cover
Contact Name
Anderias Eko Wijaya
Contact Email
ekowjy09@yahoo.com
Phone
+62260417853
Journal Mail Official
admin@jurnalstmiksubang.ac.id
Editorial Address
Jalan Marsinu No.5 Subang, Jawa Barat, Pos. 41212
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
ISSN : 22524517     EISSN : 27237249     DOI : https://doi.org/10.47561/a.v13i1
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi menerbitkan kajian ilmiah hasil penelitian dan pemikiran di bidang ilmu dan teknologi komputer yang didistribusikan sebagai sumber referensi bagi para akademisi di bidang Ilmu dan Teknologi Komputer. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi menerima artikel ilmiah dengan cakupan penelitian: 1. Internet of Things 2. Machine Learning 3. Data Mining 4. Big Data 5. Sistem Pengambilan Keputusan 6. Sistem Artificial Intelligence 7. Jaringan Komputer 8. Sistem Informasi
Articles 152 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM PRESENSI DAN MONITORING PEGAWAI DI DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KOTA SALATIGA Zebua, Oggy Dwi Ziduhu; Latuperissa, Rudy
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 19 No 1 (2026): April
Publisher : STMIK Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47561/jtik.v19i1.371

Abstract

This research is motivated by the continued use of manual attendance recording, which often leads to data inaccuracies, delayed reporting, and inefficient data management. The study focuses on how to design and develop a digital attendance system capable of accurately recording employee presence, displaying check-in and check-out times, and automatically generating attendance summaries. The objective of this research is to develop a digital attendance system that improves recording accuracy and simplifies attendance monitoring. The research method consists of requirement identification, system design, implementation, testing, and evaluation. The system is developed with features including user login, check-in and check-out recording, location tracking, attendance history, and automated monthly summaries. System testing is conducted to ensure proper functionality and usability. The results indicate that the system successfully records attendance data in a structured manner, provides time and location information, and automatically generates monthly reports. The novelty of this research lies in the integration of time tracking, location recording, and automated attendance reporting within a single system that enhances monitoring efficiency and effectiveness.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING PERKEMBANGAN BERAT TERNAK BERBASIS WEB DARI TIMBANGAN TERNAK BERBASIS IOT Raden Sumiharto; Rizqi Raffy Imam Malik
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 19 No 1 (2026): April
Publisher : STMIK Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47561/jtik.v19i1.373

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring berat ternak berbasis web yang terintegrasi dengan perangkat timbangan berbasis Internet of Things (IoT). Sistem menggunakan arsitektur web–cloud–IoT dengan basis data terpusat untuk menjaga integritas dan konsistensi data. Perangkat berbasis ESP32 membaca identitas ternak melalui RFID dan nilai berat menggunakan sensor load cell, kemudian mengirimkan data dalam format JSON ke server untuk divalidasi sebelum disimpan pada PostgreSQL (Supabase). Aplikasi dikembangkan menggunakan Next.js dengan pendekatan full-stack yang mengintegrasikan autentikasi, manajemen sesi, pengelolaan data, dan mekanisme ingest dalam satu sistem. Pengendalian akses diterapkan melalui Supabase Auth dan kebijakan Row Level Security (RLS) untuk membatasi akses data berdasarkan kepemilikan pengguna. Endpoint ingest dilengkapi dengan verifikasi API key, validasi struktur data, serta pemeriksaan status perangkat sebelum pencatatan histori dilakukan. Pengujian meliputi uji fungsional, integrasi perangkat, uji beban pada rentang 40–95 request per second (RPS), serta evaluasi keamanan aplikasi. Hasil menunjukkan sistem beroperasi stabil hingga 90 RPS tanpa ditemukan kerentanan tingkat tinggi. Sistem ini berpotensi mendukung digitalisasi pengelolaan data pada sektor peternakan.