AGRISCIENCE
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Agribusiness, Agriculture Economics, Social Science, Rural Development, Rural Sociology, Risk Management, Agriculture Extension, Financial Management, Marketing Management, Human Resource Management, Corporate Governance, Strategic Management, Entrepreneurship
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1: Juli 2022"
:
15 Documents
clear
Strategi Pengembangan Industri Keripik Tempe di Dusun Kedungprawan Desa Gendingan Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi
Rofiah Nur Aini Arrohmah;
Mokh. Rum
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15451
Dusun Kedungprawan menjadi salah satu daerah penghasil keripik tempe di Kabupaten Ngawi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor internal dan eksternal, serta merumuskan alternatif strategi pengembangan industri keripik tempe di Dusun Kedungprawan. Responden penelitian ini yaitu sepuluh pemilik usaha keripik tempe dan dua informan kunci. Metode yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari matriks IFE dan EFE untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal, matriks IE, SWOT, dan QSPM. Berdasarkan matriks SWOT, industri keripik tempe berada di kuadran I pada strategi SO. Hasil penelitian menunjukkan urutan prioritas strategi yang dapat diterapkan pada industri keripik tempe Dusun Kedungprawan. Strategi penetrasi pasar memiliki nilai TAS tertinggi sebesar 6.92, strategi pengembangan produk memiliki nilai TAS kedua sebesar 6.74, dan strategi pengembangan pasar memiliki nilai TAS ketiga dengan nilai sebesar 6.28.
Struktur, Perilaku, dan Kinerja Pasar (SCP) dan Analisis Swot Pada Batik Tulis Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan
Ashari Ashari;
Novi DB Tamami
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15423
Batik Tanjung bumi merupakan salah satu contoh dari batik Madura yang berasal dari kabupaten bangkalan. Terdapat 1746 pengrajin batik tulis di kecamatan Tanjungbumi yang tercatat dan 14 Home industry batik di desa paseseh sebagai sentra batik. Tujuan pada penelitian ini: (1) menganalisis struktur pasar batik tulis Tanjungbumi, (2) menganalisis perilaku pasar batik tulis Tanjungbumi, (3) menganalisis kinerja pasar batik tulis Tanjungbumi (4) merumuskan strategi pemasaran batik tulis Tanjungbumi. Teknik analisis yang digunakan adalah pendekatan SCP dan SWOT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan metode kuantitatif. Hasil penelitian: 1) struktur pasar mengarah kepada pasar persaingan oligopoli. 2) Strategi promosi yang dilakukan oleh industry batik tulis terdapat 3 macam, yaitu diijual secara langsung di butik/di rumah, pameran, dan media sosial. 3) Kinerja pasar dilihat dari tingkat keuntungan berada pada rendah. 4) Bedasarkan analisis SWOT berada pada kuadran 1 pemasaran dapat menerepakan strategi SO
Preferensi Konsumen terhadap Pembelian Pempek Kering Cakalang HJ. Soraya
Atika Febrianti;
Aminah Happy Moninthofa Ariyani
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15259
Pempek dapat diproses menjadi pempek kering untuk memperpanjang umur simpan, mengurangi kadar air dalam pempek, dan mengurangi aktivitas enzim dan mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden pempek kering cakalang Hj. Soraya dan menganalisis preferensi konsumen berdasarkan atribut pempek kering cakalang Hj. Soraya yang diinginkan konsumen. Sampel diambil menggunakan accidental sampling sebanyak 96 responden. Analisis deskriptif kualitatif dan analisis konjoin digunakan sebagai metode analisis data. Hasil penelitian menunjukkan, konsumen pempek kering Hj. Soraya rata-rata perempuan berusia 21-30 tahun, pendidikan terakhir SMA, berprofesi pelajar/mahasiswa, dan memiliki pendapatan kurang dari Rp. 1.000.000. Atribut yang menjadi preferensi konsumen pempek kering adalah atribut berat besar 500 gr, harga Rp. 17.000, bentuk pipih, tempat pembelian di Supermarket, dan tekstur kering-renyah. Harga, tekstur, bentuk, berat, dan tempat pembelian adalah atribut yang dipertimbangkan secara berurutan.
