cover
Contact Name
Rini Damayanti
Contact Email
rinidamayanti0110@gmail.com
Phone
+628113251515
Journal Mail Official
sarasvati_fbs@uwks.ac.id
Editorial Address
Jl. Dukuh Kupang XXV No. 54, Dukuh Kupang, Dukuh Pakis, Kota Surabaya, Jawa Timur 60225 Telp (031) 567 75 77 Psw.1411 – 1412 Fax. (031) 567 97 91
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sarasvati : Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
ISSN : 26856808     EISSN : 26866005     DOI : http://dx.doi.org/10.30742/sv.v2i1
Jurnal Ilmiah Sarasvati (SV) awalnya dibuat pada tahun 2019 dengan penerbit Fakultas Bahasa dan Sains Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pada tahun yang sama terdaftar ISSN oleh LIPI dengan nomer ISSN 2685-6808 yang terbit secara cetak dan sudah direview oleh mitra bestari. Pada tahun yang sama dibangun pembuatan Sarasvati secara online atau Open Journal System (OJS). Seluruh pengelolaan baik penerimaan artikel sampai review artikel dilakukan secara online. Terbitnya jurnal setiap tahun dua kali dengan jumlah 9 artikel tiap kali terbitan. Sarasvati diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM). Jurnal Ilmiah Sarsavati (SV) merupakan terbitan ilmiah berkala yang memuat artikel berbahasa Indonesia hasil penelitian dan kajian bidang bahasa dan sastra, baik bahasa/sastra Indonesia, bahasa/sastra daerah, bahasa/sastra asing, maupun pengajaran bahasa/sastra Indonesia. Sarasvati terbit setahun dua kali. Naskah yang akan diterbitkan dalam Sarasvati hanya naskah yang belum pernah dipubikasikan atau dimuat dalam jurnal lain. Penulis yang akan menerbitkan artikelnya harap mengikuti pedoman penulisan yang berlaku pada Sarasvati. Seluruh pengelolaan baik penerimaan artikel sampai review artikel dilakukan secara online. Bahasa Utama : Penerimaan artikel dalam bahasa Indonesia sedangkan bahasa tambahan : Abstrak diharuskan ditulis dengan 2 bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2022)" : 9 Documents clear
Ketulusan Rasa Pada Puisi “Aku Ingin” dan “Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta” Annisa Oktyarika Dewi
sarasvati Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v4i1.1822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua karya sastra yaitu puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono dan “Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta” karya Aan Mansyur serta memahmi unsur intrinsik yang terdapat pada kedua puisi tersebut. Metode analisis data pada studi ini memilih jenis deskriptif kualitatif. Metode deskriptif ialah metode yang bertujuan menjelaskan sebuah data penelitian, melainkan tidak dapat dimanfaatkan dalam membuat sebuah kesimpulan. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan sumber data tertulis berupa puisi “Aku Ingin” dan “Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta”. Teknik pengumpulan data pada studi ini menggunakan teknik membaca serta mencatat.Terdapat teks hipogram dan transformasi. Hipogramnya terdapat pada puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono dan yang menjadi transformasinya puisi “Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta”  karya Aan Mansyur. Persamaan makna yaitu sama-sama menceritakan  tentang mencintai seseorang itu dengan sederhana dan saling melengkapi. Terdapat persamaan pada kedua puisi tersebut yaitu terletak pada tema, rasa, nada, gaya bahasa, tipografi serta kata konkret. Sedangkan, perbedaan pada kedua puisi tersebut yaitu terletak pada amanat, rima, dan imaji. Kata-kata kunci : Karya Sastra, Sastra Bandingan, Puisi, Unsur Intrinsik  
KARAKTERISTIK DAN STRATEGI PEMBELAJARAN SASTRA LISAN Kaswadi Kaswadi
sarasvati Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v4i1.2110

