (Canna edulis Ker.) varietas lokal. Penelitian berlangsung di KB-TPH Tohudan, Desa Merten, Kelurahan Tohudan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Penelitian dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor perlakuan yakni pertama konsentrasi poc urin kelinci (0, 150, 200, 250 ml/L) dan kedua dosis KCl (0, 5, 7,5, 10 g/tanaman) dengan total 16 kombinasi dan di ulang dengan 3 kali ulangan sehinnga didapat 48 total unit percobaan. Parameter yang diamati jumlah daun, jumlah anakan, panjang lebar daun, tinggi tanaman,diameter batang, panjang akar dan berat basah berangkasan. Hasil dari penelitian ini poc urin kelinci memiliki efek nyata di pengamatan panjang akar dan berat basah brangkasan. perlakuan konsentrasi poc terbaik terdapat pada konsentrasi 250 ml/L untuk panjang akar dan 200 ml/L untuk berat basah. Pemberian pupuk KCl juga memiliki pengaruh positif pada tinggi dan anakan ganyong dengan dosis terbaik di 10 g/tanaman untuk hasil rata-rata terbaik. Aplikasi pupuk urin kelinci dan pupuk KCl mampu memberi pengaruh optimal pada fase vegetatif tanaman ganyong varietas lokal, meskipun kombinasi keduanya belum menunjukkan hasil yang baik. Hasil dari penelitian ini diharap dapat jadi acuan bagi petani dan khalayak umum dalam pemanfaatan poc urin kelinci dan KCl dalam meningkatkan produktivitas tanaman ganyong sebagai salah satu tanaman yang berkesempatan memiliki potensi sebagai tanaman pangan alternatif selain tanaman pangan pokok yang sering di konsumsi di Indonesia.
Analisis Usahatani Pepaya (Carica papaya L.) Varietas California Di Desa Gondoriyo Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang Della Enjellika Septiana, Pramono dan Karyadi
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 44 No. 1 Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v44i1.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pendapatan bersih usahatani. 2) Kelayakan usahatani. 3) Pengaruh sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani pepaya california di Daerah Penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis, artinya menggambarkan sesuai menurut apa adanya berdasarkan fakta yang baru saja berlangsung (ex post facto) yang dilaksanakan secara survei. Penelitian dan pengambilan data dilakukan pada bulan Februari–Maret 2025, jumlah responden 36 orang. Untuk mengetahui pendapatan dengan analisis biaya pendapatan bersih dan pendapatan kotor, kelayakan usahatani dengan analisis RCR, BEP, dan Rentabilitas. Untuk mengetahui pengaruh sarana produksi dan tenaga kerja menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pendapatan usahatani pepaya california sebesar Rp. 13.293.620,84 pendapatan kotor sebesar Rp. 17.877.747,08 dan pendapatan bersih sebesar Rp. 4.584.126,24. RCR sebesar 1,33 BEP(Q) produksi sebesar 3.323,41kg produksi rill adalah 4.469,44kg. BEP(Rp) Harga adalah Rp. 3.038,91 harga rill dilapangan sebesar Rp. 4.000 rata-rata Rentabilitas 33%. Persamaan regresi Y =  ̵ 784.010,875 + 1,579 X1ns + 2,654 X2** ̵ 17,192 X3*+ 1,099 X4*. Kesimpulan 1) Pendapatan bersih usahatani pepaya california di Daerah Penelitian adalah Rp. 4.584.126,24/Ha. 2) Usahatani pepaya california di Daerah Penelitian layak diusahakan. 3) Pendapatan usahatani pepaya dipengaruhi oleh bibit, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja.
Analisis Pendapatan Usaha Pengolahan Karet Dari Lateks Menjadi Ribbed Smoked Sheet (Rss) Di Pt.Perkebunan Karet Sidorejo Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang Tarsissius Pajang, Eko Suharyono dan Wiharso
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 44 No. 1 Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v44i1.685

