Idarotuna: Jurnal Kajian Manajemen Dakwah
IDAROTUNA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal ini adalah media komunikasi ilmiah antarpeminat ilmu manajemen dakwah yang terdiri dari dosen, pakar dan praktisi, mahasiswa dan lain sebagainya. Jurnal Idarotuna mengangkat tulisan/karya ilmiah di bidang manajemen dakwah dengan fokus tema meliputi Manajemen Dakwah Lembaga, Manajemen Haji, Manajemen Umrah/Perjalanan Islami, Manajemen Zakat dan Wakaf, dan Strategi Dakwah. Artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan kajian ilmiah atas masalah-masalah yang berkembang dalam masyarakat, gagasan-gagasan orisinal dan juga ringkasan hasil penelitian yang dituangkan dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris. Artikel dapat berupa hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan, analisis teori, asumsi empirik yang berkaitan dengan pengembangan kajian manajemen dakwah.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2019): April 2019"
:
12 Documents
clear
STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA PEKANBARU
Artis Artis
Idarotuna Vol 1, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idarotuna.v1i2.7026
Penelitian ini dilakukan pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan masyarakat miskin yang diterapkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru dengan tujuan agar strategi pengelolaan tersebut dapat diketahui.Informan penelitian ini berjumlah 10 orang.Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan metode di atas dapat ditemukan bahwa strategi pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan masyarakat miskin pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru dilakukan tahapan perencanaan, pengidentifikasian, pendistribusian, pengawasan dan evaluasi. Perencanaan dibentuk dengan cara menyusun program kerja yang berpihak pada masyarakat miskin. Pengidentifikasian dilakukan dengan cara pengumpulan data muzakki dan mustahik terutama orang-orang miskin. Pendistribusian disalurkan dengan cara menyalurkan ke sektor produktif dengan tujuan agar masyarakat miskin menjadi berdaya. Pengawasan dilakukan dengan cara menjamin tercapainya pengentasan kemiskinan sesuai rencana. Sedangkan evaluasi dilakukan dengan cara penilaian dalam mengawasi proses agar tidak terjadi penyimpangan. Cara tersebut terkoordinir dengan sistematis, meski masih ada hal-hal yang harus dibenahi. Namun, secara keseluruhan strategi pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan masyarakat miskin telah berjalan sesuai dengan ketentuan syari’at agama Islam, Undang-Undang (UU) zakat dan ilmu dalam pengelolaan zakat.
STRATEGI RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) PEKANBARU DALAM MENYAMPAIKAN PROGRAM SIARAN DAKWAH
Imron Rosidi;
Rizal Zain
Idarotuna Vol 1, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idarotuna.v1i2.7022
Penelitian ini dilatarbelakangi peran radio sebagai media informasi dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah di tanah air khususnya di Pekanbaru.Penelitian ini dilakukan di Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi RRI dalam menyampaikan program siaran dakwah terhadap pemirsa dikarenakan RRI merupakan Radio bersifat media publik (milik pemerintah).Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh RRI Pekanbaru dalam menyampaikan program siaran dakwah.Metodologi dalam penelitian ini berjenis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Subjek dalam penelitian ini adalah pimpinan beserta pegawai strukturalRRI Pekanbaru sedangkan objeknya adalah strategi yang digunakan RRI Pekanbaru dalam menyampaikan program siaran dakwah. Informan dalam penlitian ini berjumlah 8 orang diantaranya satu orang Pimpinan, dua orang Penyiar, dua orang Da’i, dua orang Pemirsa dan satu Tokoh agama. Penelitian ini disusun dengan menggunakan kerangka pikir yang sistematis dengan menggunakan Model Deduktif. Adapun hasilpenelitian ini adalah RRI menggunakan tiga strategi yaitu pertama Srategi Perencanaandengan menetapkan tema dan topik yang ingin disampaikan, menetapkan penyiar serta menentukan jadwalnya, kedua adalah Strategi Pelaksanaanyaitu ceramah yang disampaikan oleh Da’i dengan memakai narasumber dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara penyiar dan narasumber, ketiga adalah Strategi Penilaian dengan menetapkan standar keberhasilan penyiar dan melakukan tahap koreksi terhadap program siaran dalam penyampaian dakwah.
