cover
Contact Name
Riska Rosita
Contact Email
lppm@udb.ac.id
Phone
+6285725003989
Journal Mail Official
infokes@udb.ac.id
Editorial Address
Jl. Samanhudi No.93, Sondakan, Laweyan, Surakarta (Kampus 2)
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
ISSN : 20862628     EISSN : 27455629     DOI : https://doi.org/10.47701/infokes.v10i1
Core Subject : Health,
Medical Record Medical Informatics Health Policy and Management Midwifery Public Health Critical Care and Intensive Care Medicine Pharmacy
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015" : 10 Documents clear
HUBUNGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN IBU SELAMA HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DI RB AN-NUUR KARANGANYAR Darah Ifalahmah; Fitria Ika Wulandari
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.61

Abstract

Penambahan berat badan ibu selama hamil antara 6,5 sampai 16,5 kg. Berat badan lahir pada bayi cukup bulan sekitar 2500 sampai 4000 gram tergantungras, status ekonomi orang tua, dan paritas ibu.Peningkatan berat badan selama kehamilan sangat menentukan kelangsungan hasil akhir kehamilan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penambahan berat badan ibu selama hamil dengan berat badan bayi baru lahir di RB An-Nuur Karanganyar.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan desain penelitian Cross Sectional.Penelitian dilakukan pada ibu dan bayinya yangbersalin di RB An-Nuur karanganyar dengan jumlah sampel sebesar 45responden berdasarkan teknik total sampling.Dari hasil penelitan diketahui penambahan berat badan ibu selama hamilsekitar6 – 21 kg dan berat badan lahir pada bayi adalah sekitar 2100 – 4200gram. Hasil uji statistik dengan chi square diperoleh nilai X2 = 20,089 > 3,841 dan nilai p = 0,001 < 0,05 dan koefisien korelasinya sebesar 0,556.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada hubungan antara penambahan berat badan ibu selama hamil dengan berat badan bayi baru lahir di RB An-NuurKaranganyar. Sebaiknya ibu hamil memeriksakan kehamilannya secara teratur ke tempat pelayanan kesehatan agar penambahan berat badan selama hamil dapat dipantau dengan baik.Kata kunci : Berat badan ibu hamil, berat badan bayi baru lahir
KAJIAN PELAKSANAAN PELAYANAN ANTENATAL CARE OLEH BIDAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MASARAN SRAGEN Anik Sulistiyanti; Sunarti -
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.63

Abstract

Komplikasi kehamilan seperti perdarahan, preeklampsia/eklampsia dan aborsi merupakan penyebab utama dari 80% angka kematian ibu (AKI). Berdasarkan kondisi data derajat kesehatan di Indonesia tahun 2010, Angka Kematian Ibu (AKI) adalah 228 per 100.000 kelahiran Antenatal care merupakan cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil selama kehamilan hingga saat melahirkan (Yelvira, 2012). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan pelayanan Antenatal Care oleh bidan di wilayah kerja Puskesmas Masaran Sragen     Jenis penelitian : penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh bidan praktik yang bertugas di wilayah kerja Puskesmas Masaran Sragen.data primer  dengan menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data dengan Analisis Univariat. Luaran dari Penelitian ini adalah publikasi ilmiah dalam jurnal lokal yang mempunyai ISSN.     Hasil penelitian : standar 1 sampai 6 yaitu pemeriksaan ukur tinggi badan, timbang berat badan, ukur tekanan darah, ukur tinggi fundus uteri, pemberian imunisasi TT dan pemberian tablet Zat Besi (Fe) sudah dilaksanakan 100% oleh bidan. Standar 7 tes terhadap PMS yang melaksanakan hanya 3%, yang tidak melaksanakan 97%. Standar 8 tentang temu wicara dan konseling dalam rangka rujukan sudah dilaksanakan 100%. Standar  9 tentang tes protein urine 95% yang melaksanakan sedangkan 5% tidak melaksanakan. Standar 10 tes urine glukosa 17% melaksanakan , sedangkan 83% tidak melaksanakan. Standar 11 tes Hb 100 %. Standar 12 senam hamil 83% melaksanakan sedangkan 17% tidak melaksanakan. Standar 13 pemberian obat malaria dan standar 14 pemberian obat gondok 100% tidak melaksanakan. Kata kunci: Antenatal Care, Bidan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU NIFAS DALAM PELAKSANAAN MOBILISASI DINI Dewi Susilowati
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.65

