cover
Contact Name
Karyadi
Contact Email
agromediastipf@gmail.com
Phone
+6224-8316051
Journal Mail Official
agromediastipf@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV/15 Bendan Duwur Semarang 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 27213153     EISSN : 27213080     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The articles published are the results of research on the theory and practice of the application of agricultural science which includes: 1. Plant Science 2. Agronomics 3. Agro-technology 4. Agro-Ecosystems and the Environment 5. fisheries and livestock 6. Food Science 7. Agricultural Business 8. Agricultural Socio-Economy, 9. Agricultural Information
Articles 311 Documents
Analisis Faktor-Faktor Produksi Yang Mempengaruhi Produksi Kopi Robusta Di Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang W.N. Pasaribu, Sumarjono, Mukson
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 37 No. 2 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v37i2.251

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk menganalisis jumlah produksi rata-rata kopi Robusta petani di Kecamatan Jambu, menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi kopi Robusta di Kecamatan Jambu, serta untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap produksi kopi Robusta di Kecamatan Jambu. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive. Metode yang digunakan adalah metode survei dan pemilihan sampel ditentukan dengan memilih 25 responden setiap 3 desa di Kecamatan Jambu, sehingga berjumlah 75 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa produksi rata-rata kopi Robusta petani di Kecamatan Jambu sebesar 1.179 kg/ha lebih rendah dari produksi ratarata kopi Robusta petani di provinsi Jawa Tengah sebesar 1.200 kg/ha. Secara serempak luas lahan, jumlah pohon, jumlah pupuk kandang, jumlah pupuk NPK dan penggunaan tenaga kerja secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi kopi Robusta, sedangkan secara parsial hanya jumlah pohon yang berpengaruh nyata terhadap produksi kopi Robusta. Jumlah adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap faktor produksi kopi Robusta di Kecamatan Jambu. Kata Kunci: Produksi, faktor produksi, kopi robusta
ANALISIS EFISIENSI USAHATANGKAP UDANG DENGAN JARING ARAD DI KABUPATEN BATANG, JAWA TENGAH Sulistyowati, R. Pramono, Yusetyo NP
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 32, Nomor 2 September 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v32i2.97

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk menghitung efisiensi usahatangkap udang nelayan jaring arad di TPI Roban Timur, TPI Roban Barat, TPI Celong dan TPI Siklayu Kabupaten Batang berdasarkan investment criteria sederhana yakni Keuntungan, RC Ratio (Revenue Cost Ratio), IRR dan Payback Period.  Metode yang digunakan adalah deskriptif. responden nelayan  diambil secara random sampling sebanyak 30% dari populasi yang ada, sebanyak 105 nelayan.  Jaring arad yang berasal dari TPI Roban Timur Desa Sidorejo  Kecamatan Gringsing, Tpi Roban Barat Desa Sengon Kecamatan Gringsing, TPI Celong Desa Kedawung Kecamatan Tulis Dan TPI Siklayu Desa Kedung Segog Kecamatan Tulis, sedangkan kabupaten secara purposive sampling, metode pengumpulan data dengan data primer. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Nopember-Desember 2011. Hasil penelitian dari usahatangkap udang berdasar investment criteria menunjukkan keuntungan sebesar Rp 32.723.127,50 per tahun, nilai RC ratio sebesar 1,33 1 berarti usahatangkap udang ini efisien, IRR sebesar 32,77%/tahun suku bunga modal pinjaman 24%/tahun, modal kembali/payback periode selama 3,05 tahun.Kata kunci : efisiensi usaha, usahatangkap udang dengan jaring arad, Kabupaten Batang
PERSEPSI KONSUMSI SUSU CAIR MASYARAKAT DI DAERAH PERKOTAAN DAN PEDESAAN Wahyu Dyah Prastiwi, Hery Setiyawan
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 34 No. 1 Maret Tahun 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v34i1.128

Abstract

ABSTRAKPenelitian mengkaji persepsi konsumsi susu cair pada konsumen di wilayah perkotaan dan pedesaan. Responden adalah ibu rumah tangga atau anggota keluarga dewasa yang bertanggung jawab dalam belanja pangan keluarga. Responden penelitian mempunyai persepsi positif terhadap karakteristik dan atribut produk susu cair. Karakteristik dan atribut produk berkorelasi positif dengan perilaku konsumsi susu cair. Pada penelitian ini ditemukan bahwa perilaku konsumsi susu cair antara masyarakat pedesaan dan perkotaan berbeda sangat nyata (p0,01). Makalah ini menggaris bawahi bahwa produsen susu cair hendaknya menjaga kontinyuitas dan kualitas produknya. Pemerintah hendaknya mengembangkan peran dalam mekanisme pengawasan dan supervisi kualitas produk susu serta memberikan jaminan dalam stabilitas harga dan distribusi yang merata di seluruh wilayah perkotaan dan pedesaan.      Kata kunci: susu cair, persepsi, konsumsi, perkotaan, pedesaan
YANG DIPERKAYA DENGAN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas) SELAMA SATU BULAN PENYIMPANAN KARAKTERISTIK TOTAL BAKTERI KEASAMAN DAN TEKSTUR ES KRIM SINBIOTIK L.S. Nugroho, Y.B. Pramono, B.E. Setiani
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 34 No. 2 September Tahun 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v34i2.170

