cover
Contact Name
Karyadi
Contact Email
agromediastipf@gmail.com
Phone
+6224-8316051
Journal Mail Official
agromediastipf@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV/15 Bendan Duwur Semarang 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 27213153     EISSN : 27213080     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The articles published are the results of research on the theory and practice of the application of agricultural science which includes: 1. Plant Science 2. Agronomics 3. Agro-technology 4. Agro-Ecosystems and the Environment 5. fisheries and livestock 6. Food Science 7. Agricultural Business 8. Agricultural Socio-Economy, 9. Agricultural Information
Articles 311 Documents
KECERNAAN RANSUM, KADAR SERUM AMINOTRANSFERASE DAN AKTIVITAS ALKALIN FOSFATASE ITIK LOKAL YANG DIBERI PAKAN MENGANDUNG ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) TERFERMENTASI Cahyadi, R Atmomarsono, U. Suprijatna, E
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 32, Nomor 1 Maret 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v32i1.65

Abstract

Eceng gondok dapat digunakan sebagai pakan ternak dan melalui proses fermentasi kualitas nutrisi enceng gondok dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecernaan bahan kering, serat kasar, dan lemak kasar eceng gondok fermentasi dan pemanfaatanya dalam ransum itik.  Penelitian ini dilaksanakan sejak bulan Agustus-Oktober 2012, secara eksperimental berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 125 ekor itik lokal jantan umur 2 minggu yang dipelihara sampai 10 minggu dengan bobot awal 339,87+0,48g. Perlakuan terdiri dari T0 = ransum basal tanpa eceng gondok, T1 = ransum basal + 5% daun eceng gondok tanpa fermentasi (DEG), T2 = ransum basal + 5% daun eceng gondok fermentasi (DEGF), T3 = ransum basal + 7,5% daun eceng gondok fermentasi (DEGF) dan T4 = ransum basal + 10% daun eceng gondok fermentasi (DEGF). Parameter yang diamati meliputi, kecernaan bahan kering, kecernaan serat kasar, kecernaan lemak kasar, energi metabolis murni, retensi N, enzim Glutamic Pyruvic Transaminase (GPT) dan aktivitas alkalin fosfatase.Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis ragam yaitu uji F, jika terdapat perbedaan secara signifikan dilanjutkan dengan uji wilayah ganda Duncan.  Hasil penelitian menunjukkan perlakuan penggunaan daun eceng gondok berpengaruh secara nyata (p0,05) meningkatkan kecernaan lemak kasar pada T2 dan T3, namun tidak berpengaruh nyata (p0,05) terhadap serat kasar, retensi N, Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) dan alkalin fosfatase. Kesimpulan penelitian adalah penggunaan tepung daun eceng gondok fermentasi dengan formulasi yang baik dapat digunakan dalam ransum sampai taraf 10% tanpa mempengaruhi kecernaan ransum dan fisiologis pada itik lokal jantan dengan pemeliharaan secara intensif sampai umur 10 minggu. Kata kunci : eceng gondok (Eichhornia crassipes), fermentasi, kecernaan, itik lokal, enzim Glutamic Pyruvic Transaminase (GPT), Alkaline Fosfatase
Peningkatan Kepadatan Kandang Berdampak Terhadap Rasio Daging Tulang dan Perlemakan Ayam Broiler Dewi Suhita, Umiyati Atmomarsono, Warsono Sarengat dan Teysar Adi Sarjana
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 37 No. 1 Maret 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v37i1.246

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji perubahan perlemakan dan rasio daging tulang ayam broiler akibat dari peningkatan kepadatan kandang. Materi yang digunakan yaitu 280 ekor ayam broiler strain lohman unsexed umur 15 hari dialokasikan ke dalam 20 unit percobaan dengan tingkat kepadatan berbeda. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan terdiri dari T1 = 8 ekor/m2, T2 = 12 ekor/m2, T3 = 16 ekor/m2 dan T4 = 20 ekor/m2. Parameter yang diamati yaitu rasio daging tulang, persentase lemak abdominal dan kadar lemak daging ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kepadatan kandang nyata menurunkan persentase lemak abdominal dan rasio daging tulang, namun tidak mempengaruhi lemak daging. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kepadatan kandang berdampak negatif terhadap rasio daging tulang dan persentase lemak abdominal pada kepadatan 20 ekor/m2 sehingga berpengaruh menurunan rasio daging tulang dan diikuti penurunan persentase lemak abdominal tanpa mempengaruhi kadar lemak daging.                                                                                                          Kata kunci : Kepadatan kandang, rasio daging tulang, lemak abdominal, lemak daging
PERTUMBUHAN DAN NISBAH KESETARAAN LAHAN (NKL) KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) DALAM TUMPANGSARI DENGAN JAGUNG (Zea mays) Susanti, S. Anwar, E. Fuskhah, Sumarsono
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 32, Nomor 2 September 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v32i2.92

