Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Jurnal Revenue Adalah Jurnal Ilmiah yang terbit secara daring pada bulan Juni dan Desember. untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang Akuntansi baik Akuntansi Perpajakan, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Perbankan, Akuntansi Sektor Publik, dan bidang Akuntansi lainnya
Articles
426 Documents
PENGARUH PENERAPAN SISTEM E-FILLING TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI
Jaka Maulana;
Marismiati Marismiati
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/rev.v1i2.26
Jumlah penerimaan pajak saat ini baru mencapai 85,4% dari total pendapatan Negara, sehingga Pemerintah sampai dengan saat ini masih terus mencari cara bagaimana untuk meningkatkan pertumbuhan penerimaan pajak untuk mendanai Negara. Usaha yang dilakukan Pemerintah melalui Dirjen Pajak (DJP) tersebut antara lain dengan ekstensifikasi pajak. Ekstensifikasi berfokus pada perluasan objek yang dapat dikenakan pajak. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menerapkan program e-filing. Penggunaan e-filing dilakukan bertujuan agar wajib pajak dapat memperoleh kemudahan dalam melaporkan SPTnya dan terciptanya administrasi perpajakan yang lebih tertib dan transparan. Berdasarkan latar belakang masalah diatas, rumusan masalah penelitian ini adalah pengaruh penerapan sistem e-filing terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada Politeknik Pos Indonesia. Pada penelitian ini yang merupakan populasi adalah seluruh Pegawai Tetap yang ada di Lingkungan Politeknik Pos Indonesia. Seluruh Karyawan Dosen dan Non – Dosen. Hasil analisis determinasi diperoleh angka (R Square) sebesar 0,352 atau sebesar 35,2% menunjukkan presentasi sumbangan pengaruh variabel X (penerapan sistem e-filing) terhadap variabel Y (kepatuhan wajib pajak badan) sebesar 35,2% sedangkan 64,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini. Hasil pengujian hipotesis yang dilakukan menggunakan alat analisis yaitu uji t sesuai dengan hipotesis yang telah dibuat sebelumnya, yang mana menunjukan bahwa Ho ditolak sedangkan Ha diterima. Artinya ada pengaruh yang positif dan signifikan antara penerapan sistem e-filing terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Politeknik Pos Indonesia
PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL, PROFITABILITAS, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
Kusuma Indawati Halim
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/rev.v1i2.27
Kemakmuran pemegang saham akan tercermin dari nilai perusahaan. Hal tersebut mendorong perusahaan untuk melakukan inovasi baru untuk meningkatkan nilai perusahaan karena dapat menggambarkan kondisi perusahaan yang sebenarnya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Intellectual Capital, Profitability, dan Firm Size terhadap Nilai Perusahaan perusahaan yang tercatat di indeks Kompas 100 Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2017. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 44 perusahaan yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan alat SPSS untuk mengetahui sejauh mana hubungan korelasional antara variabel dependen dan regressor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal intelektual dan profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan
KETEPATAN PEMBERIAN OPINI AUDITOR OLEH AKUNTAN PUBLIK PROVINSI BALI
Ni Made Sunarsih;
Ida Ayu Nyoman Yuliastuti;
I Made Suartawan
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/rev.v1i2.28
Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh skeptisme profesional, etika, pengalaman dan keahlian audit terhadap ketepatan pemberian opini auditor oleh akuntan publik. Populasi dalam penelitian ini adalah 109 auditor dari 13 Kantor Akuntan Publik Provinsi Bali. Dengan metode purposive sampling, maka sampel yang digunakan sebanyak 48 responden. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian yang didapat yaitu keahlian audit berpengaruh positif terhadap ketepatan pemberian opini, sedangkan skeptisme profesional, etika dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap ketepatan pemberian opini auditor oleh Akuntan Publik.
