cover
Contact Name
Teguh Arie Sandy
Contact Email
penjualide@gmail.com
Phone
+6285232777747
Journal Mail Official
jira@ahlimedia.com
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig, Gang Kaserin MU No.36 Malang 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik
Published by Ahlimedia Press
ISSN : 27456056     EISSN : 27457036     DOI : https://doi.org/10.47387/jira.v1i1
JIRA merupakan Jurnal dengan lingkup Kegiatan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, Lesson Study, Pengembangan Media Pendidikan dan Pemanfaatan Teknologi Terkini. Mendapatkan naskah penelitian bidang Pendidikan, terkait dengan: - Penelitian Tindakan Kelas & Lesson Study - Riset Kualitatif dan Kuantitatif - Studi Pendidikan dan Studi Literasi - Pengembangan Media Pembelajaran - Pemanfaatan TIK & Teknologi Terkini
Articles 215 Documents
PENINGKATAN SIKAP JUJUR DAN HASIL BELAJAR MATERI FUNGSI KUADRAT MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING Ruci Suksmanti
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i3.48

Abstract

Tujuan penelitian ini  mendeskripsikan peningkatan sikap kejujuran dan hasil belajar Matematika khususnya materi fungsi kuadrat dengan model pembelajaran Problem Based Learning . Sikap jujur perlu mendapatkan prioritas dalam pendidikan dikarenakan nilai kejujuran sekarang ini sudah kian menipis. Guru selain bertanggung jawab atas hasil belajar juga mempunyai kewajiban agar peserta didik mampu bersikap jujur. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas VII tingkat SMP. Hasil penelitian penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa tingkat kejujuran siswa mengalami kenaikan dari pra siklus ke siklus I sebesar 5,31% dan pada siklus II mengalami knaikan sebesar 10,31%. Selain itu, pembelajaran Problem Based Learing dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi fungsi kuadrat bagi siswa sebesar 13,73%. The purpose of this study is to describe the improvement of honesty attitudes and mathematics learning outcomes, especially the quadratic function material with the Problem Based Learning model. Honest attitude needs to get priority in education because the value of honesty is now dwindling. Besides being responsible for learning outcomes, teachers also have an obligation so that students are able to be honest. This type of research is a classroom action research with research subjects of class VII junior high school students. The results of classroom action research showed that the level of student honesty increased from pre-cycle to cycle I by 5.31% and in cycle II experienced an increase of 10.31%. In addition, Problem Based Learing learning can improve mathematics learning outcomes of the quadratic function material for students by 13.73%.
PENINGKATAN KOMPETENSI KEPALA MADRASAH PADA UNSUR KINERJA MELALUI SUPERVISI INDIVIDU PADA MADRASAH IBTIDAIYAH BINAAN DI KOTA PONTIANAK Mr. Usman
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.111

Abstract

Untuk mengetahui sejauhmana kemampuan kepala madrasah didalam mengelola madrasah maka perlu dilakukan penilaian kinerja kepala madrasah (PKKM). Penilaian kinerja kepala madrasah (PKKM) merupakan suatu proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi data tentang kualitas kepala madrasah dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai kepala madrasah. Peraturan Menteri Agama Nornor 58 Tahun 2017 dan Juknis Dirjen Pendis Nomor : 1111 Tahun 2019 menjelaskan bahwa penilaian kinerja kepala madrasah rneliputi; usaha pengernbangan madrasah yang dilakukan selama rnenjabat sebagai kepala rnadrasah, pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi pada guru dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kepala madrasah dalam mengelola pengembangan usaha madrasah, mengetahui kemampuan kepala madrasah dalam melaksanakan tugas manajerial, mengetahui kemampuan kepala madrasah dalam mengembangkan kewirausahaan di madrasah dan mengetahui kemampuan kepala madrasah dalam melakukan supervisi pendidik dan tenaga kependidikan. Metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) atau penelitian tindakan (Action Research) digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui peningkatan dan rata-rata kemampuan kepala madrasah dalam penilaian kinerja kepala madrasah.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Melalui Penerapan Pendekatan Saintifik Berbantuan Video Pembelajaran pada Masa Pandemi I Putu Winasa
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 6 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i6.162

Abstract

Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIIIB berjumlah 19 orang semester II SMP Satu Atap Bunga Mekar tahun pelajaran 2020/2021 pada pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan (PJOK). Langkah-langkah pendekatan saintifik berbantuan video pembelajaran dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus. Data dikumpulkan melalui google form/whaatsaap group dan dianalisis secara kuantitatif. Hasil belajar PJOK dari siklus I 80,15 (baik) meningkat 8,99 menjadi 89,14 (baik) siklus II, ketuntasan klasikal (KK) dari siklus I 94,74% meningkat 5,26% menjadi 100% siklus II.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGINPUTAN PENILAIAN E-RAPORT MELALUI PELATIHAN TIK DI SMP NEGERI 1 KERTASARI Mr. Ruspandi
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i2.39