Abstract

Latar Belakang:Pada masa nifas atau sehabis bersalin ibu merasa lelah, harus istirahat dengan tidur terlentang untuk beberapa jam, kemudian baru boleh miring kanan dan kiri untuk mencegah thrombosis dan tromboemboli ( Indriyani, 2013). Untuk mencegah ini ibu post partum harus melakukan mobilisasi dini (Wulandari,2011). Ibu nifas akan lebih sehat dan kuat dengan mobilisasi dini, karena otot-otot panggul dan perut akan kembali normal sehingga menjadi kuat dan mengurangi rasa sakit, fungsi usus dan kandung kencing lebih baik dan mempercepat organ-organ tubuh kembali seperti semua dan memperlancar sirkulasi darah menjadi normal atau lancar.Tujuan Penelitian:Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ibu nifas dalam pelaksanaan mobilisasi dini.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain penelitian survey cross sectional.Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas normal hari pertama pada bulan  Juli  – Agustus  2013  sebanyak 30 ibu nifas. Hasil Penelitian:Sebagian besar responden berumur antara 20-35 tahun dan melakukan mobilisasi dini sebanyak 36,7%, berpendidikan menengah dan melakukan mobilisasi dini sebanyak 33,3%, ibu bekarja dan melakukan mobilisasi dini sebanyak 50%, Multipara dan melakukan mobilisasi dini sebanyak 43, tidak mengikuti budaya dan melakukan mobilisasi dini sebanyak 50%.Kesimpulan:Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan mobilisasi pada ibu nifas yaitu ibu yang bekerja, tidak mengikuti budaya, multipara, umur dan pendidikan.Kata Kunci: Ibu nifas, Mobilisasi
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TERHADAP PERILAKU SEKS BEBAS DI SMA I TERAS BOYOLALI Lina Wahyu Susanti; Siti Farida
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.66

Abstract

Rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan seksual mengakibatkan munculnya penafsiran, persepsi dan sikap yang kurang tepat dalam memandang perilaku seks bebas pada remaja.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja terhadap perilaku seks bebas. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang seks bebas, untuk mengetahui perilaku seks bebas pada remaja, untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja terhadap perilaku seks bebas.Pengetahuan remaja tentang seks bebas diukur dengan kuesioner yang terdiri atas 30 butir pertanyaan. Dengan skala Guttman (0 dan 1) maka kemungkinan skor tertinggi adalah 30 dan skor terendah adalah 0. Dari 45 responden terdapat 43 siswa (95,6%) yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi dan 2 siswa (4,4%) yang memiliki tingkat pengetahuan sedang. Tidak ada siswa yang memiliki tingkat pengetahuan rendah. dari 45 responden terdapat 34 siswa (75,6%) yang memiliki perilaku baik dan 11 siswa (24,4%) yang memiliki perilaku cukup baik. Tidak ada siswa yang memiliki perilaku kurang baik. Dari distribusi ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa-siswi kelas XI SMA I Teras Boyolali memiliki perilaku seks pranikah yang baik.Kata Kunci: Pengetahuan remaja, perilaku seks bebas.
KAJIAN TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN ANATOMI FISIOLOGI YANG DITERAPKAN PADA MAHASISWA D3 APIKES CITRA MEDIKA SURAKARTADALAM SISTEM PEMBELAJARAN KOOPERATIF Liss Dyah Dewi Arini
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.67

