cover
Contact Name
Zalik Nuryana
Contact Email
zalik.nuryana@pai.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tajdidukasi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gedongkuning No.131, Rejowinangun, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55171, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam
ISSN : 19796943     EISSN : 26141361     DOI : 10.31763/tajdidukasi
Core Subject : Education, Social,
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan is a journal of Research and Education Study which contains Classroom Action Research (PTK), and School Action Research (PTS), and Interdisciplinary Education Study at Higher Education published by Muhammadiyah Majelis Pendidikan Dasar and Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta. The articles on the results of PTK and PTS and the study of educational thinking were written by teachers and principals and lecturers in experimenting with learning methods and strategies to improve the quality of education in both Primary Schools / Islamic Primary Schools, Junior High Schools, and Senior High Schools/MA/SMK and Universities. PTK and PTS articles focus on subjects in schools/madrasah, such as Natural Science (IPA), Social Knowledge Science (IPS), Mathematics, Physics, Chemistry, even engineering, such as Mechanical Engineering, Electrical, Informatics, and so forth. Meanwhile, the article of Educational Research is interdisciplinary and multidisciplinary research conducted by Lecturers in Higher Education to Islamic repertoire.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2018)" : 13 Documents clear
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Djamaluddin Perawironegoro
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.303

Abstract

Sampai saat ini, manusia masih menjadi media yang paling efektif dalam proses internalisasi nilai-nilai pendidikan kepada peserta didik. Oleh karena keefektifan tersebut, pengetahuan, skill, dan sikap yang dimiliki oleh para pendidik dapat dikembangkan agar tujuan pendidikan yang diharapkan terwujud sesuai sasaran. Paper ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi kegiatan pengembangan sumber daya manusia di lembaga pendidikan Islam. Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa pengembangan sumber daya manusia di sekolah/madrasah Islam merupakan suatu kebutuhan untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Pengembangan tersebut adalah pengembangan profesionalisme dan profesionalitas. Adapun kegiatan tersebut dilakukan melalui pembelajaran, pendidikan, pengembangan, dan pelatihan. 
PEMBELAJARAN ACTIVE READING BERBANTUAN KAMUS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA TEKS HORTATORY EXPOSITION Luluk Maftuhah Ahmad
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman membaca teks Hortatory Exposition pada pelajaran Bahasa Inggris dengan menggunakan pembelajaran active reading berbantuan kamus. Penelitian Tindakan Kelas atau classroom action research ini meliputi (1) perencanaan (planning), (2) tindakan (action), (3) observasi (observing), dan (4) refleksi (reflection). Penelitian ini menerapkan dua siklus. Setiap siklus yang diterapkan pada proses pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Instrumen penelitian ini adalah lembar angket, observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Secara keseluruhan menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran active reading berbantuan kamus untuk meningkatkan pemahaman membaca teks Hortatory Exposition mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I  yang mencapai ketuntasan 9 orang  dengan prosentase 27,27,%. Sedangkan siklus II yang mencapai ketuntasan 24 orang dengan prosentase 81,81%. Maka disimpulkan bahwa pembelajaran active reading berbantuan kamus  dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman membaca teks hortatory exposition pada peserta didik kelas XI IPS 3 SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAMS GAMES TOURNAMENTS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI & HASIL BELAJAR MPA sriningsih sriningsih
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.247

