cover
Contact Name
Zalik Nuryana
Contact Email
zalik.nuryana@pai.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tajdidukasi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gedongkuning No.131, Rejowinangun, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55171, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam
ISSN : 19796943     EISSN : 26141361     DOI : 10.31763/tajdidukasi
Core Subject : Education, Social,
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan is a journal of Research and Education Study which contains Classroom Action Research (PTK), and School Action Research (PTS), and Interdisciplinary Education Study at Higher Education published by Muhammadiyah Majelis Pendidikan Dasar and Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta. The articles on the results of PTK and PTS and the study of educational thinking were written by teachers and principals and lecturers in experimenting with learning methods and strategies to improve the quality of education in both Primary Schools / Islamic Primary Schools, Junior High Schools, and Senior High Schools/MA/SMK and Universities. PTK and PTS articles focus on subjects in schools/madrasah, such as Natural Science (IPA), Social Knowledge Science (IPS), Mathematics, Physics, Chemistry, even engineering, such as Mechanical Engineering, Electrical, Informatics, and so forth. Meanwhile, the article of Educational Research is interdisciplinary and multidisciplinary research conducted by Lecturers in Higher Education to Islamic repertoire.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2017)" : 13 Documents clear
RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN KORBAN BULLYING PADA SISWA SMA Muhammad Erwan Syah
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.102

Abstract

Bullying merupakan tindakan menyakiti orang lain secara fisik maupun mental serta dilakukan secara berulang. Kasus bullying merupakan salah satu masalah yang masih menjadi perhatian khusus di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Padahal ada pendekatan lain yang lebih efektif dalam mengubah perilaku anak agar lebih bersahabat ketika di kelas maupun di sekolah. Pendekatan tersebut adalah pendekatan rational emotive behavior therapy (REBT). Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kecemasan korban bullying pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan konseling rational emotive behavior therapy. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta yang menjadi korban bullying di sekolah. Penelitian ini direncanakan akan dilaksanakan selama satu bulan. Mulai 30 Agustus sampai 30 Oktober 2016. Jenis dan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) yang bersifat kolaboratif. Analisis data dilakukan secara kuantitatif yaitu dengan kuesioner kecemasan korban bullying sebelum (pretest), sesudah (posttest), tindakan dan tindak lanjut (follow up). Analisis kualitatif dilakukan terhadap data yang diperoleh dari wawancara, observasi selama terapi, dan tindak lanjut. Program konseling kelompok dengan pendekatan rational emotive behavior therapy (REBT) terbukti efektif dan memiliki pengaruh dalam menurunkan kecemasan pada korban bullying, yang ditandai dengan menurunnya skor kecemasan. Selain itu, membuat siswa merasa bahwa dirinya tidak sendiri atau tidak terisolasi, kepercayaan diri meningkat, memiliki peran terhadap orang lain dan dapat mengamati serta mengikuti instruksi yang diberikan oleh peneliti. Selain itu, ada pengaruh positif terhadap korban bullying untuk meningkatkan perilaku prososial siswa.
PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) DENGAN STRATEGI TEAM QUIZ SISWA SMP MUHAMMADIYAH 1 BAMBANGLIPURO Sagino Sagino
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.93

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan strategi team quiz untuk meningkatkan prestasibelajar IPS siswa kelas VIII A SMP Muhammadiyah 1 Bambanglipuro. Penelitian inimerupakan jenis penelitian tindakan kelas (classroom Action Research). Penelitian inidilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan.Metode penelitian ini menggunakan deskripsi kualitatif sedangkan untuk data aktivitasdan prestasi siswa dengan deskripsi kuantitatif.. Penerapan strategi team quiz dapatmeningkatkan prestasi siswa di kelas VIII A di SMP Muhammadiyah 1 Bambanglipuro.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswapada aspek partisipasi dalam kelompok sebesar 10%, kemampuan bekerja sama sebesar12% dan aspek kemampuan menjawab sebesar 15%. Prestasi belajar siswa mengalamipeningkatan, hal ini dibuktikan adanya peningkatan nilai dari nilai rata-rata pada prapenelitian sebesar 55 dengan ketuntasan 16%, siklus I nilai rata-rata adalah 63 denganketuntasan 28% dan siklus II nilai rata-rata 70 dengan ketuntasan 59.Kata kunci: Cooperative Learning, Team Quiz, Prestasi Belajar
PENERAPAN STRATEGI FAKTA, OPINI, IMAJINASI, DAN SINOPSIS (FOIS) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN Retno Sumirat
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.98