Abstract

Pembelajaran sastra selama ini kurang memerhitungkan sastra lisan padahal banyak nilai strategis yang dapat dipetik dari pembelajaran sastra lisan. Nilai strategis tersebut, misalnya, (1) dalam sastra lisan banyak terkandung nilai-nilai dan berbagai jejak budaya bangsa pembelajaran sastra lisan juga menjadi sarana pengenalan nilai dan kebudayaan bangsa; (2) pembelajaran sastra lisan dapat digunakan sebagai sarana pelestarian bahasa dan sastra daerah yang menjadi kekayaan budaya bangsa; (3) akhir-akhir ini semakin gencar disadari dan dibicarakan pentingnya kearifan lokal. Sastra lisan menyediakan data yang melimpah untuk kepentingan penggalian nilai kearifan lokal tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mendeskripsikan strategi pembelajaran sastra dengan bahan sastra lisan. Penelitian ini merupakan telaah kritis atau gagasan konseptual. Dapat disimpulkan guru perlu  menempuh beberapa strategi supaya pembelajarannya dapat berhasil, antara lain (1) dalam pemilihan materi, selain bersumber  sastra lisan yang masih hidup di masyarakat juga dapat memanfaatkan karya-karya sastra lisan terjemahan dan hasil-hasil penelitian yang telah ada;. (2) dalam penerapan  metode pembelajaran dipilih metode metode pembelajaran yang beraspek rekreatif supaya siswa dapat mengenal, memahami, dan mencintai sastra lisan dengan cara yang menyenangkan, misalnya dengan metode bermain peran, demonstrasi, rekreasi; (3) Guru harus memerluas pengetahuan supaya mampu memahami nilai-nilai dan budaya dalam sastra lisan juga berani dan secara kreatif melakukan reinterpretasi untuk menyesuaikan makna sastra lisan dengan konteks zaman.    
AJARAN BUDI PEKERTI DALAM PUISI “AJARAN HIDUP” KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO DAN “KAU YANG KOSONG 2” KARYA RADHAR PANCA DAHANA Tegar Prasetyo; Yosi Wulandari
sarasvati Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v4i1.1803

Abstract

AbstractPoetry is the result of human thought and expression in the form of a series of aesthetic words with meaning and character that can be interpreted separately by the readers. The purpose of this article is to analyze the comparison of the teachings of character in the poems Ajaran Hidup by Sapardi Djoko Damono and Kau Yang Blank 2 by Radhar Panca Dahana. This article uses a comparative descriptive research with the research data being the poems Ajaran Hidup by Sapardi Djoko Damono and Kau Yang Blank 2 by Radhar Panca Dahana. The results of this study found similarities, namely that they both reminded about death and differences, namely in terms of the value of decency, the relationship between the environment and health, and the importance of respect and respect between God's creations. Then what became a hypogram and a transformation between the two poems, namely the poem Ajaran Hidup which was first created in 1992 and encouraged the creation of the poem Kau Yang Blank 2 in 2019. Keywords: manners, poetry, hypograms, transformations, comparative descriptive AbstrakPuisi merupakan hasil karya pemikiran dan ekspresi manusia berupa rangkaian kata berestetika dengan makna dan budi pekerti yang dapat ditafsirkan tersendiri oleh para pembacanya. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis perbandingan ajaran budi pekerti dalam puisi Ajaran Hidup karya Sapardi Djoko Damono dan Kau Yang Kosong 2 karya Radhar Panca Dahana. Artikel ini menggunakan penelitian deskriptif komparatif dengan data penelitian adalah puisi Ajaran Hidup karya Sapardi Djoko Damono dan Kau Yang Kosong 2 karya Radhar Panca Dahana. Hasil penelitian ini ditemukan persamaan yakni keduanya sama-sama mengingatkan mengenai kematian dan perbedaan yakni dalam hal nilai kesopanan, hubungan lingkungan dengan kesehatan, dan pentingnya hormat dan menghormati antar ciptaan Tuhan. Kemudian yang menjadi hipogram dan transformasi di antara kedua puisi tersebut yakni puisi Ajaran Hidup yang lebih dahulu diciptakan pada 1992 dan mendorong terciptanya puisi Kau Yang Kosong 2 pada 2019.Kata-kata kunci: budi pekerti, puisi, hipogram, transformasi, deskriptif komparatif
PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) MELALUI KEGIATAN SUPERVISI KLINIS Abdul Wazir
sarasvati Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v4i1.1857

