cover
Contact Name
Ridwan Arifin
Contact Email
ridwanarifin.mail@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
psr.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jalan Sultan Agung No 131 Candi Baru Semarang. Nomor Telepon: 024 8411680-90
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Police Studies Review
ISSN : 27224589     EISSN : 27224597     DOI : -
Core Subject : Social,
Police Studies Review is a double blind peer-reviewed journal published by Indonesian National Police Academy (Akademi Kepolisian Republik Indonesia).
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review" : 13 Documents clear
PELAKSANAAN POLMAS OLEH SATUAN BINMAS DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI WILAYAH POLRES KUNINGAN Paramaswara, Rama
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang terjadi di wilayah Polres Kuningan menjadi tindak pidana dengan angka yang tinggi 3 tahun terakhir, dan angka penyelesaian tindak pidana cenderung fluktuatif. Adanya upaya preventif yang dilakukan oleh Kapolres Kuningan untuk mencegah tindak pidana KDRT melalui Polmas melalui Patroli dialogis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pelaksanaan Polmas yang dilakukan Satan Binmas Polres Kuningan dalam mencegah tindak pidana KDRT. Selain itu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Polmas yang dilakukan Satuan Binmas terhadap pencegahan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori manajemen, dan teori kompetensi. Konsep yang dipakai adalah konsep Polmas, konsep pencegahan, konsep KDRT, konsep Kerjasama, dan Konsep patrol dialogis yang digunakan untuk mengkaji pelakssanaan Polmas oleh Satuan Binmas Polres dalam mencegah tindak pidana KDRT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data meliputi sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Adapun analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pelaksanaan Polmas oleh Satuan Binmas Polres Kuningan belum berjalan dengan baik. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu faktor yang mendukung dan juga faktor penghambat pelaksanaan Polmas untuk mencegah tindak pidana KDRT yang dilakukan oleh Satuan Binmas Polres Kuningan. Saran yang diberikan adalah agar memberdayakan anggota diluar Satuan Binmas sebagai petugas Polmas. Dalam penyusunan Materi atau pesan Kamtibmas mengenai KDRT melibatkan ahli dibidangnya. Memberikan pemahaman berupa self-empowering kepada perempuan di wilayah Kabupaten Kuningan. . Crimes in domestic violence that occurred in the Kuningan police area became a crime with a high number in the last 3 years, and the number of resolutions of criminal acts tends to fluctuate. There is a preventive effort undertaken by the Kuningan Police Chief to prevent domestic violence through Polmas through dialogical patrols. The purpose of this study is to identify the implementation of Community Policing conducted by Satan Binmas Kuningan Police in preventing domestic violence. In addition, it also identifies the factors that influence the implementation of Community Policing conducted by the Binmas Unit towards the prevention of criminal acts against domestic violence. Theories used in this research are management theory, and competency theory. The concept used is the concept of community policing, the concept of prevention, the concept of domestic violence, the concept of cooperation, and the concept of dialogical patrol which is used to study the implementation of community policing by the Community Policing Binmas Unit in preventing domestic violence. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data sources include primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques used were interviews, observation, and study of documents. The data analysis used includes data reduction, data display and conclusion drawing. Based on the results of the study concluded that the implementation of Community Policing by the Kuningan Police Binmas Unit has not been going well. There are several factors that influence, namely the factors that support and also inhibiting the implementation of Community Policing to prevent domestic violence committed by the Kuningan Police Binmas Unit. The advice given is to empower members outside the Community Binmas Unit as community police officers. In compiling Kamtibmas material or messages regarding domestic violence involving experts in their fields. Providing understanding in the form of self-empowering to women in Kuningan Regency.
