cover
Contact Name
Teguh Arie Sandy
Contact Email
penjualide@gmail.com
Phone
+6285232777747
Journal Mail Official
jira@ahlimedia.com
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig, Gang Kaserin MU No.36 Malang 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik
Published by Ahlimedia Press
ISSN : 27456056     EISSN : 27457036     DOI : https://doi.org/10.47387/jira.v1i1
JIRA merupakan Jurnal dengan lingkup Kegiatan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, Lesson Study, Pengembangan Media Pendidikan dan Pemanfaatan Teknologi Terkini. Mendapatkan naskah penelitian bidang Pendidikan, terkait dengan: - Penelitian Tindakan Kelas & Lesson Study - Riset Kualitatif dan Kuantitatif - Studi Pendidikan dan Studi Literasi - Pengembangan Media Pembelajaran - Pemanfaatan TIK & Teknologi Terkini
Articles 215 Documents
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN “InEL WeS GoBlog BerMasalah” : MENUJU PENINGKATAN MUTU GURU DAN SISWA PINTAR MEMECAHKAN MASALAH Mr. Asyharuddin
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 4 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i4.65

Abstract

Proses seleksi siswa baru dengan kondisi baik pengetahuan maupun skill yang tidak sama dan mempunyai latar belakang dari SMP yang berbeda, maka tidak serta merta siswa cakap dalam pembelajaran produktif khususnya di tingkat SMK. Ketidaksamaan persepsi dalam pembelajaran tentunya membuat pendidik harus kreatif dan inovatif dalam memilih dan memilah metode atau strategi pembelajaran. Langkah konkret dalam implementasi strategi pemecahan masalah atau dalam penerapan strategi “InEl WeS GoBlog BerMasalah” adalah untuk meningkatkan dan mengoptimalkan minat dan partisipatif aktif siswa, masalah cara memecahkan cording dan prestasi pemrograman web dengan menggunakan program HTML dan CSS sehingga menjadi PINTAR memecahkan masalah cording pelajaran pemrograman web dasar pada program keahlian Multimedia. Meskipun  demikian,  secara keseluruhan hasil yang diperoleh siswa sudah jauh lebih baik. Nilai yang diperoleh siswa meningkat rata-rata 34 point dari rata-rata 53 menjadi rata-rata 87, dan nilai tersebut di atas KKM/SPM, sehingga siswa dinyatakan tuntas. Perubahan yang terjadi pada aktivitas siswa tersebut sudah dapat membuktikan bahwa strategi pembelajaran “InEl WeS GoBlog BerMasalah” ini cukup efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa, terutama mata pelajaran pemrograman web dasar yang berhubungan dengan cording. Dengan demikian dampak yang ditimbulkan dari penerapan strategi pembelajaran ini adalah adanya peningkatan capaian SPM, meningkatnya minat dan semangat partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran serta kemampuan memecahkan masalah dalam mendeskripsikan desain web, content web, dan coding.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENENTUAN JURUSAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY Irwansyah Saputra; Fachri Amsury
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.92