Abstract

ABSTRAK            Produksi tanaman dapat ditingkatkan secara optimal. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman adalah melalui defoliasi, introduksi tanaman pakan leguminosa, pemupukan, tumpangsari, dan pengaturan populasi yang tepat. Salah satu contoh hijauan yang belum banyak tereksplorasi adalah koro pedang berbiji putih (Canavalia ensiformis). Koro pedang berbiji putih merupakan salah satu jenis leguminosa yang dapat dimanfaatkan sebagai  tanaman pangan dan pakan. Tujuan penelitian adalah mengkaji tentang pertumbuhan dan produksi tanaman koro pedang. Manfaat yang diperoleh adalah mengetahui pengaruh kepadatan populasi terhadap pertumbuhan dan produksi hijauan koro pedang berbiji putih yang ditanam dalam tumpangsari dengan tanaman jagung. Percobaan disusun mengunakan Rancangan Acak Kelompok berpola Faktorial 2 x 3 dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah pola tumpangsari, yaitu jumlah baris koro pedang diantara jagung (T), yaitu 1 baris (T1), dan 2 baris (T2). Faktor kedua adalah kepadatan populasi koro pedang dalam baris (J) yaitu 60 cm (J1), 50 cm (J2), dan 40 cm (J3). Data pengamatan yang diperoleh diolah menggunakan analisis ragam yang dilanjutkan dengan polinomial ortogonal. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh nyata perlakuan pola tumpangsari dengan kepadatan populasi terhadap pengamatan tinggi tanaman, dan jumlah daun. Pada NKL koro dan intensitas cahaya terdapat pengaruh terhadap perlakuan kepadatan populasi. Kata kunci: Koro pedang, pertumbuhan, NKL.
Persentase Karkas Dan Potongan Bagian Karkas Ayam Kampung Persilangan Akibat Penggunaan Tepung Azolla Microphylla Difermentasi Pada Pakan M. F. Mahardhika, R. Muryani, dan D. Sunarti
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 37 No. 2 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v37i2.262

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung azolla microphylla fermentasi terhadap persentase karkas dan potongan bagian karkas ayam kampung persilangan. Materi penelitian adalah 80 ekor ayam kampung persilangan umur 5 minggu yang berasal dari persilangan ayam lokal jantan dan ayam ras petelur betina dengan bobot badan 469,80 ± 38 g (CV = 3,33%) dari peternakan desa Danurejo, kecamatan Kedu, Temanggung. Bahan pakan yang digunakan adalah jagung, bungkil kedelai, bekatul, tepung ikan, pollard, CaCO3, premix dan tepung azolla microphylla fermentasi. Fermentasi azolla microphylla menggunakan larutan EM4 30 ml : 1 kg ransum. Ransum perlakuan T0 (ransum basal tanpa tepung azolla microphylla fermentasi), T1 (ransum mengandung tepung azolla microphylla fermentasi 10%), T2 (ransum mengandung tepung azolla microphylla fermentasi 15%) dan T3 (ransum mengandung tepung azolla microphylla fermentasi 20%). Kandungan protein pakan 17 % dan energi metabolisme 2.800 kkal/kg. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Parameter yang diamati adalah persentase karkas dan potongan bagian karkas ayam kampung persilangan. Data dianalisis dengan analisis ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penggunaan tepung azolla microphylla difermentasi sampai taraf 15%  tidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap persentase karkas, tetapi pada penggunaan tepung azolla microphylla sampai taraf 15% berpengaruh (P0,05) terhadap persentase potongan karkas bagian sayap. Kata kunci : ayam kampung persilangan, persentase karkas, persentase potongan karkas, Azolla microphylla difermentasi
PENGARUH PENGGUNAAN KULIT PISANG TERFERMENTASI DALAM RANSUM TERHADAP KETERSEDIAAN ENERGI AYAM BROILER Puguh Hudiansyah Dwi Sunarti dan Bambang Sukamto
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 33, Nomor 2 September 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v33i2.109