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, RETURN ON INVESTMENT DAN KEBIJAKAN DEVIDEN SEBAGAI VARIABEL MODERATING TERHADAP RETURN SAHAM
Ailia setianingsih;
Raden Irna Afriani;
Emil Dahlia Wiguna
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/rev.v1i2.29
Financial ratios provide information about a company's financial performance and are used as a basis for valuing company stocks that are able to provide high rates of return. The purpose of this study is to determine the effect of debt to equy ratio on stock returns, the effect of return on investment on stock returns, whether dividend policy is able to moderate the relationship between debt to equity ratio on stock returns, and find out whether dividend policy is able to moderate the relationship between return on investment on stock returns This research uses quantitative methods. The research sample was taken from 8 property and real estate subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2015-2019, using 8 purposive sampling techniques. Data collection techniques in this study using secondary data using literature study and documentation. The results of the study are the debt to equity ratio does not significantly influence the stock return with tcount of 0.638 and ttable of 2.026 (0.638 <2.026) with a significance level of 0.528> 0.05. Return on investment does not significantly influence stock returns with a tcount of 1.827 and a table of 2.026 (1.827 <2.026) with a significance level of 0.076> 0.05. Dividend policy is not able to significantly moderate the effect of debt to equity ratio on stock returns. This is indicated by the Rsquare value of the interaction between dividend policy and debt to equity ratio, the results obtained by 0.074 with a significance value of 0.454> 0.05. Dividend policy is not able to significantly moderate the effect of return on investment on stock returns. This is indicated by the Rsquare value of the interaction between dividend policy and return on investment obtained a result of 0.177 with a significance value of 0.355> 0.05. The conclusion in this study is the debt to equity ratio and return on investment does not significantly influence stock returns and dividend policy is not able to significantly moderate the effect of debt to equity ratio and return on investment on stock returns. Keywords: Debt to Equity Ratio, Return On Investment, Dividend Policy, Stock Return
KAJIAN INTENSI NPL (NET PERFOARMING LOAN) DAN NIM (NET INTEREST MARGIN) TERHADAP LABA BERSIH
Sunhayati Sunhayati;
Ardi Hidayat;
Bambang Tri Dayono
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/rev.v1i2.31
Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan perbankan kenaikan bunga acun, kenaikan bunga kredit membuat bank menghadapi kenaikan rasio kredit bermasalah atau Non Perfoarming Loan (NPL). mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola Net Interest margin (NIM) atau aktiva produktifnya untuk menghasilkan pendapatan bunga bersih (Laba Bersih) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Non Perfoarming Loan (NPL) (X1) terhadap Laba Bersih (Y) pada sektor perbankan BUMN. Untuk mengetahui pengaruh Net Interest Margin (NIM) (X2) terhadap Laba Bersih (Y) pada sektor perbankan BUMN. Untuk mengetahui Non Perfoarming Loan (NPL) (X1) dan Net Interest margin (NIM) (X2) secara bersama-sama terhadap Laba Bersih (Y) pada sektor perbankan BUMN. Metode ini menggunakan metode kuantitatif.populasi dalam penelitian ini adalah seluruh data dari data NPL data NIM data Laba Bersih pada sektor perbankan BUMN periode 2013-2019. Sampel pada penelitian ini menggunakan metode sampling jenuh. Metode sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hasil penelitian Uji F dengan nilai Fhitung 3.012 < Ftabel 3.39 dengan nilai signifikansi 0,63 < 0,05 menunjukan bahwa variabel NPL dan NIM secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih pada sektor perbankan BUMN. Selain itu NPL diperoleh thitung = 1.719 dimana nilai thitung lebih kecil dari ttabel sebesar 2.059 dan signifikansi 0,098 dimana nilainya lebih besar dari 0,05 jadi NPL tidak berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih. Sedangkan variabel NIM diperoleh thitung = 2.450 dimana nilai thitung lebih besar dari ttabel sebesar 2.059 dan signifikansi 0,022 dimana nilainya kurang dari 0,05 jadi NIM berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh secara parsial antara NPL terhadap Laba Bersih dan terdapat pengaruh secara parsial anatar NIM terhadap Laba Bersih dan juga tidak berpengaruh secara simultan antara NPL dan NIM terhadap Laba Bersih pada sektor perbankan BUMN
PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, UKURAN PERUSAHAAN, STRUKTUR ASET, PROFITABILITAS DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEBIJAKAN HUTANG
Ikeu Nurjanah;
Dendi Purnama
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/rev.v1i2.35
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan perusahaan, ukuran perusahaan, struktur aset dan profitabilitas terhadap kebijakan hutang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan Manufaktur Sektor Aneka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berjumlah 45 perusahaan. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling diperoleh sebanyak 34 perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan verifikatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Hasil temuan menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan, ukuran perusahaan dan struktur aset berpengaruh positif signifikan terhadap kebijakan hutang, sedangkan profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap kebijakan hutang
