cover
Contact Name
Prof. Dr. Suwarto, M.Pd
Contact Email
suwartowarto@yahoo.com
Phone
+6281329275915
Journal Mail Official
suwartowarto@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Letjend Sujono Humardani No. 1 Jombor Sukoharjo 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan
ISSN : 2715095X     EISSN : 26865041     DOI : https://doi.org/10.32585/jp.v29i2.647
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan gagasan atau karya inovatif di bidang pendidikan. Karya inovatif para guru dan dosen pembangunan sektor pendidikan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan institusi pendidikan menjadi fokus jurnal ini. 1. Media pembelajaran 2. Model Pembelajaran 3. Pendekatan Pembelajaran 4. Strategi Instruksional 5. Metode Intruksional 6. Teknik Pengajaran 7. Taktik Pengajaran
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 31, No 3 (2022)" : 12 Documents clear
Kecerdasan Adversitas Ditinjau dari Pola Asuh Otoritatif dan Keyakinan Diri (Self Efficacy) Bernardus Widodo; Bernadetta Eka
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pola Asuh Otoritatif dan Keyakinan Diri (Self Efficacy) terhadap Kecerdasan Adversitas. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswa kelas XI SMK Farmasi Bina Farma Madiun sebanyak 108 siswa. Teknik pengambilan sampling menggunakan Teknik Sampling Jenuh. Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak jumlah populasi yaitu 108 siswa. Data diperoleh dengan menggunakan metode angket berbentuk skala yaitu skala pola asuh otoritatif, skala keyakinan diri, dan skala kecerdasan adversitas. Dalam penelitian ini penulis mengajukan 3 hipotesis yaitu: (1) hipotesis minor pertama berbunyi : pola asuh otoritatif berpengaruh terhadap kecerdasan adversitas, (2) hipotesis minor kedua berbunyi: keyakinan diri berpengaruh terhadap kecerdasan adversitas, dan (3) hipotesis mayor berbunyi: pola asuh otoritatif dan keyakinan diri berpengaruh terhadap kecerdasan adversitas. Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linier berganda.  Berdasarkan hasil dari pengolahan data dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Model persamaan garis regresi Y=40.466+0.184 (X1)+0.223(X2). (2) Analisis korelasi memiliki keeratan lemah dengan R sebesar 0,364. (3) Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,133, hal ini berarti pola asuh otoritatif dan keyakinan diri memiliki pengaruh sebesar 13,3,% terhadap kecerdasan adversitas siswa kelas XI SMK Farmasi Bina Farma Madiun Tahun Ajaran 2018-2019. (4) Hipotesis “pola asuh otoritatif berengaruh terhadap kecerdasan adversitas”, diterima karena nilai t hitung < t tabel (2.389 > 1.659). (5) Hipotesis “keyakinan diri berpengaruh terhadap kecerdasan adversitas”, diterima karena t hitung > t tabel ( 2.330 > 1.659). (6) Hipotesis “pola asuh otoritatif dan keyakinan diri berpengaruh terhadap kecerdasan adversitas:,diterima karena f hitung > f tabel ( 8.024 > 3.08 ).
Wacana “Cinta Diri Sendiri” Sebagai Bentuk Advokasi Anak Dan Remaja Terdampak Kekerasan (Analisis Wacana Kritis Pada Teks Pidato Kim Nam Jun BTS Di Majelis Umum PBB) Azzura Nayla Amany
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2779

