cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati@unesa.ac.id
Phone
+6287854127188
Journal Mail Official
inajeee@unesa.ac.id
Editorial Address
Departement of Electrical Engineering Faculty of Engineering Universitas Negeri Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering)
ISSN : -     EISSN : 26142589     DOI : 10.26740/inajeee
INAJEEE or Indonesian Journal of Electrical and Eletronics Engineering (E-ISSN 2614-2589) is a scientific peer-reviewed journal issued by The Department of Electronics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Accepted articles will be published online and the article can be downloaded for free (free of charge). INAJEEE is published periodically (2 issues per volume/year) with 5 articles each time published (10 articles per year). INAJEEE is free (open source) all to access and download. The journal includes developments and research in the field of Electronic Engineering, both theoretical studies, experiments, and applications, including: 1. Electronics Engineering 2. Power system Engineering 3. Telematics 4. Control System Engineering
Articles 157 Documents
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Water Flow Control dalam Mata Kuliah Sistem Kontrol Proses di Jurusan Teknik Elektro UNESA Yulia Fransisca; Rifqi Firmansyah
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v2n1.p12-16

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan membuat perangkat pembelajaran dan jobsheet pada mata kuliah sistem kontrol proses. Selain untuk membuat perangkat juga untuk menguji kelayakan dan respon mahasiswa terhadap hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan metode R&D (research and development) terdiri dari sepuluh langkah-langkah, akan tetapi kami hanya melakukan hingga tujuh tahapan saja berikut: 1) analisis potensi dan masalah, 2) perencnaan, 3) pengembangan produk awal, 4) validai produk awal, 5) revisi produk awal, 6) uji coba produk, dan 7) analisis dan pelaporan. Variable yang digunakan dalam yaitu laju aliran air. Untuk menguji tingkat kelayakan perangkat pembelajaran dan jobsheet, di dapatkan dari penilaian dosen yaitu tiga dosen FT UNESA sepuluh mahasiswa sistem kontrol dan instrumentasi angkatan 2016. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan, penilaian terhadap perangkat untuk keseluruhan sangat baik dengan penilaian 88,33% dan penilaian jobsheet untuk sangat baik dengan penilaian 89,33%. Respon mahasiswa dinyatakan baik dengan penilaian 83,66%. Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwasannya perangkat dan jobsheet  cocok diaplikasikan sebagai media ajar pada mata kuliah sistem kontrol proses.
Potensi OTEC di Provinsi Papua Indonesia Mahendra Widyartono; Reza Rahmadian
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v2n1.p17-21

Abstract

Abstrak Provinsi Papua merupakan salah satu provinsi terkaya di Indonesia dengan luas wilayahnya tiga kali lebih luas wilayah Pulau Jawa, namun kekayaan alam yang begitu besar belum dapat diolah karena belum adanya jaringan jalan yang memadai untuk menghubungkan wilayah-wilayah sentra produksi sehingga masih banyak wilayah-wilayah di Papua yang masi terisolasi dan kurang berkembang. Sama halnya dengan kondisi kelistrikan di Provinsi Papua, berdasarkan Statistik Ketenagalistrikan Tahun 2018 diketahui bahwa rasio elektrifikasi di Provinsi Papua sebesar 61,42 % yang merupakan terendah kedua dari rasio elektrifikasi seluruh Indonesia. Permasalahan di atas hanya mungkin dapat diatasi dengan melakukan diversifikasi sumber energi baik menyangkut jenis maupun jumlahnya melalui pemanfaatan berbagai sumber energi alternative khususnya sumber energi terbarukan (renewable energy). Karena sistem OTEC dipasang di daerah pantai atau lepas pantai maka potensi OTEC di Provinsi Papua terdapat di daerah-daerah di sepanjang perairan Provinsi Papua yang memiliki kedalaman laut ± 1000 m. Efisiensi maksimum sistem OTEC di perairan Nabire sebesar 0,76 sedangkan di perairan Biak, Bonggo, dan Jayapura mempunyai efisiensi maksimum yang hampir sama yaitu 0,84.Kata Kunci: OTEC, konversi energi.                            
Simulasi Grid Connected PV dengan Fungsi Kompensasi Daya Reaktif PV-Inverter Menggunakan Kontrol ANN Aditya Chandra; Euis Ismayati; Syariffudien Zuhrie; Subuh Isnur Haryudo
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v2n1.p22-28