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui besarnya pendapatan, (2) mengetahui kelayakan finansial usaha dengan menggunakan analisis BEP, RCR dan ROI, (3) mengetahui pengaruh biaya usaha (Lateks,BBM,Zat kimia, Kayu, Air) dan tenaga kerja terhadap pendapatan menggunakan analisis regresi linear berganda. Penelitian ini dilaksanakan di PT.Perkebunan Karet Sidorejo Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada bulan Maret sampai Mei 2025. Hasil penelitian ini menunjukan: (1) pendapatan usaha sebesar Rp. 172.227,91/produksi, (2) kelayakan finansial usaha meliputi BEPQ (TBP/Harga) = 181.78 Kg/Produksi (rill 189.79 Kg/Produksi); BEPRp (TBP/Produksi)= Rp.20,594.27/Kg (rill Rp.21.500,00/Kg); BEPPk (TFC/1-(TVC/Penerimaan) = Rp.89,725.16/produksi(rill Rp.4,080,559.78/produksi); RCR (Penerimaan/TBP) =1,04 1; ROI (Pendapatan/TBP x 100% = 440% suku bunga bank yang berlaku adalah 4,25%, (3) pengaruh biaya oprasional doprtoleh persamaan Y= -3.098094544 + 1.361X1 -0.951X2 – 1.307X3 - 0.735X4 – 0.115X5 + 1599.813X6. Kesimpulan: (1) usaha pengolahan karet dari lateks menjadi Ribbed Smoked Sheet (RSS) mendapatkan pendapatan yang menguntungkan (2) usaha pengolahan karet dari lateks menjadi Ribbed Smoked Sheet (RSS) layak untuk tetap diusahakan, (3) terdapat pengaruh yang sangata nyata dari biaya oprasional terhadap pendapatan usaha pengolahan karet dari lateks menjadi Ribbed Smoked Sheet (RSS).
Analisis Usahatani Cabai Keriting (Capsicum Annum L.) Var. Or 42 Pada Anggota Kelompok Tani “Tani Makmur” Desa Kalijoso Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang Nasabela Widianingrum, Harum Sitepu, dan Karyadi
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 44 No. 1 Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v44i1.680

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan usahatani cabai keriting (Capsicum annum L.) varietas OR 42 yang dijalankan oleh anggota Kelompok Tani "Tani Makmur" di Desa Kalijoso, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner kepada 36 petani responden. Analisis meliputi total biaya produksi, penerimaan, keuntungan bersih, R/C Ratio, Break Even Point (BEP), dan Return on Investment (ROI). Hasil penelitian menunjukkan: 1) Total biaya produksi rata-rata Rp47.202.525 per hektar per musim tanam, penerimaan rata-rata Rp114.879.630 per hektar per musim tanam, dan keuntungan bersih rata-rata Rp67.677.105 per hektar per musim tanam. 2) R/C Ratio sebesar 2,4 (lebih dari 1), BEP (Q) = 2.360 kg (produksi riil 5.744 kg), BEP (Rp) = Rp8.620 (harga riil Rp20.000), dan ROI = 143%, menunjukkan usahatani cabai keriting varietas OR 42 layak diusahakan. 3) Terdapat pengaruh biaya sarana produksi benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja terhadap pendapatan, dengan persamaan regresi Y = 2.683.628,188 + 7.130X₁ + 15.845X₂ + 11.698X₃ + 4.380X₄. Secara simultan, semua biaya berpengaruh signifikan terhadap pendapatan, namun secara parsial hanya biaya pupuk, pestisida, dan tenaga kerja yang signifikan.
Kajian Elisitor Biosaka Dan Plant Growth Promoting Rizobacter (PGPR) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Cabai Merah Keriting (Capsicum annuum L.) Siti Arifah, Avisema Sigit Saputro dan Sartono Joko Santosa
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 44 No. 1 Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v44i1.686

Abstract

Produktivitas cabai merah keriting (Capsicum annuum L.) seringkali tidak memadai karena keterbatasan kemampuan tanaman untuk menyerap nutrisi dan kondisi lingkungan yang berfluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menyelidiki dampak dosis elisitor Biosaka terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman cabai merah keriting; (2) menilai pengaruh dosis PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman cabai merah keriting; dan (3) menguji interaksi antara elisitor Biosaka dan PGPR dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen tanaman cabai merah keriting. “Penelitian ini dilakukan dari tanggal 10 April hingga 20 Juli 2025, di Dusun Kebak Kalang, Kemiri, Kebakkramat, Karanganyar, pada ketinggian sekitar ±150 m di atas permukaan laut, dengan karakteristik tanah grumusol. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (CRD) faktorial dengan tiga ulangan, menghasilkan total 96 unit percobaan polybag. Faktor awal adalah elisitor Biosaka pada konsentrasi 0, 0,83, 1,66, dan 2,5 ml/liter, sedangkan faktor selanjutnya adalah PGPR pada dosis 0, 7,5, 15, dan 22,5 ml/tanaman. Data dievaluasi menggunakan analisis varians (ANOVA), diikuti oleh uji Honestly Significant Difference (HSD) pada ambang batas signifikansi 5% bila ditemukan perbedaan yang signifikan. Kriteria yang diukur meliputi tinggi tanaman, pigmentasi daun, durasi pembungaan, jumlah buah, panjang buah, diameter buah, massa buah, dan sisa buah per tanaman. Hasil menunjukkan bahwa Biosaka dan PGPR tidak memberikan pengaruh signifikan pada parameter yang dapat diamati, dan tidak ditemukan interaksi antara Biosaka dan PGPR.
Analisis Usahatani Padi (oryza sativa L.) Varietas IR 64 Di Desa Timbulharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Ayudya Kartika Putri, Ryantoko Setyo Prayitno, dan Rumiyadi
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 44 No. 1 Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v44i1.681