Abstract

Artikelini membahas penerapanstrategiFakta, Opini, Imajinasi, dan Sinopsis (FOIS) pada pembelajaran menulis teks cerita pendek (cerpen).Penerapan strategi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta dalam menulis cerpen.Hal ini berdasarkan temuan berbagai masalah dalam menulis cerpen, yang diantaranya adalah (1) metode yang digunakan guru monoton, (2) siswa mengalami kesulitan dalam menemukan ide dasar cerita; (3) sebagian besar dari mereka belum mengetahui teknik mudah menulis cerpen; (4) siswa juga kesulitan dalam menemukan pilihan kata yang tepat karena terbatasnya kosakata yang dimiliki; (5) ketika diberi tugas menulis cerpen, sebagian besar siswa menuliskan kembali cerpen yang sudah ada. Teknik memperoleh data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Desain penelitian terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.Penerapan model pembelajaran FOIS dapat meningkatkan kemampuan siswa memproduksi cerpen jika dilihat dari tema, bahasa, isi, dan struktur. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa kemampuan memproduksi cerpen siswa secara klasikal yaitu sebesar 89% dan mengalami peningkatan sebesar 5% sehingga pada siklus II menjadi 94% . Berdasarkan catatan hasil observasi dan pengamatan, siswa tidak hanyamengalami peningkatan dalam hasil belajar, tetapi juga pada motivasi belajarnya.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPA melalui aplikasi e-learningMoodle Heru Harnadi
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasidan prestasi belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan media pembelajaran e-learningMoodle. Penelitian ini dirancang dan dilaksanakan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-A SMP Muhammadiyah 2 Depok tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 22 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, tes dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil observasi guru mata pelajaran IPA pada awal semester I diperoleh keterangan bahwa pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung, banyak peserta didik kelas VII yang tidak memperhatikan penjelasan guru, berbicara dengan peserta didik lain ketika guru sedang menjelaskan materi pelajaran, malas mencatat materi pelajaran dan tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru. Peserta didik juga tampak kurang antusias dalam menerima materi pelajaran. Hal ini diperkirakan penyebabnya ada beberapa faktor yaitu faktor peserta didik dan faktor guru. Faktor peserta didik berupa kurangnya motivasi dari dalam diri peserta didik untuk melakukan kegiatan belajar, sedangkan faktor guru diantaranya berupa media pembelajaran yang selama ini digunakan oleh guru kurang memotivasi peserta didik untuk lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan ini adalah penggunaan media pembelajaran aplikasielearningMoodle dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran aplikasie-learningMoodle pada proses pembelajaran dapat meningkatkan motivasidan prestasi belajar IPA dalam kualifikasi baik.
PEMBELAJARAN FISIKA DI KELAS XI IPS 1 SMA MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA DENGAN INKURI TERBIMBING Sri Lestari
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.99

