cover
Contact Name
Ernawati
Contact Email
ikonik@umaha.ac.id
Phone
+62317884034
Journal Mail Official
ikonik@umaha.ac.id
Editorial Address
Universitas Maarif Hasyim Latif Jl. Ngelom Megare, Taman, Sidoarjo 61257 031-7884034, Fax. 031-7884034
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain
ISSN : 26852780     EISSN : 26854260     DOI : -
Core Subject : Art,
Jurnal IKONIK memuat semua tulisan yang berobyek materi di bidang Seni Pertunjukan, Seni Rupa dan Desain, yang meliputi topik berikut: Musik, Tari, Teater, Sejarah Desain, Sejarah Seni, Budaya Visual, Metodologi Desain, Proses Desain, Wacana Desain, Desain dan Budaya, Sosiologi Desain, Manajemen seni, Kritik Seni, Antropologi Seni, Desain Artefak, Desain Industri, Desain Komunikasi Visual, Fotografi, Desain Interior, Kerajinan, Arsitektur, Film, Multimedia, Industri Kreatif, Kebijakan Desain, budaya, psikologi seni, pendidikan seni dan penelitian konseptual lainnya dalam seni pertunjukan, seni visual dan desain.
Articles 146 Documents
KATARSIS PASCA KECELAKAAN SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA LUKIS Bayu Edi Iswoyo
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v2i2.716

Abstract

Katarsis digunakan sebagai penyaluran emosi dan agresi yang berupa kekesalan, kesedihan, kebahagiaan, impian dan lainnya. Penyaluran emosi dan agresi didasari oleh sebuah tragedi atau peristiwa yang pernah menimpa penulis sehingga menimbulkan rasa trauma. Penciptaan karya ini bertujuan terapi penyembuhan trauma dengan cara menceritakan kembali keresahan traumatik apa saja yang sudah dialami dan dirasakan , mencoba divisualisasikan bentuk metafor dalam lukisan. Dengan metode penciptaan berbasis penelitihan (practice-based research).Cathartic used as the emotion and aggression of vexation , sadness , happiness , dreams and etc .The emotion and aggression based on a tragedy or events ever affliction sparking the trauma . The creation of this work is aimed at healing trauma therapy by recounting the traumatic anxiety that has been experienced and felt, try to visualitation a metaphor in painting .With the creation practice-based research.
PERANCANGAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYA RADIASI HANDPHONE SAAT TIDUR Ika Novita Sari
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 2, No 1 (2020): JANUARI 2020
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v2i1.611

Abstract

Smartphone merupakan sebuah teknologi yang saat ini menjadi kebutuhan primer. Pekerjaan yang ada akan menjadi lebih ringan dengan adanya smartphone tersebut. Selain manfaatnya yang dapat membantu meringankan pekerjaan manusia, smartphone juga ada dampak negative yaitu bahayanya radiasi yang ditimbulkan. Banyak dari kita yang meletakkan smartphone disamping kita saat tidur tanpa tahu bahanya radiasi yang berasal dari smartphone. Iklan layanan masyarakat ini ditujukan untuk remaja sebagai pengguna smartphone yang paling banyak. Dengan menggunakan metode perancangan yang efektif, maka akan didapatkan hasil yang tepat.Smartphone is a technology that is currently a primary need. Existing work will be lighter with the smartphone. In addition to the benefits that can help alleviate human work, smartphones also have a negative impact, namely the dangers of radiation caused. Many of us who put smartphones next to us while sleeping without knowing the dangers of radiation coming from smartphones. This public service advertisement is aimed at teenagers as the most smartphone users. By using effective design methods, you will get the most exact results.
RELASI DUA TANDA DALAM KARYA SENI LUKIS Novriko Darma
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 1, No 1 (2019): JULI 2019
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v1i1.427