Abstract

Penentuan jurusan siswa adalah masalah yang selalu dihadapi pada saat tahun ajaran baru di sekolah menengah kejuruan. Hal ini mendorong pihak sekolah untuk bekerja lebih cepat dan akurat ketika menentukan jurusan siswa yang terbagi kedalam tiga jurusan, yaitu rekayasa perangkat lunak, multimedia dan teknik komputer jaringan.  Akan tetapi, ketiadaan sebuah sistem dalam menyelesaikan masalah tersebut menyebabkan pengolahan nilai tes dan minat siswa menjadi tidak maksimal karena keterbatasan sumber daya manusia yang mengolahnya, sehingga penentuan keputusan jurusan siswa seringkali tidak sesuai dengan rule yang telah ditetapkan pihak sekolah bahkan bersifat subjektif. Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Jurusan Siswa (SPK-PJS) merupakan sistem terintegrasi yang dapat membantu penanganan data siswa, data nilai tes dan minat siswa dalam penentuan jurusan secara cepat dan tepat berdasarkan rule yang telah ditetapkan pihak sekolah.  Pengolahan data dalam menentukan jurusan siswa akan semakin mudah, cepat dan tepat dengan adanya sistem yang dikembangkan ini. Sistem ini juga mampu melakukan manajemen data, manajemen proses, manajemen laporan yang bersifat real time dan update juga memiliki manajemen sistem keamanan yang dapat mengatur hak akses setiap pengguna yang berinteraksi dengan sistem. Pembangunan SPK-PJS diawali dengan pendefinisian sistem, analisis sistem dengan model proses Waterfall, kemudian dalam hal perangkat pemodelan digunakan diagram alir data, rancangan basis data menggunakan MySQL, rancangan antar muka sistem, implementasi dan pengujian sistem menggunakan Microsoft Visual Basic 2005 dan Crystal Report 9.0. Berdasarkan pengujian yang sudah dilakukan pada SPK-PJS, secara fungsional sistem ini sudah memenuhi persyaratan prosedur sistem yang ada dan juga dapat menghasilkan keluaran yang diharapkan, sehingga sistem ini siap untuk diimplementasikan pada kenyataan sesungguhnya. Determination of student program is a case always faced in the new year of school at vocational high school. It interests the school to work quickly and accurately while determining student program which is divided into 3 programs, they are software engineering, multimedia and network computer technique. But, no existence of a system in finishing the case causes scoring input and student’s interest become not maximal due to limitation of human resource who handle it, so decision making of student program sometimes is not based on rule which is the school management even subjectively. Decision support system of student’s program determination is integrated system which can help student data handling, scoring data, interest, to determine student program quickly and accurately based on the rule which has been determined by school policy. By the existence of this system, data handling in program determination will be every easy, rapidly and accurately, so it enable to do data management, process management, a real time report management update and security system management. The development of SPK-PJS is started by defined system, analyzed system, with waterfall process model, then in modeling device is used the flowchart, basic data program using by MySQL, system interface program, implementation and system examination using Microsoft Visual Basic 2005 and Crystal Report 9.0. Based on the examination executed on SPK-PJS by this functional system has fulfilled system procedure requirement that provided and also can produce the expected output, so this system is ready to implement on the real fact
PENINGKATAN MINAT DAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT DINAS DENGAN MEDIA “TERBERES” DI SMPN 4 MALANG Rahmi Sarifa
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.126

Abstract

Selama ini dalam melaksanakan pembelajaran surat dinas, guru hanya memberikan materi struktur dan buku EYD lalu siswa langsung ditugaskan menulis surat dinas. Akibatnya, banyak siswa bersikap malas saat mengikuti pembelajaran menulis surat dinas. Selain itu, nilai keterampilan menulis surat dinas mereka masih belum memenuhi ketuntasan belajar minimal (KBM) yang ditetapkan sekolah, yaitu 75. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media “Terberes” dapat meningkatkan minat dan keterampilan menulis surat dinas Siswa Kelas VII-B SMPN 4 Malang. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart yang terdiri atas empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan perefleksian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMPN 4 Malang yang berjumlah 36 siswa. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) data presentase minat siswa pada tiap aspek penilaian minat dan (2) data rata-rata nilai keterampilan menulis surat dinas siswa pada setiap aspek penilaian. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMPN 4 Malang. Prosedur Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan rubrik penilaian hasil menulis surat dinas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima, yakni media “Terberes” dapat meningkatkan minat dan keterampilan menulis siswa kelas VII B SMPN 4 Malang. Minat Siswa dalam pembelajaran menulis surat dinas mengalami peningkatan dari Sklus I ke siklus II. Pada siklus I, Minat siswa sebesar 75,2%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 87,5%. Keterampilan menulis surat dinas juga mengalami peningkatan. Diperoleh rata-rata nilai keseluruhan aspek keterampilan menulis surat dinas pada siklus I adalah 75,6, sedangkan rata-rata nilai keseluruhan aspek keterampilan menulis surat dinas pada siklus II adalah 84,5.
BUKU PINTAR UNTUK PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENULIS TEKS PERSUASIF SISWA KELAS VIIC SMP NEGERI 1 WONOMERTO Endang Susilowati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i1.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan  prestasi siswa dalam menulis teks persuasif dan perubahan perilaku menulis teks persusif dengan buku  pintar.  Buku pintar membuat peserta didik bersemangat dalam menulis. Secara tidak langsung meningkatkan prestasi belajar menulis teks persuasif peserta didik sehingga terpenuhi KKM kelas dan individu. Penelitian  ini  adalah  penelitian  tindakan  kelas  (PTK)  dengan subjek penelitian adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan objek penelitiannya adalah peserta didik kelas VIII C. Buku pintar berhasil meningkakan  Prestasi belajar menulis teks persuasif dengan rata- rata peningkatan sebesar 30  poin pada seluruh aspek penilaian, 14 poin melampaui nilai KKM sebesar 75. This study aims to describe the increase in student achievement in writing persuasive texts and changes in the behavior of writing persuasive texts using smart books. Smart books make students excited in writing. Indirectly, it increases the learning achievement of students in writing persuasive texts so that class and individual KKM are fulfilled. This research is a classroom action research (PTK) with the research subject being Indonesian language subject teachers and the object of research is students of class VIII C. Smart books have succeeded in increasing learning achievement in writing persuasive texts with an average increase of 30 points in all aspects of assessment 14 points exceeded the KKM score of 75.
Analisis Kesiapan Orang Tua Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Masa Pandemi Imroatus Sholikhah
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 7 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i7.181

