cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
didik@live.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arikapal75@gmail.com
Editorial Address
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM), Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
urnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, adalah jurnal ilmiah nasional sebagai media bagi para akademisi untuk mempublikasikan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di bidang teknologi pada khususnya dan bidang lain pada umumnya. Jurnal PASOPATI terdaftar dalam International Standard Serial Number (ISSN) dengan nomor ISSN 2685-886X yang tertuang dalam SK LIPI no. 0005.2685886X/JI.3.1/SK.ISSN/2019.09 - 3 Agustus 2019 (mulai edisi Vol.1, No.3, Agustus-Oktober 2019) Fokus dan Sekup Jurnal meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang berhubungan dengan : 1. Teknik / Teknologi Tepat Guna 2. Pendidikan / Pemberdayaan Masyarakat 3. Pengembangan 4. Manajemen 5. dan bentuk pengabdian masyarakat lainnya yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh Dewan Editor.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2023)" : 10 Documents clear
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN TEKNOLOGI HIDROPONIK UNTUK KETAHANAN PANGAN Widowati Widowati; Jafron W Hidayat; Susilo Hariyanto; Eka Triyana; Rizki C. A. Ariyani; Rara Wardhani; Tiara A Permatasaro
Jurnal Pasopati Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.20580

Abstract

Kelurahan Rowosari merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang yang memiliki potensi pengembangan di bidang pertanian karena mayoritas rumah warga di wilayah tersebut memiliki lahan pekarangan yang cukup luas. Namun hal ini tidak didukung dengan kondisi lahan pertanian yang tidak aktif akibat kekeringan. Berdasarkan permasalahan tersebut, diadakan kegiatan pelatihan teknologi hidroponik untuk ketahanan pangan. Hidroponik merupakan metode budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah. Hidroponik dapat diterapkan pada lahan yang sempit dengan kebutuhan air yang lebih sedikit. Jenis tanaman yang ditanam dengan sistem hidroponik adalah pakcoy, sawi, dan selada. Tanaman ini merupakan tanaman sehat untuk dikonsumsi dan praktis dalam perawatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan teknologi hidroponik kombinasi sistem Deep Flow Technique dan Nutrient Film Technique. Pelatihan ini dilakukan di Kelurahan Rowosari, Semarang. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan tanya jawab, praktek pemilihan benih hidroponik, praktek membuat pupuk, praktek melarutkan nutrisi hidroponik, pembuatan green house dan praktek instalasi hidroponik, cara budidaya hidroponik dan pemeliharaannya. Kegiatan ini dilaksanakan mulai bulan September-November 2022. Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat Rowosari karena masyarakat Rowosari mendapat bekal ketrampilan untuk membudidayakan tanaman secara hidroponik sehingga masyarakat yang semula masih menggunakan pertanian konvensional dapat beralih menjadi pusat pertanian hidroponikKata kunci: Kelurahan Rowosari, Pelatihan Teknologi Hidroponik, Hidroponik, Lahan Sempit, Pertanian Konvensional, Pertanian Hidroponik
PENDAMPINGAN UKM MANDIRI DESA GUNA MENINGKATAN KUALITAS DAN PRODUKSI Apip Apip; Alfita Rakhmayani; An'im Kafabih
Jurnal Pasopati Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.20911