Abstract

Mengeksplorasi kehidupan pemimpin dengan metafor payung, dalam kehidupan sehari-hari ke dalam karya lukis kontemporer. Payung disini berkaitan dengan gaya kepemimpinan, pemerintaan, dan politik, adapun payung tersebut dimetaforkan ke dalam kepemimpinan. Pemimpin disaat ini banyak yang menyalahgunakan kekuasaanya sehingga seorang pemimpin mampu melakukan apapun yang diinginkan  bahkan melakukan  tindakan criminal dan korupsi. Pembuatan karya akhir ini bertujuan memvisualisasikan relasi dua tanda dalam karya seni lukis, karya yang dihasilkan: Time is Reversed, The Doctrine of the leader, No Longer Body Size, Growth is Slow, krakter Pemimpin, Kong kali kong.Explore the life of leaders with umbrella metaphors, in everyday life into contemporary painting. Umbrella here relates to the style of leadership, governance, and politics, while the umbrella is dimetaforkan into leadership. Leaders at this time many who abuse his power so a leader is able to do whatever is desired even to commit criminal acts and corruption. The making of this final work makes it easy to visualize the relation of the two marks in the work of art, the work produced: Time Reversed, Leader's Teachings, No Longer Body Size, Slow Growth, Leader krakter, Kong kali kong.
PERAN MUSIK SEBAGAI MEDIA INTERVENSI DALAM LINGKUP PRAKTIK KLINIS Yanuarius Jefri Kriswanto
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v2i2.737

Abstract

Banyak ahli dan pakar psikologi meneliti peran musik terhadap proses penyembuhan pada praktik klinis untuk berbagai macam penyakit. Dewasa ini musik dan elemen yang terkandung di dalamnya sering digunakan sebagai media intervensi selama proses penyembuhan medis berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana musik dapat berperan sebagai media intervensi dalam praktik klinis. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan memanfaatkan jurnal online, buku serta disertasi. Hasilnya adalah musik sebagai media intervensi ternyata sangat membantu dalam pasien mengatasi rasa takut, cemas, dan nyeri baik sebelum, selama, dan setelah proses perawatan medis berlangsung. Lebih dari itu, Intervensi musik pada pasien terbukti dapat membangun rasa percaya diri serta memunculkan energi positif dari hasil pengalaman menyenangkan yang telah dialami sebelumnya. Hal ini tentunya sangat baik untuk memajukan kualitas hidup dan kesejahteraan psikologis pasien.Many experts and psychologists examine how big music is taking a role in the healing process in clinical practice for various diseases. Nowdays music and the elements contained in it are often used as a medium of intervention during the medical healing process. The purpose of this study is to determine the extent to which music can act as a medium of intervention in clinical practices. The methodology used in this research is literature approach by utilizing online journals, books, and dissertations. The result is music as an intervention media is very helpful in patients in order to overcome fear, anxiety, and pain both before, during, and after the medical treatment process. More than that, music intervention in patients is proven to build self-confidence and generate positive energy which are coming from their pleasant experiences they feel before. This is certainly very good for advancing the quality of life and psychological well-beeing of them.
PERANCANGAN COMPANY PROFILE SEBAGAI MEDIA PROMOSI CV. BAROTEK Karina Fatimah
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 2, No 1 (2020): JANUARI 2020
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v2i1.607

Abstract

CV. Barotek merupakan salah satu perusahaan jasa konstruksi yang bergerak di bidang kontraktor meliputi mechanical, electrical, general supplier dan kalibrasi. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi tentunya perlu melakukan promosi, mengingat persaingan di bidang jasa konstruksi terus meningkat. Perancangan ini bertujuan untuk merancang media promosi dalam bentuk buku company profile yang berisi mengenai informasi tentang perusahaan yang dapat memperkenalkan jasa yang ditawarkan perusahaan kepada masyarakat. Metode perancangan ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan penelitian berbasis praktik (Practice Based Research). Metode pengumpulan data terdiri dari data primer dan data sekunder. Dari data tersebut selanjutnya di analisis menggunakan analisis SWOT untuk menentukan konsep perancangan. Konsep yang ditampilkan yaitu sederhana dan modern sesuai dengan target audience perusahaan. Pada tahap perancangan menjelaskan langkah yang dilakukan dalam perancangan meliputi strategi kreatif, strategi visual dan strategi media. Hasil dari perancangan ini, berupa karya buku company profile serta media pendukung. Diharapkan dapat dimanfaatkan perusahaan sebagai media dalam memperkenalkan CV. Barotek kepada masyarakat.CV. Barotek is one of the construction service companies engaged in the contracting sector including mechanical, electrical, general supplier and calibration. Companies engaged in construction services certainly need to do promotions, given the competition in the field of construction services continues to increase. This design aims to design promotional media in the form of a company profile book that contains information about the company that can introduce the services offered by the company to the public. This design method uses qualitative methods through a practice-based research approach. Data collection methods consist of primary data and secondary data. From this data, it is then analyzed using SWOT analysis to determine the design concept. The concept shown is simple and modern according to the company's target audience. At the design stage explains the steps taken in the design include creative strategy, visual strategy and media strategy. The results of this design, in the form of company profile books and supporting media. It is expected that the company can be utilized as a medium in introducing CV. Barotek to the community. Besides this promotional media can be useful for companies as a material consideration in establishing cooperation with other companies.
REPRESENTASI BUNGA DALAM FOTOGRAFI EKSPRESI Galuh Paramithasari
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 1, No 1 (2019): JULI 2019
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v1i1.423