Abstract

Abstrak - Implementasi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) tenaga surya di Indonesia sudah banyak berkembang. Dari penentuan tarif hingga stabilitas jaringan distribusi, masih banyak kekurangan kekurangan dari sistim distribusi dengan menggunakan panel surya atau modul PV bila digunakan dalam skema penghasil tenaga listrik atau berperan sebagai Independent Power Producer (IPP)-Residensial. Salah satu kekurangan proses pembangkitan tenaga surya konvensional adalah tidak adanya fungsi kompensasi daya reaktif (Q) karena modul panel surya umumnya digunakan untuk memenuhi keperluan daya aktif (P) baik itu pada jaringan ataupun pada modul beban yang terhubung pada grid utama. Hal ini mengakibatkan rendahnya faktor daya pada beban sehingga sistem harus mengambil kebutuhan daya reaktif dari grid sehingga biaya operasional akan bertambah besar dan mengurangi faktor daya dari jaringan utama. Pada penelitian ini diharapkan dapat memberikan ilustrasi terhadap implementasi sistem PV-Inverter menggunakan kendali Artificial Neural Network (ANN). Injeksi daya aktif dan reaktif pada grid akan diregulasi melalui inverter yang dikendalikan mengunakan ANN dengan referensi daya dari Photovoltaic.
Prototype Smarthome dengan Catatan Waktu saat Membuka Pintu dan Kontrol Nyala Lampu Berbasis Internet Of Things Farid Baskoro; Arif Widodo; Rifqi Firmansyah; Aristyawan Putra Nurdiansyah
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v2n1.p29-34

Abstract

Abstak - Internet of things (IOT) merupakan hal yang sudah tidak bisa dihindari. Semakin bertambahnya tahun, kebutuhan menggunakan IOT semakin meningkat. IOT mampu diaplikasikan dalam banyak hal termasuk dalam pelayanan rumah atau biasa disebut dengan smarthome. Oleh karena itu, penelitian kali ini akan memanfaatkan IOT sebagai pelayanan keamanan rumah. Tidak hanya diterapkan sebagai pelayanan keamanan rumah, tetapi penelitian kali ini juga menerapkan IOT kedalam sistem penerangan rumah. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sistem keamanan rumah berfungsi dengan baik dengan pengiriman data waktu serta identitas diri saat memasuki rumah, dan nyala atau mati lampu rumah mampu dikontrol menggunakan internet.
Proses Pengukuran Pembuatan Baju Berbasis Android Yois Balian Ilyasa; Miftachul Ulum; Achmad Fiqhi Ibadillah
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v3n1.p1-4

Abstract

Sudah banyak bermacam macam ukuran yang tersedia di pasaran. Namun sudah banyak juga orang yang lebih memilih membuat bajunya sendiri. Karena kebanyakan ukuran tiap orang berbeda-beda ataupun memang untuk kebutuhan kerja dan lainnya. Untuk mempermudah penjahit, bidang ilmu teknologi dan ilmu komunikasi memberikan kemudahan dengan menggunakan pengolahan citra untuk mengetahui ukuran badan seseorang yang meliputi (panjang lengan, tinggi baju, dan lingkar dada). Penelitian ini menggunakan rancang bangun proses pengukuran pembuatan baju yang berbasis android, yang akan memudahkan penjahit untuk mengukur setiap pelanggan tampa harus bertatap muka yang pastinya dengan waktu yang singkat dan efisien. Pada proses pengukuran menggunakan Image Processing dengan metode Haar Casecade dikombinasikan dengan data yang sebelumnya sudah di ketahui oleh penjahit. Pada penelitian ini menggunakan data acuan standart ukuran kemeja pria. Data acuan di gunakan untuk perbandingan ukuran antara panjang lengan, lebar dada, dan tinggi badan. Dari hasil penelitian menghasilkan rata-rata eror pada setiap parameter yaitu panjang lengan 8%, lebar dada 5%, dan tinggi badan 3%. Untuk akurasi pada setiap pengkuran paling tinggi adalah pada tinggi badan yaitu 97%.
Klasifikasi Osteoarthritis Berbasis Dual Tree Complex Wavelet Transform dan Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE) Menggunakan Active Shape Models Mohammad Meizaki Fatihin; Farid Baskoro; Arif Widodo
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v3n1.p15-24