Abstract

Abstrak  Siswa tidak aktif dalam Kegiatan Belajar Mengajar dan mempunyai hasil belajar rendah dalam Mata Pelajaran Melakukan Prosedur Administrasi (MPA) yang berisi surat menyurat bahasa inggris. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan motivasi dan hasil belajar MPA melalui penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT).Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dan partisipatif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XII AP3 SMK Muhammadiyah 1 Wates berjumlah 16 siswa perempuan. Objek dalam penelitian ini adalah peningkatan motivasi belajar dan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran MPA yang difasilitasi dengan model pembelajaran Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.Hasil Penelitian Siklus 1 menunjukkan : terdapat kenaikan motivasi belajar siswa sebesar 11,31 atau 14,14 % siswa terlihat sangat senang, antusias dan termotivasi ketika mengikuti pembelajaran dan kenaikan hasil belajar siswa sebesar 19,13 atau 22,73 %. Sedangkan pada Siklus 2 : terdapat kenaikan motivasi belajar siswa sebesar 11,63 atau 14,53% siswa terlihat sangat senang, antusias dan termotivasi ketika mengikuti pembelajaran dan kenaikan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada materi pembelajaran surat pribadi sebesar 11,81 atau 13,13%. Ketuntasan Belajar dari 18,75% menjadi 100%. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Tipe TGT, Motivasi Belajar, Hasil Belajar Students who are not active in Teaching and Learning Activities and have low learning outcomes in Subjects Conducting Administrative Procedures (MPA) which contains English Correspondence. This study aims to: (1) Increase motivation and learning outcomes of MPA through the application of TGT type Cooperative Learning Models.This research is a collaborative and participatory classroom action research. The research subjects were 16 female students of 12th grade for AP3 class at Muhammadiyah 1 Wates Vocational High School. The object in this study is to increase learning motivation and student learning outcomes in MPA learning facilitated by the TGT Cooperative Learning Model. Data collection techniques use questionnaires, tests, observation and documentation. Data analysis uses  quantitative and qualitative descriptive.Research Results of Cycle 1 shows: there is an increase in student learning motivation by 11.31 or 14.14% students look very happy, enthusiastic and motivated when participating in learning and increasing student learning outcomes by 19.13 or 22.73%. Whereas in Cycle 2: there was an increase in student learning motivation by 11.63 or 14.53% students looked very happy, enthusiastic and motivated when participating in learning and increasing student learning outcomes before and after applying the TGT type cooperative learning model on personal letter learning material 11.81 or 13.13%. Learning completeness from 18.75% to 100%. Keywords: Cooperative Learning Model, TGT Type, Learning Motivation, Learning Outcomes
METODE PAIRED ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA JAWA RAGAM KRAMA fitri nur hayati
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.251

Abstract

AbstractLearning Javanese is a challenge for students from both inside and outside Java (foreign speakers). The purpose of this study was to improve the ability to speak Javanese language using the Paired Role Playing method. This classroom action research uses the Kemmis and Mc.Taggart model which consists of four stages, namely planning, action, observation, and reflection. The subjects of this study were students of class X IPS 1 Muhammadiyah 2 High School Yogyakarta, with 30% of students coming from outside Java. Data collection techniques use observation, tests, and documentation. Data analysis was performed with qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. In pre-action, 75% of students did not complete learning, because they were still "sasar-susur" in using Javanese-style vocabulary according to the Java language. After the action was taken, there was an increase in activity which was marked by the number of students who were more active in using Javanese with playing roles without reading the script, and could improvise. The improvement of students' speaking skills can be seen in the aspects of intonation, pronunciation of words (from what was originally "sasar-susur", to be in accordance with the spelling of the Javanese language), fluency of speech, and compatibility. The improvement can be seen based on the mean skill level which was originally 30% to 70% in cycle I. While in cycle II, classically students' skills increased by 85%. Keywords: Paired Role Playing Method, Speaking Skills Variety Krama AbstrakPembelajaran bahasa Jawa menjadi tantangan bagi siswa yang berasal dari dalam maupun luar Jawa (penutur asing). Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Jawa krama menggunakan metode Paired Role Playing. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kemmis dan Mc.Taggart yang terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 1 SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, dengan jumlah 30% siswa berasal dari luar Jawa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.  Pada pra tindakan, 75% siswa tidak tuntas dalam pembelajaran, karena masih “sasar susur” dalam memilih kosakata. Setelah dilakukan tindakan, terjadi peningkatan aktivitas yang ditandai dengan banyaknya siswa yang lebih aktif dalam menggunakan bahasa Jawa sesuai unggah-ungguh, bermain peran dengan tanpa membaca naskah, dan dapat melakukan improvisasi. Peningkatan keterampilan berbicara siswa terlihat dalam aspek intonasi, pelafalan kata (dari yang semula masih “sasar-susur”, menjadi  sesuai dengan pakem bahasa Jawa), kelancaran berbicara, dan kesesuaian penggunaan kata terhadap mitra tutur. Peningkatan dapat dilihat berdasarkan rerata nilai keterampilan yang semula 30% menjadi 70% pada siklus I. Sedangkan di siklus II, secara klasikal keterampilan siswa mengalami kenaikan sebesar 85%. Kata Kunci: Metode Paired Role Playing, Keterampilan Berbicara Ragam Krama
PENDEKATAN BRAIN BASED LEARNING SEBAGAI BASIS PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM 2013 Hendro Widodo
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.307