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik total bakteri asam laktat, keasaman  dan tekstur es krim. Materi yang digunakan adalah susu segar, kuning telur, krim, gula, Carboxyl Methyl Cellulose/CMC (penstabil), kultur starter (Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus termophillus, dan Lactobacillus acidophilus), ubi jalar ungu. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan yaitu T0=0%, T1=18,55%, T2=11,55% T3=3,94%, dan 5 ulangan untuk setiap perlakuan dan 25 orang panelis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan terhadap total bakteri asam laktat dan keasaman es krim. Dari uji panelis tekstur es krim cukup lembut. Kata kunci : es krim; ubi jalar ungu; total bakteri; keasaman; tekstur  
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI PADI PENGGUNA PUPUK ANORGANIK DAN YANG DITAMBAH PUPUK ORGANIK DI DESA REGALOH KECAMATAN TLOGOWUNGU KABUPATEN PATI Karyadi, Sri Suratiningsih, Jaring Susilowati
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 29, Nomor 2 September 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v29i2.6

Abstract

Jaring Susilowati, Karyadi, Sri Suratiningsih e-mail: karyadimsi@yahoo.co.id; ningsalim@ymail.comABSTRAKTujuan penelitian untuk mengetahui: 1) Tingkat signifikansi perbedaan pendapatan usahatani padi pengguna pupuk anorganik dan yang ditambah pupuk organik di Desa Regaloh Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati; 2) Perbandingan tingkat kelayakan usahatani padi pengguna pupuk anorganik dan yang ditambah pupuk organik di Desa Regaloh Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati; 3) Pengaruh biaya pupuk, benih, tenaga kerja dan pestisida terhadap pendapatan usahatani padi pengguna pupuk anorganik dan yang ditambah pupukorganik di Desa Regaloh Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif (survei) yang dilakukan pada bulan Juni 2011. Pengambilan sampel dengan stratified random sampling berdasarkan luas lahan garapan petani sehingga diperoleh jumlah petani padi pengguna pupuk anorganik sebanyak 25 orang serta petani padi pengguna pupuk anorganik yang ditambah pupuk organik sebanyak 20 orang. Pengujian sesuai dengan tujuan penelitan secarastatistik yaitu dengan menggunakan uji t dan analisis regresi linear berganda serta analisis kelayakan usahatani dilakukan dengan menggunakan BEP BEP RCR. Kesimpulan dari hasil (Q), (Rp)penelitian menunjukkan bahwa 1) Terdapat perbedaan pendapatan yang sangat signifikan antara dengan t = 9,759 ( t = 1.68107) pada taraf signifikansi 0,000 (P 0,01); 2) Secara simultan hitung tabelfaktor produksi pupuk, benih, tenaga kerja dan pestisida berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan usahatani padi pengguna pupuk anorganik dan yang ditambah pupuk organik di DesaRegaloh Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati dengan masing-masing persamaan regresi:Y=1124058,331 + 49,130X ** 0,372X - 12,386X **+ 29,032X dan Y= 600954,503 + 69,448X * 1 2 3 4 111,454X - 16,215X * -2,904X , di mana Y = pendapatan, X = biaya pupuk dan X = biaya benih, X 2 3 4 1 2 3 = biaya tenaga kerja dan X = biaya pestisida; 3) Analisis kelayakan usahatani padi pengguna 4 pupuk anorganik dengan nilai BEP riil = Rp. 18.629.952,00), BEP (riil = 6.828,05 kg) BEP (PK) (Q) (Rp) (riil = Rp. 2.728,00), RCR sebesar 1,78 (1), dan ROI = 78,10%., Sedangkan usahatani padi pengguna pupuk organik yang ditambah pupuk organik dengan nilai BEP =Rp. 5.697.066,72 (riil (PK) = Rp. 22.964.000,00) , BEP = 3.913,33 kg (riil = 8.320,00 kg) , BEP = Rp. 1.298,95 (riil = Rp. (Q) (Rp) 2.760,00) , RCR sebesar 2,13 (1) , dan ROI = 112,68%. Kedua jenis usahatani dalam kategori menguntungkan dan layak untuk diusahakan.Kata Kunci: pupuk organik, pupuk anorganik, analisis kelayakan.
Strategi Pengembangan Agribisnis Tanaman Anggrek Di Kota Semarang Santayana A. Agus Setiadi, Endang DP.
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Vulume 35 No.2 September 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v35i2.198