Upaya Unit Dikyasa Dalam Mencegah Perilaku Tidak Disiplin Berlalu Lintas Pelajar Kadek Ayu Vicka Permata Citradiwi
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Majalengka didominasi oleh pelajar. Dilakukannya penelitian dengan tujuan untuk menemukan dan menganalisis penyebab perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar, kendala yang dialami Unit Dikyasa dalam mencegah perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar melalui program Police Goes To School dan upaya Unit Dikyasa dalam mencegah perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar melalui program Police Goes To School. Penelitian ini menggunakan Theory Of Reasoned Action, Teori Komunikasi dan Teori Manajemen, sedangkan konsep yang digunakan antara lain Konsep Upaya, Konsep Mencegah, Konsep Disiplin Berlalu Lintas, Konsep Pelajar, Konsep Unit Dikyasa dan Konsep Police Goes To School. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian field research. Fokus peneitian terhadap upaya Unit Dikyasa melalui Program Police Goes To School. Teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan,wawancara,dan studi dokumen. Lokasi penelitian di wilayah hukum Polres Majalengka. Validitas data menggunakan triangulasi waktu, teknik dan sumber. Teknik Analisis Data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pelajar melakukan perilaku tidak disiplin karena adanya niat dan norma subjektif karena kurang pengetahuan dari pelajar. Personil Unit Dikyasa belum seluruhnya mengikuti dikjur dikmas, penyampaian pesan yang monoton dan tidak ada pengawasan setelah pelaksanaaan Police Goes To School menjadi kendala.Upaya yang dilakukan oleh Unit Dikyasa adalah melakukan pembinaan PKS,Saka Bhayangkara, PBB, Senam Lantas dan sosialisasi peraturan lalu lintas. Simpulan dari penelitian ini yaitu perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar disebabkan oleh niat mendapatkan keuntungan, norma subjektif dan kurang pengetahuan yang dimiliki, kendala yang dialami dari personil, kurang variasi penyampaian pesan, dan kurang pengawasan terhadap sasaran. Saran dari penulis antara lain (1) perlu dilakukan pengaturan lalu lintas sekitar sekolah, (2) perlu penegakkan aturan oleh pihak sekolah, (3) perlunya mengajukan anggota untuk melaksanakan Dikjur dan (4) perlunya penyisipan materi menggunakan video dan brosur.
Peran Dikmas Lantas melalui Media Sosial dalam Upaya Mencegah Pelanggaran Lalu Lintas Ananda, Mesya
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Cirebon merupakan salah satu wilayah yang mengalami peningkatan pelanggaran lalu lintas di Indonesia. Hal yang dibutuhkan untuk mengatasi pelanggaran lalu lintas adalah dengan melakukan upaya preemtif yakni pemberian pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Dikmas Lantas yang dilaksanakan melalui media sosial mengatasi problematika yang ada pada program Dikmas Lantas pada umumnya yakni terkait terbatasnya jangkauan sasaran, anggaran, waktu, dan tempat yang ada. Hal ini juga sejalan dengan poin ke 4 (empat) dalam Program Prioritas Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si yaitu pemantapan manajemen media. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan mekanisme, menganalisis peran dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi dikmas lantas melalui media sosial dalam upaya mencegah pelanggaran lalu lintas oleh Satlantas Polresta Cirebon. Teori adalah Teori Komunikasi, Teori Manajemen, dan Teori Peran. Sementara konsep yang digunakan adalah Konsep Pelanggaran Lalu Lintas, Konsep Dikmas Lantas, dan Konsep Media Sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yakni field research. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi serta studi dokumen yang dianalisis dengan reduksi data, sajian data serta penarikan kesimpulan. Teknik validitas data yang digunakan adalah Triangulasi Data. Lokasi penelitian dilakukan di Polresta Cirebon. Simpulan dari penelitian adalah peran dikmas lantas melalui media sosial telah dilaksanakan dengan baik namun masih terdapat kendala dan kekurangan dalam perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi yakni money (uang), method (metode), machine (mesin) sebagai faktor pendukung serta man (manusia), materials (materi), dan market (pasar) sebagai faktor penghambat. Saran yang diberikan adalah melengkapi administrasi, mengadakan pendidikan juga pelatihan pengembangan untuk personel, ekspansi platform Dikmas Lantas melalui media sosial, melakukan pengecekan pemahaman masyarakat, serta meningkatan sosialiasi. Kata kunci: Dikmas Lantas, media sosial, pelanggaran lalu lintas
PERAN SATUAN NARKOBA DALAM MELAKSANAKAN BIMBINGAN PENYULUHAN GUNA MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI POLRES CIMAHI Arbianto, Alkuba Ariftu