Abstract

Penelitian ini ditulis dengan tujuan untuk mengetahui gambaran kesiapan orang tua siswa dalam menghadapi PTM pada masa pandemi, mengetahui faktor-faktor pendukung orang tua yang mengizinkan anaknya melaksanakan PTM pada masa pandemi beserta bentuk dukungannya. Metode ini ditulis dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenology. Subjek penelitian adalah orang tua kelas 5 SD Negeri Babakan 02, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap PTM dengan penerapan protokol kesehatan. Faktor-faktor yang menjadi dasar orang tua mengizinkan PTM antara lain: sanitasi sekolah yang memadai dan memenuhi standar, kepercayaan kepada pihak sekolah untuk menerapkan protokol kesehatan, transportasi yang aman dari rumah menuju ke sekolah, mengejar ketertinggalan materi, orang tua tidak mempunyai waktu yang khusus untuk mendampingi anak dalam belajar, persiapan perlengkapan kesehatan, serta sosialisasi covid-19 kepada anak-anaknya. Bentuk dukungan orang tua dalam pelaksanaan PTM antara lain: kesediaan orang tua dalam membersihkan sarana kesehatan sekolah, seperti toilet, tempat cuci tangan, dan membersihkan ruang belajar, serta menyediakan vitamin dan pendukung lainnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KLINIS PENGAWAS Mrs. Huduriah
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 4 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i4.53

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan peningkatan kemampuan guru Dalam melaksanakan Pembelajaran  melalui Supervisi Klinis Pengawas. Pengawas dengan melakukan supervisi klinis pengawas diharapkan guru dapat meningkatkan kemampuan kompetensi pedagogiknya dalam pelaksanaan pembelajaran.Selain itu, dengan adanya peningkatan kompetensi guru, dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini menggunaan penelitian tindakan kelas dengan tiga siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru MI Binaan Wilayah Kemenag Kab. Lombok Timur. Hasil penelitian adalah terjadi peningkatan rata-rata kemampuan guru dari siklus I yaitu 68.70%, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 77.04 %, dan meningkat kembali menjadi 85.19 % pada siklus III.The purpose of this study describes an increase in the ability of teachers to carry out learning through Clinical Supervision of Supervisors. Supervisors by conducting clinical supervision of supervisors are expected to improve the ability of teachers to improve their pedagogical competence in the implementation of learning. In addition, with an increase in teacher competence, it can improve student achievement. This type of research uses classroom action research with three cycles. The subjects in this study were MI teachers of the Ministry of Religion Regional Assistance, Kab. East Lombok. The results showed that there was an increase in the average ability of teachers from cycle I, namely 68.70%, then increased in cycle II to 77.04%, and increased again to 85.19% in cycle III.
PENERAPAN MODEL LISTEN-PAIRS-SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN LISTENING DI SMP NEGERI 2 NGAWI Matrik Agoes Prasetyo
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimanakah penerapan model Listen-Pair-Share (LPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Listening di Kelas VIII-A SMP Negeri 2 Ngawi Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini, yaitu siswa Kelas VIII-A SMPN 2 Ngawi yang berjumlah 32 siswa terdiri dari 12 putra dan 20 putri. Sedangkan tempat pelaksanaan penelitian ini berlangsung di SMP Negeri 2 Ngawi pada tahun pelajaran 2013/2014. Ada dua jenis data yang dipergunakan dalam penelitian ini, yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif bersumber dari hasil pengamatan sikap siswa, anget siswa, dan foto kegiatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung di kelas, sedangkan data kuantitatif terdiri dari hasil Pre-test dan Post-test kemampuan Listening siswa. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa penerapan model Listen-Pair-Share (LPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Listening. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata kelas siswa, yaitu di Siklus I sebesar 83 dan di Siklus II, nilai rata-rata kelas siswa sebesar 85. Selain aspek kognitif tersebut, hasil belajar siswa juga menunjukkan kemajuan yang positif di aspek afektif dan psikomotor selama proses pembelajaran Listening bahasa Inggris di kelas. Nilai rata-rata sikap afektif siswa berpredikat “baik”.
Kesantunan Berbahasa Siswa SMP Melalui Media Sosial WhatsApp: Kajian Pragmatik Dwi Yono
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 6 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i6.167