Abstract

Pembelajaran adalah membangun pengalaman belajar mahasiswa dengan berbagai keterampilan proses sehingga mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru, sedangkan kreatif dimaksudkan agar dosen mampu menciptakan kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi dan mampu memberikan pelayanan pada berbagai tingkat kemampuan dan gaya belajar mahasiswa. Dalam suatu kegiatan belajar mengajar, interaktivitas antara materi pelajaran dan siswa merupakan bagian dari proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pembelajaran Anatomi Fisiologi pada mahasiswa D3 APIKES Citra Medika dengan pembelajaran kooperatif menggunakan metode ceramah, diskusi dan pemutaran video yang berkaitan dengan pembelajaran dan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan dosen, sarana dan prasarana, efektifitas belajar, evaluasi beserta pendekatan dosen kepada mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner. Variabel-variabel yang digunakan meliputi kedisiplinan dosen, sarana dan prasarana, efektifitas belajar, evaluasi dan pendekatan dosen kepada mahasiswa. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa  APIKES Citra Medika Surakarta, sedangkan sampenya adalah mahasiswa  APIKES Citra Medika Surakarta yang dianggap mewakili seluruh populasi yaitu sekitar dua puluh mahasiswa Tehnik menentukan sampel adalah dengan menggunakan Sampling Purposif yaitu pemilihan sampel didasarkan pada karakteristik tertentu yang dianggap mempunyai hubungan dengan karakteristik populasi yang sudah diketahui sebelumnya dan memilih sampel berdasarkan kelompok, wilayah atau sekelompok individu. Berdasarkan hasil penelitian, pembelajaran Anatomi Fisiologi sudah efektif, namun perlu dikembangkan guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa, oleh sebab itu penulis berusaha  agar seluruhmahasiswa dan dosen dapat saling berdiskusi mengenai peningkatan kualitas pembelajaran dan memahami materi-materiyang diajarkan guna peningkatan kualitas belajar.Kata Kunci : Anatomi Fisiologi, kuesioner, kedisiplinan dosen, sarana dan prasarana, efektifitas belajar, evaluasi dan pendekatan dosen kepada mahasiswa
PEMANFAATAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN JANTUNG DAN PEREDARAN DARAH MENGGUNAKAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS MAHASISWA JunaidiEdy Purwanto; Rio Santama Wijaya
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.68

Abstract

Penelitian dengan pemanfaatan multimedia interaktif pembelajaran dengan model TGT telah dilakukan dengan tujuanuntuk mengetahui peningkatan motivasi dan prestasi belajar mahasiswa pada materi jantung dan peredaran darah di APIKES Citra Medika Surakarta. Bentuk penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest.   Kelas eksperimen diberi penerapan multimedia interaktif beserta model pembelajaran kooperatif tipe TGT sedangkan kelas kontrol hanya diberi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian menunjukkan thit < ttab yaitu -2,04 < 2,02. Dari analisa data tersebut didapatkan hasil bahwa perlakuan dengan pemanfaatan multimedia dengan model pembelajaran TGT dapat diterima oleh mahasiswa dan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Besar peningkatan prestasi belajar dilihat dari skor gain ternormalisasi (N-gain) sebesar 0,67 yang termasuk kategori sedang untuk kelas eksperimen dan untuk kelas kontrol sebesar 0,43. Kata Kunci: Multimedia, TGT, hasilbelajar
SMALL GROUP INTERACTION DALAM COMPREHENDING ICD -10 PADA MAHASISWA APIKES CITRA MEDIKA SURAKARTA Evi Murti Wardhani
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.69