Abstract

Artikel ini memaparkan hasil penelitian tentang peningkatan kemampuan pemecahan masalah fisika setelah mengimplementasikan pembelajaran inkuri terbimbing.Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPS 1 yang berjumlah 29 orang pada semester I tahun ajaran 2016/2017. Data dikumpulkan dengan tes kemampuan memecahkan masalah, dan lembar observasi aktifitas siswa.Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I sampai pada siklus II pembelajaran menggunakan inkuri terbimbingdapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah fisika. Hasil kemampuan menyelesaikan soal mengalami peningkatan yang signifikan, pada siklus I adalah 41,38% atau12 siswa yang dinyatakan lulus atau tuntas dengan ratarata nilai kelas 64,45, pada siklus II adalah 76% atau 22 orang yang dinyatakan lulus atau tuntas dengan rata-rata nilai kelas 75,52, sehingga standar keberhasilan kelas telah terpenuhi pada akhir siklus kedua. Hasil analisis dapat dijelaskan bahwa pembelajaran melalui inkuri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah fisika.Kata kunci: Pembelajaran inkuri terbimbing, kemampuan memecahkan masalah
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYUSUN TEKS FABEL MELALUI PERMAINAN “DONGENG BERANTAI” DI SMP MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA Naning Hidayati
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyusun teks fabel melalui permainan “Dongeng Berantai” pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII H SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan Model Spiral dari Kemmis–Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Penerapan strategi permainan “Dongeng Berantai” terbukti dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun teks fabel di kelas VIII H SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Hal ini tampak pada peningkatan keaktifan siswa dan hasil tes siswa selama pembelajaran. Pada siklus I hasil keaktifan siswa sebesar 74.48 % (masuk dalam kualifikasi aktif), dengan nilai rata-rata test 75.88. Pada siklus II keaktifan siswa sebesar sebesar 82.29 (masuk kategori aktif). Terjadi peningkatan sebesar 9.49 %, dengan nilai rata-rata test sebesar 83.81 sehingga ada kenaikan 9.46 %.
IMPLEMENTASI PAMERAN TUGAS AKHIR SEMESTER PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN SENI RUPA DAN KETERAMPILAN DI PRODI PGSD UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN SEBAGAI UPAYA PENYELANGGARAAN PENDIDIKAN KREATIF. Fery Setyaningrum
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.95

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menganalisis proses dalam penyelenggaraan pameran tugas akhir seni rupa di Prodi PGSD UAD, (2) menganalisis dan mendeskripsikan cara mewujudkan pameran sebagai upaya penyelenggaraan pendidikan kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa PGSD UAD semester VI (enam) kelas E, F, G pada mata kuliah pendidikan seni rupa dan keterampilan. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan/observasi terkendali, wawancara, dan studi dokumen. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) Pameran tugas ahir semester mata kuliah seni rupa dan keterampilan dapat dilakukan setelah pemahaman dasar kesenirupaan yang disampaikan dosen dalam perkuliahan telah dipahami dan dikuasai dengan bagus, begitu pula pengetahuan dasar-dasar keterampilan meliputi pengertian, prinsip, unsur, jenis, alat, bahan, media. Dengan dikuasainya dasar-dasar kesenirupaan, mahasiswa mampumembuat karya seni rupa berbasis dua dimensi melalui penugasan membuat karya menggunakan media kering dan basah. 2) Implementasi pameran tugas akhir semester pada mata kuliah pendidikan seni rupa dan keterampilan, berdasarkan konsep pendidikan kreatif, ketercapaian keberhasilan pameran seni rupa di prodi PGSD UAD tahun 2017 pada semester genap, merupakan hasil dari “kualitas pendidikan” yang berpusat pada peserta didik. Mewujudkan Pameran Sebagai Upaya Penyelenggaraan Pendidikan Kreatif di Prodi PGSD UAD tidak terlepas dari pembelajaran mata kuliah pendidikan seni rupa dan keterampilan yang terbukti dapat meningkatkan nilai-nilai secara universal, yang menyeluruh. Pembelajaran pada mata kuliah pendidikan seni rupa dan keterampilan juga dilaksanakan dengan adil dan merata.
PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SMK MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA Dwikoranto Dwikoranto
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.100

