cover
Contact Name
Sukardin
Contact Email
jurnalprima8@gmail.com
Phone
+6887765978484
Journal Mail Official
jurnalprima8@gmail.com
Editorial Address
Sukardin MNS Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram Jln. Asri VI no.136 BTN Perum Elit Kota Mataram Phone: +6287765978484 Email: jurnalprima8@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 24770604     EISSN : 26215152     DOI : -
Core Subject : Health,
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is research articles in the field of health professions The Focus and Scope of Your Healthy Journal are as follows: - Basic nursing - Health care - Health Knowledge - Midwifery - Public health - Health education if the articles out of the listed scope will be automatically rejected by the editorial team before going into the review stage.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2018)" : 17 Documents clear
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LAKI LAKI USIA 40 TAHUN KE ATAS DI DESA KORLEKO PUSAT WILAYAH KERJA PUSKESMAS KORLEKO LOMBOK TIMUR TAHUN 2017 I Gusti Ayu Mirah Adhi
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.122

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian utama melalui proses terjadinya stroke, kematian jaringan otot jantung dan kegagalan fungsi ginjal. Berbagai faktor resiko hipertensi meliputi genetik, ras, usia, jenis kelamin, merokok, obesitas, pola makan, gaya hidup dan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia 40 tahun ke atas di Desa Korleko Pusat wilayah kerja Puskesmas Korleko Lombok Timur Tahun 2017. Metode : Penelitian ini bersifat survey analitik menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 92 orang, sampel diambil menggunakan Purposive Sampling sebanyak 47 responden laki-laki. Guna mengetahui hubungan variabel independen dan dependen digunakan uji analisis korelasi spearman’s rank. Hasil : Hasil uji Statistik dengan menggunakan korelasi spearman rank taraf signifikansi 5% diperoleh angka koefisien untuk kebiasaan merokok (r) = 0,339 dengan nilai p-value lebih kecil dari pada α (0,05) atau 0,004< 0,05, dan nilai koefisien untuk pola makan (r) = 0,458 dengan nilai p-value lebih kecil dari pada α (0,05) atau 0,001 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan : ada hubungan antara kebiasaan merokok dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada laki laki usia 40 tahun ke atas.
PENGARUH MENDENGARKAN BACAAN ASMAUL HUSNA TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR DI RSUD dr. R. SOEDJONO SELONG Eva Marvia
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.112

Abstract

Fraktur merupakan salah satu kedaruratan medik yang harus segera ditangani secara cepat, tepat dan sesuai dengan prosedur penatalaksanaan fraktur. Pada tahun 2011 kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab dari 5,6 juta orang meninggal. Keluhan utama yang sering ditemukan pada pasien fraktur adalah nyeri. Penatalaksanaan nyeri dilakukan dengan dua cara, yaitu secara farmakologis dan non farmakologis. Salah satu bentuk dari metode non farmakologi yang termasuk dalam distraksi audio atau pendengaran yaitu dengan mendengarkan bacaan Asmaul Husna. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh mendengarkan bacaan Asmaul Husna terhadap perubahan skala nyeri pada pasien fraktur di RSUD dr. R Soedjono Selong. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua klien fraktur yang berjumlah 327 orang di RSUD dr. R. Soedjono Selong. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 26 responden dengan menggunakan tehnik Accidental sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu Pre-experimental design dengan One group pretest-posttest design. Teknik pengumpumpulan data menggunakan pedoman wawancara dan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji wilcoxon signed ranks test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh mendengarkan bacaan Asmaul Husna terhadap perubahan skala nyeri pada pasien fraktur di RSUD dr. R Soedjono Selong dibuktikan dari hasil uji wilcoxon signed rank test didapatkan nilai p value
EFEKTIVITAS VITAMIN B6 (PIRIDOKSIN) DAN WEDANG JAHE PADA IBU HAMIL DENGAN EMESIS GRAVIDARUM DI POLINDES TERONG TAWAH KECAMATAN LABUAPI KABUPATEN LOMBOK BARAT Eti Sumiati
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.117