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi lokal di Desa Ngrapah Kecamatan Banyubiru berupa Penguatan produk unggulan desa yang diolah dari sumberdaya lokal sekitar desa. UKM Dapur Roro Mendhut dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Srii sebagai mitra strategis selama ini menghadapi tantangan dalam melakukan produksi hasil lokal warga Desa Ngrapah. Permasalahan belum dapat melakukan produksi secara masal hingga pengelolaan usaha yang belum tertata menjadi salah satu permasalahan utama dari UKM Dapur Roro Mendhut dan KWT Dewi Sri yang selanjutnya menjadi mitra strategis pengabdian ini. Peningkatan tata kelola usaha dilakukan dengan melakukan pendampingan dan pelatihan usaha bagi mitra. Selain itu dalam rangka meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi hasil olahan lokal pengabdian ini menerapkan teknologi tepat guna berupa alat-alat produksi bagi mitra. Capaian dari program pengabdian yang telah dilakukan adalah Mitra UKM dan KWT Dewi Sri  dapat secara mandiri melakukan produksi olahan berupa olahan Frozen food dan mengelola keuangan usaha. Dengan adanya pengabdian ini akan memberikan efek multiplier ekonomi bagi masyarakat sekitar Desa Ngrapah.Kata kunci : Desa Mandiri, Teknologi Tepat Guna, Olahan Lokal, UKM
PENGUATAN DESA WISATA COKRO MELALUI UPAYA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR UKM DAN TATA KELOLA SUNGAI Muhammad Djaeni; A Prasetyaningrum; Ari Wibawa Budi Santosa; Mochtar Hadiwidodo
Jurnal Pasopati Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.20930

Abstract

Penopang utama perekonomian Desa Cokro terletak pada sektor pertanian dan pariwisata. Desa Wisata Cokro yang terletak di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menjadi contoh luar biasa keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat di sini. Desa ini mempunyai potensi sumber daya air yang melimpah. Namun dalam proses pengembangannya, desa wisata ini menghadapi berbagai tantangan, antara lain pengelolaan limbah cair yang dilakukan oleh usaha kecil menengah (UKM) dan pengelolaan sungai yang tidak efektif. Dengan demikian, dilakukanlah perancangan pengolahan limbah lebih lanjut untuk tetap menjaga kualitas limbah cair yang akan dibuang ke sungai. Selain itu, guna memanfaatkan potensi yang ada dilakukan perancangan desain wisata pemancingan dari sungai yang terdapat pada Desa CokroKata kunci : limbah cair, desa wisata, IPAL
PEMBUATAN MEDIA TANAM BERBASIS LIMBAH ORGANIK UNTUK PEMBIBITAN NILAM RAKYAT DI KABUPATEN ACEH BESAR Sufardi Sufardi; Zuraida Zuraida; Syakur Syakur
Jurnal Pasopati Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.20634

Abstract

Pengembangan nilam merupakan salah satu usaha untuk memajukan ekonomi masyarakat Aceh Besar karena 90% produksi nilam dunia diekspor dari Indonesia, dan Aceh merupakan salaha satu daerah pemasok nilam untuk Indonesia. Nilam memiliki masalah serius karena tanaman nilam menghabiskan banyak zat hara dalam tanah. Salah satu upaya untuk perbaikan kualitas tanah dan tanaman nilam adalah dengan mengembangkan pupuk organik melalui pemanfaatan limbah organik setempat untuk dijadikan kompos dan biochar sebagai pembenah tanah dan media pembibitan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan kelompok masyarakat dan petani nilam di Desa Geunteut Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan keterampilan para petani nilam dan masyarakat dalam pembuatan media tanam yang memamfaatkan limbah organik untuk meningkatkan pertumbuhan bibit nilam masyarkat di wilayah tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode tutorial dan praktek langsung di lapangan dengan petani mitra tentang teknik pembuatan kompos, pembuatan biochar, dan teknik pembibitan serta budidaya nilam dengan teknologi sederhana. Kompos dan biochar yang dihasilkan digunakan sebagai bahan campuran untuk pembuatan media tanam organik untuk pembibitan nilam. Kegiatan ini telah menghasilkan produk media tanam organik dengan label produk “bionik”. Hasil evaluasi terhadap kegiatan menunjukkan bahwa mitra pengabdi sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan berkeinginan untuk dapat dilanjutkan pada sekala yang lebih luas sebagai produk yang dapat diperjual-belikan dan juga membuat media tanam untuk tanaman yang mereka budidayakan.Kata kunci: Limbah organik, pengomposan, pyrolysis, media tanam
PEMANFAATAN APLIKASI GEOGEBRA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG INTERAKTIF, MENARIK, DAN MENYENANGKAN BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Suryoto Suryoto; Kartono Kartono; Ratna Herdiana
Jurnal Pasopati Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.20571