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ikut mempengaruhi kondisi masalah sosial salah satunya penyalahgunaan narkoba. Kasus narkoba khususnya di Polres Cimahi mengalami kenaikan. Satuan Narkoba adalah satuan khusus di tingkat Polres yang memiliki peran untuk melakukan pencegahan melalui bimbingan penyuluhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran Satuan Narkoba dalam mencegah penyalahgunaan narkoba melalui bimbingan penyuluhan di Polres Cimahi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi lapangan. Fokus penelitian pada pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui bimluh di Polres Cimahi. Sumber yang digunakan adalah sumber primer didapat dari wawancara, sumber sekunder didapat dari studi dokumen, dan observasi dilakukan berkaitan dengan jenis penelitian. Teknik triangulasi digunakan dalam menguji kevalidan data. Analisis data dengan mereduksi data dan disajikan data yang relevan, sehingga dapat ditentukan simpulannya. Hasil temuan yang diperoleh adalah jumlah personel Satuan Narkoba pengemban fungsi bimluh hanya empat orang. Personel belum menguasai ilmu komunikasi karena tidak pernah mengikuti pendidikan kejuruan. Diperlukan pengorganisasian personel dengan tertib dan diskusi antar anggota untuk meningkatkan literasi yang dimiliki. Intensitas pelaksanaan tugas Satuan Narkoba pasif karena tidak adanya anggaran. Satuan Narkoba belum berperan karena sarana prasarana yang tidak lengkap seperti alat komunikasi, transportasi, dan alat instruksi pemberian bimluh. Melakukan kegiatan bersama dan melengkapi sarana prasarana untuk pelaksanaan tugas. Metode pemberian bimluh yang belum tepat sasaran karena lebih banyak menunggu undangan dalam memberikan bimluh. Belum adanya kerja sama secara tertulis dengan instansi lain sehingga kegiatan dan tujuan kerja sama yang dilakukan tidak jelas. Kerja sama harus dilakukan secara tertulis di berbagai bidang.
PERAN BHABINKAMTIBMAS DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI WILAYAH HUKUM POLSEK CIANJUR KOTA Alfian Syahputra, Ridho
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi masyarakat saat ini sangat bergantung dengan kebutuhan sehari-hari terutama kebutuhan perekonomian yang terus berjalan sehingga muncul tindak pidana pencurian yang di manfaatkan sebagai pemenuh kebutuhan teruama pencurian kendaraan bermotor. Curanmor atau pencurian kendaraan bermotor sering terjadi dan banyak terjadi hampir di seluruh lapisan masyarakat maka dalam mencegah hal tersebut satuan binmas melalui bhabinkamtibmas akan memberikan pembinaan dan penyulluhan kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya curanmor. Bhabinkamtibmas memiliki peran untuk melakukan pencegahan melalui bimbingan penyuluhan. Namun, dalam satu tahun terakhir terjadi penurunan kasus tersebut namun kasus curanmor adalah kasus tertinggi di antara kasus yang lain dan di setiap tahun merupakan kasus yang paling tinggi di antara kasus yang lain di Polsek Cianjur kota. Dari uraian di atas, penulis tertarik untuk meneliti peran Bhabinkamtibmas dari beberapa rumusan masalah yaitu kemampuan personel Bhabinkamtibmas, pelaksanaan bimbingan penyuluhan, metode yang digunakan Bhabinkamtibmas dan sarana prasarana. Kepustakaan konseptual berisi dua hasil penelitian yang relevan dengan penelitian ini. Teori yang penulis gunakan dalam penelitian ini didasarkan pada teori manajemen, teori aktivitas rutin, konsep Bhabinkamtibmas, konsep Tindak pidana pencurian , dan konsep Tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Pendekatan yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian adalah studi lapangan. Fokus penelitian pada peran bimbingan penyuluhan Bhabinkamtibmas di Polsek Cianjur kota. Sumber yang digunakan adalah sumber primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Penulis menggunakan teknik triangulasi dalam menentukan kevalidan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, sajian data, dan simpulan. Hasil temuan yang diperoleh oleh penulis selama penelitian adalah personel Bhabinkamtibmas belum semua yang pernah mengikuti dikjur. Anggaran untuk melaksanakan tugas sesuai dengan peran Bhabinkamtibmas tidak ada, sarana dan prasarana yang masih kurang memadai sehingga metode yang digunakan untuk melaksanakan bimbingan penyuluhan tidak maksimal karena masih kurang fasilitas pendukung yang sangat terbatas. Saran penulis adalah menjalin kerjasama dengan masyarakat melalui kepala desa dalam memelihara keamanan dan ketertiban dan Mengadakan kegiatan pelatihan untuk anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cianjur Kota agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta memiliki dasar dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari.