Abstract

AbstrakKinerja guru dalam proses pembelajaran di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta masih belum sesuai dengan yang diharapkan dalam hal persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan proses pembelajaran melalui supervisi akademik di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah 29 orang guru SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Adapun metode pengumpulan data menggunakan observasi dengan bantuan instrumen observasi tentang supervisi akademik dan penilaian kinerja guru. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik sederhana (deskriptif). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa supervisi akademik dengan teknik supervisi individual (kunjungan kelas, observasi kelas dan pertemuan individu) dapat meningkatkan kinerja guru dalam proses pembelajaran di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru pada siklus I rata-rata 78 kategori Cukup dan siklus II rata-rata 83 kategori Baik, dalam prosentase pada siklus I ada peningkatan 14,7% dan pada siklus II meningkat 6,41%
EFEKTIVITAS METODE ASOSIASI (METAS-Q) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH PADA ANAK USIA DINI Darti Murdliyati; Arif Budi Raharjo
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.91

Abstract

Metode pengenalan huruf hijaiyah yang ada selama ini, belum ada yang secara khususdiperuntukan bagi Anak Usia Dini (AUD). Huruf hijaiyah, bagi AUD adalah hal yang sangat asing karena pengenalan simbol sendiri masih pengenalan bahasa ibu. Hal tersebut menuntut target pengenalan “simbol asing” masih sebatas mempu mengidentifikasi bentuk dan bunyi dan menghapalnya. Sementara itu metode pengenalan huruf hijaiyah yang ada, menargetkan peserta didik mempu mengucapkannya secara benar. Target tersebut tepat bagi anak usia Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) tetapi terlalu tinggibagi AUD. Maka diperlukan metode yang menyenangkan yang mendekatkan materi pengenalan huruf hijaiyah dengan kehidupan sehari-hari anak. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas penggunaan metode asosiasi (Metas-Q) dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah. Penelitian dilakukan dengan design Quasi experiment di PAUD Aisyiyah Kasihan Bantul, Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan anak usia 3-4 tahun dalam mengenal huruf hijaiyah sebelum digunakan metode Asosiasi, adalah rata-rata mengenal 3 huruf hijaiyah. (2) Penggunaan metode Asosiasi terbukti efektif dalam mengenalkan huruf hijaiyah, terbukti dengan terdapat perbedaan signifikan pada rata-rata jumlah penguasaan huruf antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Efektifitas metode Asosiasi terdapat pada dua aspek yakni pada kecepatan anak dalam menguasai atau menghapal huruf dan motivasi yang ditunjukkan pada antusiasme anak dalam pembelajaran.Kata kunci: Anak Usia Dini, Pengenalan Huruf, Metode Asosiasi (Metas-Q).
PENDIDIKAN ISLAM INKLUSI HUMANIS DAN RELIGIUS Suyadi Suyadi
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.96

Abstract

Artikel ini menawarkan konsep pendidikan Islam bagi anak berkebutuhan khusus yang humanis dan religius. Realitas yang dipersoalkan dalam artikel ini adalah kondisi anak berkebutuhan khusus yang secara edukatif termarjinalkan. Padahal, secara teoretis setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, termasuk anak berkebutuhan khusus yang telah menjadi fakta sejarah dan meningkatnya jumlah difabel akibat bencana alam sebagai musibah. Konstruksi budaya tertentu membuat nasib mereka kurang beruntung, dan mereka diperlakukan secara dehumanis bahkan dereligius. Model pendidikan inklusi moderat (menggabungkan anak berkebutuhan khusus dengan anak ‘normal’ dalam satu kelas reguler) justru semakin memperlebar diskriminasi, karena mendidik anak yang ‘berbeda’ dengan cara yang sama. Model pendidikan inklusi humanis-religius (sistem sekolah yang menyesuaikan anak-anak berkebutuhan khusus) merupakan solusi terhadap persoalan ini.

Page 1 of 2 | Total Record : 13