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membongkar suatu praktik kekuasan yang terkandung dalam teks pidato. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan paradigma kritis sebagai pandangan analisis wacana, sehingga kita bisa melihat bahwa bahasa selalu terlibat kedalam suatu hubungan kekuasaan. Sumber Primer dalam penelitian ini bersumber dari teks pidato Kim Nam Jun yang berjumlah 712 kata, sedangkan data sekunder berupa literatur yang relevan dengan penelitian. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup 2 teori, yaitu teori Soft Power oleh Joseph Nye, dan Analisis wacana krits model Teun A. Van Dijk yang digunakan untuk mengungkapkan bagaimana sebuah praktik kekuasaan terkandung dalam subjek penelitian ini. Hasil penelitian didapatkan bahwa teks pidato Kim Nam Jun mengandung unsur-unsur dimensi wacana yang dikriteriakan Van Dijk yaitu Analisis Teks, Kognisi sosial, dan konteks sosial. Lebih dalam lagi, Van Dijk mengungkapkan bahwa sebelumnya kita harus paham bahwa pidato adalah salah satu konstrsukti praktik kekuasaan. Dalam penelitian ini pidato Kim Nam Jun adalah sebuah konstruksi dari adanya agenda Gen-U di Majelis Umum PBB. Bentuk kekuasaan menurut Van Dijk dibagi menjadi 2, Kontrol teks, kontrol konteks dan kontrol fikiran. Kontrol teks diselipkan maksud eksplisit yang mengacu pada pemberian simpati kepada pendengar, kata ganti “saya” dan “kami” yang mengimplisitkan pihak yang berkuasa dalam wacana, pemakaian leksikon berupa majas, dan penggunaan metafora berupa kutipan lirik lagu BTS sebagi ornamen teks. Selanjutnya, konteks dibuktikan dengan adanya power yang dimiliki PBB sebagai pemegang dominasi terbesar dalam agenda Gen-U dan acces kedalam wacana yang dipegang oleh Kim Nam Jun BTS. Bentuk kontrol fikiran dalam pidato ini yaitu serangkaian rencana yang ditujukan kepada anak muda oleh PBB bersama organisasi lainnya sebagai otoritas kredibel yang dipercaya dan kredibel oleh anak muda. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah 1.Adanya kepentingan tujuan GenU yang dibangun didalam wacana tersebut 2.Adanya pengendalian kontrol konteks dan teks, 3.Adanya kontrol pikiran dalam wacana teks Pidato yang dibentuk PBB, UNICEF, Generation Unlimited, BTS sebagai otoritas  yang dianggap mempunyai kredibilitas terhadap kaum muda.
Pemikiran Ibnu Khaldun (Pragmatis-Instrumental) Tentang Pendidikan Dan ‎Relevansinya Dengan Dunia Modern Sholeh Kurniandini; Muchammad Iqbal Chailani; Abdul Wahab Fahrub
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2864

Abstract

Ibnu Khaldun sebagai salah seorang tokoh intelektual Islam yang dikenal hingga hari ini-selain dari perannya yang besar dalam pentas politik pada masanya dan pemikiran pendidikannya yang beraliran pragmatis-instrumental adalah karena beliau memiliki dan mewariskan karya intelektualnya, yaitu kitab Muqaddimah. Meskipun Ibnu Khaldun hidup di abad ke-14, tetapi pemikirannya tentang pendidikan Islam tampaknya tetap actual dan relevan untuk penerapan pendidikan Islam dalam konteks kekinian, termasuk di Indonesia. Bahkan pemikiran yang pernah beliau kemukakan dapat menjadi inspirasi untuk umat Islam dewasa ini dalam membenahi dan meningkatkan pendidikan Islam di Indonesia. Untuk itu, dalam beberapa dasawarsa terakhir, sejumlah wacana dari pakar pendidikan Islam di Indonesia begitu mengapung dalam menyerukan pembenahan dan peningkatan kualitas pendidikan Islam di Indonesia. Dalam pembahasan ini, akan dilihat beberapa relevansi pemikiran Ibnu Khaldun dengan dunia modern khususnya pelaksanaan pendidikan Islam di Indonesia. Ibnu Khaldun mengklasifikasikan ilmu-ilmu pengetahuan yang dipelajari ke dalam dua bentuk yaitu al-‘ulum an-naqliyah (ilmu agama) dan al-‘ulum al-aqliyah (ilmu umum).
Penerapan Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas XII MIPA 5 SMA Negeri 1 Gemolong Tahun Pelajaran 2022/2023 Joko Prayitno
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2797