Abstract

Penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Sekolah yang dilaksanakan 2 siklus, topik penelitian yakni para guru SMPN 1 Kertasari sejumlah 33 guru. Diperoleh informasi awal jika guru belum sanggup dalam penginputan penilaian E- Raport. Informasi penelitian tindakan sekolah yang didapat dari hasil pemantauan tindakan guru dalam praktek penginputan penilaian e- raport pada siklus I, hasilnya tercantum katagori“ baik” dengan pada umumnya aspek 1 yakni 2, aspek 2 yakni 2, aspek 3 yakni 1, 75, serta aspek 4 yakni 1. Perihal ini membuktikan kalau kompetensi guru dalam penginputan penilaian e- raport telah bagus, akan tetapi perlu peningkatan. Dengan terdapatnya hasil pemantauan serta penilaian pada siklus I hingga peneliti melaksanakan refleksi. Dari refleksi kepada semua aktivitas pada siklus I, hingga ditemui sebagian hambatan yang menyebabkan belum optimalnya kompetensi guru dalam penginputan penilaian e- raport. Informasi yang didapat dari pemantauan guru pada siklus II, sehabis dianalisis terdapat kenaikan kearah koreksi ialah terletak pada katagori“ amat bagus”, dengan pada umumnya angka pada pandangan 1 ialah 3, pada pandangan 2 ialah 3, pada pandangan 3 ialah 2, 75, pada pandangan 4 ialah 2. Sebaliknya kompetensi guru dalam penginputan penilaian e- raport, masing- masing serta terdapat kenaikan yang ke arah yang lebih baik adalah: penilaian praktek penginputan penilaian e- raport terletak pada katagori“ sangat baik”. Dengan melihat hasil pada siklus II, maka refleksi terhadap hasil yang didapat peneliti pada siklus II ini merupakan terdapatnya kenaikan kompetensi guru dalam penginputan penilaian e- raport. Perihal ini dibuktikan dengan nilai pada umumnya yang didapat dalam penilaian hasil praktek penginputan penilaian e- raport. Dari seluruh guru 100% telah meraih kriteria yang diresmikan.This research is a school action research conducted in two cycles, the research subjects are 33 teachers of SMP 1 Kertasari. Initial data were obtained that the teacher had not been able to input the e-raport assessment. School action research data obtained from observations of teacher attitudes in the practice of inputting the e-raport assessment in cycle I, the results were categorized as "good" with average value first aspect 2, second aspect 2, third aspect 1.75, and fourth aspect 1. This indicates that the teacher competences in inputting e-raport is good, but needs improvement. The results of observations and assessments in cycle I reflected by the researcher. It’s found some resistance that the resulted is not optimal in inputting e-raport assessments. The data obtained from teacher observations in cycle II, after being analyzed there was an improvement become "very good" category, with the average value in first aspect 3, second aspect 3, third aspect 3 2.75, fourth aspect 2. The teacher competences in inputting e-raport assessments, each of them also has increased to be better. The assessment of inputting practice of e-raport is in the "very good" category. Based on the results in cycle II, the researcher has congcluded that the teacher competences in inputting e-raport has been increased. It’s proven by the average value in the assessment results of the practice inputting e-raport. From all teachers 100% has reached the specified criterias.
Meningkatkan Aktivitas Belajar IPS Siswa Melalui Penggunaan Media Gambar Seri H. Kaharuddin
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 7 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i7.196

Abstract

Mencari hasil nilai yang terbaik idaman oleh seorang guru terhadap siswanya Penggunaan gambar seri di kelas dengan langkah ini member kemudahan pemahaman siswa belajar. Penggunaan Gambar Seri merupakan metode yang mengarahkan siswa di lapangan supaya lebih aktif dan kreatif dalam berfikir untuk memecahkan masalah sambil bermain dan riang gembira yang mereka hadapi. Penelitian ini di lakukan di kelas VI semester Genap setiap akhir tahun pelajaran. data yang di peroleh menggunakan Instrumen Evaluasi Belajar akhir, analisis datanya di lakukan secara Kuantitatif dengan memperhatikan hasil nilai yang sudah di peroleh tiga tahun sebelumnya. Dari data itu belum pernah di atas angka 6 (enam). Tahun pelajaran 2016/2017 perolehan nilai rata – rata 5.53, pada tahun 2017/2018 nilai rata-rata 4.96 kemudian tahun 2018/2019 perolehan nilai rata-rata 5.35. Setelah menggunakan tehnik belajar sambil bermain dengan menggunakan media gambar seri hasil nilai pelajaran bertambah menjadi 8.40 jauh melebihi nilai ketuntasan sekolah yang di sepakati 7.50. Pengetahuan sosial yang terjadi di masyarakat, merupakan paduan dari sejumlah pengetahuan luas. Aktivitas dan hasil belajar siswa terbantu dengan Penggunaan Gambar Seri meningkatkan tidak terbatas tetapi juga pada mata pelajaran lainnya.
URGENSI SPIRITUAL DI MASA PANDEMI SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK PERILAKU MODERASI BERAGAMA DI IAIN PEKALONGAN Aris Priyanto
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i1.75