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendekatan braind based learning sebagai basis pembelajaran dalam kurikulum 2013. Keberhasilan pembelajaran dalam arti tercapainya standar kompetensi, sangat bergantung pada kemampuan guru mengolah pembelajaran yang dapat menciptakan situasi yang memungkinkan peserta didik belajar. Pendekatan pembelajaran BBL sejalan dengan konseptual pendidikan holistik. Hal ini dadasari oleh pemikiran bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda dan itu merupakan fitrah manusia. Potensi yang dimiliki peserta didik dikembangkan lewat proses pendidikan sehingga mendistorsi makna pendiidkan bila proses pendidikan mengabaikan salah satu potensi tersebut.   Hal ini pulalah yang dikembangkan dalam kurikulum 2013, bahwa orientasi pencapaian kompetensi peserta didik di arahkan pada pencapaian kompetensi holistik yaitu dari kompetensi sikap spiritual dan sosial, kompetensi pengetahuan dan kompetensi ketermapilan/psikomotorik.
Implementasi Media Flash Card Dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Miftakhul Falah Islami; Miftakhul Falah Islami
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.258

Abstract

 This study aims to determine the implementation of flash card media in improving Arabic vocabulary mastery. This research is included in classroom action research. The subjects of this study were students of class X IIS 2 Muhammadiyah 5 High School in Yogyakarta academic year 2017/2018. The method used to collect data is observation, tests, documentation, and field notes. The results showed an increase in vocabulary mastery after the use of flash card as a learning medium. The increase can be seen from the pre-test value and the post-test value. The average value of the first cycle class between pre test and post test showed an increase in value of 48 points from the average grade of 30 points in the pre test to 78 points in the test post. so that it can be seen that there is an increase in Arabic vocabulary mastery before and after the action. The increase has not been significant because the average grade is still below the indicator of success. And the average grade in the second cycle between pre-test and post-test shows an increase in value of 70 points from the average grade of 15 points in the pre-test to 85 points in the post-test value. Keywords: Media Flash Card, Arabic Vocabulary
PENINGKATAN MINAT BELAJAR FISIKA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE BAGI PESERTA DIDIK SMK Tanti Kurniah Sari
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.260

Abstract

Peserta didik SMK Muhammadiyah Wonosari memiliki minat belajar fisika yang tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh anggapan siswa sendiri yang memandang fisika hanya berisi rumus yang sulit dipahami dan membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar fisika melalui pembelajaran berbasis Multiple Intelligence pada peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis McTaggart yang terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Proses pembelajaran fisika disesuaikan dengan 8 kecerdasan menurut Gardner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahap pratindakan 62% peserta didik kurang berminat, karena pembelajaran fisika hanya mengedepankan kecerdasan matematika-logika. Pada siklus I minat peserta didik meningkat 20% ketika pembelajaran fisika menggunakan 8 jenis kecerdasan, sehingga bisa diikuti lebih banyak peserta didik. Pada siklus II minat belajar peserta didik meningkat 38% ketika pembelajaran lebih megendepankan kecerdasan naturalis sehingga 96% peserta didik berminat belajar fisika.
PENINGKATAN KOGNITIF DAN MOTIVASI AL-ISLAM MELALUI MODEL COOPERATIF LEARNING MAKE AND MATCH supri supri
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.290