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung kulit pisang fermentasi dengan cairan rumen dalam ransum terhadap ketersediaan energi ayam broiler. Penelitian ini menggunakan 120 ekor ayam broiler. Bahan pakan yang digunakan adalah jagung, bekatul, tepung tapioka, kulit pisang fermentasi, PMM, tepung ikan, bungkil kedelai, dan minyak kelapa. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak lengkap dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan sebagai berikut, T0 = Ransum basal, T1 = Ransum mengandung 5% kulit pisang fermentasi, T2 = Ransum mengandung 10% kulit pisang fermentasi, T3 = Ransum mengandung 15% kulit pisang fermentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan prosedur analisis ragam (Analysis of Variance / ANOVA) dengan uji F dan dilanjutkan dengan uji wilayah ganda Duncan menggunakan program SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan tepung kulit pisang fermentasi dengan cairan rumen tidak berpengaruh terhadap konsumsi energi, tetapi berpengaruh (P0,05) terhadap energi metabolis semu, energi metabolis murni dan efisiensi penggunaan energi ayam broiler. Kata kunci: kulit pisang, cairan rumen, ransum
Analisis Preferensi Pembeli Dalam Membeli Chicken Nugget Di Pasar Swalayan Superindo Semarang Karyadi, dan Harum Sitepu, Dimas Dwi Saputra,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 40 No. 2 September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v40i2.359

Abstract

ABSTRAKPeningkatan konsumsi daging olahan dan pertumbuhan jumlah perusahaan yang menawarkan produk sejenis menimbulkan persaingan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan pembelian chicken nugget dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian chicken nugget di Kota Semarang. Metode penelitian menggunakan metode survei pada Pembeli chicken nugget di Kota Semarang. Penelitian dilakukan di 4 Pasar Swalayan di Kota Semarang yang ditentukan secara purposive. Pengambilan responden menggunakan accidental sampling. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 120 responden dengan kriteria responden berusia dewasa minimal 17 tahun dan pernah membeli produk chicken nugget di Pasar Swalayan Kota Semarang. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, analisis faktor dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan pembelian chicken nugget terdiri dari tahap pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian dan evaluasi pasca pembelian. Faktor budaya, sosial, pribadi, psikologis, produk, harga, lokasi dan faktor promosi berpengaruh secara serempak terhadap keputusan pembelian chicken nugget. Secara parsial, faktor budaya, pribadi, psikologis, produk dan faktor promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian chicken nugget.
Analisis usaha tani buncis perancis (Phaseolus Vulgaris L) di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang ,, Hery Setiyawan
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 40 No. 2 September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v40i2.382

Abstract

ABSTRAKPenelitian usahatani Buncis Perancis di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang bertujuan untuk mengetahui pendapatan bersih, mengetahui kelayakan dan pengaruh sarana produksi benih, pupuk, pestisida dan upah tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani Buncis Perancis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan melakukan analisis deskriptif dan uji statistik yaitu regresi linier berganda. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode Stratified Random Sampling atas dasar luasan lahan petani sebanyak 20%. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2021 - Januari 2022. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan pencatatan. Data dianalisis dengan (1) Analisa pendapatan yang dihitung dengan cara mengurangkan total penerimaan dengan total biaya produksi. (2) Untuk mengetahui kelayakan BEP, RCR, dan ROI (3) Analisa pengaruh menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Pengeluaran sebesar Rp. 49.594.256,00.Penerimaan rata-rata yang diperoleh setiap petani adalah Rp. 92.790.194,00. Dan pendapatan bersih rata-rata yang diperoleh sebesar Rp. 43.195,937,00. (2) BEP (Q) 6.308. BEP(Rp) Rp. 4.330,00. R/C Ratio sebesar 1,90. Dan Nilai ROI sebesar 89,94%, yang artinya usahatani Buncis Perancis layak. Analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan Y = 4534339,21 + 50,62X₁* + 8,43X2* + 8,01X3*  - 12,34X4**. Nilai R2= 0,88. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendapatan bersih usahatani Buncis Perancis sebesar Rp 43.195.937,00 atau menguntungkan, usahatani layak diusahakan secara finansial dan ada pengaruh dari penggunaan sarana produksi yaitu benih, pupuk, pestisida dan upah tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani Buncis Perancis.
Analisis Usahatani Tanaman Jahe Gajah Di Desa Tlogorejo Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati Dwi Hardikamukti, Eko Suharyono, dan Karyadi
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 40 No. 1 Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v40i1.349