PENCATATAN PROVISI PADA OTORITAS PENJAMIN SIMPANAN: (STUDI PADA LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN DI INDONESIA)
Hasan Ashari;
Trinandari Prasetyo Nugrahanti
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/rev.v2i1.33
Penelitian ini bertujuan menjelaskan pencatatan provisi yang dilakukan oleh otoritas penjamin simpanan sesuai standar akuntansi keuangan guna mengakui adanya kewajiban seperti klaim penjaminan simpanan nasabah penyimpan dan/atau gugatan hukum oleh nasabah/pihak terkait dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi otoritas tersebut sebagai penjamin simpanan nasabah dan resolusi bank. Penelitian ini mengambil Lembaga Penjamin Simpanan sebagai otoritas penjamin simpanan di Indonesia menjadi objek studi melalui wawancara kepada dua orang praktisi akuntansi yang membantu LPS dalam menyusun kebijakan akuntansi LPS dan satu orang pegawai LPS yang menangani fungsi akuntansi. Metodologi dalam penelitian ini adalah kualitatif dan sifat penelitian ini deskriptif analisis (analysis descriptive). Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa pencatatan akuntansi LPS dalam pembayaran klaim nasabah mengacu kepada PSAK dan memenuhi syarat untuk mencatat provisi sepanjang seluruh kondisi yang disyaratkan oleh PSAK telah terpenuhi. Provisi yang dicatat LPS tidak menggunakan PSAK 62: Kontrak Asuransi namun berdasarkan pada PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi. Provisi diakui LPS untuk mencatat: (1) Pembayaran klaim Penjaminan nasabah bank yang dilikuidasi dan (2) gugatan hukum kepada LPS yang berpotensi besar (probable) menimbulkan provisi karena kemungkinan besar terjadi sumber daya keuangan yang keluar pada masa mendatang (dalam waktu 12 bulan kedepan)
PENGARUH ARUS KAS OPERASI, ARUS KAS INVESTASI, DAN ARUS KAS PENDANAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANAFAKTUR SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN
Lisda Oktofia;
Ibrohim Ibrohim;
Rika Kartika
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/rev.v2i1.36
Abstrak Rata-rata dari Arus Kas Operasi perusahaan makanan dan minuman cenderung mengalami penurunan dari tahun 2015-2019, rata-rata dari arus kas investasi dan arus kas pendanaan mengalami fluktuatif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh arus kas operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan terhadap return saham pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2019 secara parsial dan simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian terdiri dari 18 perusahaan. Teknik pengambilan sample dilakukan dengan cara purposive sampling method dan diperoleh 8 perusahaan sebagai sample penelitian. Periode pengamatan adalah 5 tahun. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial arus kas operasi tidak berpengaruh terhadap return saham, arus kas investasi tidak berpengaruh terhadap return saham, dan arus kas pendanaan berpengaruh terhadap return saham, sedanngkan secara simultan menunjukan bahwa arus kas operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan berpengaruh terhadap return saham
INTELLECTUAL CAPITAL DISCLOSURE PADA INDUSTRI PERBANKAN DI INDONESIA
Wahid Wachyu Adi Winarto
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/rev.v2i1.38
Tingkat pengungkapan Intellectual Capital (IC) dalam laporan tahunan perusahaan menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir ini. Penelitian ini merupakan sebuah studi eksplorasi tentang berbagai langkah pengungkapan IC. Penelitian ini mengacu pada laporan tahunan perusahaan pada jasa keuangan yaitu sektor perbankan. Analisis konten digunakan untuk menghasilkan ukuran berdasarkan indeks pengungkapan dan jumlah kata untuk menilai variasi, volume dan fokus IC dalam laporan tahunan. Skor pengungkapan dihitung dari berbagai bentuk. Secara umum, kami menemukan bahwa bentuk indeks pengungkapan berpengaruh signifikan terhadap IC pemeringkatan pada perusahaan yang menjadi sampel dan juga peringkat IC pada Word Count. Kami berpendapat bahwa ini ukuran banyaknya pengungkapan IC pada perusahaan biasanya berhubungan positif dengan kebutuhan informasi oleh investor. Beberapa pengungkapan bentuk IC seperti manusia, struktural, relasional juga dieksplorasi, pada perusahaan penekanan pengungkapan IC pada Manusia kemudian IC structural menjadi perhatian dalam perusahaan dan urutan ketiga IC relasional
TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN KEPATUHAN TERHADAP PSAK 60
Will Andilla Darniaty
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/rev.v2i1.39
Tata kelola perusahaan merupakan komponen penting pengungkapan karena memungkinkan adanya pemantauan dan pengelolaan yang bersifat top-down. Pengungkapan dapat dimaknai sebagai penyediaan informasi lebih dari apa yang dapat disampaikan dalam bentuk statement keuangan formal. Pengungkapan instumen keuangan di Indonesia diatur dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 60. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan tata kelola perusahaan dengan tingkat kepatuhan terhadap PSAK 60 dari tahun 2017-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan terhadap PSAK diatas 90%. Ukuran dewan komisaris dan ukuran komite audit berhubungan positif signifikan dengan tingkat kepatuhan terhadap PSAK 60. Komisaris independen, komite audit independen, jumlah rapat komite dan keahlian komite audit tidak berhubungan signifikan dengan tingkat kepatuhan terhadap PSAK 60