Abstract

Dewasa ini, ada fenonema penyimpangan terhadap kesantunan berbahasa di kalangan kaum milenial. Penyimpangan tersebut sering terjadi saat mereka melakukan tindak tutur baik dengan teman sebaya maupun dengan orang yang lebih tua. Tidak sedikit kaum milenial saat ini kurang mempunyai unggah-ungguh atau tatakrama terhadap lawan tutur. Pelanggaran terhadap prinsip kesantunan berbahasa tersebut tidak menutup kemungkinan juga terjadi kepada para siswa SMP Negeri 3 Babat dalam kesehariannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa para siswa SMP Negeri 3 Babat baik dengan teman sebaya maupun dengan orang yang lebih tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sedangkan data penelitian berupa transkrip chatting/percakapan melalui WhatsApp. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik sadap sebagai teknik dasar dan teknik catat sebagai teknik lanjutan dari teknik simak bebas libat cakap. Hasil penelitian keseluruhan data yang diperoleh, bila ditinjau dari maksim kedermawanan maupun nosi muka, menggambarkan bahwa 80 % siswa SMP Negeri 3 Babat berkesantunan positif dan 20% berkesantunan negatif baik terhadap teman sebaya maupun dengan orang yang lebih tua.
PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM MENETAPKAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL MELALUI KEGIATAN WORKSHOP DI SMP NEGERI 2 CIKANCUNG KABUPATEN BANDUNG Ida Farida
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i3.44

Abstract

Tujuan dari penelitian ini merupakan meningkatan kesiapan serta Kemampuan guru dalam memutuskan patokan ketuntasan minimun dari siklus I ke siklus II. Cara penerapan penentuan Patokan Ketuntasan Minimun lewat Workshop buat kenaikan keahlian guru dalam memutuskan Patokan Ketuntasan Minimun diawali dari pengontrolan dini. Pengontrolan dini dicoba buat mengidentifikasi permasalahan yang terdapat dalam penentuan Patokan Ketuntasan Minimun. Tahap berikutnya merupakan menganalisa hasil supervisi setelah itu ditindak lanjuti dengan melangsungkan Workshop. Workshop dicoba dengan memakai tahapan- tahapan yang lebih menekankan wawasan praktis alhasil mudah di cerna oleh guru. Terjalin kenaikan kesiapan partisipan dalam aktivitas Workshop di SMP Negara 2 Cikancung Kabupaten Bandung. Disamping itu pula, terjalin kenaikan keahlian guru dalam memutuskan Patokan Ketuntasan Minimun lewat pembinaan berbentuk Workshop dari siklus I ialah dengan datar datar 75, 79% ke siklus II dengan pada umumnya 97, 98% serta menggapai sasaran minimun yang sudah diresmikan ialah 85%, maksudnya 85% guru sudah sukses dalam memutuskan Patokan Ketuntasan Minimun. Periset merumuskan kalau lewat Workshop bisa tingkatkan keahlian guru dalam memutuskan Patokan Ketuntasan Minimun di SMP Negara 2 Cikancung Kabupaten Bandung. Dengan begitu bisa dianjurkan pada pengawas ataupun periset yang lain kalau aktivitas Workshop bisa digunakan bagaikan salah satu pengganti dalam tingkatkan kemampuan guru dalam memutuskan kriteria ketuntasan minimun. The purpose of this study was to improve the readiness and performance of teachers in determining minimum completeness criteria from cycle I to cycle II. The process of determining minimum completeness criteria through Workshops to increase the ability of teachers to determine minimum completeness based on the preliminary observations. It is carried out to avoid problems that exist in determining minimum completeness. The next step is to analyze the results of the supervision and then follow it up by a Workshop. It was conducted using stages that emphasize practical knowledge so that it is easily to learn by the teachers. There was an increase in the readiness of participants in Workshop activities at SMP Negeri 2 Cikancung, Bandung. Beside that, there was increase in the ability of teachers to set minimum completeness criteria through coaching in the form of Workshops from cycle I, with an average of 75.79% to cycle II with an average of 97.98% and reach the minimum target that has been set was 85%. It indicates that the teacher has succeeded in determining Minimum Completeness Criteria. The researcher concluded that through the Workshop, the teacher's ability to determine the minimum completeness criteria at SMP Negeri 2 Cikancung Bandung could improve the ability of teachers. Therefore, it can be given to supervisors or other researchers that Workshop activities can be used as an alternative in improving teachers performance in setting minimum completeness criteria.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PKN MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS VI MI NU MASLAKUL FALAH GLAGAHWARU UNDAAN KUDUS Achmad Syakur
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.80