IMPLEMENTASI PATROLI PARADIGMA BARU GUNA MENCEGAH TINDAK PIDANA CURAT DI CIAMIS Damanik, Yehezkiel Surya Ningrat
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In 2019, based on data obtained from the Ciamis District Police Criminal Unit, the highest crime was theft by weighting with 69 cases. This is certainly very worrying for the people in Ciamis Regency for their safety. This is of course the responsibility of the police, bearing in mind the duties and main functions of the police, namely maintaining security and public order as stipulated in Law No.2 of 2002 concerning the Indonesian National Police. Therefore, the Ciamis Regional Police took a preventive measure in the form of police patrol which was carried out by the Sabhara technical functions. The research, which is located in Ciamis Regency, West Java, aims to describe the implementation of patrols carried out by patrol units in Sabhara Ciamis Police Unit, describe the supporting and inhibiting factors of patrol implementation, and then describe the appropriate patrol method to prevent criminal acts of deterrence by weighting at the Ciamis Police Unit. Ciamis region. This study uses qualitative methods with descriptive research types and uses data triangulation (Moeloeng, 2016: 330). Sources of data owned are primary and secondary data sources and data validity that is data presentation. This study uses management factor theory and intellectual competency theory, as well as new paradigm patrol concepts and weight theft concepts. In its implementation, patrol is implemented less than optimal and there are several supporting and inhibiting factors in the implementation of patrol, this is assessed by the theory used. The conclusion is that the implementation of patrols is not optimal, the inhibiting factor is the competence of members, and the right patrol is the dialogic Patrol method.
Peran Penyelidikan Satuan Intelkam Terhadap Pencurian Kendaraan Bermotor dalam Membantu Proses Penyidikan Di Polres Karawang. Barky, Ronal
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Penyelidikan Satuan Intelkam Terhadap Pencurian Kendaraan Bermotor dalam Membantu Proses Penyidikan Di Polres Karawang.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN WEBSITE DAFTAR SIM ONLINE KORLANTAS POLRI DALAM PELAYANAN SIM Thamariskha, Nadya
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya inovasi yang dilakukan oleh Korlantas Polri berupa penggunaan website daftar SIM online Korlantas Polri yang bertujuan untuk memotong birokrasi pembuatan SIM. Disisi lain, sebelum adanya website daftar SIM online Korlantas Polri ini, Satlantas Polres Bogor telah memiliki website daftar SIM online yang diberi nama E-Satpas. Namun pada kenyataannya, website daftar SIM online Korlantas Polri yang merupakan program nasional diminati tidak lebih dari 3% oleh masyarakat Bogor. Melihat kenyataan yang seperti itu, maka dilakukanlah penelitian dengan tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan website ini. Penelitian ini dilakukan di Polres Bogor dengan fokus penggunaan website Korlantas. Menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kasus, sumber data primer, sekunder dan tersier, teknik validitas dengan trianggulasi data (Moleong;2006:330). Analisis data yaitu reduksi data, sajian data, penarikan dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang dilakukan maka ditemukan hasil bahwa website daftar SIM online Korlantas Polri sampai saat ini terkendala di fungsi pengorganisasian dan pengadaan sumber daya, sistem pembayaran yang dilakukan tidak sesuai dengan keadaan yang disanggupi oleh masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan untuk dilakukan pelatihan secara berkala kepada seluruh anggota Satpas, pemenuhan penganggaran khususnya dalam DIPA Polres Bogor terkait pemeliharaan dan perawatan website, pemenuhan sarana dan prasarana penunjang kinerja personel dalam penggunaan website, melakukan perbaikan inovasi website daftar SIM online Korlantas Polri agar sistemnya lebih baik dari E-Satpas Polres Bogor, agar meningkatkan sistem pembayaran dengan menggunakan e-wallet, serta bekerja sama dengan radio maupun media cetak untuk melakukan sosialisasi mengenai website daftar SIM online Korlantas Polri.