Abstract

Penelitian bertujuan: 1) untuk mengetahui pendapatan usahatani jahe Gajah, 2) untuk mengetahui kelayakan  usahatani jahe Gajah. Waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Mei 2019 sampai dengan bulan Maret 2020. Lokasi penelitian di desa Tlogorejo, kecamatan Tlogowungu kabupaten Pati. Penentuan sampel berdasarkan metode Random Sampling karena populasi relatif homogen (luas lahan 0,10 sampai dengan 0,50 ha. Jumlah petani jahe Gajah (populasi) sebanyak 125 petani dengan sampel 31 petani (25%). Analisis data menggunakan 1) pendapatan usahatani jahe Gajah dengan rumus Pendapatan = Penerimaan-Total biaya Produksi, 2) kelayakan usahatani jahe Gajah menggunakan rumus RCR dan BEP produksi dan BEP harga dan BEP penerimaan, Hasil penelitian 1) pendapatan usahatani jahe Gajah sebanyak Rp 21.867.596,60/ha,  2) RCR usahatani jahe sebesar 1,70, BEP produksi sebesar 1240,47 kg/ha, BEP harga sebesar Rp1.548,05/kg , BEP penerimaan sebesar Rp 21.146.553,04/ha. Kesimpulan 1) usahatani jahe Gajah di desa Tlogorejo, kecamatan Tlogowungu kabupaten Pati memberikan pendapatan, 2) usahatani jahe  Gajah layak diusahakan.
Analisis Pendapatan Usaha Abon Ikan Tuna (Studi Kasus Pada Usaha Umkm Kedai Pesisir Ummi) Kelurahan Cappa Galung Kecamatan Bacukki Barat Kota Parepare Abd.Latif, Irmayani, dan Nurhaedah
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 40 No. 1 Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v40i1.347

Abstract

 ABD.LATIF (216 170 059): Analisis Pendapatan Usaha Abon Ikan Tuna (Studi Kasus Pada Usaha Umkm Kedai Pesisir Ummi) Kelurahan Cappa Galung Kecamatan Bacukki Barat Kota Parepare dibawah bimbingan Dr. Irmayani, S.P, M.Si dan Nurhaedah, S.T, M.Si. Penelitian ini bertujuan mengetahui besaran pendapatan dan untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha abon ikan tuna pada UMKM kelompok Kedai Pesisir Ummi, sebab Parepare ialah kota yang mempunyai banyak hasil perikanan serta kelautan, dan pelabuhan dan pangkalan pendaratan ikan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan data kualitatif serta kuantitatif, dan buat literatur yang dipergunakan terdapat beberapa,dimana seluruh literatur mejuruk pada pengolahan ikan. Penelitian ini dimulai semenjak bulan April sampai dengan Juni 2021 di kota Parepare. Pengumpulan data dilakukan menggunakan cara observasi dan wawancara dengan bantuan informasi lapangan. hasil penelitian yang diperoleh yaitu produksi abon ikan tuna tiap bulan tidak menentu, di bulan April abon ikan yang diproduksi sebanyak 450 KG dan untuk bulan Mei sebanyak 200 KG sedangkan untuk bulan Juni sebanyak 350 KG, serta untuk harga Rp.130.000/KG sehingga total penerimaan pada bulan April sebesar Rp 10.786.125,00 pada bulan Mei sebanyak Rp 4.476.125,00 serta pada bulan Juni sebanyak Rp 17.350.125,00
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Benih Padi Pada PP Kerja Dengan Pola Kemitraan Di Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali (Studi kasus) Ardi Krisnanto, Sulistyowati, dan Rumiyadi
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 40 No. 1 Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v40i1.350

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pendapatan bersih dan kelayakan usaha benih pada Petani mitra dan PP Kerja di Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali,. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Teknik penentuan responden menggunakan metode stratified random sampling dan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil analisis penelitian menyatakan bahwa Pendapatan bersih usaha benih padi pada petani mitra dengan pola kemitraan sebesar Rp. 10.645.237 dan  pendapatan bersih usaha benih padi pada PP Kerja sebesar  Rp. 4.913.568.974. Sedangkan analisis usaha benih padi dengan pola kemitraan  pada  petani mitra menguntungkan dan layak untuk diusahakan hal ini bisa dilihat dari nilai RCR yang lebih besar dari 2,3 (1) dan  ROI sebesar 131,72% dan  usaha benih padi pada PP Kerja layak untuk diusahakan hal ini bisa dilihat dari nilai RCR yang lebih besar dari 1,37 (1) dan ROI sebesar 137 %.