Abstract

Tujuan yang mau diraih pada penelitian ini buat mengenali kenaikan aktivitas berlatih serta hasil berlatih anak didik pada penataran PKn dengan memakai bentuk penataran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada anak didik kategori VI MI NU Maslakul Falah Glagahwaru Undaan Kudus Tahun Pelajaran 2019/ 2020. Penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas( Classroom Action Research). Riset dilaksanakan di kategori VI MI NU Maslakul Falah Glagahwaru Undaan Kudus. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Agustus hingga September tahun pelajaran 2019/ 2020. Subyek penelitian ini merupakan anak didik kategori VI semester ganjil tahun ajaran 2019/ 2020 yang berjumlah 28 anak didik. Konsep penelitian yang dipakai dalam riset ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Bersumber pada hasil penelitian membuktikan bahwa aplikasi Model penataran Group Investigation (GI) bisa tingkatkan aktiivtas serta hasil berlatih PKn pada anak didik kategori VI MI NU Maslakul Falah Glagahwaru Undaan Bersih tahun Pelajaran 2019/ 2020. Perihal tersebut diarahkan dengan 1) Ada pula kegiatan anak didik bertambah pada setiap siklusnya, pada tahap prasiklus menunjukan bahwa dari 28 siswa Kelas VI MI NU Maslakul Falah Glagahwaru Undaan Kudus masih sedikit yang menunjukkan keatifan saat belajar di kelas, presentase aktivitas siswa hanya mencapai 43% saja. Pada siklus I mendapatkan keanaikan dengan yang ditunjukan dengan total siswa yang mau berpartisipasi aktif dalam pembelajaran mulai meningkat dengan presentase aktivitas siswa mencapai 75%. Selanjutnya pada siklus II menunjukan bahwa sebagian besar siswa sudah berpartisipasi aktif dalam pembelajaran di kelas dengan dibuktikan oleh presentase aktivitas siswa yang mencapai 93% yang masuk dalam kategori sangat baik. 2) Hasil Belajar mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Pada tahap prasiklus dari 28 siswa kelas VI MI NU Maslakul Falah Glagahwaru Undaan Kudus,  siswa yang mencapai nilai KKM 70 hanya sejumlah 9 orang atau 32%. Pada tahap siklus I terjadi peningkatan hasil belajar, siswa yang berhasil mencapai nilai KKM 70 sejumlah 19 siswa atau 68%. Pada siklus I pembelajaran berjalan cukup baik namun ketuntasan belajar secara klasikal hanya sebesar 57% dari target ketuntasan yang diharapkan ialah minimun 75%, oleh sebab itu dilanjutkan penelitian pada Daur II. Pada langkah daur II terjalin kenaikan yang penting pada hasil berlatih anak didik, anak didik yang sukses menggapai nilai KKM 70 beberapa 25 anak didik ataupun 89%. Pada daur II penataran berjalan dengan amat bagus cocok dengan yang direncakan oleh periset. Pada langkah daur II ketuntasan berlatih dengan cara klasikal sebesar 89% serta telah mencapai target ketuntasan yang diharapkan yaitu minimal 75%.

Page 8 of 22 | Total Record : 215