Peran Kelompok Tani dalam Adopsi Benih Jagung Varietas Hibrida Madura-3 di Desa Duko Tambin Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan
Siti Nur Hayati;
Elys Fauziyah;
Mokh. Rum
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15490
Tujuan penelitian yaitu: (1) Mendeskripsikan faktor internal dan faktor eksternal petani yang mengadopsi teknologi benih jagung hibrida varietas Madura-3; (2) Mengetahui peran kelompok tani dalam adopsi jagung hibrida Madura-3. Lokasi dipilih secara purposive, menggunakan data primer. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, pengisian kuesioner dan wawancara kepada 14 petani menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Deskripsi mengenai faktor internal yang berada di seputar petani jagung yang mengadopsi Varietas Jagung Madura-3 adalah sebagian besar dari mereka berada dalam kelompok umur produktif, dengan tingkat pendidikan formal didominasi oleh pendidikan SD, dengan pengalaman usahatani jagung yang cukup lama, serta rata-rata kepemilikan lahannya sempit. Sedangkan faktor eksternal yang berada di sekitar petani jagung yang mengadopsi varietas Jagung Madura 3 yaitu ketersediaan informasi teknologi melalui sosialisasi dan demplot/demfarm, adanya dukungan penyuluh dan kelompok tani, tinggi rendahnya hama dan penyakit pada tanaman, serta ketersediaan benih. Peran kelompok tani di Desa Duko Tambin dinilai positif oleh petani yang mengadospi jagung varietas Madura 3. Menurut mereka kelompok tani berperan dalam menfasilitasi Kelas belajar, Unit produksi, dan wadah kerjasama.
Penerapan Bussines Model Canvas pada UKM Budi Bawang Merah di Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro
Ahmad Shohibul Hikam;
Taufik R D A Nugroho
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15020
UKM Budi Bawang Merah merupakan usaha yang bergerak di bidang pemasaran bawang merah yang berlokasi di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mengidentifikasi model bisnis UKM Budi Bawang Merah dengan menggunakan Business Model Canvas, (2) Menciptakan usulan Business Model Canvas yang baru untuk menghadapi persaingan bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UKM Budi Bawang Merah berada dikuadran I artinya mempunyai posisi yang sangat menguntungkan atau mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif dan usulan model bisnis baru dengan sembilan strategi baru seperti membuka segmen baru pada customer segments, menambah varian dan mendaftar legalitas usaha pada value proposition, penggunaan digital platform pada channels, melakukan promosi pada customer relationships, penjualan daun bawang kering pada revenue stream, penambahan mesin produksi dan peningkatan SDM pada key resources, melakukan pemasaran online pada key activities, memperluas jaringan kemitraan pada key partnerships, adanya biaya tambahan untuk pembuatan dan pengelolaan media sosial pada cost structure.
Faktor-faktor yang mempengaruhi Penerimaan Nelayan di Desa Kalirejo Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan
Paradigma Muhammad;
Elys Fauziyah
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15348
This study aims to describe and analyze the factors that influence the income of fishermen in Kalirejo Village, Kraton District, Pasuruan Regency. This study uses multiple linear regression analysis with 42 fishermen as respondents. The results of the study show that together the independent variables (age, working hours once at sea, experience, capital, and dummy tools used) have a significant effect on the dependent variable, namely income. Partially or individually, all independent variables (age, working hours once fishing, experience, capital, and dummy tools used) have a significant effect on the income variable.
Pengaruh Word of Mouth dan Promosi Online terhadap Minat Beli Masyarakat pada Usaha Makanan Online Nasi Madura Pantry’s Kota Pasuruan
Hanifah Febryanti;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15240
Perkembangan era digital menjadi peluang dan tantangan bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Bagi pelaku usaha yang tidak dapat memanfaatkan peluang tersebut maka akan sulit untuk bersaing dalam memasarkan produknya dibandingkan pelaku usaha yang melakukan pemasaran memanfaatkan teknologi atau online. Usaha Nasi Madura Pantry’s yang terletak di Kota Pasuruan ini adalah usaha makanan yang melakukan pemasaran melalui word of mouth serta pemasaran melalui media online di aplikasi instagram. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui adanya pengaruh word of mouth dan promosi online terhadap minat beli masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode yang digunakan yakni analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini yakni pada variabel word of mouth tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli masyarakat, sedangkan pada variabel promosi online berpengaruh signifikan terhadap minat beli masyarakat. Dari kedua variabel tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat beli masyarakat, yakni dengan meningkatkan indikator pada masing-masing variabel (word of mouth dan promosi online) yang mempunyai hasil responden tidak setuju terbanyak, seperti melakukan promosi usaha pada marketplace grabfood dan gofood secara berkala, mengenalkan produk kepada masyarakat luas.