PENDISTRIBUSIAN ZAKAT BERBASIS EKONOMI PADA DOMPET DHUAFA PROVINSI RIAU
Hamidah Hamidah;
Syahril Romli
Idarotuna Vol 1, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idarotuna.v1i2.7027
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan kesenjangan sosial yang terjadi di Provinsi Riau yaitu untuk memutuskan rantai kemiskinan di masyarakat yang berdampak pada ekonomi mustahik khususnya. Untuk itu, Lembaga Amil Zakat Dompet Dhuafa Riau sebagai penghimpun dana zakat, dituntut untuk professional dan inovatif dalam mendistribusikan dana zakat secara produktif seperti adanya program dibidang ekonomi yang berbentuk pemberdayaan, hal ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di masyarakat. Mereka yang awalnya mustahik pada akhirnya berubah menjadi muzaki. Penelitian ini dilakukan di Dompet Dhuafa Riau. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pendistribusian zakat berbasis ekonomi yang dilakukan di Dompet Dhuafa Riau.Informan penelitian ini berjumlah tujuh orang.Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa Dompet Dhuafa Riau telah mendistribusikan dana zakat secra produktif melelui program yang ada pada bidang ekonomi. Adapun program-program itu diantaranya: Desa Berdaya, Institute Kemandirian, dan UMKM. Penelitian ini juga menemukan bahwa Dompet Dhuafa Riau menjadikan program desa berdaya sebagai program unggulan.Hal ini karena program tersebut berhasil memberikan kontribusi ekonomi kepada mustahik.Disamping itu, lembaga zakat lain seperti Baznas Provinsi Riau juga tertarik untuk berpartisipasi dalam program desa berdaya yang dikembangkan oleh Dompet Dhuafa Riau.Sehingga, Dompet Dhuafa Riau menjadikan program desa berdaya sebagai program unggulan dibidang ekonomi.
STRATEGI DAKWAH PERSATUAN ISLAM (PERSIS) RIAU
Aris Risdiana
Idarotuna Vol 1, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idarotuna.v1i2.7023
Persatuan Islam (Persis) adalah ormas Islam yang tersebar di banyak wilayah Indonesia, dengan visi turut berkontribusi dalam menyiarkan Islam dan mencetak generasi muslim ideal. Persatuan Islam di provinsi Riau merupakan bagian dari organisasi dakwah ini. Di bawah kepemimpinan Ustadz Yana Mulyana sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Riau, strategi dakwah Persis disambut hangat oleh masyarakat. Aktifitas dakwah Persis Riau mengusung prinsip ukhuwah (persaudaraan), sehingga tidak mengherankan bila 63 ormas keagamaan yang berbeda bersedia bergabung di bawah komando ustad Yana Mulyana. Penelitian ini, melalui wawancara mendalam dan partisipatoris, menguji bagaimana Persatuan Islam Riau mengkonstruksi strategi dakwah serta melihat respon masyarakat Riau terhadap strategi dakwahnya. Teori Habitus, Arena dan Capital dari Pierre Bourdieu digunakan sebagai pisau bedah untuk menganalisa strategi dakwah Persis Riau dalam memahami historisitas dinamika lokal dan praktik politik keislaman di Riau. Bagaimana Persatuan Islam Riau membuat perencanaan dan strategi dalam rangka menyuarakan idealisme dan kebutuhan massanya berdasarkan kultur masyarakat setempat menjadi topik utama dalam artikel ini.
Urgensi Dakwah Bil Hikmah pada Generasi Millenial
Nur Alhidayatillah
Idarotuna Vol 1, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idarotuna.v1i2.7024
Generasi millenial yang kerap menggunakan teknologi dan informasi dalam segala aktivitasnya menjadi pusat perhatian saat ini. Generasi millenial dianggap prontal oleh generasi terdahulu karena dianggap merombak tatanan-tananan kehidupan masyarakat yang sudah dianggap baik dan harmonis selama ini. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang teradopsi dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mengakibatkan terjadinya pergeseran nilai, baik bersifat positif maupun negatif. Nilai-nilai positif bisa dilihat melalui perpaduan kebudayaan Islam dan kebudayaan Barat yang menjadikan Islam semakin kaya akan nilai-nilai kebudayaan melalui pembuktian sains dan teknologi. Sedangkan dampak negatif lebih kepada peniruan cara hidup yang dianggap tidak sesuai dengan budaya ketimuran. Melihat banyaknya fenomena generasi millenial yang mengkhawatirkan maka diperlukan adanya kontrol sosial. Salah satu control sosial yaitu melalui kegiatan dakwah dengan metode bil hikmah. Kurangnya figur yang bisa dijadikan teladan melatarbelakangi metode ini untuk bisa diterapkan. Pemanfaatan media-media informasi bisa digunakan sebagai sarana dakwah karena generasi millenial kerap menggunakannya.