Abstract

Telah dilakukan penelitian efektivitas vitamin B6 dan wedang jahe pada ibu hamil dengan emesis gravidarum di wilayah kerja Polindes Terong Tawah Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari kedua bahan uji yaitu vitamin B6 dan wedang jahe dalam menurunkan emesis gravidarum pada ibu hamil. Desain penelitian adalah preeksperimen dengan rancangan one group pretest-postest dengan Tekhnik sampling purposive sampling. Total responden sebanyak 30 ibu hamil trimester pertama yang mengalami emesis gravidarum yang dibagi menjadi dua kelompok eksperimen, kelompok I (15 responden) diberikan perlakuan vitamin B6 dan kelompok II (15 responden) diberikan perlakuan wedang jahe. Analisis data menggunakan uji t-test. Hasil uji statistik menunjukkan perubahan nilai rata-rata tingkat emesis gravidarum yang dialami ibu hamil setelah pemberian vitamin B6 yaitu 3,33 < 6,18 dengan t hitung 8,922 atau p= 0,000 < α = 0,05 dan wedang jahe sebesar 3,51 < 5,88 dengan nilai t hitung 10,721 atau p= 0,000 < α = 0,05 yang artiya terdapat penurunan frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil sehingga vitamin B6 dan wedang jahe memiliki potensi dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil. Nilai t pada kedua perlakuan menunjukan bahwa wedang jahe lebih efektif dalam menurunkan emesis gravidarum pada ibu hamil dibandingkan vitamin B6.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA SEKOLAH YANG MENGLAMI TINDAKAN INVASIF DI RUANG ANAK RSUD dr. R. Soedjono SELONG LOMBOK TIMUR Endah Sulistiyani
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.108

Abstract

Populasi anak yang dirawat dirumah sakit mengalami peningkatan yang sangat dramatis, pada bulan oktober sebanyak 97 anak, pada bulan November sebanyak 136 anak, dan pada bulan Desember sebanyak 148 anak. Dimana ada beberapa anak usia sekolah yang dilakukan tindakan invasif tampak mengalami kecemasan. Keluarga dapat memberikan asuhan yang efektif selama hospitalisasi anaknya. Anak akan merasa aman apabila disamping keluarganya, terlebih lagi pada saat menghadapi situasi yang menakutkan seperti dilakukan prosedur invasif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuisioner. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia sekolah yang menjalani hospitalisasi dengan jumlah sampel 57 responden dengan menggunakan teknik accidental sampling. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan korelasi spearman rank. Dari hasil uji spearman rank diperoleh ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan anak usia sekolah yang mengalami tindakan invasif di Ruang Anak Rumah Sakit Umum Daerah dr. R. Soedjono Selong Lombok Timur, dengan nilai p value 0,000. Hasil analisa tersebut menyatakan bahwa p value < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa apabila dukungan keluarga baik maka pertumbuhan dan perkembangan anak relatif stabil dan kecemasan anak dapat berkurang terhadap hospitalisasi maupun tindakan invasif.
PENGARUH PEMBERIAN PENYULUHAN KESEHATAN PADA KELUARGA DENGAN PERILAKU KELUARGA DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN RUMAH YANG SEHAT DI DUSUN TELAGA POTET DESA BABUSSALAM KECAMATAN GERUNG Suharti Ningsih
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.113

Abstract

Rumah sehat adalah rumah idaman. Rumah sehat adalah kondisi fisik, kimia, biologi di dalam rumah dan perumahan sehingga memungkinkan penghuni atau masyarakat memperoleh derajat kesehatan yang optimal. Data yang diperoleh untuk lingkungan rumah sehat pada tahun 2016 di wilayah Puskesmas Dasan Tapen dari 210 rumah tangga yang didata, diperoleh data bahwa untuk strata lingkungan rumah sehat di wilayah Puskesmas Dasan Tapen (34,22%) masih belum memenuhi target lingkungan rumah sehat yang ditetapkan pemerintah (70%). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian penyuluhan kesehatan pada keluarga dengan perilaku keluarga dalam menciptakan lingkungan rumah yang sehat di Dusun Telaga Potet Desa Babussalam Kecamatan Gerung Metode : Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment dengan pendekatan Pre Test Post Test Design. Sampel penelitian ini adalah keluarga di Dusun Telaga Potet yang berjumlah 40 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji analisis friedman dengan bantuan SPSS. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian penyuluhan kesehatan pada keluarga dengan perilaku keluarga dalam menciptakan lingkungan rumah yang sehat. Hasil analisis friedman menunjukkan hasil signifikasi p (value) 0,00 dimana nilai p kurang dari 0,05. Simpulan : Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian penyuluhan kesehatan pada keluarga dengan perilaku keluarga dalam menciptakan lingkungan rumah yang sehat di Dusun Telaga Potet Desa Babussalam Kecamatan Gerung
ANALISIS KORELASI AKTIVITAS FISIK DAN PENINGKATAN BERAT BADAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA Kristiani Murti Kisid
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.118

