cover
Contact Name
Harry Budiman
Contact Email
harry@bsn.go.id
Phone
+6285718217895
Journal Mail Official
harry@bsn.go.id
Editorial Address
Kawasan Sains dan Teknologi BJ Habibie BRIN Serpong Tangerang 15314 Building 420
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Instrumentasi
ISSN : 01259202     EISSN : 24601462     DOI : 10.31153
The scientific areas covered by Instrumentasi are those backboned by scientific measurements and thus range from instrument engineering, metrology, testing, and control. All papers submitted are refereed by bona fide reviewers from leading research institutions as well as universities prior to publication to keep their quality meet the standard of the journal. The review is carried out mainly on the basis of originality, novelty, and contribution to scientific measurement. Authors need to complete the ethical clearance form for publication.
Articles 150 Documents
THE MAIN PURPOSE FOR THE APPLICATION OF DOUBLE LAYER TIPPING BUCKET SENSORS IN RAINFALL MEASUREMENTS Sensus Wijonarko
Instrumentasi Vol 41, No 2 (2017)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v41i2.114

Abstract

The aim of this study was to investigate the main purpose for the application of double layer tipping bucket sensors based on the existing double layer tipping bucket sensor in Tegal Climatological Station, Indonesian Agency for Meteorology, Climatology, and Geophysics. Hydraulic to electric analogy and rainfall interception models from Calder, Rutter, and Gash were used as the investigation method. The result showed that double layer tipping bucket sensors were dedicated to measure high intensity rainfalls.
HUBUNGAN PETIR CG DENGAN CURAH HUJAN DI DENPASAR MENGGUNAKAN KORELASI SPEARMAN DAN NILAI RYF I Putu Dedy Pratama; Ika Sulfiana Putri
Instrumentasi Vol 44, No 1 (2020)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v44i1.208

Abstract

Kota Denpasar memiliki kerawanan petir yang tinggi. Sambaran petir yang berdampak langsung ke manusia adalah jenis petir CG (Cloud to Ground). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah sambaran petir dan curah hujan (CH) yang terjadi di Kota Denpasar. Data yang digunakan adalah data curah hujan yang diperoleh dari penakar hujan otomatis atau Automatic Rain Gauge (ARG) dan data petir CG dari lightning detector yang terpasang di Stasiun Geofisika  Denpasar. Data petir CG (positif dan negatif) dibatasi dalam radius 5 km dari Stasiun Geofisika Denpasar. Hasil yang diperoleh menunjukkan hubungan antara curah hujan dan petir CG harian dengan korelasi Spearman sebesar 0,453 yang artinya hubungan kedua variabel tersebut memiliki kekuatan sedang dengan korelasi searah dimana petir dan curah hujan tidak selalu terjadi dalam waktu bersamaan. Berdasarkan perhitungan Rain-Yield per Flash (RYF), diperoleh nilai dari hubungan petir CG dengan curah hujan sebesar 4,52 x 108 kg/fl yang menunjukkan bahwa Denpasar berada di antara kondisi wilayah daratan luas dan kepulauan tropis.
KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN PERANGKAT UKUR NANO DI INSTITUSI PUSAT PENELITIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (PUSPIPTEK) Rizki Febrian; Asep Ridwan Nugraha; Jimmy Pusaka
Instrumentasi Vol 39, No 2 (2015)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v39i2.94

Abstract

Secara luas, terminologi nanoteknologi berarti bidang sains dan rekayasa material di dalam rentang ukur nanometer (10-9 meter). Di dalam rentang ukur tersebut bisa diamati properti dari material yang selama ini tidak diketahui dalam rentang mikrometer–nanometer (μm–nm). Oleh karena itu, perangkat-perangkat ukur yang akurat pun dibutuhkan. Survei dilakukan melalui kuesioner tentang perangkat ukur pada institusi yang ada di kawasan Puspiptek dan lembaga metrologi nasional di negara lain sebagai informasi pembanding. Perangkat ukur dengan jumlah penggunaan yang tinggi di Puspiptek adalah scanning electron microscopy (SEM) sebesar 39,24%, X-ray diffraction (XRD) sebesar 14,75%, dan transmission electron microscopy (TEM) sebesar 14,12%. Digunakan pada kegiatan rekayasa presisi, elektronik, optik, dan ilmu bahan, perangkat ukur ini memiliki standar acuan berupa reference material berdasarkan cara kerja perangkat ukur tersebut.
AN EXAMPLARY EMBODIMENT FOR A METHOD TO OBTAIN RAINFALL INFORMATION USING 48 SENSORS OF A RAINROSE INSTRUMENT Sensus Wijonarko
Instrumentasi Vol 42, No 1 (2018)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v42i1.116