Abstract

Memotret tanpa menggunakan kamera bukan lagi sesuatu yang mustahil. Adanya alternatif lain untuk menciptakan sebuah karya seni tanpa menggunakan kamera merupakan sebuah transformasi dari ide lama. Sebelum fotografi berkembang, di zaman fotografi analog memotret tanpa menggunakan kamera disebut dengan fotogram. Namun, di zaman fotografi digital memotret tanpa menggunakan kamera bisa saja diciptakan dengan menggunakan alat bernama scanner. Penciptaan karya fotografi ini sering disebut juga dengan scanography singkatan dari scanner photography atau dikenal juga dengan scanner-art. Kedua teknik ini menghasilkan sebuah karya seni tanpa menggunakan kamera, namun prinsip kerja fotografinya tetap menggunakan cahaya. Dalam penciptaan tugas akhir ini, scanography diperkenalkan sebagai media berekspresi yang baru dalam dunia fotografi. Visual yang dihasilkan dari teknik scanography memperlihatkan detail objek seperti fotografi makro sebagai wujud kedekatan antara objek dengan perasaan-perasaan yang bergejolak untuk disampaikan melalui sebuah karya. Perasaan-perasaan seperti ketakutan, kebahagiaan, kesedihan, impian kemudian direpresentasikan oleh bunga. Objek bunga digunakan sebagai wujud identitas diri seniman sebagai seorang perempuan dan perasaan-perasaan yang dialami dalam kehidupannya. Pemanfaatan objek di sekitar sebagai permainan tanda dan simbol yang dirasa tidak asing untuk digabungkan kedalam sebuah karya memperkuat makna dan perasaan yang sedang dialaminya. Eksplorasi-eksplorasi yang dihasilkan juga tidak lepas dari permainan teknik fotografi dan komposisi fotografi untuk membentuk sebuah visual yang menarik.Take a picture without using a camera is no longer an impossible thing. The existence of other alternatives to creating a work of art without using a camera is a transformation from an old idea. Before photography developed, in the era of analog photography taking picture without using a camera was called a photogram. However, in the digital photography era could have been created using a tool called a scanner. The creation of this photographic work is often referred to as scanography stands for scanners photography, also known as scanner-art. Both of these techniques produce a work of art without using a camera, but the working principle of the photography still uses light. In the creation of final project, scanography was introduced as a new expression media in the world of photography. The visuals produced from the scanography technique show details of objects such as macro photography as a manifestation of the closeness between objects and feelings to be conveyed through a work. Feelings like fear, happiness, sadness, dreams are represented by flowers. The object of interest is used as a manifestation of the artist's identity as a woman and the feelings experienced in her life. Using objects around as a signs and symbols that are familiar to be combined into a work strengthens the meaning and feeling that is being experienced. The explorations are also inseparable from the photography techniques and the composition of photography to form an interesting visual.
COPY PASTE VIDEO TEATER SAE DALAM KERJA POLITICAL DRAMATURGY DAN REENACTMENT DALAM KERJA SUTRADARA Hoirul Hafifi
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v2i2.741