Kontribusi Usahatani Cabe Jamu terhadap Pendapatan Keluarga Petani di Desa Pakandangan Sangra Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep
Ravita Nila Aswar;
Ihsannudin Ihsannudin;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15149
Usahatani cabe jamu umumnya dijadikan sumber pendapatan utama petani di Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis profitabilitas usahatani cabe jamu, perbedaan pendapatan antara usahatani cabe jamu dengan pendapatan di luar usahatani cabe jamu, serta besarnya nilai kontribusi pendapatan usahatani cabe jamu terhadap total pendapatan rumah keluarga petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 35 responden petani cabe jamu diambil untuk dijadikan sampel, teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Analisis deskriptif untuk menganalisis data karakteristik responden dan analisis usahatani untuk menghitung pendapatan usahatani cabe jamu. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji one sample t-test dan paired sample t-test. Hasil penelitian terlihat bahwa profitabilitas usahatani cabe jamu sebesar 82,15%. Terdapat perbedaan antara rata-rata pendapatan usahatani cabe jamu dengan rata-rata pendapatan di luar usahatani cabe jamu. Kontribusi pendapatan usahatani cabe jamu terhadap total pendapatan rumah tangga petani sebesar 60,08%. Hal ini terlihat bahwa usahatani cabe jamu berkontribusi tinggi terhadap pendapatan rumah tangga petani. Maka saran yang dapat diberikan adalah petani perlu memaksimalkan lahan untuk ditanami pohon cabe jamu agar pendapatan yang diperoleh meningkat. Selain itu perlu adanya pendampingan teknis dari penyuluh pertanian kepada petani cabe jamu agar petani dapat mengembangkan usahatani cabe jamu dengan optimal.
Faktor-faktor yang mempengaruhi Keputusan Petambak Garam menggunakan Teknologi Geomembran di Desa Pinggir Papas
Riyalistin Ufi Herlina;
Mokh. Rum
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15358
Garam salah satu bahan pokok yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari serta juga digunakan dalam bahan baku industri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berpengaruh keputusan petambak garam dalam penggunaan geomembran. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan primer. Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi logistik. Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa terdapat 3 variabel yang dapat mempengaruhi keputusan petambak garam yaitu umur, Pendidikan, dan pendapatan . Variabel umur (0,37) , pendidikan (0,16), pendapatan (0,23) memiliki nili sig 0,05 maka dapat diartikan bahwa variabel tersebut dapat berpengaruh penting atas keputusan petambak garam dalam memilih teknologi geomembran. Untuk variabel luas lahan, jumlah tanggungan keluarga, pengalaman usahatani, partisipasi dalam kelompok tani tidak berpengaruh penting dalam keputusan petani dikarenakan pada setiap variabel tersebut memiliki nilai sig 0,05 .
Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha Jamur Tiram Putih dengan Pemanfaatan Air Cucian Beras
Liza Puspita Sari
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.13835
Jamur tiram merupakan jamur pangan yang saat ini relatif dibudidayakan serta dikenal sebagai jamur yang paling mudah untuk dibudidayakan. Pemeliharaan jamur tiram putih saat ini sangat menjanjikan karena memiliki nilai ekonomi yang mahal, serta merupakan salah satu makanan pilihan yang enak dan bergizi tinggi, belum banyaknya petani yang melakukan pemeliharaan jamur tiram putih, desakan akan pasar terhadap jamur tiram putih yang melonjak, peralatan yang diperlukan dapat diperoleh dengan gampang serta memiliki harga relatif murah. Kandungan lain yang dipunyai jamur tiram putih yakni sebagai antibacterial serta anti-tumor sehingga jamur tiram juga banyak dimanfaatkan untuk mengobati berbagai macam penyakit mulai dari diabetes, lever, dan lainnya. Pengaplikasian air cucian beras terhadap tanaman jamur tiram dapat menunjang peningkatkan pertambahan akan perkembangan dari jamur tiram dan hasil jamur tiram. Air cucian beras memperoleh penambahan kuantitas tubuh buah, berat basah, diameter tudung serta tinggi cabang jamur tiram putih yang lebih tinggi dan segar. Menurut Puspitarini (2011), air cucian beras memiliki khasiat nutrisi diantaranya karbohidrat berupa pati sejumlah 89%-90%, protein glutein, selulosa, hemiselulosa, gula serta vitamin B yang banyak terdapat pada pericarpus serta aleuron yang dapat menipis.