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu 1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Matematika dengan model pembelajaran double loop problem solving. 2) Menguji peningkatan keaktifan dan hasil belajar Matematika dengan model pembelajaran double loop problem solving. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan pada Semester Gasal tahun pelajaran 2022/2023 di kelas XII MIPA 5 SMA Negeri 1 Gemolong Sragen. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan model pembelajaran double loop problem solving dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada materi “turunan fungsi trigonometri” peserta didik kelas XII MIPA 5 SMA Negeri 1 Gemolong Sragen tahun pelajaran 2022/2023. Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil belajar peserta didik pada tahap siklus I, dan siklus II yang mengalami kenaikan hasil belajar. Hasil belajar peserta didik meningkat sebesar 4,61 yaitu 79,86 pada siklus I dan 84,47 pada siklus II, sedangkan ketuntasan belajar peserta didik meningkat 22,22% yaitu 77,78% pada siklus I dan 100% pada siklus II. Rata-rata keaktifan belajar peserta didik meningkat sebesar 12,50% yaitu 72,92% pada siklus I dan 85,42% pada siklus II. 
Analisis Deskriptif Perbandingan Hasil Belajar Model Luring dengan Model BDR Sebelum dan Saat Pandemi Marlens Albert Nenobais; Risal Efendi
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2868

Abstract

Pandemi COVID-19 merupakan sebuah virus yang pemerintah menetapkan sistem partial lockdown, yakni dengan menerapkan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan juga PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sehingga berdampak pada semua sektor termasuk sektor Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk dapat melihat perbandingan hasil belajar dari model luring dengan Model belajar dari rumah sebelum dan saat pandemi di SMP Negeri 2, Amanuban Barat. Pada penelitian ini Peneliti menggunakan jenis pendekatan Kuantitatif Komparatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa SMP Negeri 2, Amanuban Barat yang berjumlah 35 siswa. Dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan uji paired sample t test mendapatkan perbedaan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang dimana < 0,05 Dari hasil penelitian pada mata pelajaran PJOK yang diterapkan secara Luring dan BDR ditemukan hasil penerapan Model Luring lebih tinggi dibandingkan Model BDR pada mata pelajaran PJOK.  
Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Maria Veni Wijayanti; Mawardi Mawardi
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2839

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas 2 siklus dengan setiap siklus melaksanakan 6 kali pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis dan mendapatkan hasil nilai rata-rata siswa pra siklus sebesar 63,50 meningkat menjadi 67, 00 pada siklus I. Pada siklus II, nilai rata-rata siswa meningkat 71,42. Persentase siswa yang memenuhi KKM pada pra siklus sebesar 58,33% atau 5 dari 12 siswa. Pada siklus I, persentase siswa yang memenuhi KKM sebesar 66,67% atau 8 dari 12 siswa. Pada siklus II, persentase siswa yang memenuhi KKM kembali meningkat menjadi 83,33% atau 10 dari 12 siswa. Terdapat 2 siswa yang nilainya belum memenuhi KKM hal tersebut dipengaruhi oleh faktor kecerdasan dan sikap siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Berdasarkan data yang diambil disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan implikasi penggunaan model pembelajaran kontekstual berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar. Hal tersebut ditunjukan oleh peningkatan hasil belajar yaitu siswa yang mencapai nilai KKM >65 mencapai 83,33%.
Peningkatan Ketrampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Tematik Diupayakan Melalui Pendekatan Berbasis Masalah Fajar Alin Verianita; Naniek Sulistya Wardani
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenali ketrampilan berpikir kritis terhadap pendekatan berbasis masalah dalam Pendidikan tematik. Subjek riset ini merupakan siswa kelas IV SD semester genap yang berjumlah 23 partisipan didik. metode pengumpulan informasi memakai observasi. Instrumentt riset memakai lembar observasi. Metode analisis informasi merupakan metode deskriptif komparatif. Hasil dari riset melaporkan ada kenaikan ketrampilan berpikir kritis partisipan didik kelas IV dalam Pendidikan tematik yang lewat pendekatan berbasis maslaah. Kenaikan rata-rata berpikir kritis partisipan sisik pada siklus I serta II bertambah sebesar 3,87%. Rata-rata berpikir kritis partisipan didik pada siklus I awal mulanya terletak pada angka 78,86%, setelah itu meningkat jadi 80,73% di siklus II. Kenaikan kahlian berpikir kritis partisipan didik kelas IV dalam Pendidikan tematik lewat pendekatan berbasis masalah dengan Langkah-langkah: 1) Orientasi siswa pada masalah, 2) Mengorganisasikan kedalam kelompok untuk siswa belajar, 3) Membimbing penyelidikan individual maupunkelompok, 4) Mengembangkan dan menyajikan hasil, 5) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
The Smartphone Use of Learning English Among University Students in A State University in Semarang zakiyah zakiyah
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2846