Abstract

Artikel ini membahas copy paste video Teater Sae yang dilakukan Artery Performa pada senin, 8 Juli 2019 di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki dalam Djakarta Teater Platform merupakan cara kerja dramaturgi baru, yang mendudukkan kerja operasi sistem gagasan ke atas panggung merupakan kerja riset terhadap hubungan gambar dan estetika yang sudah menjadi arsip dalam tataran sinematografinya, maunpun reenactment dalam kerja penyutradaraan. Bukan kerja bentuk yang sama persis dengan video; tetapi lebih kepada usaha pencapaian dalam memberikan spektrum kerja performativitas yang berlapis-lapis antara arsip dan medium, antara estetika dan teknologi, juga perbedaan kodifikasi makna berdasarkan konteks arsip. Selain itu, konteksnya bagaimana memperlakukan video dokumenter yang di-copy paste dalam analisis teks, makna, dari aktor-aktor masa lalu ke arah tekstual hari ini yang bisa memiliki perbedaan dan persamaan dari beragam perspektif, termasuk pada ranah politik dalam Teater Sae, yang muaranya dilakukan oleh Dendi Madiya dalam Political Dramaturgy.This article discusses copy paste of Teater Sae video conducted by Artery Performa on Monday, July 8, 2019 at Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki in Djakarta Theater Platform is a new dramaturgy way of working, which puts the work of the idea system operation on stage is a research work on the relationship pictures and aesthetics that have become archives in the cinematographic level, and reenactment in directing work. Not working the exact same shape as the video; but rather the effort to achieve in providing a spectrum of work performance in layers between the archive and the medium, between aesthetics and technology, as well as differences in the codification of meaning based on the context of the archive. In addition, the context is how to treat documentary videos that are copied and pasted in the analysis of texts, meanings, from past actors in the textual direction today that can have differences and similarities from various perspectives, including in the political sphere in the Sae Theater, which is done by Dendi Madiya in Political Dramaturgy.
TRANSFORMASI WAYANG BEBER DALAM BATIK LUKIS Stefanus Bintang Kumara
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v2i2.733

Abstract

 Wayang beber merupakan salah satu artefak budaya Nusantara yang berasal dari Jawa, hingga saat ini wayang beber asli masih dijaga keberadaannya dengan baik. Namun dengan berkembangnya zaman, wayang ini kurang diminati oleh masyarakat dan lebih cenderung memilih produk atau hiburan  yang lebih modern. Fenomena tersebut memantik untuk berupaya mempopulerkan dan memperkenalkan kembali wayang beber dengan mengembangkan bentuk visual, tampilan, hingga material. Tujuan penciptaan ini adalah mengembangkan seni tradisi wayang beber melalui media batik dan mewujudkan bentuk visual baru dalam wayang beber. Penciptaan karya dimulai dari pembuatan sketsa perancangan, persiapan alat, bahan, hingga sampai ke proses perwujudan dengan menggunakan teknik tutup celup, lorodan. Tahap berikutnya pemindahan sketsa pada kain, pencantingan, pewarnaan, pelorodan, dan display. Pada proses penciptaan ini diperkuat oleh teori-teori pendukung, yakni teori transformasi dan adaptasi. Karya yang dihasilkan dalam penciptaan ini adalah batik lukis dengan ide wayang beber Pacitan (Joko Kembang Kuning). Karya batik ini mengembangkan bentuk visual dari wayang Pacitan dan mengadopsi adegan cerita pada gulungan gambar. Bentuk figur, warna, komposisi dikembangkan sehingga  terdapat bentuk pembeda dari gambar wayang asli. Batik lukis dengan ide wayang beber Pacitan dibuat agar menambah daya tarik masyarakat akan wayang beber, serta memberikan pengetahuan akan pentingnya kesenian budaya Indonesia.The wayang beber is one of the archipelago cultural artifacts originating from Java, until now the original wayang beber still is well preserved. However with the development of the times, this wayang is less attractive to the public and more likely to choose products or entertainment that is more modern. This phenomenon triggers to attempt to popularize and reintroduce wayang beber by developing visual forms, appearance, and material. The purpose of this creation is to develop the art of the wayang beber tradition through batik media and to realize new visual forms in the wayang beber.The creation of this work starts from the making of design sketches, preparation of tools, materials, up to the embodiment process using the technique of dyeing, lorodan. The next step is sketch transfer to fabric, coloring, pelorodan, and display. In the process of creation this is reinforced by supporting theories, namely the theory transformation and adaptation. The workproduced in this creation is apainting with the idea of wayang Pacitan (Jok Kembang Kuning). This batik work develops the visual form of the wayang Pacitan and adopts a story scene on a picture roll. Figure shapes, colors, compositions are developed so there are distinguishing forms from original wayang picture. Batik painted with the idea of Pacitan wayang beber was made in order to add to the appeal of the public about wayang beber, as well as providing knowledge of the importance of indonesian cultural arts.
LUKISAN KALIGRAFI KARYA ARAHMAIANI DALAM PRESFEKTIF ANALISI WACANA KRITIS (AWK) Adril Husni
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2021): JULI 2021
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v3i2.994