Abstract

Spiritual memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Sehingga saat masa pandemi keberadaannya diharapkan bisa tetap meningkatkan kualitas keimanan mahasiswa dan perilaku beragama secara moderat. Bahkan selama masa pandemi spiritual mampu meningkatkan kualitas belajar dan kualitas ibadah mereka. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif melalui pendekatan sosial keagaman melalui pengamatan terhadap pentingnya spiritual pada masa pandemi di IAIN Pekalongan. Penelitian ini juga mendokumentasikan dan mengumpulkan berbagai data yang diperoleh saat terjadinya pembelajaran daring di masa pandemi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran daring pada masa pandemi mampu meningkatkan kualitas ibadah, semangat belajar dan spiritual mahasiswa. Selain itu, pembelajaran daring pada masa pandemi juga bisa membentuk perilaku religius dan perilaku beragama yang moderat di lingkungan kampus IAIN Pekalongan.
MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI REAKSI REDOKS DAN ELEKTROKIMIA KELAS 12 IPA Heni Hasanah
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i3.102

Abstract

belajar dan keaktivan peserta didik dalam pembelajaran kimia materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia melalui metode discovery learning untuk peserta didik kelas 12 IPA 4 di MAN 2 Kota Bandung, yang subjek penelitiannya terdiri dari 36 peserta didik yakni 16 putra dan 20 putri. Model discovery learning merupakan model pembelajaran yang membantu peserta didik memahami konsep-konsep abstrak. Selain itu, peserta didik juga dilatih untuk memiliki keterampilan bekerja sama dalam kelompok atau timework, sehingga dapat menumbuhkan aktivitas dan inteaksi antar peserta didik. Analisis dalam penelitian dilakukan dengan mengolah data hasil tes akhir siklus, hasil observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh aktivitas peserta didik siklus I dalam kategori  baik (75) sedangkan pada siklus II dalam kategori sangat baik (92). Hal ini menunjukkan adanya perubahan aktivitas peserta didik ke arah yang lebih baik. Dan nilai rata-rata peserta didik dalam menyelesaikan LKPD pada siklus I nilai rata-ratanya adalah 87,9 dengan kriteria sangat baik, dan pada siklus II nilai rata-ratanya adalah 92,5 dengan kriteria sangat baik. Rata-rata nilai hasil evaluasi dari siklus I dan siklus II secara berturut-turut menggambarkan peningkatan yaitu dari nilai siklus I 68,59 (cukup) dan siklus II 82,7 (sangat baik), yang berarti terdapat  peningkatan hasil belajar. Dengan demikian diperoleh simpulan bahwa metode discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 12 IPA 4 di MAN 2 Kota Bandung pada materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia. Jadi disarankan dalam pembelajaran berikutnya diharapkan menggunakan metode discovery learning dengan harapan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.
PENGGUNAAN MEDIA LAGU DALAM PEMBELAJARAN MUFRADAT DI TINGKAT MADRASAH ALIYAH Ekasanti, Noviya
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.124