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses yang fisiologi bagi seorang wanita, namun tidak semua kehamilan dapat berjalan normal, beberapa kehamilan dapat mengalami kondisi patologis yang ditandai dengan adanya suatu komplikasi. Preeklamsia dan eklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan hipertensi, proteinuria dan edema setelah usia kehamilan 20 minggu dan jika disertai kejang disebut eklamsia (Yusniar, 2014). Aktivitas fisik yang teratur pada wanita hamil dapat meningkatkan antioksidan enzimatik dan menurunkan oxidative stress sehingga mencegah terjadinya preeklamsi. Obesitas dapat menjadi penyebab terjadinya preeklamsia/eklamsia. Ibu hamil dengan obesitas memiliki resiko tiga kali lipat mengalami preeklamsia. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Melibatkan 48 wanita hamil usia kehamilan > 20 minggu yang dibagi menjadi dua kelompok terdiri dari kelompok Preeklamsia (n=24) dan Kontrol (n=24). Pengukuran yang dilakukan dalam penelitian ini adalah aktivitas fisik dan peningkatan berat badan. Aktivitas fisik diukur dengan menggunakan kuesioner aktivitas fisik yang dinilai 7 hari sebelum responden terdiagnosa Preeklamsia dan peningkatan berat badan merupakan jumlah total peningkatan berat badan dari sejak responden melakukan penimbangan berat badan pertama kali sampai dengan saat data di ambil. Hasil uji Chi Square menunjukan ada hubungan yang signifikan Antara aktivitas fisik dengan Kejadian Preeklamsia (p-Value = 0.004 < α). Dan ada hubungan yang signifikan Antara berat badan dengan kejadian preeklamsia (p-Value = 0.001 < α). Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa aktivitas fisik dan peningkatan berat badan memiliki hubungan yang bermakna.
KESIAPAN FASILITAS KESEHATAN DAN KOMPETESI PERAWAT DI KAWASAN WISATA DALAM UPAYA PEMBANGUNAN PARIWISATA HALAL DI KABUPATEN LOMBOK UTARA Alwan Wijaya
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.109

Abstract

Tujuan penelitian : tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi perawat dan kesiapan fasilitas kesehatan khususnya UGD di Wilayah Kabupaten Lombok Utara. Metode : Desain penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan mixed method yang melibatkan 7 Puskemsas di Kabupaten Lombok Utara dan 70 partisipan. Pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Hasil : Hasil data dianalisis dengan teknik analisa intraktif menurut Miles & Huberman didapatkan kompetensi perawat dalam melakukan pemenuhan kebutuhan dasar manusia (KDM) dalam katagori baik (42,9%) dan cukup baik (55,7%). Sedangkan kelengkapan fasilitas UGD masih tidak lengkap terutama pada alat-alat kegawat daruratan seperi neckolar anak, rescusisator, dan oropahringeal airway. Diskusi : perawat diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dengan mengikuti pelatihan-pelatihan dan seminar yang berkaitan dengan tindakan keperawatan.
PENGARUH TERAPI INHALASI AROMA TERAPI CENDANA TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT INSOMNIA PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LENANGGUAR DESA LENANGGUAR KECAMATAN LENANGGUAR KABUPATEN SUMBAWA BESAR Astuti, Febriati
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.114

Abstract

Lansia merupakan istilah bagi individu yang telah memasuki periode dewasa akhir atau usia tua. Periode ini merupakan periode penutup bagi rentang kehidupan seseorang, dimana telah terjadi kemunduran fisik dan psikologis secara bertahap. Kemunduran fisik maupun psikologis yang dialami lansia akibat proses menua (aging proses) mengakibatkan terganggunya pemenuhan kebutuhan dasar salah satunya adalah kebutuhan istirahat dan tidur. Penyebab tidak adekuatnya kebutuhan tidur adalah insomnia, dimana insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang sering dialami oleh lansia. Insomnia merupakan ketidak mampuan untuk tidur walaupun ada keinginan untuk melakukannya. Upaya yang biasa dilakukan dalam menangani masalah ini adalah pemberian obat tidur, dimana pemberian obat tidur dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan efek samping yang dapat membahayakan pemakainya sendiri. Salah satu terapi yang dapat mengatasi tingkat insomnia adalah aromateapi. Aromaterapi merupakan terapi yang menggunakan minyak esensial (essensial oil) atau sari minyak murni untuk membantu memperbaiki atau menjaga kesehatan, membangkitkan semangat, gairah, menyegarkan serta menenangkan jiwa dan merangsang proses penyembuhan. Salah satu aromaterapi yang digunakan adalah metode inhalasi cendana atau yang dikenal dengan inhalasi aromaterapi cendana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Inhalasi Aromaterapi Cendana Terhadap Perubahan Tingkat Insomnia Pada Lansia Di Dusun Lenangguar Wilayah Kerja Puskesmas Lenangguar Kec. Lenangguar Kab.Sumbawa Besar. Desain yang digunakakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan nonequivalent control group design. Besar sampel sebanyak 20 responden dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. analisa data yang digunakan yaitu uji statistic t-test dengan tingkat kepercayaan sebesar 5% atau 0,05. Hasil uji statistic diperoleh hasil p-value = 0,000 lebih kecil dari nilai signifikan 0,05 sehingga Ho ditolak artinya ada pengaruh tingkat insomnia sebelum inhalasi aromaterapi cendana dengan sesudah inhalasi aromaterapi cendana Berdasarkan hasil penelitian ada pengaruh tingkat insomnia sebelum inhalasi aromaterapi cendana dengan sesudah inhalasi aromaterapi cendana pada lansia di Dusun Lenangguar
HUBUNGAN JUMLAH KONSUMSI ZAT BESI DARI FOOD RECALL 24 JAM DENGAN KADAR HB REMAJA PUTRI DI LINGKUNGAN JEMPONG BARAT KOTA MATARAM Putri, Endy Bebasari Ardhana
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.119