Abstract

Citra adalah representasi dari informasi yang terkandung di dalamnya sehingga mata manusia dapat menganalisis dan menafsirkan informasi sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Salah satu bentuk citra medis adalah citra x-ray. Penelitian ini mengidentifikasi gambar x-ray Osteoarthritis Lutut yang diambil pada berbagai tingkat keparahan, mulai dari KL-Grade 0 hingga KL-Grade 4. Penelitian ini menggunakan metode CLAHE dan DTCWT untuk proses preprosessing dan menggunakan metode Active Shape Model (ASM) untuk proses segmentasi, menggunakan 35 data pelatihan dan 200 data uji dari Osteoarthritis Initiative (OAI). Pengujian citra uji dalam penelitian ini dengan mengekstraksi tekstur citra menggunakan metode GLCM dan segmentasi citra menggunakan ASM, sehingga proses scanning untuk penentuan titik-titik yang berfungsi untuk mengukur ketebalan cartilage. Hasil Ekstraksi tekstur memiliki tingkat akurasi klasifikasi KL-Grade 0 57,5%, KL-Grade 1 memiliki akurasi 33.3%, KL-Grade 2 37,5%, KL-Grade 3 37,5% dan KL-Grade 4 34,3 %. Sedangkan untuk pengukuran ketebalan tulang rawan memiliki akurasi klasifikasi untuk KL-Grade 0 sebesar 62.5%, kemudian KL-Grade 1 sebesar 44.4 %, sedangkan untuk KL-Grade 2 memiliki keberhasilan klasifikasi 60%, kemudian KL-Grade 3 memiliki klasifikasi berhasil dengan benar 70%, dan untuk KL-Grade 4 51.4%.
Circular Polarization of the Square, Circular, Triangle, and Hexagonal Microstrip Antenna Nurhayati Nurhayati; Paulen Aulia Lutfia; Raimundo Eider Figueredo Sobrinho; Alexandre Manicoba de Oliveira; João Francisco Justo Filho; Takeshi Fukusako
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v3n1.p5-9

Abstract

Microstrip antenna with circular polarization can be applied for many applications. Some microstrip antenna with square, circular, triangular, and hexagonal shape has been designed to get return loss, axial ratio, and radiation performance. We compare twelve microstrip antenna by maintaining its substrate dimension, feeding shape, and outer patch dimension. Even though antenna has a circular patch, it doesnt always produce circular polarization. From the simulation, we found that with add some structure, the antenna can reach multiband resonance from 1 to 6 GHz. The Circular patch antenna reached seven numbers of the multiband resonance frequency. The hexagonal patch antenna reaches the highest directivity as 9.53 dBi. The circular polarization is achieved for a square and Hexagonal patch shape with axial ratio value is 1.96 dB at 4 GHz and  1.26 dB at 4.1 GHz sequentially at phi 900 and theta 900. 
Vivaldi Antipodal Antenna with High Gain and Reduced Side Lobe Level Using Slot Edge with New Neogothic Fractal by Cantor with Application in Medical Images for Tumor Detection Raimundo Eider Figueredo Sobrinho; Alexandre Manicoba de Oliveira; Antonio Mendes De oliveira Neto; Alexandre Jean Rene Serres; Auzuir R De Alexandria; João Francisco Justo Filho; Marcelo B. Perotoni; Nurhayati Nurhayati; Ingrid C. Nogueira
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v3n1.p25-31