KONSEP MANUSIA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN
Muhlasin Muhlasin
Idarotuna Vol 1, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idarotuna.v1i2.7025
Manusia adalah sebagai subjek pendidikan, sekaligus sebagai obyek pendidikan artinya sasaran atau bahan yang dibina.Sedikitnya ada enam konsep yang digunakan Al-Qur’an untuk menunjuk pada makna manusia, namun secara khusus memiliki penekanan pengertian yang berbeda.yaitu :Pertama Sebagai Abd Allah yaitu artinya menusia diciptakan oleh Allahsupaya untuk mengabdi kepada-Nya.Di antara sikap seorang hamba yang harus diperlihatkan kepada tuannya, adalah sikap tunduk, patuh dan taat. Semuanya tanpa pamrih, Kedua Bani Adam pada hakekatnya menausia berasal dari nenek morang yang sama, yakni adam as. Dan Siti Hawa. Adam as manusia pertama yang diciptakan oleh Allah swt, Ketiga Basyr manusia terdiri dari unsur materi, yakni dalam tampilan bentuk fisik material. Keempat Insan, Penggunaan kata insan dalam al-qur’an untuk menggambarkan manusia dengan segala totalitasnya. Kelima Konsep al-ins mengisyaratkan ari “tidak liar” atau “tidak biadab”. Dalam konteks ini menusia merupakan kebalikan dari jin yang menurut dalil aslinya bersifat metafisik KeenamAn- Nas dalam Al- Qur’an umumnya dihubungkan dengan fungsi manusia sebagai makhluk sosial. Manusia diciptakan sebagai makhluk bermasyarakat, yang berawal dari pasangan laki-laki dan wanita kemudian berkembang menjadi suku dan bangsa untuk saling kenal mengenal “berinterksi” .
STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA PEKANBARU
Artis Artis
Idarotuna Vol 1, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idarotuna.v1i2.7015
Penelitian ini dilakukan pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan masyarakat miskin yang diterapkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru dengan tujuan agar strategi pengelolaan tersebut dapat diketahui.Informan penelitian ini berjumlah 10 orang.Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan metode di atas dapat ditemukan bahwa strategi pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan masyarakat miskin pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru dilakukan tahapan perencanaan, pengidentifikasian, pendistribusian, pengawasan dan evaluasi. Perencanaan dibentuk dengan cara menyusun program kerja yang berpihak pada masyarakat miskin. Pengidentifikasian dilakukan dengan cara pengumpulan data muzakki dan mustahik terutama orang-orang miskin. Pendistribusian disalurkan dengan cara menyalurkan ke sektor produktif dengan tujuan agar masyarakat miskin menjadi berdaya. Pengawasan dilakukan dengan cara menjamin tercapainya pengentasan kemiskinan sesuai rencana. Sedangkan evaluasi dilakukan dengan cara penilaian dalam mengawasi proses agar tidak terjadi penyimpangan. Cara tersebut terkoordinir dengan sistematis, meski masih ada hal-hal yang harus dibenahi. Namun, secara keseluruhan strategi pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan masyarakat miskin telah berjalan sesuai dengan ketentuan syari’at agama Islam, Undang-Undang (UU) zakat dan ilmu dalam pengelolaan zakat.