Abstract

Di Indonesia, status gizi remaja putri pada umumnya kurang zat gizi makro meliputi karbohidrat, protein, dan lemak, serta kurang zat gizi mikro yaitu vitamin dan mineral salah satunya zat besi. Pola konsumsi yangssalah pada remaja putri akan mengakibatkan kekurangan zat besi. Zat besi dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pembentukan hemoglobin (Hb) darah sehingga dapat mencegah anemia. Anemia pada remaja putri akan berdampak buruk bagi pertumbuhan dan kecerdasannya, serta lambat laun berdampak pada status kesehatannya saat hamil kelak. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat ada tidaknya hubungan mengkonsumsi zat besi dari recall 24 jam dengan kadar Hb remaja putri di Kelurahan Jempong Barat Kota Mataram.gPenelitian dilakukan menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik cross scetional dengan jumlah sampel 89 orang dari umur 12-21 tahun yang belum menikah. Uji analisis yang dipakai menggunakan uji statistik chi square dengan tingkat kesalahan 10% dan bantuan SPSS 16. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri yang memiliki jumlah konsumsi zat besi dalam kategori sedang pada angka kecukupan gizi (69%) dan kadar Hb di bawah normal atau dikatakan menderita Anemia sebanyak (46%). Kadar Hb rendah pada remaja putri dapat disebabkan salah satunya oleh jumlah konsumsi zat besi yang kurang dari kebutuhan sehari-hari. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa ada hubungan jumlah konsumsi zat besi dengan kadar Hb remaja putri di Lingkungan Jempong Barat Kota Mataram (p=0.000).
PENGARUH PEMBERIAN MASASE PUNGGUNG DAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI BALAI SOSIAL LANJUT USIA (BSLU) MANDALIKA PROVINSI NTB Ners, Sukardin
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.110

Abstract

Pembangunan kesehatan di Indonesia merupakan upaya kesehatan untuk mencapai kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk dalam mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaruh pemberian masase punggung dan relaksai napas dalam terhadap penurunan tekanan darah lansia Hipertensi di Balai Sosial Lanjut Usia (BSLU) Mandalika Provinsi NTB. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan Pre Test-Post test with control Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah lansia yang mengalami Hipertensi yang berjumlah 10 orang kelompok perlakuan dan 10 orang kelompok kontrol. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah sebelum dilakukan pemberian masase punggung dan relaksasi napas dalam kelompok perlakuan berada pada kategori hipertensi ringan dan hipertensi sedang (50%), sedangkan pada kelompok kontrol juga berada pada kategori hipertensi ringan (80%), hipertensi sedang (20%) dan sedangan setelah perlakuan tekanan darah responden kelompok perlakuan Hipertensi ringan (60%), normal tinggi (30%) dan normal (10%) sedangkan pada kelompok kontrol hipertensi ringan (60%), hipertensi sedang (30%), dan normal tinggi (10%) hal ini juga dapat dilihat dari nilai uji analisa didapatkan nilai p value 0,001 dengan taraf signifikan 0,05 maka p value < α sehingga H0 di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah didapatkan bahwa terdapat pengaruh pemberian masase punggung dan relaksasi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah. Maka dari itu untuk pemberian masase punggung dan relaksasi napas dalam terhadap perubahan tekanan darah bisa dilaksanakan untuk mengatasi perubahan tekanan darah lansia.

Page 1 of 2 | Total Record : 17