PELAKSANAAN POLMAS OLEH SATUAN BINMAS DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI WILAYAH POLRES KUNINGAN Rama Paramaswara
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang terjadi di wilayah Polres Kuningan menjadi tindak pidana dengan angka yang tinggi 3 tahun terakhir, dan angka penyelesaian tindak pidana cenderung fluktuatif. Adanya upaya preventif yang dilakukan oleh Kapolres Kuningan untuk mencegah tindak pidana KDRT melalui Polmas melalui Patroli dialogis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pelaksanaan Polmas yang dilakukan Satan Binmas Polres Kuningan dalam mencegah tindak pidana KDRT. Selain itu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Polmas yang dilakukan Satuan Binmas terhadap pencegahan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori manajemen, dan teori kompetensi. Konsep yang dipakai adalah konsep Polmas, konsep pencegahan, konsep KDRT, konsep Kerjasama, dan Konsep patrol dialogis yang digunakan untuk mengkaji pelakssanaan Polmas oleh Satuan Binmas Polres dalam mencegah tindak pidana KDRT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data meliputi sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Adapun analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pelaksanaan Polmas oleh Satuan Binmas Polres Kuningan belum berjalan dengan baik. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu faktor yang mendukung dan juga faktor penghambat pelaksanaan Polmas untuk mencegah tindak pidana KDRT yang dilakukan oleh Satuan Binmas Polres Kuningan. Saran yang diberikan adalah agar memberdayakan anggota diluar Satuan Binmas sebagai petugas Polmas. Dalam penyusunan Materi atau pesan Kamtibmas mengenai KDRT melibatkan ahli dibidangnya. Memberikan pemahaman berupa self-empowering kepada perempuan di wilayah Kabupaten Kuningan. . Crimes in domestic violence that occurred in the Kuningan police area became a crime with a high number in the last 3 years, and the number of resolutions of criminal acts tends to fluctuate. There is a preventive effort undertaken by the Kuningan Police Chief to prevent domestic violence through Polmas through dialogical patrols. The purpose of this study is to identify the implementation of Community Policing conducted by Satan Binmas Kuningan Police in preventing domestic violence. In addition, it also identifies the factors that influence the implementation of Community Policing conducted by the Binmas Unit towards the prevention of criminal acts against domestic violence. Theories used in this research are management theory, and competency theory. The concept used is the concept of community policing, the concept of prevention, the concept of domestic violence, the concept of cooperation, and the concept of dialogical patrol which is used to study the implementation of community policing by the Community Policing Binmas Unit in preventing domestic violence. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data sources include primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques used were interviews, observation, and study of documents. The data analysis used includes data reduction, data display and conclusion drawing. Based on the results of the study concluded that the implementation of Community Policing by the Kuningan Police Binmas Unit has not been going well. There are several factors that influence, namely the factors that support and also inhibiting the implementation of Community Policing to prevent domestic violence committed by the Kuningan Police Binmas Unit. The advice given is to empower members outside the Community Binmas Unit as community police officers. In compiling Kamtibmas material or messages regarding domestic violence involving experts in their fields. Providing understanding in the form of self-empowering to women in Kuningan Regency.