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui penerapan media Lagu dalam pembelajaran bahasa Arab, terlebih untuk menguasai kosakata bahasa Arab di Madrasah Aliyah (MA). Peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus yang masing-masing siklus meliputi 3 tahap, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan dan observasi, dan 3) refleksi. Adapun Teknik pengumpulan data yaitu tes dan non tes. Sedangkan instrumen penelitian berupa pre-test , post-tes dan observasi. Teknik analisis deskriptif komparatif digunakan untuk membandingkan hasil belajar pra siklus, siklus I dan siklus II. Adapun hasil dari penelitian tersebut menjelaskan bahwa pembelajaran mufradat dengan menggunakan media lagu dapat digunakan sebagai media pembelajaran alternatif dan sangat efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan bukti adanya peningkatan hasil belajar peserta didik mulai dari kondisi awal (pra siklus) sebesar 21,05% dari peserta didik yang nilainya sesuai dengan KKM, kemudian siklus pertama meningkat menjadi 28,95% dan akhirnya pada siklus kedua meningkat drastis menjadi 89,48%. Hal tersebut sesuai dengan indikator keberhasilan yaitu minimal 75% dari capaian belajar, dan pembelajaran ini dikatakan berhasil. The purpose of this study was to determine the application of the song media in learning Arabic, especially in vocabulary mastery of Madrasah Aliyah (MA) students. This research uses Classroom Action Research (PTK) which consists of two cycles, each of which includes 3 stages, namely 1) planning, 2) implementation and observation, and 3) reflection. The data collection techniques are test and non-test. While the research instruments were pre-test, post-test and observation. Researchers used a comparative descriptive analysis technique by comparing the learning outcomes of pre-cycle, cycle I and cycle II. The results showed that mufradat learning using song media can be used as an alternative learning media and is very effective for improving student learning outcomes with evidence of an increase in student learning outcomes starting from the initial conditions (pre-cycle) of 21.05% which is in accordance with the KKM, then the first cycle increased to 28.95% and finally in the second cycle increased dramatically to 89.48%. This is in accordance with the indicators of success, namely at least 75% of learning outcome, and this learning is successful.
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PPKN MELALUI PENDEKATAN APRESIASI SISWA KELAS VIII Hidayat, Elvira Nurini
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i2.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan pendekatan apresiasi dalam meningkatkan motivasi belajar PPKn pada peserta didik. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian 36 siswa dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, angket, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 36 peserta didik yang mengikuti, rata-rata daya serap mencapai 76,32 % dengan ketuntasan belajar 86,84 %. Demikian pula hasil observasi kolaborator menggunakan lembar pengamatan diperoleh hasil   89,47%  peserta didik telah melakukan kegiatan apresiasi karya seni dengan baik dan benar. Hanya sebagian kecil peserta didik (10,53 %) yang belum sesuai harapan. This study aims to determine the application of the appreciation approach in increasing the learning motivation of PPKn in students. This type of research is a classroom action research with 36 students as research subjects with the data collection techniques of observation, interviews, questionnaires, and tests. The results of this study indicate that of the 36 students who participated, the average absorption capacity reached 76.32% with 86.84% completeness of learning. Likewise, the results of collaborator observations using observation sheets showed that 89.47% of students had done art appreciation activities properly and correctly. Only a small proportion of students (10.53%) have not met expectations.
Meneliti Capaian Ketuntasan Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Daring IPA Melalui Pendekatan TPACK di Masa Pandemi Covid-19 Mr. Kaharudin
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 7 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i7.190

Abstract

Penelitian Tindakan ini didasarkan atas kebutuhan evaluative dan assesmen implementasi pemanfaatan TIK dan Teknologi Terkini dalam Pembelajaran daring IPA di SMP Negeri 2 Moga Kabupaten Pemalang, dengan tujuan untuk mengungkap sejauhmana ketuntasan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran dengan Sistem BDR (Belajar dari Rumah) pada masa Pandemi Covid-19. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Moga pada Kelas 9, dalam waktu kurang lebih 4 bulan dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun subyek penelitian adalah 28 orang peserta didik Kelas 9H. Teknik observasi, dokumentasi dan questioner digunakan dalam penghimpunan data-data penelitian, dimana Validitas Datanya merupakan Validitas Evidence Trianggulasi dengan Reliabilitas Teoritik. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif Kualitatif melalui teknis reduksi dan generalisasi atas data tabulatif dan Infografis yang menginformasikan hasil pencapaian ketuntasan hasil belajar IPA dan penilaian sikap tanggungjawab belajar. Kesimpulan dari hasil penelitian dengan mendasari Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM sekolah = 65) dan Indikator Kinerja di atas 70 % menginformasikan hasil temuan sebagai berikut: 1). Ketercapaian Ketuntasan Hasil Belajar di Siklus-1 atas Tes Luring Penilaian Akhir Tahun (PAT) = 21,43 %, pada Siklus-2 atas Tes Ujian Sekolah (US) Tertulis = 89,29 %, Akhir siklus (Rerata S-1 dan S-2) = 75 %; 2). Proporsi sikap Tanggungjawab Belajar (TB) terhadap pencapaian ketuntasan klasikal hasil belajar pada kategori Tinggi dan Rendah = 3:1 yang berarti anak-anak yang memiliki tanggungjawab tinggi dalam belajar cenderung dapat melampaui KKM yang ditetapkan; 3). Pelaksanaan Pembelajaran Daring Mapel IPA dengan pendekatan TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) dengan mengimplementasikan TIK dan Teknologi Android memberikan dampak positif atas peningkatan kompetensi peserta didik dari segi sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Page 7 of 22 | Total Record : 215