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini menentukan posisi bisnis dari petani anggrek Kota Semarang dan merumuskan strategi pengembangan agribisnis tanaman anggrek. Metode yang digunakan adalah metode survey dan wawancara. Data primer didapatkan dengan metode wawancara menggunakan pengisian kuisioner bagi sentra anggrek pada bulan Januari 2017 anggota kelompok tani binaan asosiasi perkumpulan petani tanaman anggrek kota Semarang. Analisis SWOT digunakan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal terhadap pengembangan agribisnis tanaman anggrek serta kekuatan dan kelemahan pengembangan agribisnis tanaman anggrek di Kota Semarang. Hasil analisis SWOT posisi petani tanaman anggrek berada kuadran 1. Hal ini menunjukkan petani tanaman anggrek berada pada situasi yang menguntungkan karena memiliki kekuatan dan peluang yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Strategi untuk pengembangan tanaman anggrek dengan 4 strategi S-O yaitu, memperluas jaringan pemasaran, mengembangkan kerjasama yang melibatkan peran Dinas Pertanian, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mendukung pengembangan budidaya tanaman anggrek, pelatihan budidaya tanaman anggrek dan memperbanyak ketersediaan bibit pada Asosiasi Lembaga Penunjang.           Kata kunci : strategi, Anggrek, Analisis SWOT
ANALISIS PENGARUH FAKTOR PEMASARAN, PERAN LEMBAGA DAN MOTIVASI TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PETERNAK PADA USAHA PETERNAKAN ITIK DI KELURAHAN PESURUNGAN LOR KOTA TEGAL Taufik DK Isbandi, Dyah M
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 31, Nomor 1 Maret 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v31i1.26

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemasaran, peran lembaga dan motivasi peternak terhadap perubahan perilaku peternak itik Tegal. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober sampai November 2012 yang berlokasi di Gapoktan Purwadiwangsa, Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan metode surv ei dan observasi. Penentuan jumlah responden menggunakan simple random sampling sebanyak 100 orang peternak. Analisis data menggunakan Regresi Linier Berganda dengan bantuan program SPSS versi 17.0 dengan model Y = 79,983 + 0,307X1 + 0,474X2 + 0,930X3 + . Variabel dalam penelitian ini, yaitu Y = Perilaku Peternak (sikap, pengetahuan, keterampilan), X1 = Pemasaran, X2 = Peran Lembaga, X3 = Motivasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel independen, yaitu pemasaran (X1), peran lembaga (X2), dan motivasi (X3) memiliki nilai signifikansi yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, artinya semua variabel X1, X2 dan X3 memiliki pengaruh terhadap perubahan perilaku peternak (Y). Rata-rata peternak itik pemasarannya berada dalam ketegori sedang, peran lembaga kategori baik, motivasi kategori baik dan perilaku peternak dalam kategori baik. Secara parsial maupun secara simultan faktor pemasaran, peran lembaga dan motivasi berpengaruh signifikan, pengaruh ketiga faktor tersebut sebesar 68,5% terhadap perilaku peternak. Kata kunci: Pemasaran, Peran Lembaga, Motivasi dan Perilaku Peternak,
Strategi Peningkatan Pendapatan Usaha Tambak Pola Bergilir Bandeng Dan Garam Di Kabupaten Demak (Studi Pada Petambak Di Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak) Handy Wijayanti Azis Nur Bambang, dan Titik Ekowati
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 36 No.1, Maret 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v36i1.214