Abstract

Matematika adalah ilmu dasar yang mengembangkan ilmu pengetahuan lainnya dan memberikan dampak yang signifikan pada perkembangan perabadan manusia. Terlepas dari seberapa pentingnya matematika, label sulit dan abstraknya matematika menjadikan sebagian besar siswa tidak menyukai mata pelajaran ini. Media pembelajaran yang konvensional dan tidak menarik menjadikan siswa semakin frustasi, cemas, dan jenuh dalam mempelajari matematika. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru atau pengajar matematika agar dapat menyampaikan materi semenarik mungkin bagi para siswanya. Memasuki era normal baru setelah pandemi Covid-19, persoalan mendasar yang dialami sebagain besar siswa adalah masih belum move on dari pembelajaran daring, yang cenderung kurang menarik dan tidak interaktif, karena komunikasi dua arah belum terlaksana sepenuhnya. Selain itu media pembelajaran yang mendukung pemahaman materi, terutama mata pelajaran matematika perlu diberikan, mengingat semakin mendesaknya kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, pemanfaatan media pembelajaran yang membantu guru dan siswa dalam pembelajaran matematika agar proses pembelajaran berjalan interaktif, menarik, dan menyenangkan sangat diperlukan. Media yang diperkenalkan kepada siswa dalam membantu memahami materi adalah aplikasi GeoGebra. Pengenalan aplikasi GeoGebra ini bertujuan untuk memberikan visualisasi dan ilustrasi pada materi ajar matematika. Metode yang diterapkan adalah pelatihan dalam mengeksplorasikan beberapa fasilatas dalam GeoGebra dan praktek langsung di depan komputer atau laptop. Hasil yang diperoleh wawasan pengetahuan dalam memahami materi matematika dengan menggunakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi.Kata kunci: matematika, normal baru, aplikasi Geogebra
INOVASI PUPUK KOMPOS ORGANIK DAN PUPUK ORGANIK CAIR DALAM MENDUKUNG BUDIDAYA PADI ORGANIK ROJOLELE BERKELANJUTAN DI DESA GEMPOL KECAMATAN KARANGANOM KABUPATEN KLATEN Sunarno Sunarno; Triyono Triyono; Kurniawan Teguh Martono
Jurnal Pasopati Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.20923

Abstract

Petani padi rojolele di Desa Gempol memiliki tradisi budidaya pertanian organik sebagai mata pencaharian utama. Desa Gempol memiliki potensi lahan pertanian luas, sistem irigasi yang baik, dan sumberdaya genetik varietas tanaman padi beragam. Berbagai potensi tersebut belum diiringi oleh kemandirian dalam hal produksi pupuk, terbukti produksi pupuk masih rendah, terbatas dan belum diketahui standar kualitasnya. Kondisi tersebut menyebabkan petani kesulitan dalam menekan biaya budidaya, praktik pertanian organik belum efisien dan efektif. Berdasarkan kondisi tersebut diperlukan kegiatan pengabdian dengan tujuan meningkatkan produktivitas, kualitas, dan pelestarian plasma nutfah padi rojolele, yaitu melalui inovasi pupuk ramah lingkungan. Inovasi pupuk kampos yaitu berupa kompos padat dan cair menjadi solusi tepat berdasarkan potensi sumberdaya hayati yang terdapat di lokasi sehingga dapat mendukung pertanian organik berkelanjutan. Kegiatan pengabdian yang dilakukan meliputi pelatihan dan pendampingan proses produksi, analisis kandungan  unsur hara makro, dan pendampingan penggunaan pupuk kompos dan organik cair kepada kelompok tani. Hasil dari kegiatan ini adalah pengetahuan kelompok tani Desa Gempol tentang proses produksi dan penggunaan pupuk semakin meningkat, pupuk yang dihasilkan oleh petani dapat mengurangi ketergantungan pembelian pupuk organik kepada pihak lain, mengurangi pencemaran limbah hasil dari sektor peternakan, dan meningkatnya kesadaran produksi pupuk ramah lingkungan yang mendukung budidaya padi rojolele organik yang berkelanjutanKata Kunci : Pupuk kompos padat, pertanian organik, padi rojolele, petani, unsur hara
PROGRAM PENERAPAN ENTOMOLOGICAL SURVEILANCE PLANNING TOOLS (ESPT) UNTUK PENGENDALIAN MALARIA DI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2023 Mursid Raharjo; Oni Setiani; Sulistiyani Sulistiyani; Yusniar Hanani Darundiati; Nurjazuli Nurzazuli; Intan Sekar Arumdani
Jurnal Pasopati Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.20510