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi komunikasi telah sangat memberi andil dalam penyebaran ilmu pengetahuan dan informasi dalam skala global. Penemuan baru dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di suatu tempat telah mampu diakses dengan mudah dan menyebar luas di belahan tempat lain di seluruh dunia. Orang semakin dituntut untuk mampu menyesuaikan diri secara terus menerus dengan perkembangan yang terjadi. Sebagai insan profesi yang akan bersaing di dunia kerja,kemampuan kebahasaan sangat dibutuhkan untuk dapat melebur dalam dunia global. Bahasa Inggris dalam hal ini baik lisan maupun tulis memerlukan penguatan untuk mencapai hasil yang maksimal.Penelitian ini merupakan pengembangan metode dan strategi pembelajaran. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (Class Action Research) yaitu suatu penelitian yang dikembangkan bersama sama untuk peneliti dan decision maker tentang variable yang dimanipulasikan dan dapat digunakan untuk melakukan perbaikan.Hasil pengamatan dosen menunjukan pada pembahasan siklus II, terlihat para mahasiswa sangat antusias dalam mengajukan pertanyaan dan memberikan argumentasi. Berdasarkan tabel 3 diatas terlihat keberanian mahasiswa bertanya dan menjawab pertanyaan, rerata perolehan skor pada siklus pertama 48% menjadi 80%, mengalami kenaikan 32%. Begitupun dalam indikator motivasi dan kegairahan dalam mengikuti pembelajaran pada siklus pertama rata-rata 80% dan pada siklus kedua menjadi 96% mengalami kenaikan 16%. Dalam indikator interaksi antar mahasiswa dalam mencari jawaban pertanyaan yang dilontarkan pada siklus pertama 64% dan pada siklus kedua 80% mengalami kenaikan sebesar 16%. Dalam indikator hubungan mahasiswa dengan guru selama kegiatan pembelajaran, pada siklus pertama 48% dan pada siklus kedua 68% mengalami kenaikan sebesar 20%. Dalam indikator partisipasi mahasiswa dalam pembelajaraan terlihat pada siklus pertama 80%, sedangkan pada siklus kedua 96% mengalam kenaikan sebesar 16%.Kata Kunci: small group interaction, reading comprehension,ICD-10
EVALUASI PENERAPAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA Sri Wahnyuningsih Nugraheni
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.70

Abstract

Salah satu kebijakan kesehatan dari pemerintah pusat adalah Jaminan Kesehatan nasional (JKN). Sebagai sebuah kebijakan nasional, maka wajib diterapkan di seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia. Pada awal penerapan JKN, Pemerintah Kota Surakarta belum sepenuhnya menerima integrasi kepesertaan PKMS menjadi kepesertaan JKN. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan JKN di RSUD Dr. Moewardi Surakarta berdasarkan aspek kepersertaan, aspek pelayanan kesehatan, dan aspek tarif pelayanan kesehatan sehingga dapat mengidentifikasi masalah dalam penerapan JKN dan mengidentifikasi langkah-langkah yang dilakukan oleh RSUD Dr. Moewardi Surakarta dalam mengatasi masalah penerapan JKN. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah RSUD Dr. Moewardi Surakarta melayani semua jenis pasien jaminan kesehatan, baik dari JKN, PKMS, maupun jaminan kesehatan komersial lainnya. RSUD DR. Moewardi Surakarta menyediakan jenis pelayanan dan kelas perawatan sesuai dengan premi masing-masing jaminan kesehatan dan menggunakan sistem case-mix (sistem INA CBG’s). Permasalahan yang timbul dari penerapan JKN di RSUD DR. Moewardi Surakarta meliputi bangsal perawatan kelas III sering penuh, adanya batasan-batasan jenis pelayanan untuk tiap jenis jaminan kesehatan, dan adanya obat yang tidak termasuk kedalam Fornas. Permasalahan dapat diatasi dengan kebijakan: adanya antrian di IGD, adanya edukasi kepada pasien dengan lebih dari satu jaminan kesehatan, dan adanya prinsip gotong royong dalam pelayanan dan tarif pelayanan kesehatan bagi pasien peserta JKN. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti untuk RSUD Dr. Moewardi Surakarta adalah adanya tim audit internal rumah sakit yang khusus menangani permasalahan yang berhubungan dangan JKN dan jaminan kesehatan lainnya, sehingga dapat dengan cepat mendeteksi dan mengatasi permasalahan yang timbul.Kata kunci : aspek kepesertaan, aspek pelayanan kesehatan, aspek tarif pelayanan,  Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
PERILAKU PEMBERIAN KAPSUL VITAMIN A IBU NIFAS OLEH BIDAN PUSKESMAS DIWILAYAH DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG Intan NugraheniHasanah
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.92