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petambak yang mengusahakan budidaya bandeng sepanjang tahun dan bandeng-garam secara bergilir. Merumuskan strategi peningkatan pendapatan bagi petambak bandeng-garam dan prioritas strateginya di Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung. Analisis pendapatan petambak dihitung dari selisih total penerimaan (TR) dengan total biaya (TC), kelayakan usaha dihitung dengan R/C ratio. Strategi peningkatan pendapatan dirumuskan dengan SWOT (Strenght, Weakness, Opportunities, and Threats) dan prioritas strategi ditetapkan dengan AHP (Analytical Hierarchy Process). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petambak bandeng di Desa Kedungmutih adalah sebesar Rp 11.014.861,-/ha/tahun dengan nilai R/C ratio sebesar 1,61. Sedangkan rata-rata pendapatan petambak bandeng-garam sebesar Rp Rp 18.007.000,-/ha/tahun dan nilai R/C ratio sebesar 1,77. Strategi peningkatan pendapatan petambak bandeng-garam dengan menggunakan SWOT adalah melalui pemberian bantuan sarpras maupun permodalan, penyediaan teknologi baru untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas garam, dan memperluas jaringan pemasaran melalui kerjasama antara pemerintah dan pihak swasta. Berdasarkan hasil analisis AHP alternatif strategi yang dianggap paling penting adalah aplikasi teknologi Ulir Filter dan Geomembran sebagai upaya peningkatan kualitas garam. Kata Kunci : Pengusahaan Tambak Pola Bergilir Bandeng-Garam, Pendapatan,  Prioritas strategi
MODEL REGRESI YANG TEPAT UNTUK MENGGAMBARKAN PRODUKSI TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) SOSIS PROBIOTIK BERDASARKAN LAMA PENYIMPANAN D.A. Setyorini dan Sutaryo, Rudy Hartanto,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 29, Nomor 1 Maret 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v29i1.47

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mencari model regresi yang tepat untuk menggambar kan produksi total bakteri asam laktat (BAL) sosis probiotik berdasarkan lama penyimpanan. Penelitian menggunakan sampel sosis probiotik yang disimpan selama 0, 7, 14 dan 21 hari. Masing-masing diulang 4 kali sehingga jumlah data (n) = 16. Parameter penelitian berupa produksi total BAL sosis probiotik. Data yang diperoleh dianalisis dengan berbagai model regresi untuk menggambarkan hubungan yang ada dengan kualitas sosis probiotik sebagai variabel dependen (Y) dan lama penyimpanan sebagai variabel independen (X). Model regresi yang dicoba adalah regresi linier, kuadratik, kubik, eksponensial, logaritmik, logistik, power, inverse dan compound. Pemilihan model regresi yang tepat didasarkan pada nilai sidik ragam (F-test), nilai kuadrat tengah galat, persentase kesalahan dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi yang tepat adalah model kubik : = 8,155 + 0,061 X 0,016X2 + 0,0005 X3 (R2 = 87,91%). Kata kunci : sosis probiotik , total BAL, lama penyimpanan, analisis regresi
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kopi Robusta Di Kabupaten Temanggung (Studi Kasus Di Kecamatan Pringsurat) Muhammad Haryoko, Karno, dan Agus Setiadi
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 36 No.2, September 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v36i2.230

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi produksi, pendapatan serta kelayakan usaha tani kopi robusta (Coffea canephora) di kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung. Metode survey digunakan dalam penelitian dengan kuesioner untuk pengambilan data dilengkapi wawancara. Sampel ditentukan secara purposive dan ditentukan sebanyak 60 responden. Data dianalisis dengan analisis regresi ganda dengan variabel dependen luas lahan (X1), biaya bibit  (X2), penggunaan pupuk (X3), penggunaan obat-obatan (X4), dan biaya tenaga kerja  (X5) dan variabel independen produksi kopi robusta dan pendapatan petani. Variabel luas lahan sebesar 739,178, dan biaya tenaga kerja 61,31 berpengaruh terhadap produktifitas kopi dan menunjukan peningkatan terhadap produksi kopi lebih besar dari faktor lain. Biaya bibit dan biaya pupuk untuk juga berpengaruh positif, sebaliknya biaya untuk obat-obatan menunjukkan harga yang negatif. Dengan demikian  hanya variabel penggunaan obat-obatan  yang tidak signifikan  terhadap produksi kopi robusta. Hasil yang mirip juga terjadi pada variabel independen pendapatan petani, namun variabel tenaga kerja dan pembiayaan pupuk yang  lebih besar dari variabel lainnya. Didasarkan analisis efisiensi keempat faktor input semuanya belum ada yang efisien, namun selain pestisida ketiga faktor yang lain nilai efisiensinya mendekati 1 atau mendekati efisien. Nilai r/c ratio 1,87 dengan demikian usaha tani kopi robusta layak dilakukan. Perlu dilakukan penelitian dengan variable tambahan dan hendaknya dilakukan lebih dari tiga musim usia tanaman menghasilkan, sehingga dapat menggambarkan bagaimana pertani mengelola usaha taninya secara baik dan bagaimana pengaruh sosial ekonomi petani serta lingkungannya Kata kunci: kopi robusta, produksi kopi robusta Pringsurat, kelayakan usaha