Abstract

This study aims to improve cognitive abilities and motivation of children in Al-Islamic subjects in class V Even Semester SD Muhammadiyah Branjang Yogyakarta. This study is a Classroom Action Research (CAR) using data collection techniques in the form of documentation, observation, and evaluation. Data comes from documentation studies, results of observation, and evaluation. The analysis used is descriptive analysis. The results of the research on the pre-action showed that there was a cognitive improvement and motivation of children in Al-Islam Education during learning as evidenced by the students' conditional data, namely the cognitive abilities of students who reached KKM 3 people or 23.08% or in the category of lacking because they had not used the learning model , while in the improvement of the first cycle students who reach KKM become 9 people or 69.23% or in enough categories because they have used the learning model and in the improvement of the second cycle students who reach KKM there are 12 people or 91.31% or in the good category because of the use Cooperative Learning Make and Match learning model maximally. 
PENERAPAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA SMA Nailul Author Restu Pamungkas
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.246

Abstract

Kemajuan teknologi pada abad 21 menuntut siswa agar dapat memiliki kemampuan berpikir kritis dan keterampilan berkomunikasi. Dalam wilayah pendidikan dapat diawali dengan menciptakan proses pembelajaran guna melatih keterampilan berkomunikasi dan berpikir siswa. Tujuan penelitian adalah meningkatkan keterampilan membaca siswa dengan menerapkan pembelajaran bahasa Inggris berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills). Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang menggunakan desain Kemmis dan McTaggart dengan empat alur (langkah), yaitu (1) perencanaan tindakan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi; dan (4) refleksi. Perlakuan dikenakan pada siswa kelas X MIA 2 pada bulan Januari samapai Maret 2018 dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi, catatan lapangan dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif interaktif. Hasil penelitian menujukan bahwa penerapan pembelajaran bahasa Inggris yang berbasis HOTS dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa. Beberapa siswa mampu mengkritisi sebuah teks dengan pendapat yang logis dan dapat menjawab beberapa pertanyaan yang menuntut kemampuan analisis, evaluasi dan kreasi. Hal itu sejalan dengan nilai rata-rata keterampilan membaca siswa pada kondisi awal sebesar 54,4;  meningkat pada Siklus 2 menjadi 60.
METODE TUTORIAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS Hery Nugroho
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.239

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode tutorial untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas dan peningkatan kemampuan guru melaksanakan penelitian tindakan kelas di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sekolah. Langkah-langkah penelitian tindakan sekolah direncanakan dalam 2 siklus dimana setiap siklus memiliki empat tahap, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan dan 4) refleksi. Data penelitian ini dikumpulkan berdasarkan hasil penilaian guru ketika melaksanakan penelitian tindakan kelas dan pengamatan kegiatan guru mengikuti kegiatan tutorial. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menganalisis hasil penilaian guru melaksanakan penelitian tindakan kelas dan hasil pengamatan pelaksanaan metode tutorial dan pengamatan guru mengikuti tutorial.Hasil penelitian ini berhasil mendeskripsikan implementasi metode tutorial untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan metode tutorial di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Subjek penelitian  sebanyak 7 orang guru (100%) sudah menyelesaikan laporan penelitian tindakan kelasnya (melampui indikator keberhasilan 80%) dengan nilai minimal guru melaksanakan penelitian tindakan kelas sebesar 78,68 (melampui indikator keberhasilan 78) dan pada hasil observasi pelaksanaan tutorial telah berada dalam kualifikasi baik. Kata Kunci      : metode tutorial, penelitian tindakan kelas AbstractThis study aims to describe the implementation of tutorial method to improve the teacher's ability to carry out classroom action research and improve the teacher's ability to conduct classroom action research (CAR) at Muhammadiyah 3 Yogyakarta High School in the academic year 2017/2018.This study uses school action research. The steps of the research are planned in 2 cycles where each cycle has four stages: 1) planning, 2) implementation of actions, 3) observation and 4) reflection. The data of this study were collected based on the results of the teacher's assessment of conducting CAR and observation of tutorials on the teacher activities. The data analysis technique used was by analyzing the results of the teacher's assessment and observing the implementation of the tutorial method.The results of this study successfully describe the implementation of the tutorial method to improve the teacher's ability to carry out CAR using the tutorial method. Research subjects were 7 teachers (100%) had completed their CAR report (exceeding the 80% success indicator) with a minimum score of the teacher carrying out CAR of 78.68 (beyond the success indicator 78) and observing the implementation of the tutorial in good qualifications. Keywords: tutorial method, classroom action research

Page 1 of 2 | Total Record : 13