Abstract

Malaria masih menjadi permasalahan kesehatan di Kabupaten Purworejo. Kasus malaria di Kabupaten Purworejo sudah mengalami penurunan sejak tahun 2018-2020, hingga menyisakan waktu 3 bulan untuk memperoleh sertifikat eliminasi malaria. Secara berturut turut kasus malaria adalah 58 kasus (2018), 25 kasus (2019), 5 kasus (2020). Bangkitan kasus malaria terjadi sejak tahun 2020 hingga tahun 2023, sebesar 535 kasus (2021)544 kasus (2022). Program pengendalian malaria di Kabupaten Purworejo, terutama dalam pengendalian dengan mengamati 2 kali siklus Anopheles, setiap terjadi kasus. Juru Malaria Desa (JMD), merupakan salah satu komponen pendukung dalam menekan bangkitan kasus malaria.Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan bagi Juru malaria Desa (JMD) dan komponen Masyarakat lain dalam penerapan Entomological Surveilance Plaaning Tools (ESPT). Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa ceramah, diskusi tanya-jawab, dan pengukuran peningkatan pengetahuan tentang ESPT.  Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peserta sangat aktif dan antusias dalam mengikuti penyuluhan. Kegiatan juga memberikan umpan balik kepada peningkatan pengetahuan mahasiswa. Hasil pengukuran kegiatan pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 54% (39% menjadi 93%) pada 8 komponen. Peningkatan pengetahuan ini disebabkan komponen ESPT sebagian besar sudah menjadi kegiatan JMD. Dari kegiatan pemberdayaan ini dapat disimpulkan bahwa peserta telah mengalami peningkatan pengetahuan tentang Entomological Surveilance Planning Tools (ESPT), yang bermanfaat dalam operasional pengendalian malaria di Kabupaten PurworejoKata kunci : ESPT, JMD, Malaria, Purworejo
EDUKASI REDUCE, REUSE, RECYCLE DI SD ISLAM AL AZHAR 14 KOTA SEMARANG Nurandani Hardyanti; Budi Prasetyo Samadikun; Sri Sumiyati; Angga Tri Saputra; Hafidzoh Zulhizah; Rian Aprianto
Jurnal Pasopati Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.19618

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah lingkungan hidup yang hingga kini masih belum teratasi dengan baik. Kemampuan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia dalam mengelola sampah masih terbilang rendah. Pengelolaan sampah yang ideal di Indonesia yaitu prinsip 3R “Reduce Reuse Recycle”. Kondisi saat ini rata-rata masyarakat belum menyadari pentingnya melakukan gerakan 3R. Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi ke semua lapisan masyarakat termasuk edukasi kepada siswa sekolah dasar. Tujuan dari pengabdian masyarakat bagi warga sekolah SD Islam Al Azhar 14 Kota Semarang untuk memberikan pengetahuan tentang pengelolaan sampah yang dihasilkan di lingkungan sekolah, untuk membantu mereduksi dan memilah sampah yang dihasilkan langsung dari sumbernya dan mempunyai kesadaran untuk menerapkan prinsip 3R tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Manfaat kegiatan ini diharapkan bisa menjadi sarana edukasi dan kreativitas dari peserta didik di SD Islam Al Azhar 14 Kota Semarang. Metode pengabdian yang dilakukan terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap monitoring. Dari hasil kegiatan, program edukasi yang dilakukan dapat dilaksanakan dengan baik dalam mengetahui pengelolaan sampah yang dihasilkan di lingkungan sekolah dan warga sekolah sangat antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan serta mulai menerapkan prinsip 3R di lingkungan sekolah.Kata kunci : 3R, sampah, pemilahan sampah, pengabdian, edukasi
PENINGKATAN PENGETAHUAN TERKAIT ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER PADA ANAK DENGAN METODE WEBINAR Faiqotul Maghfiroh Izzani; Ivan Mahadika Wibowo; Rachma Yuniar Maulidiani
Jurnal Pasopati Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.15047