Abstract

The purpose of this study was to show an application for a technique to gain rainfall information utilizing 48 sensors of a rainrose instrument. An analytic descriptive was employed as the study method. Even though the way to get the output was relatively complex, the result was not easy to be achieved using the available raingauges on the market.
ANALISIS KARAKTERISTIK DIURNAL PETIR DAN CURAH HUJAN BERDASARKAN DATA LIGTNING DETECTOR DAN HELMANN DI MEDAN Budi Prasetyo; Yosi Setiawan; Irwandi Irwandi
Instrumentasi Vol 43, No 2 (2019)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v43i2.175

Abstract

Petir sangat terkait dengan kondisi cuaca buruk yang berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat. Penelitian ini akan memanfaatkan data lightning detector dan Curah Hujan (CH) Hellman untuk menganalisis karakteristik dan hubungan keduanya di Kota Medan dan Sekitarnya. Data petir Awan ke Bumi (CG) dan CH Helmann jam-jaman selama tahun 2017 dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) digunakan pada penelitian ini. Data CG dibatasi radius 10 km untuk menghindari noise dan mendapat hasil yang semakin baik. Pada penelitian ini digunakan perata-rataan, korelasi dan analisis aktivitas konvektivitas. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat 869 kali aktivitas petir selama tahun 2017 yang terdiri dari 548 CG negative (CG-) (63,1%) dan 309 CG positif (CG+) (36,9%). Aktivitas petir terbanyak (terendah) terjadi pada sore-malam hari (dini-pagi hari) sekitar pukul 15.00 - 20.00 LT (03.00 s.d 10.00 LT) dengan tertinggi (terendah) pukul 18.00 (10.00) LT. Korelasi Petir dan CH cukup signifikan yaitu 0.90 untuk CG+ dan 0.85 untuk CG-. Fase matang awan konvektif di wilayah medan berlangsung selama 6 jam berkisar pukul 15.00 - 21.00 LT.
PENGEMBANGAN DAN PENGUJIAN TERMOMETER TAHANAN PLATINA 2,5 OHM Larassati, Dwi
Instrumentasi Vol 37, No 1 (2013)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v37i1.6

Abstract

The Temperature Metrology Laboratory of Puslit KIM-LIPI has been able to develop a platinum resistance thermometer Pt 2.5. This thermometer can be used in a temperature range (0 ~ 100)°C. It is calibrated using Pt-25 standard platinum resistance thermometer. The calibration result shows that the thermometer has uncertainty 0.22°C with a confidence level 95% and coverage factor k = 2. It meets resistance thermometer accuracy for class B, in a temperature range of use (0~70)°C based on standard DIN EN 60751:2009. Keywords: platinum resistance thermometer, performance test
Diseminasi Standar Tegangan Dc Polaritas Positif Ke Polaritas Negatif Menggunakan Metode Substitusi Termal Pada Ketelitian Pengukuran Mencapai 0,04 µv/V R. Hadi Sardjono; Mohamad Syahadi
Instrumentasi Vol 39, No 1 (2015)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v39i1.66

Abstract

Pemeliharaan ketelitian besaran standar tegangan polaritas negatif (VDC-) tertinggi di Laboratorium Metrologi Kelistrikan Puslit Metrologi LIPI tidak dapat dilakukan dengan menerapkan sistem pengukuran metode substitusi langsung seperti yang telah diterapkan pada pemeliharaan ketelitian besaran tegangan polaritas positif (VDC+). Pengukuran metode substitusi langsung hanya dapat dilakukan terhadap dua besaran tegangan dengan polaritas sama. Sebuah pengukuran metode substitusi termal telah digunakan untuk menyebarkan besaran tegangan dengan polaritas yang berbeda, yaitu dari polaritas positif ke polaritas negatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengalibrasi besaran standar V DC- agar dapat membangun sebuah sistem ketertelusuran mandiri pada besaran standar tegangan DC (VDC) yang telah mengacu pada besaran tegangan standar nasional yang dibangkitkan oleh sebuah sistem standar, yaitu PJVSLIPI. Metode pencuplikan data pengukuran dilakukan berdasarkan interval waktu kestabilan dan diperoleh nilai kesalahan pengukuran mencapai 0,00001%. Hasil pengukuran ini kemudian diverifkasi dengan pengukuran berdasarkan interval waktu 1 menit yang memiliki kesalahan pengukuran mencapai 0,00071%.Kata kunci: diseminasi, standar, tegangan DC, metode substitusi termal
PENGENDALIAN POTENSIOMETER POMPA OTOMATIS PADA SISTEM PENGUJIAN ALAT UKUR CURAH HUJAN TIPE CAWAN BERJUNGKIT Jalu Ahmada Prakosa; Dadang Rustandi; Bernadus H. Sirenden; Tatik Maftukhah
Instrumentasi Vol 40, No 2 (2016)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v40i2.138