Abstract

Based on the finding and discussion above that the university students in a state university in Semarang used some applications and features of their smartphone to learn and sharpen their English ability such as hello English, speaky, youtube, spotify, and browser based on their needs. They are self-learner. They tend to cognitive needs because the five respondents used their smartphone to sharpen their English skills through features and applications on their smartphones. This is not only learn their English skills, but also they were able to gain information based on English which could support their English in the class.. The respondent 5 would look for information related to his English assignment that he doesn't know more about (smartphone functions as a supplement). While, the four other respondents who learn and sharpen their English skills deeper through applications provided by smartphones (smartphones function as a complement).  
Optimalisasi Media Pembelajaran Melalui Teknik Problem Based Instruction Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Kompetensi Dasar Sistem Sirkulasi KelasXI-MIPA9 SMA Negeri 1 Surakarta Tahun 2018 Marno Marno
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2842

Abstract

Tujuan penelitian untuk  mengetahui sejauh mana upaya meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi, dan apakah melalui teknik Problem Based Instruction dapat berpengaruh positif memusatkan konsentrasi belajar siswa.Jenis Penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Pelaksanaan penelitian dengan tiga siklus, terdiri 4 kegiatan utama, yaitu perencanaan (planing), pelaksanaan tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection).Subyek penelitian siswa kelas XI-MIPA9 SMA Negeri 1 Surakarta tahun 2018/ 2019, jumlah siswa 36 orang siswa terdiri 22 orang perempuan dan 14 orang laki-laki. Sumber data dari hasil angket, observasi aktivitas pembelajaran dan tes akhir setiap siklus. Teknik pengumpulan data adalah dengan angket, observasi, wawancara dan tes pemahaman konsep (tes kognitif). Validasi data dan anlisis data menggunakan  teknik triangulasi dan analisis data dengan deskriptif kualitatif.Hasil observasi pembelajaran secara umum dan berangsur-angsur tejadi peningkatan konsentasi siswa telah terfokus pada materi berdasarkan hasil observasi yaitu siklus I, II dan III berturut-turut  3,5, 3,4 dan 3,5. Hasil pemahaman konsep (tes kognitif)  yaitu untuk masing-masing siklus secara berurutan  adalah 81,38, 90,26 dan 94,44.Hasil efektivitas pemanfatan media terjadi peningkatan setiap siklus secara berurutan adalah 37,3%. 51,0%  dan 54,4%. efektivitas pemanfaatan media terjadi peningkatan persentase untuk setiap siklusnya, sehingga pembelajaran berlangsung kondusif, semakin membaik, efektif dan secara positif meningkatkan motivasi, hasil belajar siswa melalui  optimalisasi media dengan teknik  Problem Based Instruction, khususnya pada materi sistem sirkulasi.  Kata Kunci : Media Pembelajaran, Problem Based Intruction, Pembelajaran, motivasi, Hasil Belajar .
Peluang dan Tantangan Kurikulum Merdeka Belajar Menuju Era Society 5.0 Bungawati Bungawati
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2847

Abstract

Pergeseran modernisasi pendidikan telah memasuki babak baru dalam sejarah pendidikan di Indonesia. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah pembaruan dalam kurikulum untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan pemecahan masalah dengan berbagai bidang keilmuan. Konsep merdeka belajar menjadi semangat baru dalam melakukan sebuah transformasi kebijakan demi tata kelola pendidikan yang lebih baik. Metode yang digunakan yakni studi literatur untuk menganalisis peluang dan tantangan kurikulum merdeka belajar menuju era Society 5.0. Konsep merdeka belajar merupakan komponen pendukung dari era Society 5.0 dengan memadukan kemampuan manusia dalam memanfaatkan perkembangan teknologi. Pada era Society 5.0 mengedepankan peran manusia yang memiliki keterampilan dengan harapan mampu merancang sebuah sistem untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dalam masyarakat, mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik serta menjaga kestabilan pertubuhan ekonomi. Dengan demikin setiap manusia akan menikmati kehidupan yang lebih berkualitas tanpa adanya kesenjangan usia, jenis kelamin maupun asal daerah. 

Page 1 of 2 | Total Record : 12