Abstract

This study aims to determine the improvement of teacher performance in learning using the CTL learning model through clinical supervision at SMPN 1 Telen, Telen District, East Kutai Regency. carried out in 2 cycles with 2 meetings in each cycle. The research stages are planning, implementation, observation and reflection. The research subjects were class teachers at SMPN 1 Telen in the 2019/2020 academic year, totaling 10 people. Data collection techniques with observation and documentation activities. The data collection tool in this school action research activity uses 3 (three) assessment instruments, namely the Learning Implementation Plan Assessment (RPP), the Learning Planning Ability Assessment Instrument, and the Learning Implementation Ability Assessment Instrument, Evaluation, Follow-up. Data validation uses data and source triangulation. Data analysis used a qualitative descriptive technique. Based on data analysis, the results of the study indicate that the implementation of classroom supervision by the principal has proven to be successful in improving the performance of teachers for each subject at SMPN 1 Telen in managing the learning process by applying the contextual teaching and learning (CTL) learning model as evidenced by the increase in the results of observations carried out in 3 apeks. evaluation. In the aspect of the assessment of the Learning Implementation Plan (RPP) increased from 36.50 to 66.65 and 92.82 while the aspect of the assessment of the ability to plan learning increased from 53.62 to 77.66 and 88.61 and the aspect of the ability to carry out learning, evaluation, follow up continued from 54.24 to 75.73 and 84.47 at the end of the second cycle. Thus, it can be concluded that the implementation of clinical supervision has proven to be effective in improving the performance of SMPN 1 Telen teachers for the 2019/2020 academic year in implementing the contextual teaching and learning (CTL) learning model.
MAKNA KEBAJIKAN DALAM NOVEL KONTRAK UNTUK RI-2 KARYA TRI BUDHI SASTRIO Sri Wahyuni
sarasvati Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v4i1.1743

Abstract

Puncak penelitian ini, mendedah makna kebajikan kearifan dan pengetahuan dalam novel Kontrak untuk RI-2 karya Tri Budhi Sastrio. Makna kebajikan kearifan dan pengetahuan merupakan salah satu ruang lingkup kajian psikologi positif Martin Seligman. Kebajikan yang dipahami, dihayati, dan dimaknai akan memberikan pelajaran besar bagi pelakunya. Bagaimana sikap dan sifat seseorang yang bisa mengantarkannya menemukan makna kebajikan kearifan dan pengetahuan dapat ditelaah melalui karya sastra. Penelitian ini menggunakan psikologi positif Martin Seligman sebagai teori utama dengan filsafat sastra sebagai pendekatan pemakanaan. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Objek penelitian adalah novel Kontrak untuk RI-2 karya Tri Budhi Sastrio. Berdasarkan hasil kajian ditemukan makna kebajikan kearifan dan pengetahuan dibangun oleh lima karakter, yaitu: kreativitas, keingintahuan, kecintaan belajar, keterbukaan pikiran, dan  perspektif. Kebajikan kearifan dan pengetahuan akan lahir dari kreativitas, kreativitas akan menimbulkan rasa keingintahuan yang tinggi, lalu mendorong lahirnya karakter kecintaan belajar. Karakter kecintaan belajar membuat seseorang memiliki keterbukaan pikiran sehingga akan tercipta karakter perspektif. Penemuan makna kebajikan ini akan menjadi pelajaran dalam menjalani hidup. Kata kunci: kebajikan kearifan dan pengetahuan; Kontrak untuk RI-2; psikologi positif. 
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA KUMPULAN CERPEN KOMPAS.COM TAHUN 2015 Salma Dhia Luqyana; Putri Anggitasari; Asep Purwo Yudi Utomo
sarasvati Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v4i1.1793

Abstract

Permasalahan yang diuraikan mengenai tindak tutur direktif dalam kumpulan cerpen kompas.com tahun 2015. Dalam analisis ini, bertujuan dan bermanfaat untuk memberi pengetahuan, mengidentifikasi, dan menguraikan seputar tindak tutur direktif berdasarkan jenis maupun tujuan pada kumpulan cerpen kompas.com tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Dengan metode tersebut, dilakukan serangkaian tahapan berupa pengumpulan data dengan teknik mencatat, menyimak, dan subtitusi. Analisis cerpen kumpulan kompas.com difokuskan pada berbagai cerpen, seperti “Lidah Ketut Rapti”, “Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta”, “Basa-Basi”, “Upacara Hoe”, “Katastrofa”, “Leteh”, “Jemari Kiri”, “Kebongongan Itu Manis, Vardhazh”, “Surat Nurlan Daulay Kepada Junjungan Jiwanya”, “Balada Cun dan Suami Barunya”. Dari analisis tersebut diperoleh tindak tutur direktif berdasarkan jenisnya yakni tindak tutur langsung 9 data, tindak tutur tidak langsung 3 data, tindak tutur harfiah 2 data, dan tindak tutur tidak harfiah 1 data. Tindak tutur direktif berdasarkan fungsinya, memuat fungsi meminta 1 data, fungsi perintah 2 data, fungsi memaksa 2 data, fungsi larangan 3 data, fungsi permohonan 2 data, fungsi umpatan 1 data, fungsi persilaan 1 data, dan fungsi suruhan 3 data. Jadi, totalnya memuat 15 data tindak tutur direktif berdasakan jenisnya dan 15 data tindak tutur direktif berdasarkan jenisnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SURAT LAMARAN Sri Astuti
sarasvati Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v4i1.2115

