cover
Contact Name
Hamid Bastomi
Contact Email
hamydbastomi@gmail.com
Phone
+6285606369691
Journal Mail Official
paradigma@staimmgt.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Ngawi Maospati, Baluk-Karangrejo-Magetan.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Paradigma
ISSN : 24069787     EISSN : 27233480     DOI : -
Jurnal Paradigma fokus pada kajian Islam dengan berbagai perspektif antara lain pendidikan,budaya, sosial, filsafat, tasawuf, theologi, sejarah, seni dan lain - lain. pada mulanya jurnal ini didedikasikan hanya untuk para peneliti/pengkaji dan akademisi di bidang kajian Islam, namun kedepannya jurnal ini diperuntukkan bagi semua insan di berbagai bidang keilmuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2019): April" : 4 Documents clear
MODEL DAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF DAN MENYENANGKAN: Model & Strategi Pembelajaran Hernik Khoirun Nisak
Jurnal Paradigma Vol 7 No 1 (2019): April
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Ma'arif Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/jurnalparadigma.v7i1.19

Abstract

Mengajar tidak hanya sekadar menyampaikan materi. Mengajar tidak pula cuma menghabiskan waktu di kelas dan mengajar bukan sebagai formalitas menjalankan tugas tentang seorang pendidik terhadap siswanya, akan tetapi mengajar mentransformasikan pengetahuan, sikap, ketrampilan. Gaya mengajar, model dan metode mengajar seorang pendidik juga menetukan keberhasilan materi yang akan di sampaikan kepada peserta didik. Belajar akan lebih berhasil bila bahan pelajaran sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik, belajar akan lebih berhasil manakala muncul dari hati sanubari individu. Belajar yang di dorong oleh kemauan secara internal akan lebih memberikan hasil dari pada karena dorongan dari luar belajar karena kesadaran sangat membantu untuk mencerna materi pembelajaran. Dan kesemuanya itu ada pada manajemen pembelajaran dan di antaranya 1. Prinsip motivasi, 2. Prinsip perhatian, 3. Prinsip perhatian, 4. Prinsip persepsi, 5. Prinsip retensi. Dapatlah disimpulkan bahwa strategi pembelajaran merupakan suatu rencana tindakan (rangkaian kegiatan) yang termasuk juga penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya/ kekuatan dalam pembelajaran. Ini berarti bahwa di dalam penyusunan suatu strategi baru sampai pada proses penyusunan rencana kerja belum sampai pada tindakan , strategi disusun unruk mencapai tujuan tertentu.
DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA PADA PENDIDIKAN : Dampak Perubahan Sosial Ahmad Wahib
Jurnal Paradigma Vol 7 No 1 (2019): April
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Ma'arif Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/jurnalparadigma.v7i1.20

Abstract

Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umumyang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Sedangkan pendidkan adalah suatu bentuk dari perwujudan seni dan budaya manusia yang terus berubah, berkembang dan sebagai suatu alternatif yang paling rasional dan dan memungkinkan untuk melakukan suatu perubahan atau perkembangna. Kaitan antara perubahan soasial adalah pendidikan adalh terjadinya perubahan pada struktur dan fungsi dalam sistem sosial yang mana termasuk didalamnya adalah pendidikan. Karena pendidikan ada dalam masyarakat, baik itu pendidikan formal, informal maupun nonformal
STRATEGI MAHASISWA UNTUK MENGURANGI RASA CEMAS DALAM BERBICARA BAHASA INGGRIS DI KELAS: Strategi Berbicara Bahasa Inggris Arum Putri Rahayu
Jurnal Paradigma Vol 7 No 1 (2019): April
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Ma'arif Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/jurnalparadigma.v7i1.21