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang membahas persoalan bentuk visual karya seni lukis kaligrafi Arahmaini, berjudul Lingga-Yoni tahun 1994. Karya ini pernah dicekal oleh kaum garis keras (radikal) kala itu, secara sepihak tanpa pemahaman yang jelas mereka menolak tegas gagasan Arahmaiani ini. Menurut mereka penulisan huruf Arab sebagai objek karya yang dihadirkan secara bersamaan dengan penggambaran dua bentuk menyerupai kelamin pria dan wanita, dianggap telah melecehkan kitab suci ajaran agama mereka. Sebab bagi mereka kitab suci yang menjadi tuntunan atau pedoman ajaran agama mereka, dalam penulisannya juga menggunakan huruf Arab. Sehingga mereka memahami bahwa, huruf Arab merupakan bagian yang sangat sakral dalam ajaran agama yang mereka anut. Hal ini mendasari peneliti melakukan pengkajian ulang terhadap karya Arahmaiani tersebut, yang peneliti analisis dengan menggunakan model Analisis Wacana Kritis (AWK) milik Tuen A Van Dijk. Persoalan ini penting dilihat ulang, untuk mengetahuai bagaimana sebenarnya gagasan yang hendak dibicarakan Arahmaiani dalam karya Lingga-Yoni tersebut. Sehingga masyarakat dapat melihat karya seni secara utuh, merupakan bagian dari produk budaya yang dibuat oleh seorang produsen (seniman) dalam upaya mewadahi gagasan yang lahir dari pemikrannya.
KAJIAN ESTETIKA KUPIAH RIMAN DESA DAYAH ADAN KABUPATEN PIDIE Fauziana Izzan; Putri Dahlia; Tria Ocktarizka
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 3, No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v3i1.865

Abstract

Daerah Aceh kaya akan kebudayaan, banyak hasil kebudayaan Aceh yang tidak terlepas dari nuansa Islami, salah satu contoh dalam seni rupa adalah kupiah riman yang digunakan oleh kaum lelaki Aceh. Sampai saat ini kerajinan kupiah riman masih diproduksi di Desa Dayah Adan Kecamatan Mutiara Timur Kabupaten Pidie. Kupiah riman memiliki ciri khas motif tradisional Aceh, seperti: motif pintoe Aceh, bungong kupula, bungong jeumpa,dan lain-lain. Pengetahuan tentang bentuk dan nilai keindahan/ estetika yang terkandung di dalam kupiah riman tidak diketahui oleh sebagian besar masyarakat Aceh saat ini. Masyarakat Aceh menganggap motif tersebut hanya sebagai hiasan semata. Nilai keindahan tersebut menarik untuk diteliti karena kupiah riman memiliki dua bentuk yaitu lonjong dan bulat. Kupiah ini digunakan dalam berbagai upacara adat. Penelitian ini bertujuan agar masyarakat Aceh pada umunya dan Kabupaten Pidie khususnya dapat mengenal kekayaan budaya daerah seperti kupiah riman agar dapat dijaga dan dilestarikan keberadaannya.Penelitian ini akan menggunakan teori estetika Monroe yaitu kesatuan (unity), kerumitan (complexity), dan kesungguhan (intensity) untuk menganalisis kupiah riman. Hasil penelitian ini nantinya dapat dijadikan sebagai acuan atau referensi bagi penelitian selanjutnya mengenai kupiah riman. Hal ini juga berpengaruh terhadap industri kerajinan kupiah riman yang ada di Desa Dayah Adan karena diharapkan melalui penelitian ini produk kupiah riman semakin dikenal.Aceh is rich of culture, many of its culture has islamic nuances, one of the example in art is "kupiah riman" which is used by man in aceh . Until now the handicraft of "kupiah riman" is still produced in Dayah village, Mutiara Timur sub district, district of pidie. Kupiah riman has characteristic traditional design of aceh , like : pintoe aceh design, bungong kupula design, bungong jeumpa design, etc. Nowadays, The knowledge about form and estetic value in kupiah riman is unknown by most of native people in aceh.people in aceh assumed that the design only as handicraft. The estetic value are interesting to be researched because kupiah riman has 2 form, there are oval and circle. This kupiah is used in many of traditional ceremonies. This research is aimed to purpose the people in aceh in general, and especially pidei distric know the wealth of region culture like kupiah timan, so that it can be saved and preserved. This research will use monroe estetic theory (unity), complexity, and intensity to analize kupiah ruman . The result of the research furthermore can be references to the next research. It also has influence to the handicraft industry sector of kupiah riman in dayah village, the researcher hope, due to this research , kupiah riman is more knowable .

Page 3 of 15 | Total Record : 146