Abstract

Anak-anak membutuhkan pengertian dan perhatian yang cukup dari orang tua. Kesalahpahaman dan kurangnya informasi yang dimiliki oleh orangtua dapat berdampak bagi perkembangan sang anak sehingga pemahaman orang tua terhadap kondisi-kondisi khusus anak sangat dibutuhkan. Salah satu kondisi yang terdapat dalam anak-anak merupakan ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Menurut Wirrawani pada tahun 2007 di Indonesia terdapat 2%-4% anak yang mengalami gangguan ADHD di sekolah, sedangkan pada tahun 2013 Nurhidayati mengungkapkan bahwa terdapat 300 anak dari 1000 anak yang mengalami ADHD. Melalui data tersebut terlihat ada peningkatan jumlah anak yang mengalami ADHD sehingga pengetahuan dan kemampuan orang tua maupun guru untuk memahami ADHD harus ditingkatkan. Psikoedukasi ADHD dapat digunakan menjadi salah satu langkah promotif dalam memperluas wawasan orang tua dan pendidik. Program webinar yang dilakukan melalui zoom meeting membawa dampak yang efektif terhadap masyarakat karena terdapat peningkatan pengetahuan pada masyarakat—hal ini terbukti dengan peningkatan hasil tes pada peserta sebesar 15,5% yang menunjukkan peningkatanpengetahuan pada peserta. Rangkaian program webinar ini dapat memberi pengetahuan barumengenai ADHD secara umum, penyebab, dampak, dan treatment yang tepat terhadap anak yang mengalami ADHD sehingga output yang dihasilkan merupakan pemahaman yang komprehensif pada pendidik anak–yakni orang tua dan guru. Kata kunci : Psikoedukasi, webinar, ADHD, hiperaktivitas, anak-anak
PELATIHAN PEMBUATAN CAIRAN DESINFEKTAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DI JEMAAT HOREB KUANHEUM Hartini Realista Lydia Solle; Merpiseldin Nitsae; Sonya Titin Marlina Nge; Arnold Christian Hendrik; Mellissa Erlyn Stephanie Ledo; Henderina Mowata; Joenrith Agrid
Jurnal Pasopati Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.20652

Abstract

Penyebaran virus Covid-19 semakin meluas sehingga saat ini dinyatakan sebagai Pandemi dunia. Jumlah penderita mengalami peningkatan disebabkan karena kurangnya kesadaran masyarakat mengenai perilaku hidup sehat. Salah satu upaya untuk mencegah penularan dan penyebaran virus ini adalah menjaga jarak dengan orang lain, menjaga daya tahan tubuh, menjaga kebersihan lingkungan dan pemberian desinfektan. Kegiatan ini menggunakan metode Pendidikan masyarakat berupa sosialisasi dan praktek kepada jemaat. Pelaksanaan kegiatan berjalan antusias dan aktif, dihadiri oleh 29 orang perwakilan jemaat dari 10 kelompok. Pembuatan cairan desinfektan menggunakan bahan-bahan Rumah tangga yang mudah ditemukan karena harga yang murah dan mudah diperoleh. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan terlihat bahwa dari 21 responden (orang) yang memberikan respon balik kegiatan untuk pemahaman pembuatan cairan desinfektan sebelum diberikan materi pelatihan (P1) berada pada kategori cukup (28.6%) dan sangat baik (61.9%).Kata kunci : Desinfektan, virus,sosialisasi, Jemaat, Horeb

Page 1 of 1 | Total Record : 10