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif dimana peneliti bertujuan untuk mengamati dan menginvestigasi alasan-alasan kecemasan berbicara bahasa asing pada Mahasiswa semester 2 Sekolah Tinggi agama Islam Ma’arif Magetan, serta untuk mengetahui strategi-strategi yang digunakan untuk mengatasi kecemasan dalam berbicara bahasa Inggris tersebut. Peneliti mengidentifikasi sebuah masalah penelitian berdasarkan pada kecenderungan-kecenderungan di lapangan atau pada kebutuhan untuk menjelaskan mengapa sesuatu terjadi. Mendeskripsikan sebuah kecenderungan berarti bahwa masalah penelitian dapat dijawab dengan baik oleh sebuah studi di mana peneliti melihat untuk membangun keseluruhan tanggapan dari individu dan untuk memperhatikan bagaimana kecenderungan ini bervariasi antar individu. Instrumen penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Peserta penelitian ini adalah mahasiswa tingkat pertama Prodi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Tinggi agama Islam Ma’arif Magetan. Total peserta yang terlibat dalam penelitian ini adalah tiga puluh lima mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa alasan-alasan kecemasan berbicara mahasiswa adalah kurangnya persiapan, kurangnya kosakata dan perhatian dari teman sekelas. Berdasarkan dari alasan-alasan tersebut, para mahasiswa mencoba menerapkan lima strategi untuk mengatasi kecemasan mereka dalam berbicara bahasa Inggris, yaitu strategi persiapan (preparation strategy ), strategi relaksasi (relaxation strategy), strategi berpikir positif (positive thinking strategy ), strategi pencarian rekan (peer seeking strategy), strategi pengunduran diri (resignation strategy), dan komunikasi nonverbal (nonverbal communication). Strategi-strategi tersebut membantu mahasiswa untuk menyampaikan pendapat mereka, dalam diskusi kelompok, dan presentasi individu. Namun, para mahasiswa masih perlu pemdampingan dalam meningkatkan pengucapan mereka, isi pidato mereka, dan struktur kalimat mereka, dan kepercayaan diri mereka.
Berorganisasi Sebagai Pembelajaran Kemandirian Anak: Pembelajaran Anak Anam Besari
Jurnal Paradigma Vol 7 No 1 (2019): April
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Ma'arif Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/jurnalparadigma.v7i1.22

Abstract

Sikap dan perilaku anak harus dibina sejak dari usia dini, mulai dari bagai mana mereka bertutur dengan bapak / ibu, dengan saudara, dengan guru demikian pula dengan teman-teman sekolah dan teman bermain. Pembinaan ini secara langsung akan berpengaruh terhadap akhlaq anak terhadap siapapun yang ia pergauli. Biasanya anak akan bersikap sopan, lemah lembut dalam bertutur kata dan berhati-hati terrhadap dalam segala macam keadaan. Mereka cenderung kepada hal-hal yang positif terhadap apapun yang ia lakukan. Demikian pula tentang sikap kemandirian anak juga harus dibina dan ditumbuh kembangkan sejak awal, ini akan menjauhkan anak mempunyai sikap cengeng dan kurang percaya diri, karena kedua sikap tersebut akan mengganggu perkembangan mental mereka yang akan berakibat kepada perkembangan cara pandangan mereka sehingga mereka akan berfikiran sempit dan kurang luas tentang wawasannya. Sikap Kemandirian ini bisa dilatih dengan berbagai macam diantaranya dengan mengikut sertakan anak kepada suatu kegiatan positif diantaranya adalah berorganisasi. berorganisasi sangat membantu terhadap pertumbuhan sikap kemandirian anak karena dalam organisasi secara tidak langsung mendapatkan pembelajaran dalam segala hal. Di dalam berorganisasi mereka akan berinteraksi baik dengan kawan dan bahkan dengan saingan, mereka akan sering berbicara dan mendengarkan pembicaraan orang lain. mereka sering menghadapi permasalahan dan mencarikan solusinya. mereka akan terlatih berfikir cepat akan respon keadaan yang ada disekitarnya, tanpa harus menunggu siapapun. Dengan demikian anak bisa mandiri tegar, serta tegap akan segala permasalahan yang dihadapinya.

Page 1 of 1 | Total Record : 4