Abstract

This article addresses the study of the Vivaldi Antipodal Antenna (AVA) seeking to improve the gain, decrease the Side Lobe Level (SLL) and the squint, to make the antenna more directive and obtain a more stable radiation pattern. Its intended application lies in the generation of biological microwave imaging to detect brain tumors. With this objective, the Fractal Slot Edge (FSE) technique was applied with a new fractal developed and based on the Cantor set. The application of this fractal, called Cantor Neogothic Fractal (CNG), formed different-sized cavities resulting, in this work, in three antennas that were analyzed through numerical computational simulation together with AVA. The antennas, called CNG9-FSE-AVA, CNG18-FSE-AVA, and CNG27-FSE-AVA, in which 9, 18, and 27 define the maximum height that the fractal reached in each antenna, have areas equal to 354.66 mm2 , 709.33 mm2 and 1064 mm2 , respectively. All antennas achieved the goal, however, CNG27-FSE-AVA presented the best results at 2 GHz, with a gain of 7.84 dBi, SLL -19.80 dB, and squint of -0.10 degree. Additionally, it was proved that the antenna is suitable to generate a near field microwave imaging of tumors in a brain model.
Sistem Monitoring dan Kontrol Tanaman Kopi untuk Smart Greenhouse Menggunakan Wireless Sensor Network Berbasis Internet of Things Ike Fibriani; Widjonarko Widjonarko
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v3n1.p10-14

Abstract

Wireless yang telah ada dan banyak digunakan. Seperti salah satu contoh yaitu Wireless Sensor Network. Keunggulan dari penggunakan teknologi WSN yaitu data yang diperoleh dapat terkirim secara cepat dan efisien, serta informasi dapat terpantau secara langsung atau real time. ZigBee digunakan sebagai protokol untuk sistem Wireless Sensor Network ini, dimana penerapan ini digunakan sebagai Smart Greenhouse. Menggunakan 2 buah node yang dipasangkan 3 buah sensor, yaitu sensor DHT 11,YL-69 dan LDR dan 1 buah coordinator yang bertugas sebagai penerima data sensor dari kedua node  dan melakukan upload  pada web. Pada penelitian ini parameter yang digunakan yaitu RSSI dan daya sinyal. Pengujian RSSI dan daya menggunakan kondisi LOS dengan jarak 100 meter sampai 1000 meter dan NLOS dengan jarak 10 meter sampai 100 meter. Hasil dari pengujian RSSI pada kondisi NLOS didapatkan nilai tertinggi sebesar -56 dBm pada node 1 pada jarak 10 meter dan pada node 2 nilai tertinggi yaitu sebesar -57 dBm pada jarak 10 meter. Hasil dari pengujian packet loss pada kondisi NLOS node 1 dan node 2 didapatkan hasil  yaitu 0%. hasil pengujian pada kedua kondisi dan jarak yang berbeda, secara garis hasilnya sama. pada kondisi jarak yang semakin jauh, nilai RSSI semakin kecil. 
Quality of Service (QoS) Comparative Analysis of Wireless Network Akbar Kurnia Saleh; Hapsari Peni Agustin Tjahyaningtijas; Nurhayati Nurhayati; Lusia Rakhmawati
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v5n2.p30-37

Abstract

Nowadays the education sector has changed due to the covid-19 pandemic, but the government has tried to reduce this impact by providing WiFi in some areas. This article seeks to compare the quality of the internet network in an area that offers WiFi to the surrounding population, particularly students as a support for DL (Distance Learning), simulation, and the ideal scenario. In order to determine the quality of a network, one needs to consider the QoS (Quality of Service) metrics, which include packet loss, throughput, latency, and jitter. Using Wireshark (network analyzer software), this research collects data on the item to be investigated; the obtained data will be analyzed to determine the QoS of the WiFi service under investigation. In addition, this research will do network modeling and simulation using the opnet modeler (network simulation software), which will be utilized to compare the observed items. While video conferencing was used to analyze latency and jitter during a 60-minute sample length assessment, 500 MB of data was used to evaluate throughput and packet loss. Keywords: Quality of Service, packet loss, throughput, delay, jitter

Page 11 of 16 | Total Record : 157