Upaya Unit Dikyasa Dalam Mencegah Perilaku Tidak Disiplin Berlalu Lintas Pelajar Kadek Ayu Vicka Permata Citradiwi
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Majalengka didominasi oleh pelajar. Dilakukannya penelitian dengan tujuan untuk menemukan dan menganalisis penyebab perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar, kendala yang dialami Unit Dikyasa dalam mencegah perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar melalui program Police Goes To School dan upaya Unit Dikyasa dalam mencegah perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar melalui program Police Goes To School. Penelitian ini menggunakan Theory Of Reasoned Action, Teori Komunikasi dan Teori Manajemen, sedangkan konsep yang digunakan antara lain Konsep Upaya, Konsep Mencegah, Konsep Disiplin Berlalu Lintas, Konsep Pelajar, Konsep Unit Dikyasa dan Konsep Police Goes To School. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian field research. Fokus peneitian terhadap upaya Unit Dikyasa melalui Program Police Goes To School. Teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan,wawancara,dan studi dokumen. Lokasi penelitian di wilayah hukum Polres Majalengka. Validitas data menggunakan triangulasi waktu, teknik dan sumber. Teknik Analisis Data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pelajar melakukan perilaku tidak disiplin karena adanya niat dan norma subjektif karena kurang pengetahuan dari pelajar. Personil Unit Dikyasa belum seluruhnya mengikuti dikjur dikmas, penyampaian pesan yang monoton dan tidak ada pengawasan setelah pelaksanaaan Police Goes To School menjadi kendala.Upaya yang dilakukan oleh Unit Dikyasa adalah melakukan pembinaan PKS,Saka Bhayangkara, PBB, Senam Lantas dan sosialisasi peraturan lalu lintas. Simpulan dari penelitian ini yaitu perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar disebabkan oleh niat mendapatkan keuntungan, norma subjektif dan kurang pengetahuan yang dimiliki, kendala yang dialami dari personil, kurang variasi penyampaian pesan, dan kurang pengawasan terhadap sasaran. Saran dari penulis antara lain (1) perlu dilakukan pengaturan lalu lintas sekitar sekolah, (2) perlu penegakkan aturan oleh pihak sekolah, (3) perlunya mengajukan anggota untuk melaksanakan Dikjur dan (4) perlunya penyisipan materi menggunakan video dan brosur.

Page 1 of 2 | Total Record : 13


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Police Studies Review Vol. 6 No. 11 (2022): November, Police Studies Review Vol. 6 No. 10 (2022): October, Police Studies Review Vol. 6 No. 9 (2022): September, Police Studies Review Vol. 6 No. 8 (2022): August, Police Studies Review Vol. 6 No. 7 (2022): July, Police Studies Review Vol. 6 No. 6 (2022): June, Police Studies Review Vol. 6 No. 5 (2022): May, Police Studies Review Vol. 6 No. 4 (2022): April, Police Studies Review Vol. 6 No. 3 (2022): March, Police Studies Review Vol. 6 No. 2 (2022): February, Police Studies Review Vol. 6 No. 1 (2022): January, Police Studies Review Vol. 5 No. 12 (2021): December, Police Studies Review Vol. 5 No. 11 (2021): November, Police Studies Review Vol. 5 No. 10 (2021): October, Police Studies Review Vol. 5 No. 9 (2021): September, Police Studies Review Vol. 5 No. 8 (2021): August, Police Studies Review Vol. 5 No. 7 (2021): July, Police Studies Review Vol. 5 No. 6 (2021): June, Police Studies Review Vol. 5 No. 5 (2021): May, Police Studies Review Vol. 5 No. 4 (2021): April, Police Studies Review Vol. 5 No. 3 (2021): March, Police Studies Review Vol. 5 No. 2 (2021): February, Police Studies Review Vol. 5 No. 1 (2021): January, Police Studies Review Vol. 4 No. 12 (2020): December, Police Studies Review Vol. 4 No. 11 (2020): November, Police Studies Review Vol. 4 No. 10 (2020): October, Police Studies Review Vol. 4 No. 9 (2020): September, Police Studies Review Vol. 4 No. 8 (2020): August, Police Studies Review Vol. 4 No. 7 (2020): July, Police Studies Review Vol. 4 No. 6 (2020): June, Police Studies Review Vol. 4 No. 5 (2020): May, Police Studies Review Vol. 4 No. 4 (2020): April, Police Studies Review Vol. 4 No. 3 (2020): March, Police Studies Review Vol. 4 No. 2 (2020): February, Police Studies Review Vol. 4 No. 1 (2020): January, Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review Vol. 3 No. 11 (2019): November, Police Studies Review Vol. 1 No. 4 (2017): April, Police Studies Review Vol. 1 No. 3 (2017): March, Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review Vol. 1 No. 1 (2017): January, Police Studies Review More Issue