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Timbulharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul bertujuan untuk mengetahui besar pendapatan usahatani padi IR 64, tingkat kelayakan usahatani dan pengaruh sarana produksi dan tenaga kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif dan Metode Ex Post Facto, teknik pengambilan sampel menggunakan Metode stratified random sampling Hasil penelitian menunjukkan pendapatan rata-rata petani adalah Rp. 9.897.342.39 dengan hasil kelayakan RCR sebesar 1,12, BEP (Q) 3811,38, BEP (Rp) 4.467,56, BEP (PK) 7705384,08, dan ROI sebesar 53%, dan diperoleh hasil regresi Y = -440566.500 (Y) + 15.761** (X1) + 1.017* (X2) + 0,840ns (X3) - 0,107ns (X4) Hasil Uji (T) menunjukkan Variable Benih (X1) nilai signifikan 0.00, Variable Pupuk (X2) nilai signifikan 0.023, Variable Insektisida (X3) nilai signifikan 0.761, dan Variable Tenaga Kerja (X4)nilai sig 0,735, yang berarti Variabel yang berpengaruh secara nyata dan signifikan adalah Benih dan Pupuk sedangkan, Nilai Uji (F) menunjukkan bahwa secara simultan seluruh Variable independent (X) berpengaruh signifikan terhadap variable Dependent (Y) dari hasil tersebut maka Usahatani Padi di Desa Timbulharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul layak diusahakan.
Kajian Ketahanan Tanaman Bawang Merah Asal Biji Terhadap Intensitas Penyakit Bercak Daun (Alternaria porri) Pada Jumlah Populasi Yang Berbeda Di Dataran Sedang Lutfiana Embun Cahyanti, Y. Sartono Joko Santosa dan Kharis Triyono
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 44 No. 1 Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v44i1.682

Abstract

Produktivitas bawang merah secara global masih dibayangi oleh ancaman infeksi jamur Alternaria porri yang memicu penyakit bercak daun. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi respons ketahanan tanaman bawang merah asal biji (True Shallot Seed) terhadap tekanan patogen tersebut pada berbagai tingkat kerapatan populasi di dataran sedang. Penelitian lapangan telah dilaksanakan di Kebun Benih Ranukitri Pendem dalam rentang waktu 28 Agustus hingga 8 November 2025. Metodologi yang diterapkan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri atas lima taraf populasi (P1 hingga P5) dengan enam kali ulangan. Sejumlah parameter krusial mulai dari fase vegetatif (tinggi tanaman dan jumlah daun), komponen hasil (jumlah umbi per rumpun, bobot basah, dan bobot kering), hingga intensitas serangan penyakit telah diamati secara saksama. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil investigasi menunjukkan bahwa variasi kerapatan tanaman tidak memberikan dampak signifikan terhadap intensitas penyakit maupun sebagian besar parameter vegetatif. Namun, pengaruh yang sangat nyata ditemukan pada akumulasi bobot segar dan kering umbi. Capaian hasil paling optimal secara konsisten dicatatkan oleh perlakuan P5 (100 tanaman/m²), yang terbukti mengungguli seluruh taraf perlakuan lainnya dalam penelitian ini.
Analisis Pendapatan Usahatani Sawi Pakcoy (Brassica Rapa Chinensis. L) Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya Pada Kelompok Tani “Sidodadi II” Di Desa Sidomukti Tegalsari Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Eduardus Jayusman, Sulistyowati dan Harum Sitepu
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 44 No. 1 Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v44i1.683

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui: 1) Pendapatan usahatani sawi pakcoy; 2) menganalisis tingkat kelayakan usahanya; 3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan analisis deskriptif agar faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan dapat tergali lebih detil. Responden petani diambil secara sensus sebanyak 25 orang, berasal dari Desa Sidomukti Tegalsari Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari-Maret 2025. Analisis data terdiri dari analisis Total Revenue (TR), Break Even Point (BEP), Revenue Cost Ratio (RCR), Return On Investment (ROI) dan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kelayakan usaha secara ekonomi layak diusahakan nilai RCR 1,15 1, BEP produksi 1.670.063 dan BEP harga Rp 3.494.453, BEP(PK) Rp 5.940.946;  ROI (15,4%.) dan keuntungan sebesar Rp 1.018.603,8 per Ha. Dari olah data program SPSS diperoleh persamaan Y dari  persamaan terlihat pupuk dan tenaga kerja yang berpengaruh positif, sedangkan biaya benih dan pestisida berpengaruh  negatif  terhadap pendapatan usaha tani sawi Pakcoy pada kelompok tani “Sidodadi II” kecamatan Bandungan kabupaten Semarang. Ada pengaruh biaya variabel terhadap pendapatan sebesar 95%  terbukti hasil  dari uji F sangat  signofikan 0,000,05, dan dari uji t  diperoleh biaya perbekalan 0,0000,05, bahan bakar minyak 0,0290,05, dan tenaga kerja 0,00 0,05 artinya biaya variabel sangat signifikan  terhadap pendapatan.  

Page 1 of 1 | Total Record : 8