Abstract

Upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan kebutuhan yang sangat mendesak untuk dilakukan. Salah satu model pembelajaran yang dipandang mampu menjembatani keresahan tersebut adalah model pembelajaran cooperative script learning. Penerapan pembelajaran kooperatif dalam penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terutama pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Dalam penelitian ini bentuk penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), yang dilakukan dalam upaya memperbaiki pembelajaran dengan memberikan suatu tindakan sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan secara umum bahwa: “Penerapan model pembelajaran cooperative script dapat meningkatkan kemampuan menulis surat lamaran pada siswa di kelas XII Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Badau Kabupaten Kapuas Hulu”, sedangkan secara khusus dapat disimpulkan sebagai berikut: Penerapan model pembelajaran cooperative script di kelas XII Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Badau Kabupaten Kapuas Hulu selalu mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan hasil persentase melalui lembar observasi pada setiap pertemuannya, yaitu siklus I yang terdiri dari 1 pertemuan yaitu 75% kategori baik, siklus II yang terdiri dari 1 pertemuan, yaitu 85% kategori sangat baik, dan siklus III yang terdiri dari 1 pertemuan yaitu 95% kategori sangat baik.
DEVIASI SEMANTIK DALAM WUJUD MAJAS SIMILE PADA KUMPULAN PUISI BINATANG KESEPIAN DALAM TUBUHMU KARYA ILDA KARWAYU DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DI SMA Muh Khairussibyan; Yunitun Tamara
sarasvati Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v4i1.1800

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang deviasi semantik dalam wujud pemajasan pada kumpulan puisi Binatang Kesepian dalam Tubuhmu karya Ilda Karwayu dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa di SMA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk deviasi semantik dalam wujud pemajasan pada kumpulan puisi Binatang Kesepian dalam Tubuhmu karya Ilda Karwayu dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa di SMA. Sesuai dengan tujuan penelitian tersebut maka jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode baca dan catat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis dari Miles dan Huberman dengan tahapan antara lain reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh ditemukan deviasi semantik dalam wujud majas simile sebanyak 15 data, kemunculan kata tugas yang paling dominan adalah penggunaan kata tugas “seperti” untuk menandakan bahwa larik tersebut merupakan majas simile. Implikasi semantik dan pemajasan dalam pembelajaran bahasa di SMA khususnya pengajaran sastra yaitu tentang deviasi semantik dalam wujud pemajasan yang berkaitan dengan unsur-unsur pembangun puisi.  Kata-kata Kunci: Deviasi Semantik, Majas Simile, Pembelajaran Bahasa
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS TANGGAPAN DENGAN RUNTUT MELALUI TAYANGAN VIDEO Beina Prafantya
sarasvati Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v4i1.2114

Abstract

YouTube telah menyediakan banyak ruang bagi guru dan siswa untuk memanfaatkan banyak video yang bermanfaat sebagai ruang belajar. Selain memanfaatkan video yang tersedia, siswa ataupun guru dapat menjadi kontributor dengan mengunggah berbagai video dari akun pribadi. Kegiatan ini bahkan dapat menjadi sarana bagi para siswa yang notabene merupakan Generasi Z yang tidak dapat dilepaskan dari perkembangan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas di SMP Tunas Unggul. Dengan demikian, tepatlah kiranya jika media pembelajaran berbentuk video ini menjadi alternatif untuk mencapai tujuan pembelajaran. Banyak cara dapat dilakukan dalam kegiatan atau langkah pembelajaran dengan memanfaatkan video. Selain itu, video diharapkan menjadi satu solusi untuk mengefektifkan waktu pembelajaran yang berdurasi hanya 60 menit per pekan. Melalui video pembelajaran tersebut, pembelajaran mandiri dengan model discovery inquiry, problem based learning, dan project based learning lebih memungkinkan untuk direalisasikan sekalipun siswa tidak hadir di sekolah. Selain itu, kebutuhan untuk mengakomodasi kebutuhan keterampilan abad 21 (4C Skills) dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa (HOTS) tetap dapat dilaksanakan dengan basis video pembelajaran ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 9