STRATEGI RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) PEKANBARU DALAM MENYAMPAIKAN PROGRAM SIARAN DAKWAH
Imron Rosidi;
Rizal Zain
Idarotuna Vol 1, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idarotuna.v1i2.7010
Penelitian ini dilatarbelakangi peran radio sebagai media informasi dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah di tanah air khususnya di Pekanbaru.Penelitian ini dilakukan di Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi RRI dalam menyampaikan program siaran dakwah terhadap pemirsa dikarenakan RRI merupakan Radio bersifat media publik (milik pemerintah).Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh RRI Pekanbaru dalam menyampaikan program siaran dakwah.Metodologi dalam penelitian ini berjenis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Subjek dalam penelitian ini adalah pimpinan beserta pegawai strukturalRRI Pekanbaru sedangkan objeknya adalah strategi yang digunakan RRI Pekanbaru dalam menyampaikan program siaran dakwah. Informan dalam penlitian ini berjumlah 8 orang diantaranya satu orang Pimpinan, dua orang Penyiar, dua orang Da’i, dua orang Pemirsa dan satu Tokoh agama. Penelitian ini disusun dengan menggunakan kerangka pikir yang sistematis dengan menggunakan Model Deduktif. Adapun hasilpenelitian ini adalah RRI menggunakan tiga strategi yaitu pertama Srategi Perencanaandengan menetapkan tema dan topik yang ingin disampaikan, menetapkan penyiar serta menentukan jadwalnya, kedua adalah Strategi Pelaksanaanyaitu ceramah yang disampaikan oleh Da’i dengan memakai narasumber dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara penyiar dan narasumber, ketiga adalah Strategi Penilaian dengan menetapkan standar keberhasilan penyiar dan melakukan tahap koreksi terhadap program siaran dalam penyampaian dakwah.
PENDISTRIBUSIAN ZAKAT BERBASIS EKONOMI PADA DOMPET DHUAFA PROVINSI RIAU
Hamidah Hamidah;
Syahril Romli
Idarotuna Vol 1, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idarotuna.v1i2.7016
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan kesenjangan sosial yang terjadi di Provinsi Riau yaitu untuk memutuskan rantai kemiskinan di masyarakat yang berdampak pada ekonomi mustahik khususnya. Untuk itu, Lembaga Amil Zakat Dompet Dhuafa Riau sebagai penghimpun dana zakat, dituntut untuk professional dan inovatif dalam mendistribusikan dana zakat secara produktif seperti adanya program dibidang ekonomi yang berbentuk pemberdayaan, hal ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di masyarakat. Mereka yang awalnya mustahik pada akhirnya berubah menjadi muzaki. Penelitian ini dilakukan di Dompet Dhuafa Riau. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pendistribusian zakat berbasis ekonomi yang dilakukan di Dompet Dhuafa Riau.Informan penelitian ini berjumlah tujuh orang.Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa Dompet Dhuafa Riau telah mendistribusikan dana zakat secra produktif melelui program yang ada pada bidang ekonomi. Adapun program-program itu diantaranya: Desa Berdaya, Institute Kemandirian, dan UMKM. Penelitian ini juga menemukan bahwa Dompet Dhuafa Riau menjadikan program desa berdaya sebagai program unggulan.Hal ini karena program tersebut berhasil memberikan kontribusi ekonomi kepada mustahik.Disamping itu, lembaga zakat lain seperti Baznas Provinsi Riau juga tertarik untuk berpartisipasi dalam program desa berdaya yang dikembangkan oleh Dompet Dhuafa Riau.Sehingga, Dompet Dhuafa Riau menjadikan program desa berdaya sebagai program unggulan dibidang ekonomi.
STRATEGI DAKWAH PERSATUAN ISLAM (PERSIS) RIAU
Aris Risdiana
Idarotuna Vol 1, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idarotuna.v1i2.7012
Persatuan Islam (Persis) adalah ormas Islam yang tersebar di banyak wilayah Indonesia, dengan visi turut berkontribusi dalam menyiarkan Islam dan mencetak generasi muslim ideal. Persatuan Islam di provinsi Riau merupakan bagian dari organisasi dakwah ini. Di bawah kepemimpinan Ustadz Yana Mulyana sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Riau, strategi dakwah Persis disambut hangat oleh masyarakat. Aktifitas dakwah Persis Riau mengusung prinsip ukhuwah (persaudaraan), sehingga tidak mengherankan bila 63 ormas keagamaan yang berbeda bersedia bergabung di bawah komando ustad Yana Mulyana. Penelitian ini, melalui wawancara mendalam dan partisipatoris, menguji bagaimana Persatuan Islam Riau mengkonstruksi strategi dakwah serta melihat respon masyarakat Riau terhadap strategi dakwahnya. Teori Habitus, Arena dan Capital dari Pierre Bourdieu digunakan sebagai pisau bedah untuk menganalisa strategi dakwah Persis Riau dalam memahami historisitas dinamika lokal dan praktik politik keislaman di Riau. Bagaimana Persatuan Islam Riau membuat perencanaan dan strategi dalam rangka menyuarakan idealisme dan kebutuhan massanya berdasarkan kultur masyarakat setempat menjadi topik utama dalam artikel ini.