Abstract

Pengujian untuk jaminan mutu pengukuran pada alat ukur curah hujan tipe cawan berjungkit sangat diperlukan karena tipe alat ukur ini banyak digunakan di Indonesia. Pengendalian potensiometer pompa secara manual memiliki kelemahan, yaitu kurang presisi dalam menentukan pengulangan titik ukur dan kesulitan dalam memutar sudut potensiometer pompa dengan resolusi yang sangat kecil. Tujuan penelitian ini adalah membuat pengendalian otomatis potensiometer pompa pada sistem pengujian alat ukur curah hujan tipe cawan berjungkit. Fasilitas interrupt dan Pulse Width Modulation (PWM) pada mikrokontroler dimanfaatkan untuk menghitung sinyal elektrik dari transduser cawan berjungkit dan memutar sudut motor servo yang melekat pada potensiometer pompa. Dari hasil pengujian, didapatkan hubungan antara pembukaan sudut potensiometer pompa dan jumlah volume uji dengan nilai R2 sebesar 0,9911 dan nilai residual standar deviasi yang cukup besar, yaitu 258,9 mL atau relatif 58%. Hasil pengujian alat ukur curah hujan tipe cawan berjungkit, yaitu sebesar (18,2 ± 0,6) mL/ pulsa dengan nilai deviasi relatif sekitar 3%. Waktu uji yang tidak stabil dan efek histerisis tekanan pompa kemungkinan besar menyebabkan keberagaman karakteristik dalam pengendalian otomatis sudut putar potensiometer pompa tersebut.
Pemverifikasian Metode Pengukuran Sel Standar Grup Pada Operasional Jala-Jala Terhadap Operasional Baterai pada Tingkat Akurasi Lebih Kecil Daripada 1 Ppm Hadi Sardjono; Muhamad Syahadi; Bambang Suprianto
Instrumentasi Vol 38, No 1 (2014)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v38i1.45

Abstract

Proses diseminasi standar V DC pada sel standar dapat dilakukan pada titik ukur 1,018 V dan 10 V dengan menggunakan metode komparasi. Tingkat akurasi pengukuran sel standar ditentukan oleh tingkat akurasi alat standar yang dipergunakan dan kemampuan sistem pengukuran. Penelitian ini dilakukan untuk memverifikasi metode pengukuran dari grup sel standar ke individual menggunakan metode perbandingan pada saat beroperasi menggunakan daya jala-jala dan daya baterai. Hasil observasi ini dapat memvalidasi verifikasi metode pengukuran sel standar pada kondisi beroperasi daya jala-jala dengan nilai sebesar 1,018 183 09 V + 0,12 µV dan 9,999 763 21 V + 0,75 µV pada nilai En mencapai -0,66 dan 0,27. Kata kunci: verifikasi, metode pengukuran, sel standar, ketelitian
OPTIMIZATION OF KOLONG WATER TREATMENT USING ADVANCED OXIDATION PROCESSES (AOPs) METHODS AND HETEROGENOUS CATALYST IMPREGNATION TO REMOVE METALS IN KOLONG Veny Luvita; Anto Tri Sugiarto; Savitri Savitri
Instrumentasi Vol 40, No 1 (2016)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v40i1.131

Abstract

The mining activities in Bangka Belitung Islands in the several past years resulted in forming lakes called kolong. The water in kolong contained high concentration of iron (Fe) and manganese (Mn). An advanced oxidation processes (AOPs) method using heterogeneous solid catalyst and nickel oxide alumina (NiO/Al2O3) to eliminate Fe and Mn which contain in kolong water has been done. The solid catalyst was prepared using impregnation method and characterized using XRD and FTIR-pyridine method. Based on analysis of metal contaminant using AAS, the concentration of Fe and Mn in water were removed completly after treated with AOPs using Ni/Al2O3catalyst.

Page 2 of 15 | Total Record : 150