Abstract

LessVitaminAprevention programinIndonesiahas beenimplementedin theclinicamong others bymidwiveswithvitamin A supplementationpostpartum mothers.  Postnatalcare coveragein Central JavaProvincewas93.97% with thelowest coverageisthe city of Semarang(64.68%). The purpose of this study is to analyze the behavior of vitamin A postpartum mothers by midwives by Midwifeinthe areaof Semarang CityHealth Office.This research isquantitativeexplanationto thecross-sectional approach. Subjects wereallmidwivesclinic(136 woman) in the city ofSemarang. Data was collected throughobservationandquestionnaireKIAbookusing astructured questionnaire. Bivariate analysisperformedbychisquaretest, performedbymultivariatelogistic regression.Resultsof the analysis showedrespondentsaged median 34.5yearswith tenure16years. Much of the behaviorof vitaminApostpartum mothersaccording to the standard 52.2%, goodknowledge ofthe respondents 71.3%,the role ofsupervisorysupport 61.8%. There is a relationshipbetweenage, years of serviceto the behavior ofvitaminApostpartum mothers. There is norelationshipbetweenknowledge and supervisingroleinthe behavior ofvitaminApostpartum mothers. Health Department should be socialization toward of vitamin A postpartum midwifeabout the timingandthe benefits ofvitamin A supplementationonmaternalpostpartumpostpartum mothersandroutinefacilitativesupervisiontomidwives.Keywords: Vitamin A Capsules, Childbirth, Midwife
PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP BERAT BADAN DAN PANJANG BADAN ANAK TIKUS GALUR WISTAR Dwi Retna Prihati
Jurnal Infokes Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i2.93

Abstract

Kandungan senyawa kelor meliputi nutrisi, mineral, vitamin, dan asam amino. 100 gram serbuk daun kelor terdapat 28,29 mg zat besi dan 17,3 mg vitamin C. (Ibok odura, 2010). Zat besi (Fe) adalah salah satu faktor pembentuk hemoglobin. Ketersediaan hemoglobin yang cukup membuat sistem metabolisme dapat berjalan dengan baik. Kekurangan hemoglobin tidak hanya  mempengaruhi kesehatan ibu tetapi juga mempengaruhi kesehatan janin yang dikandungnya, diantaranya  pertumbuhan janin yang terhambat  (seperti berat badan , panjang badan), kelainan morfologi janin, bahkan kematian janin. Kadar hemoglobin dibawah 8 gram / 100 ml pada ibu dapat  meningkatkan resiko ensefalopati neonatal di negara-negara berkembang (Ellis et al, 2007). Konsentrasi feritin serum yang rendah, khususnya dalam trimester pertama, berkaitan dengan retardasi pertumbuhan intrauteri dan berat lahir yang rendah.Penelitian ini bertujuan membuktikan  pengaruh ekstrak daun kelor terhadap berat badan dan panjang badan anak tikus galur wistar. Desain penelitian adalah ekperiment laboratory dengan rancangan randomized post test group with control. Populasi adalah anak tikus wistar hari pertama, besar sampel 40 ekor dibagi secara random menjadi 2 kelompok. Kelompok kontrol 20 ekor, kelompok perlakuan (diberi ekstrak daun kelor 0,45 gr/hari) 20 ekor. Analisis statistik menggunakan Independent T-test. Nilai signifikan p<0,05.Mean pada kelompok kontrol 3,5 dan kelompok perlakuan 3,6. Mean panjang badan pada kelompok kontrol 3,7 dan kelompok perlakuan 3,9.  Uji Independent T-test pada berat badan didapatkan nilai p=0,934. Uji Man Whitney pada panjang badan didapatkan nilai p=0,778. Kesimpulannya daun kelor dapat menaikkan berat badan anak tikus 0,1 gram , dan menambah panjang badan anak tikus sebanyak 0,2 gram.Keywords : Daun Kelor, Berat Badan, Panjang Badan

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 8 No 2 (2018): Volume 8 No 2 September 2018 Vol 8 No 1 (2018) Vol 7 No 2 (2017): Infokes VOL 7 No 2 September 2017 Vol 7 No 1 (2017): Volume I, Nomor 1, Februari 2017 Vol 6 No 1 (2016): INFOKES Volume 6 No 1 Juli 2016 Vol 6 No 2 (2016): Volume VI, Nomor 2, November 2016 Vol 5 No 2 (2015): VOLUME 5, SEPTEMBER 2015 Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015 Vol 4 No 2 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 4 No 1 (2014): FEBRUARI 2014 Vol 3 No 3 (2013): Volume III No 3 November 2013 Vol 3 No 2 (2013): Volume III No II Agustus 2013 Vol 3 No 1 (2013): Volume III No I Februari 2013 Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012 More Issue